cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
jipsi199@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Perumahan Lorong Asri , Kab. Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, 7946
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial
Published by CV putra publisher
ISSN : 28292723     EISSN : 28292723     DOI : -
he focus of this JIPSI journal is based on the results of educational research that contributes to the understanding, improvement, development of scientific theories and concepts and their application to education in Indonesia. The scope of education includes educational administration, guidance, counseling, educational technology, primary school teacher education, early childhood teacher education, Islamic religious education, non-formal education, special education, and psychology. Meanwhile, the scope of the study specifically for social issues is to publish the results of studies in the following fields; Anthropology, Sociology, History, Politics, Economics, Education, Culture, Psychology, Management, Arts, Linguistics, and Law
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2026): Januari" : 44 Documents clear
Perlindungan Hak Asasi Manusia Dalam Proses Peradilan Pidana Melalui Peran Advokat Butar-butar, Benny Nuovandi; Esther, July
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1107

Abstract

Proses peradilan pidana adalah area penting di mana hak-hak individu dihadapkan pada kekuasaan negara. Hak Asasi Manusia (HAM) seperti mendapatkan proses hukum yang adil dan bantuan hukum sering kali terancam dari penangkapan hingga persidangan. Peran advokat sangat penting sebagai pihak ketiga yang independen untuk memastikan kekuasaan negara bekerja sesuai hukum, melindungi warga dari pelanggaran HAM. Tujuan utama penulisan ini adalah untuk mengkaji peran advokat dalam melindungi HAM tersangka atau terdakwa di semua tahap peradilan pidana, dari penyidikan hingga pengadilan. Penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan peran advokat dalam mengontrol tindakan aparat penegak hukum dan untuk mendokumentasikan tantangan yang dihadapi advokat dalam melindungi HAM. Selain itu, penulisan ini memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat peran advokat dalam peradilan yang adil. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan berbagai jurnal dan publikasi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran advokat sangat berpengaruh terhadap perlindungan HAM dalam peradilan pidana. Advokat menjamin hak terdakwa, tetapi juga mengidentifikasi berbagai hambatan, seperti akses hukum yang minim untuk masyarakat miskin dan upaya intimidasi yang mengancam independensi mereka. Kesimpulannya, perlindungan HAM akan lebih optimal jika peran advokat dihormati, dengan langkah-langkah penguatan sistem bantuan hukum dan pelatihan untuk penegak hukum. Peran advokat menjadi indikator kesehatan sistem peradilan suatu negara
Analisis Komparatif Pembelajaran Dengan Jigsaw Dan Think Pair Share (TPS)Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pada Materi Sifat Sifat Eksponen Di Kelas X Manik, Jois Febri; Tambunan, Hardi; Sinaga, Samuel Juliardi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi sifat-sifat eksponen di kelas X SMK Free Methodist Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X SMK Free Methodist Medan, dengan sampel dua kelas, yaitu kelas X RPL yang diajar menggunakan model Jigsaw dan kelas X TKJ yang diajar menggunakan model TPS. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang disusun berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diajar dengan model Jigsaw dan TPS (sig. 0,023 < 0,05), dan (2) model pembelajaran Jigsaw lebih baik dibandingkan dengan model TPS dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa (sig. 0,011 < 0,05). Dengan demikian, model pembelajaran Jigsaw direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang lebih unggul untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi eksponen di tingkat SMK.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Terhadap Pemecahan Masalah Pada Materi Aritmatika Sosial di Kelas VII Limbong, Imron Fransel Bani; Gultom, Sanggam P.; Pangaribuan, Lena R.
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis terhadap pemecahan masalah pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Swasta HKBP Sidorame Tahun Ajaran 2025/2026. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui sejauh mana kemampuan literasi matematis siswa mempengaruhi proses pemecahan masalah, khususnya pada materi aritmatika sosial yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan tujuan menggambarkan kemampuan literasi matematis siswa berdasarkan indikator proses matematis, yaitu merumuskan, menerapkan, menafsirkan, dan mengevaluasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan teknik sampling yang digunakan simpel random sampling dengan jumlah sampel 26 siswa yang ditentukan dari salah satu kelas. Instrumen penelitian adalah tes yang berupa soal uraian untuk kemampuan literasi matematis dan tes pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa memperoleh nilai rata-rata 69,92 dengan kategori sedang, sedangkan kemampuan pemecahan masalah memperoleh nilai rata-rata 26,35 dengan kategori sedang. Dengan demikian, kemampuan literasi matematis terhadap pemecahan masalah pada materi aritmatika sosial siswa kelas VII SMP Swasta HKBP Sidorame termasuk dalam kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa literasi matematis memiliki hubungan yang erat dengan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pembelajaran yang lebih kontekstual, interaktif, serta mendorong siswa untuk aktif dalam memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan, dan memeriksa kembali solusi..
Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III Situmorang, Mifta Hulzannah; Samosir, Alexander; Sidabutar, Melisa Nur Asima
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas III Sd Islam Swasta Zikriyah Pematangsiantar. Penelitian ini melatarbelakangi pada rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa serta kurangnya variasi dalam metode pembelajaran yang digunakan guru yang bersifat konvensional. Kurangnya motivasi belajar siswa karena kurangnya bimbingan dan perhatian orangtua. Pembelajaran berbasis proyek mendorong siswa berpikir kritis, kreatif, dan aktif dalam pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kuantitatif one group pretes dan postes design, sesuai metode yang digunakan maka dapat dijelaskan bahwa dalam melakukan langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan validasi di mana data diperoleh melalui tes (soal pilihan berganda) yang disebarkan kepada siswa kelas III Sd Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (soal pilihan ganda) berjumlah 25 soal yang sudah divalidasi dan sebelum divalidkan adalah 30 soal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sd Islam Swasta Zikriyah Pematangsiantar dengan sampel bejumlah 27 orang. Analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas, Uji Homogenitas diketahui F hitung < F tabel = 1,888 < 1,929 bersifat homogen, dan Uji T Berpasangan. Berdasarkan pada uji t, nilai t hitung sebesar 22,488 > t tabel 2,060. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis proyek (variabel x ) dan berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa (variabel y). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan peningkatan signifikan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan metode pembelajaran berbasis proyek. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata hasil pretes dan postes serta hasil uji statistik.
Analisis Kesulitan Menulis Karangan Deskripsi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Damanik, Khanesya Anggreni; Siahaan, Mutianna; Sihombing, Chintani; Sianturi, Eduardo
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1161

