cover
Contact Name
Santa Margaretha Niken Restaty
Contact Email
marcommers@mercubuana.ac.id
Phone
+6282111312022
Journal Mail Official
santa_margaretha@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Gedung C Lt. 2, Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat 11650.
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising
ISSN : 20865619     EISSN : 27145255     DOI : https://doi.org/10.22441/marcommers
Marcommers is a peer -reviewed scientific journal that published two (2) times a year, in March and October. Editors receive research papers that closely related to the field of Marketing Communication (Advertising, Digital Marketing Communication and consumen behavior). Research themes focused on aplications in the fields of communicatioan. ADVERTISING : advertising effectiveness, advertising ethics, global advertising issues along with the economic, political, social and environmental aspects of advertising. DIGITAL MARKETING COMMUNICATION : digital marketing communication planning, digital marketing communication implementation. CONSUMEN BEHAVIOR : personal determinants of consumer behavior, the consumer decision process.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Pengaruh Penggunaan Girlband Blackpink Sebagai Brand Ambassador Terhadap Minat Beli Konsumen Hanifah, Aisyah Fitria
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/marcommers.v12i1.15581

Abstract

This research is motivated by Shopee's inclusion in the e-commerce category which is the most recommended in the MarkPlus Inc survey and this study aims to find out the influence of Blackpink as a Brand Ambassador during the 12.12 Birthday Sale 2018 promotional event on consumers' buying interest. The results of this study used a quantitative approach using the survey method with non-probability sampling type data collection techniques. The results of this study showed a calculated t value of 7.075 greater than the table t of 1.66008. It states that in this study H1 was accepted, the statement that the Brand Ambassador had an effect on buying interest was strengthened by a correlation value of 0.576 which means that two variables have a significant relationship, with a determination coefficient value of 33% of the buying interest variable can be explained by the brand ambassador variable. In this study, it can be concluded that there is an influence of Blackpink as a Brand Ambassador during the Shopee 12.12 Birthday Sale 2018 promotion.
Pola Promosi Destinasi Wisata Nusantara Melalui Words Of Mouth Marketing Dalam Akun Instagram Spektakel.id Muda, Yogi Prima; Tanti, Dewi Sad
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/marcommers.v12i1.6750

Abstract

This research aims to know the pattern of promotion of tourist destinations the archipelago through word of mouth marketing in social media. The use of Social Media in tourism is that can not terelakan again, even large countries tourism has account Instagram for branding, it describes that the effect social media for tourism branding so powerful. This encourages the birth of account instagram @spektakel.id. Word of Mouth Marketing is very important to introduce a brand to be discussed positively by the market being a target. The methods used in this research is qualitative, descriptive methods. The study also uses interviews with resource Admin account Instagram @spektakel.id, Word of Mouth Marketing expert and one of the followers. Elements of Word of Mouth Marketing that is used in this research was the talker, topic, tools, take a part, track and timing. Based on the results of research and discussion, Based on the results of research and discussion, it can be known that word of mouth marketing strategies used by account Instagram @spektakel.id managed to get people interested to follow the account of these and become Instagram talks by people a lot more and make known the archipelago and tourist destinations and crowded. 
Pola Perilaku Konsumen Di Era Digital Melaui Media Sosial Instagram Terhadap Fashion Luxury Brand Ardha, Berliani
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/marcommers.v12i1.3042

Abstract

Tak luput dari tren, Indonesia pun memiliki ekosistem produk fesyen mewah yang solid. Preferensi konsumennya pun bergeser. Kalau dulu banyak orang Indonesia memburu barang bermerek preloved(bekas), kini mereka semakin mampu membeli yang baru. Permintaan akan barang baru dari merek prestisius (blue-chip brands) meroket dari tahun ke tahun, khususnya di tataran e-commerce. Tahun lalu, total transaksi barang branded naik 37% dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan total pembelanjaannya melesat 50%. Tren konsumsi barang-barang bermerek dengan harga fantastis itu terungkap dalam laporan Asia Luxury Index 2016 yang dilansir Reebonz, situs belanja online terbesar di Asia khusus untuk segmen produk fesyen prestisiusPerilaku konsumen berkaitan dengan komunikasi pemasaran karena dengan menganalisis perilaku konsumen maka diketahui informasi mengenai bagaimana konsumen mengambil keputusan dalam melakukan pembelian suatu produk atau jasa. Informasi tersebut diperlukan dalam mencari factor-faktor penyebab seorang konsumen membeli atau tidak jadi membeli dengan memperhatikan adanya perbedaan harapan dan kebutuhan konsumen.Dengan definisi kamus sederhana, kata "mewah" sering mengacu pada sesuatu yang dianggap lebih bersifat indulgensi daripada sebuah kebutuhan, sesuatu yang diinginkan yang memberikan kesenangan dan kenyamanan namun sulit didapat dan seringkali mahal (TheFreeDictionary.com, n.d.). Untuk menguraikan definisi ini, ahli kemewahan Kapferer dan Bastien (2012) menyiratkan bahwa konsep kemewahan berkaitan dengan "pengalaman atau produk hedonistik yang dibuat dengan harapan" yang dihargai secara signifikan lebih tinggi daripada nilai fungsional yang akan disarankan, dan bahwa distribusi barang sengaja dibatasi untuk mempertahankan citra eksklusif. Oleh karena itu, memiliki produk mewah yang diinginkan oleh orang lain membuat konsumen merasa istimewa, dan bertindak sebagai alat pembedaan sosial dan komunikasi status.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan deksiptif yaitu penelitian yang memberikan gambaran kepada pembaca dan mengungkapkan suatu masalah, keadaan, peristiwa, dan bagaimana adanya mengungkapkan fakta secara detail. Sedangkan, menurut Bagdan & taylor (dalam Moleong, 2002), yang dimaksud penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menggunakan data deskriptif berupa katakata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.
Strategi Komunikasi Promosi Iklan Produk Herbal Pada Media Sosial Budiwidodo, Andri; Rahmawati, Yeni
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/marcommers.v12i1.15056

