cover
Contact Name
Firat Meiyasa
Contact Email
firatmeiyasa@unkriswina.ac.id
Phone
+6282399227199
Journal Mail Official
firatmeiyasa@unkriswina.ac.id
Editorial Address
Jl. R. Suprapto, No. 35, Waingapu Sumba Timur, NTT
Location
Kab. sumba timur,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Transformatif: Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan
ISSN : 20890427     EISSN : 28092503     DOI : https://doi.org/10.58300/transformatif
Core Subject : Economy,
Transformatif adalah jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Universitas Kristen Wira Wacana Sumba yang dipublikasikan secara berkala (dua kali setahun) dengan tujuan utama untuk mendiseminasi artikel ilmiah dalam bidang ekonomi dan bisnis. Transformatif merupakan wadah bagi komunitas akademik dalam bidang ilmu ekonomi dan manajemen untuk melakukan komunikasi ilmiah secara tertulis. Oleh karena itu, artikel yang diajukan untuk dipublikasi harus berkaitan dengan bidang ilmu ekonomi dan manajemen. Secara umum, artikel yang dipublikasi Transformatif adalah karya tulis ilmiah yang memberi kontribusi bagi pengembangan dan penyebarluasan ilmu pegetahuan dalam kedua bidang tersebut.
Articles 130 Documents
PENGARUH GAYA HIDUP DAN KELOMPOK REFERENSI TERHADAP MINAT MEMBELI ULANG (REPURCHASE INTENTION) (SURVEI PADA PELANGGAN THE KINGS RESTO KUPANG) Bernadetha Ernayani Tae; Juita L. D Bessie
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 10 No 1 (2021): Vol X No 1 (Mei) 2021
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.044 KB) | DOI: 10.58300/transformatif.v10i1.162

Abstract

This research aims to a) know the perception of the Lifestyle, Reference Group, and Repurchase Intention of customers at The Kings Resto Kupang; b) knowing and explaining the simultaneously effect of Lifestyle and Reference Group towards the Repurchase Intention of customer in The Kings Resto Kupang; c) knowing and explaining partially effect of the Lifestyle and Reference Group towards the Repurchase Intention of customer in The Kings Resto Kupang. The independent variables in the study are Lifestyle and Reference Group, while the dependent variable is Repurchase Intention.¬¬The number of samples is 100 respondentswith the criteria who ever visited The Kings Resto Kupang at least twice.Samples were gained using accidental sampling technique. Data were collected using questionnaires, interviews, interview, and literature studies and internet exploration. Data analysis techniques used are quantitative descriptive, multiple linear regression analysis and hypothesis testing using the SPSS 16 application.Descriptive Analysis's results show that overall, the respondents gave high categorized perception assessment of Lifestyle variable and Repurchase Intention variable. While, variable Reference Group, the respondents gave middling category. From the results of Multiple Linear Regression Analysis found the mathematical equation: Y = 7,285 + 0,411X1 + 0,384X2. Both the F Test and t Test results show that simultaneously and partially, Lifestyle and Reference Group variable have a significant effect on Repurchase Intention. However, based on the value of Adjusted R2 shows the contribution of the variable Lifestyle and Reference Group to Repurchase Intention is 48,3%.While 51.7% is influenced by other variables outside the focus of this study.
Potret Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur Erwin Ndakularak
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 3 No 2 (2014): Vol III No 2 Mei 2014
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autonomy region is the rights, authority, and obligation of otonomous region to arrange and manage its own governance administration and the interests of local society in accordance to law and regulation. Through autonomy region, local government has right and authority to plan, formulate and excute the policy of development program which is adapted to local needs and requirements. The purpose of this research is to see the picture of society prosperity in East Nusa TenggaraKeyword: Human Development Index and Poverty
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PEREMPUAN PEDAGANG SAYUR DI PASAR INPRES MATAWAI DAN KONTRIBUSINYA DALAM PENDAPATAN RUMAH TANGGA Anastasia Diana Megawati Tumimomor
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 7 No 1 (2017): Vol VII No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing need for life and the lack of income is the reason for the wife to work. The most accessible areas of work are the informal sector, such as trading with small capital, opening stalls, housemaids and waitresses. The informal sector is an ideal choice for women and children under 18, as it does not require high diplomas, major capital and administrative processes such as the formal sector. Wanitamaster vegetables have many aspects interesting enough to be studied, because it can not be denied that today, almost all households no longer rely on the fulfillment of the needs of husband's income alone, and sustained by the wives. Could be, this also happens in Waingapu City, especially in women in Matawai Inpres Market. This study aims to: 1. Know the socio-economic characteristics of female vegetable peddlers in Pasar Inpres Matawai, Kec. Waingapu City. 2. Knowing the contribution amount of female vegetable seller income to household income. The determination of respondents in this study using purposive sampling technique with the criteria: Female vegetable sellers in Pasar Inpres Matawai married long business more than 1 year and have fixed stalls in the market. By using the sample calculation formula from Frank Lynch, obtained the number of samples as many as 40 people. The type of data used is primary and secondary data and the data is analyzed by quantitative descriptive technique. The result of the research concludes Social Characteristic of Women Vegetable Traders: a) Being in productive age group that is 25 to 40 years old; b) Generally married; c) Minimum education level of elementary - high school, d) Derived from outside East Sumba, West Sumba and Southwest Sumba, e) Has been in business for 3 years to 5 years without changing their business, f) Owner and business manager (self employed ) with an average of 17-18 hours per day. Economic Characteristics of Women Vegetable Traders: a) Requires relatively small capital under Rp 500,000, so the source of capital in general uses its own capital; b) The maximum number of female vegetable traders is 6 but many female vegetable traders have 4 dependents; c) Number of family members who work in general 1 person, namely husband; d) The type of work of family members who work in general in the informal sector as well, such as farmers, motorcycle taxis, sellers, and honorary employees; e) Husband's income ranges from Rp.600,000 to Rp 2,500,000 per month; f) Net income from vegetable trading business is quite low, which is below Rp 1,500,000 per month; g) Household income generally below Rp 3,000,000 per month, h) Household income per capita is generally below Rp 1,000,000 per month and Income from vegetable trading business contributes 65% of total household income.
ANALISIS RASIO KEUANGAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SARI CENDANA WAINGAPU KABUPATEN SUMBA TIMUR Febrianti Doku Bani; Vindya Donna Adindarena
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 11 No 1 (2022): Vol XI No 1 (Mei) 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v11i1.317

