cover
Contact Name
Ana Tsalitsatun Ni'mah
Contact Email
edutic@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285366622280
Journal Mail Official
edutic@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Informatika Universitas Trunojoyo Madura Jl.Raya Telang Kamal, Bangkalan, 69192, Jawa Timur Telp. (031) 30127924
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Edutic : Pendidikan dan Informatika
ISSN : 24074489     EISSN : 25287303     DOI : https://doi.org/10.21107/edutic
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Ilmiah Edutic Pendidikan dan Informatika is a journal published by the Informatics Education Study Program, Universitas Trunojoyo Madura. Eductic contains publications on the results of thoughts and research in the field of education and information technology. Eductic is published twice a year, namely in May and November. FOCUS & SCOPE Edutic scientific journals focus, but are not limited to, articles within the scope of Education and Informatics. Therefore Edutic will only process and publish articles submitted in the areas of: Informatics Education (E-Learning, Multimedia Education, Vocational Learning Media, Vocational Education Psychology, Vocational Learning Strategies, Vocational Learning Theory, Vocational Learning Models, Vocational Learning Methods, Vocational Teaching Approaches, Vocational Learning Evaluation, Vocational Learning Planning). Informatics (Information Systems, Data Mining, Computer Networks, Database Systems, Electronics, Image Processing, Gaming Technology, Artificial Intelligence, Information Retrieval Systems)
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015" : 8 Documents clear
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PENDIDIKAN INFORMATIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL FUNGSI puji rahayuningsih
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.193 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1559

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui letak kesalahan mahasiswa Pendidikan Informatika dalam menyelesaikan soal fungsi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada bagaimana kesalahan yang dilakukan mahasiswa pendidikan informatika dalam menyelesaikan soal fungsi dan berusaha mengidentifikasinya. Dari hasil penelitiaan dapat disimpulkan bahwa: 1) Kesalahan yang dilakukan mahasiswa pada aspek kesatu yaitu pemahaman konsep tergolong tinggi dengan presentase 65, 64%. Dengan rata –rata kesalahan dalam menentukan prasyarat agar fungsi tersebut terdefinisi. 2) Kesalahan yang dilakukan mahasiswa pada aspek dua yaitu pengambilan langkah penyelesaian tergolong tinggi dengan presentase 70, 54%. Dengan rata – rata kesalahan dalam penggunaan tanda penghubung pada penyelesaian masalah. 3) Kesalahan yang dilakukan mahasiswa pada aspek ketiga yaitu pengoperasian tergolong tinggi dengan presentase 79, 07%. Dengan rata – rata kesalahan dalam memfaktorkan, mengkuadratkan fungsi aljabar, mengoperasikan tanda “+” dengan “-“ atau antara “-“ dengan “-“, dan juga menentukan daerah positif maupun negatif pada garis bilangan, dan 4) Kesalahan yang dilakukan mahasiswa pada aspek keempat yaitu penarikan kesimpulan / hasil akhir tergolong sangat tinggi dengan presentase 89, 15%. Dengan rata – rata kesalahan menggabungkan antara hasil perhitungan dengan prasyarat - prasyarat yang harus dipertimbangkan sebelumnya agar fungsi tersebut terdefinisi.
RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT MATA DENGAN METODE TEOREMA BAYES indra wahyu priyana
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.78 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1551

Abstract

AbstrakPenyakit mata merupakan salah satu penyakit berbahaya dalam kesehatan karena bila tidak ditangani dengan cepat akan berakibat kebutaan. Penyakit mata tersebut dapat didiagnosis melalui gejala yang timbul yang diderita oleh manusia tersebut atau melaui gambaran klinisnya, melalui gejala tersebut dapat dibuat sebuah sistem pakar untuk melakukan diagnosis.Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer yang dibangun untuk menyelesaikan masalah seperti seorang pakar.Sistem pakar yang dibuat dalam melakukan diagnosisnya menggunakan metode Teorema Bayesuntuk menghitung probabilitas terjadinya suatu  peristiwa  berdasarkan  pengaruh  yang  didapat dari hasil observasi maupun pakar.Sistem pakar diagnosis penyakit mata dibangun berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP (Hipertext Processing) dan database MySql versi 5.5.1. Sistem pakar ini mempunyai fitur dan fungsi diantaranya diagnosis penyakit mata dari pengguna yang sudah mendaftar, melihat hasil diagnosis serta mencetak hasil diagnosis, selain itu pengguna dapat melihat informasi kesehatan mata lainnya. Dari hasil pengujian sistem yang dilakukan oleh pakar, uji sistem ini menunjukan bahwa sistem pakar sudah layak digunakan untuk mendiagnosis pasien penyakit mata dengan titik keakuratan mencapai 63,3%.Kata Kunci: Mata, Sistem pakar, Penyakit mata, Teorema Bayes.
PENGEMBANGAN EDUCATION GAME (EDUGAME) BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR wanda ramansyah
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.384 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1560