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terdapat kesulitan dalam menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran bahasa indonesia siswa kelas IV SD Taman Pendidikan Islam Pematangsiantar, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan yang dialami siswa kelas IV SD Swasta Taman Pendidikan Islam Pematangsiantar dalam menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis karangan deskripsi, terutama dalam menyusun paragraf yang komprehensif dan koherensif, pilihan kata (diksi), serta penggunaan ejaan dan tanda baca yang benar. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut adalah kurangnya pengalaman menulis, kurangnya pemahaman tentang struktur kalimat, dan kurangnya perhatian terhadap pilihan kata, ejaan, dan tanda baca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan menulis karangan deskripsi siswa masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, peneliti merekomendasikan agar guru lebih memperhatikan siswa dalam pengembangan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan memberikan bimbingan dan latihan menulis yang lebih banyak dan beragam. Selain itu, siswa perlu meningkatkan pengalaman menulis dengan lebih banyak membaca buku dan berlatih menulis secara teratur untuk meningkatkan kosa kata dan pemahaman tentang struktur kalimat dan ejaan yang benar
Analyse Der Bedeutung Von Jambar Juhut (Teilung Von Fleischstücken) Sigagat Duhut Bei Einer Totenfeier Sitompul, Geby Gabriel; Aruan, Linda
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1164

Abstract

Das Ziel dieser Studie ist es, die Bedeutung der Jambar Juhut-Verteilung im Saur matua-Todesritual zu analysieren. Die verwendete Forschungsmethode ist qualitativ und deskriptiv, wobei die semiotische Analyse nach Roland Barthes angewendet wird, die in drei Teile unterteilt ist: Detonation, Konnotation und Mythos. Die Daten wurden durch Literaturrecherche und Interviews mit Herrn Mangaranap Sitompul, dem Parhata in Lumbandolok Pahae Julu, erhoben. Auf der Grundlage der Forschungsergebnisse wurden die Interviews strukturiert ausgewertet. Die Forschungsergebnisse zeigen, dass die Verteilung von Jambar Juhut bei der Saurmatua-Totenzeremonie in fünf Teile unterteilt ist: Kopf (Ulu), Hals (Rungkung oder Tanggalan), Oberschenkel und Beine (Soit), Rücken und Rippen (Somba-Somba) und Hinterteil (Ihur-Ihur). Im Allgemeinen sind die Empfänger dieses Jambar Suhut, Hula-hula, Boru, Dongan tubu, Tulang und Pangalapan boru, die alle den gleichen Teil des Jambar erhalten. Die Validierung des Materials durch die Prüfer ergab eine Punktzahl von 90, was in die Kategorie Sehr gut fällt
Description Of Knowledge and Attitudes of Monthly Injectable Contraceptive Users Regarding Acceptance and Compliance With the Booster Schedule Ambarita, Bernadetta; Hutapea, Lely Maria; Sinabariba, Merlina; Sitepu, Aprilita Br
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1165