Abstract

Analisis rasio keuangan sangat diperlukan oleh koperasi untuk mengetahui kinerja keuangan setiap periodenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas pada koperasi simpan pinjam sari cendana dari tahun 2017-2020. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Rasio Likuiditas dengan Rasio Lancar (Current Ratio) pada KSP Sari Cendana Waingapu periode 2017-2020 berfluktuasi dan dalam kriteria “sangat tidak sehat”. (2) Nilai Rasio Solvabilitas dengan perhitungan Debt to Asset Ratio (DAR) pada KSP Sari Cendana Waingapu periode 2017-2020 berfluktuasi dan cenderung mengalami peningkatan dan dalam kriteria “sehat”. Sedangkan dengan perhitungan Debt To Equity Ratio (DER) berfluktuasi dan cenderung mengalami penurunan dan dalam kriteria Sehat” (2017), “Kurang Sehat” (2018/2020), dan “Tidak Sehat” (2019). (3) Rasio profitabilitas dengan perhitungan Return On Asset (ROA) pada KSP Sari Cendana Waingapu periode 2017-2020 cenderung mengalami penurunan dan dalam kriteria “Tidak Sehat”. Sedangkan dengan perhitungan Return On Equity (ROE) berfluktuasi dan cenderung mengalami penurunan dan dalam kriteria “Sehat” (2017-2018) dan “Kurang Sehat” (2019-2020).
ANALISIS PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN YANG TERGABUNG DALAM SEKTOR ENERGI PASCA INVASI RUSIA TERHADAP UKRAINA Florianus Lay; Lusianus Heronimus Sinyo Kelen
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 11 No 2 (2022): Vol XI No 2 (November) 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v11i2.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat profitabilitas pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia pasca infasi Rusia terhadap Ukraina. Pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan menggunakan data sekunder dengan sampel 46 perusahaan pada sektor energi dari jumlah populasi 71 perusahaan. Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa berdasarkan nilai marjin operasi, rata-rata dan median dari nilai marjin operasi menunjukan nilai positif pasca invasi. Nilai rata-rata marjin operasi pada kuwartal 1 bernilai 32,9% dan median dari marjin operasi bernilai 27,5%. Berdasarkan nilai marjin laba bersih, rata-rata dan median pasca invasi bernilai positif. Nilai rata-rata marjin laba bersih pada kuwartal 1 bernilai 27,9% dan median dari marjin laba bersih bernilai 15,4%. Berdasarkan nilai ROA, rata-rata dan median pasca invasi bernilai positif. Nilai rata-rata ROA pada kuwartal 1 bernilai 2,97% dan mendian dari ROA bernilai 1,70%. Berdasarkan nilai ROE, rata-rata dan median pasca invasi bernilai positif. Nilai rata-rata ROE pada kuwartal 1 bernilai 5,97% da median bernilai 3,92%. Berdasarkan nilai ROIC, rata-rata dan median pasca invasi bernilai positif. Nilai rata-rata ROIC pada kuwartal 1 bernilai 3,85% dan median bernilai 2,76%. Berdasarkan nilai BEP, rata-rata dan median pasca invasi bernilai positif. Nilai rata-rata BEP pada kuwartal 1 bernilai 4,57% dan median bernilai 3,25%. Penelitian ini memberikan pembuktian terhadap teori kinerja keuangan dan juga rasio profitabilitas pasca invasi Rusia pada Ukraina, dimana profitabilitas perusahaan sektor energi cenderung stabil.
PENGARUH FAKTOR PENDIDIKAN DAN EKONOMI PADA INDEKS KEBAHAGIAAN DI INDONESIA Yuniasih Purwanti
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 11 No 1 (2022): Vol XI No 1 (Mei) 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v11i1.303