Abstract

PT Mahkota Dewa Indonesia (MDI) yang merupakan perusahaan jamu herbal yang mengawali usaha sejak tahun 1999 dan resmi menjadi sebuah Perseroan Terbatas (PT) sejak 1 Januari 2003 yang sampai saat ini masih kosisten mengembangkan produknya dikategori herbal. PT Mahkota Dewa mau meningkatkan kesadaran produk Maducil. Dengan positioning perusahaan PT Mahkota Dewa Indonesia yang merupakan perusahaan pertama pengolah buah mahkota dewa menjadi suatu produk kesehatan tradisional dengan merek “Mahkota Dewa” dan logonya Ny. Ning Harmanto. Tantangan dan peluang bagi pelaku industri dalam membuat rancangan promosi iklan di media sosial. penulis dalam membuat rancangan strategi promosi Maducil menjadi karya skripsi aplikatif dengan membuat content planning untuk di aplikasikan di media sosial. Kata kunci: Strategi; Promosi; Iklan; Produk Herbal; Media sosial.
Penggunaan Video On Demand (VOD) Brand Netflix Sebagai Media Hiburan Alternatif Selama Pandemi 2020 Mardhiyyah, Mardhiyyah
Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/marcommers.v12i1.11489

Abstract

Pandemi Covid-19  memang membawa perubahan yang sangat signifikan disegala aspek kehidupan masyarakat. Tidak hanya dalam aspek ekonomi, aspek kesehatan, aspek politik, aspek sosial, hingga merubah gaya hidup masyarakat. Gaya hidup yang paling banyak berubah adalah cara berinteraksi dan mobilisasi masyarakat yang harus melakukan semua kegiatan sehari-hari di rumah. Akibatnya, terjadi kejenuhan tinggi yang menyebabkan masyarakat mulai mencari media-media hiburan alternatif untuk menghindari kejenuhan di rumah.Selain memanfaatkan media elektronik seperti televisi dan radio ataupun media  komunikasi  seperti  smartphone,  saat  ini  masyarakat  Indonesia  sedang marak menggunakan Video on Demand (VoD) sebagai media hiburan alternatif untuk  menghilangkan  kejenuhan  beraktivitas  di  rumah.  Salah  satu  VoD  yang sangat populer saat ini di Indonesia adalah Netflix.Peneliti menilai bahwa perlu adanya penelitian yang menggambarkan penggunaan Video on Demand (VoD) Neflix ini sebagai media hiburan alternatif selama pandemi 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan Kualitatif. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah pengguna aktif Netflix yang menjadikan Netfliz sebagai media hiburan alternatif selama Pandemi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi Sinta 5, yaitu Jurnal Visi Komunikasi. Sebagai penelitian dasar, maka penelitian ini dapat dikategorikan dalam tingkat kesiapterapan teknologi (TKT) level 3, yaitu sebagai pembuktian konsep fungsi dan/atau karakteristik penting secara analitis dan eksperimental.Hasil penelitian ini menunjukkan Preferensi khalayak pada konten media digital dibanding konten yang disajikan oleh media konvensional dikarenakan adanya  kemudahaan dan nilai efisien yang ditawarkan oleh media digital sehingga khalayak dapat menikmati konten siaran dimanapun dan kapanpun walaupun hanya dengan menggunakan smartphone, varian siaran yang terbatas dan monoton, serta kualitas isi siaran yang kurang kreatif dan tidak lagi mendidik masyarakat untuk menjadi penonton yang cerdas. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5