Abstract

Knowledge is the result of a person's understanding of a particular thing. Perception occurs through the five human senses, namely sight, hearing, smell, taste, and touch. Most human knowledge is obtained through the eyes and ears. 1-month injectable contraceptive injection has an important role in ensuring the effectiveness and sustainability of the use of this contraceptive method. This study aims to determine the description of knowledge and attitudes of 1-month injectable contraceptive acceptors with adherence to the repeat injection schedule at the Romauli Silalahi Clinic in 2025. This study is a descriptive study with an accidental sampling method by distributing questionnaires. The sample of this study was 30 respondents. Based on the results of this study, data was obtained that: knowledge of KB acceptors who were respondents was 30 people, the most knowledgeable was 15 people with a percentage of 50%, Attitude of 1-Month Injectable KB Acceptors at the Romauli Silalahi Clinic in 2025, it was found that most respondents had an attitude of agreement as many as 15 people (50%). Compliance of 1 Month KB Injection Acceptors at the Romauli Silalahi Clinic in 2025 was found that most respondents were in accordance with the repeat injection schedule, while 17 people (57%) were not on the repeat injection schedule. The description of mothers' knowledge about injectable contraception showed that 15 respondents (50%) had sufficient knowledge, 15 respondents (50%) agreed with injectable contraception every 1 month, and 17 respondents (57%) complied with injectable contraception every 1 month
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Persamaan Kuadrat Kelas IX Hasibuan, Citra Meilinda; Simanungkalit, Rick Hunter; Pangaribuan, Firman
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan LKPD yang dikembangkan, untuk mendeskripsikan aktivitas siswa selama pembelajaran dengan menggunakan LKPD dan kemampuan guru mengelola pembelajaran menggunakan LKPD, untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap LKPD, dan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi persamaan kuadrat kelas IX SMP Negeri 1 Perdagangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Development Research (penelitian pengembangan) yang mengacu pada model 4-D yang terdiri dari Define, Design, Develop, Disseminate. Untuk tahap Disseminate tidak dilakukan mengingat keterbatasan biaya dan waktu peneliti. Berdasarkan hasil validasi oleh validator, LKPD yang dikembangkan memiliki skor validitas 94,78% yang terletak pada interval 81%<NV≤100%. Sedangkan untuk tes kemampuan pemecahan masalah matematis memiliki skor validitas 95%. Hasil pengamatan aktivitas siswa selama pembelajaran memiliki rata-rata sebesar 47,33 yang terletak pada interval 42 ≤VR<50 (Sangat Efektif). Kemampuan guru mengelola pembelajaran yaitu sebesar 4,81 yang terletak pada interval 4,50≤KG<5,00 (Sangat Baik). Respon siswa dari hasil angket respon siswa diperoleh hasil bahwa lebih dari 89% yang terletak pada interval 80%<Na≤100%. (Sangat Positif). Ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 80% yang dilakukan pada kegiatan pembelajaran mencapai 80,64%. Terdapat Peningkatan.
The Students’ Difficulties In Speaking English By The Second Semester Of English Education Study Program Of Nommensen HKBP University Tambunan, Agnes Tiomadina; Pasaribu, Yessy Octavianna; Tampubolon, Sahlan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1173

Abstract

This research investigates the speaking difficulties faced by second-semester students of the English Education Research Program at Nommensen HKBP University. Using a descriptive qualitative method, the research identifies the types of difficulties students encounter, the contributing factors, and the proposed solutions. Data were collected through classroom observation and interviews with 10 students. The findings indicate that the main types of speaking difficulties include inhibition, nothing to say, low or uneven participation, and the use of the mother tongue, based on Ur Penny’s framework. These issues are influenced by internal factors such as anxiety, lack of vocabulary, low self-confidence, and external factors including teaching methods and classroom environment. The analysis also reveals that students often rely on their native language due to discomfort with English. Solutions suggested include consistent practice, vocabulary enhancement, supportive teacher feedback, and promoting an English-only environment in class. This research is expected to provide useful insights for educators in designing more effective instructional strategies and improving students' communicative competence.
Perbedaan Stress Akademik Pada Mahasiswa Regular Dengan Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Di Universitas HKBP Nommensen Medan Pandiangan, Lian Pandtob; Brahmana, Karina Meriem Beru
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Stress Akademik Pada Mahasiswa Regular Dengan Mahasiswa Penerima Beasiswa Kip Di Universitas Hkbp Nommensen Medan. Hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan Stres Akademik antara mahasiswa Regular dan mahasiswa penerima beasiswa Kip. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat stres akademik mahasiswa regular dan mahasiswa penerima beasiswa KIP. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,035 (p < 0,05), yang berarti perbedaan tersebut nyata secara statistik. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima, yakni terdapat perbedaan stres akademik antara kedua kelompok mahasiswa.Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa baik mahasiswa regular maupun mahasiswa penerima beasiswa KIP lebih banyak berada pada kategori stres akademik sedang, namun pada mahasiswa penerima beasiswa KIP juga ditemukan proporsi yang lebih tinggi pada kategori stres akademik tinggi dibandingkan mahasiswa regular. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun keduanya sama-sama menghadapi tuntutan akademik, mahasiswa penerima beasiswa KIP cenderung mengalami tekanan tambahan yang mungkin bersumber dari faktor finansial, beban tanggung jawab untuk mempertahankan beasiswa, maupun tuntutan personal. Berdasarkan aspek kategorisasi stres akademik pada mahasiswa regular dan mahasiswa penerima beasiswa KIP di Universitas HKBP Nommensen Medan, diketahui bahwa aspek yang memiliki kategorisasi paling tinggi adalah stressor akademik. Aspek ini mencakup berbagai sumber tekanan yang dialami mahasiswa, seperti frustrasi, konflik, tekanan, perubahan, serta pemaksaan diri dalam menyelesaikan tuntutan akademik.