Abstract

ABSTRAK Mata pelajaran Bahasa Inggris dengan tema “My Body” adalah mata pelajaran yang mengajarkan peserta didik tentang anggota badan dalam Bahasa Inggris, baik cara penulisan maupun cara membacanya. Permasalahan muncul karena belajar menggunakan buku dirasa kurang maksimal karena buku hanya menyajikan tulisan dan gambar anggota badan tanpa menampilkan suara cara membacanya dalam Bahasa Inggris. Education game akan menyelesaikan permasalahan ini dengan menampilkan permainan serta visualisasi animasi bagian-bagian anggota badan diserta audio cara membacanya dalam Bahasa Inggris. Dengan adanya education game ini maka peserta didik akan lebih mudah dan cepat memahami materi pelajaran, selain itu proses pembelajaran akan lebih menghibur dan menyenangkan.Kata Kunci: education, game, Bahasa Inggris
PENGEMBANGAN PROSEDUR PELAPORAN INSIDEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN STANDARISASI ISO/IEC 27001 DAN 27002 iwan santoso
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.726 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1556

Abstract

AbstrakPada tahun 1996, U.S. Federal Computer Incident Response Capability (FedCIRC) melaporkan telah terjadi sekitar 2500 “insiden” dalam sistem komputer[1]. Laporan penelitian yang dilakukan oleh NPO Japan Network Security Association, “Security Incident Investigation Working Group” pada 31 Maret 2010, insiden yang terjadi selama tahun 2008 meningkat signifikan jika dibandingkan dengan  tahun sebelumnya, 509 insiden lebih banyak  menjadi 1.373 insiden. [2]. Di Indonesia, berdasarkan laporan penelitian oleh ID-CERT (Indonesia Computer Emergency Response Team) memberikan informasi pada bulan juni 2010 mendapatkan serangan spam sebanyak 300.000 kali [3].Dari sebagian data yang telah disampaikan tersebut diperlukan upaya yang serius untuk menanggulangi insiden keamanan informasi yang terjadi. Institusi  pemerintah maupun swasta harus memiliki sistem keamanan yang baik untuk menanggulangi segala bentuk serangan yang menyebabkan insiden terjadi seperti hilangnya layanan, sistem tidak berfungsi atau overload, kesalahan manusia, ketidakpatuhan dengan kebijakan, pelanggaran pengaturan fisik, perubahan sistem yang tidak terkendali, perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak berfungsi dan pelanggaran akses[4].Dalam penelitian  ini akan dilakukan pengembangan prosedur pelaporan insiden yang terjadi pada perusahaan mengacu pada standarisasi ISO/IEC 27001 dan 27002 sehingga terbentuklah Standard Operation Procedure (SOP) yang efektif untuk melakukan pelaporan terjadinya insiden tersebut.         Kata kunci : insiden, keamanan informasi, standart ISO/IEC 27001/27002
MINAT BACA MELALUI MAJALAH DIGITAL STUDI KASUS : MAHASISWA PENDIDIKAN INFORMATIKA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA medika risnasari
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.246 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1561

Abstract

AbstrakKebiasaan membaca dan menulis masih belum berkembang dengan sepenuhnya pada anggota-anggota masyarakat, khususnya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Minat dan kebiasaan  membaca yang baik, merupakan faktor penting dari kebiasaan yang  tak mungkin dimiliki dalam waktu singkat.Majalah digital dapat menjadi media pembelajaran  dalam bentuk majalah yang merupakan sebuah  produk teknologi yang mampu  menampilkan tampilan bacaan baru dalam format digital. Adanya majalah digital akan berpengaruh terhadap minat membaca mahasiswa Pendidikan Informatika. Sehinggga  dalam penelitian ini, dibuat majalah digital yang berisi materi mata kuliah Basis Data.  Kvisoft Flipbook Maker  merupakan salah satu software untuk membuat majalah digital.Hasil yang didapat penelitian ini adalah banyaknya mahasiswa Pendidikan Informatika yang mempunyai minat baca terhadap majalah digital dan hasil pembuatan majalah digital mampu menjadi media pembelajaran dalam menyajikan materi kuliah dengan nilai validitas 3,016. Kata kunci: minat baca, majalah digital, Kvisoft Flipbook Maker
Pengembangan Sistem Informasi Ujian Sekolah Berbasis Intranet DI SMK Basyariyah Madiun sujarwo sujarwo
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.66 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1557

Abstract

AbstractThis study develops school management are now many who utilize information systems, such as the Academic Information Systems, Information Systems Officer and others. But the system is still manual examination conducted that the teachers should make printed matter and must be propagated so it takes a long time as well as substantial funds for the preparation of the manuscript matter and answer sheet. Students also have to write it manually using pens to answer such questions. The efficiency and effectiveness of the exam committee less can optimally process the student assessment test results. By implementing a needs analysis (requirement analysis) to determine the needs of the system, then the author can specify a matter of necessity in the course of this intarnet based school exams, by making a new form of learning systems by implementing an intranet-based school examination system, providing convenience to each teacher in the field of study melaksankan school exams to students, to look for effective learning solution is to create an intranet-based school examination system, to develop skills in information technology-based learning. Exam Application Design School The school will be applied in the intranet, where these applications can be accessed by all computers clien in one room, so that examinees can access the questions from the server to the model question multiple choice / multiple choice is random and student test carried out in komputer.sehingga lab can provide efficiency in various aspects, namely the efficiency of time and cost efficiency. Design of information systems intranet-based school exam this is by using the PHP programming language and MySQL database MySQL used a database that has a very high process capability and save memory, it is very supportive of the school information system web-based exam.Keywords: Information Systems; php; MySql.
Proses Berpikir Mahasiswa PendidikanInformatika dalam Menyelesaikan Soal-Soal Turunan Fungsi Ditinjau dari Perbedaan Kepribadian Dan Perbedaan Kemampuan Matematika Muchamad Arif
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.219 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1558

Abstract

BSTRAKProses berpikir adalah aktivitas mental yang dimulai dari proses penerimaan , pengolahan, penyimpulan dan pemanggilan kembali informasi dari ingatan siswa.. Dalam penelitian ini untuk mengukur aktivitas mental seseorang dilakukan dengan cara wawancara secara mendalam terhadap tes yang dikerjakan oleh siswa. Dengan wawancara kita bisa mengetahui proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal-soal turunan fungsi ditinjau dari perbedaan kepribadian dan perbedaan kemampuan matematika. Proses berpikir dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua yaitu tipe proses berpikir predikatif dan tipe proses berpikir fungsional. Proses berpikir predikatif  lebih cenderung untuk melihat hubungan antara dua konsep atau lebih dalam pengambilan keputusan. Rendahkan proses berfikir fungsional lebih menitikberatkan untuk melihat mata rantai dan cara melaksanakan keputusan.Berdasar analisis data diperoleh hasil yaitu siswa yang berkepribadian introvert dengan kemampuan matematika tinggi memiliki tipe proses berpikir predikatif, siswa yang berkepribadian introvert dengan kemampuan matematika rendah memiliki tipe proses berpikir fungsional, siswa yang berkepribadian ekstrovert dengan kemampuan matematika tinggi memiliki tipe proses berpikir predikatif dan siswa yang berkepribadian ekstrovert dengan kemampuan matematika rendah memiliki tipe proses berpikir fungsional.Kata kunci: Proses Berpikir, Berpikir Predikatif, Berpikir Fungsonal,  Introvert,  Extrovert
RANCANG BANGUN MADING BERSUARA MENGGUNAKAN SENSOR GERAK (PIR) DI SD MUHAMMADIYAH 1 TEJOASRI – KAB. LAMONGAN Wais al qorni
EDUTIC Vol 2, No 1 (2015): NOVEMBER 2015
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.066 KB) | DOI: 10.21107/edutic.v2i1.1550

Abstract

Abstrak               Audio sudah menjadi salah satu elemen yang penting bagi berbagai peran dalam membangun sebuah sistem komunikasi. Audio memiliki fungsi sebagai sarana yang mampu menyampaikan pesan sekaligus mempermudah penerimaan pesan dalam pemahamannya. Adanya sensor PIR yang terletak di bawah mading berfungsi sebagai alat  pendeteksi  gerakan manusia yang memberikan pancaran sinar infra merah. Sensor PIR bersifat pasif, artinya sensor ini tidak memancarkan sinar infra merah tetapi hanya menerima radiasi sinar infra merah dari luar sehingga jika ada pergerakan maka akan terjadi perubahan pembacaan pada sensor. Pada umumnya mading di sekolahan hanya berisi informasi berupa tulisan atau gambar saja maka penulis mencoba menambahkan informasi melalui audio. Yang dimaksud disini adalah menambahkan informasi audio lewat mp3 player. Audio akan bekerja ketika sensor gerak PIR ini mendeteksi seseorang yang melewatinya dari jarak kurang lebih 300cm. Alat ini bertujuan Sebagai sarana efektif untuk menyampaikan informasi tentang kegiatan dalam maupun luar sekolah sehingga siswa dan siswi akan mengetahui informasi-informasi yang terupdate. Dengan adanya mading bersuara ini informasi yang disajikan kepada siswa- siswi lebih variatif, tidak hanya gambar atau tulisan saja melainkan juga informasi lewat audio, serta juga dapat melatih kemampuan siswa dalam menyimak informasi melalui audio yang ada pada mading bersuara.Kata Kunci : audio, mading, sensor gerak PIR

Page 1 of 1 | Total Record : 8