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi indeks kebahagian di Indonesia. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis data panel tahun 2014, 2017 dan 2021. Adapun variabel yang digunakan sebagai prediktor adalah pertumbuhan PDRB, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Angka Partisipasi Sekolah 16 – 18 tahun, persentase penduduk miskin, persentase tingkat pengangguran terbuka, rasio gini dan persentase angkatan kerja. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa IPM dan Angka Partisipasi Sekolah 16 -18 tahun berpengaruh secara signifikan dan positf terhadap indeks kebahagian di Indonesia. Sedangkan variabel lainnya memiliki pengaruh negatif dan tidak signifkan terhadap indeks kebahagian. Selain itu, variabel yang digunakan pada penelitian ini menunjukkan signifkansi sebesar 98% yang berarti variabel yang digunakan mampu menjelaskan 98% indek kebahagian di Indonesia dan 2% dipengaruhi oleh variabel lain.
HUBUNGAN PERILAKU KEWIRAUSAHAAN DENGAN KINERJA USAHA PANGAN LOKAL SAGU DI KECAMATAN SAPARUA KABUPATEN MALUKU TENGAH Risyart Alberth Far Far
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 11 No 2 (2022): Vol XI No 2 (November) 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v11i2.310

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor internal, faktor eksternal dan perilaku kewirausahaan pengolah sagu dan menganalisis hubungan perilaku kewirausahaan dengan kinerja usaha industri rumah tangga sagu di Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Saparau. Penentuan lokasi secara sengaja (purposive sampling) karena merupakan salah satu sentra produksi sagu di Kabupaten Maluku Tengah. Populasi (sensus) penelitian adalah pengolah sagu industri rumah tangga dengan Jumlah 60 unit usaha. Pengolahan dan analisis data kuantitatif menggunakan aplikasi Microsoft Excell 2013 dan uji statistik yaitu uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan faktor internal pengolah sagu dominan umur berada pada kategori dewasa akhir, pendidikan formal mayoritas pada kategori pendidikan menengah, pendapatan sagu dominan pada kategori sedang. Motivasi dan pengalaman mayoritas berada pada kategori tinggi. Faktor eksternal berupa ketersediaan bahan baku sagu sangat tersedia. Dukungan pemerintah dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan, bantuan modal atau saprotan, dukungan promosi dan pemasaran, sikap saling membantu dan kekompakan pengolah sagu secara dominan pada kategori sedang. Tekun berusaha dan sikap mandiri pada kategori tinggi sedangkan tanggap terhadap peluang, inovatif dan berani mengambil resiko secara dominan pada kategori sedang. Kinerja usaha terlihat bahwa perluasan pemasaran, peningkatan pendapatan dan keunggulan bersaing mayoritas pada kategori sedang. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat indikator tekun berusaha, tanggap terhadap peluang, inovatif dan berani mengambil risiko memiliki hubungan yang signifikan dan berkorelasi kuat dan sedang terhadap kinerja usaha indikator perluasan pemasaran, peningkatan pendapatan dan keunggulan bersaing, Indikator kemandirian berhubungan signifikan dengan perluasan pemasaran sedangkan kinerja usaha indikator peningkatan pendapatan dan keunggulan bersaing berhubungan dan berkorelasi lemah.
STRATEGI BAURAN PEMASARAN KERAJINAN TENUN IKAT DI KELURAHAN MAULIRU KECAMATAN KAMBERA KABUPATEN SUMBA TIMUR Apri Kaita Punju; Vindya Donna Adindarena
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 11 No 1 (2022): Vol XI No 1 (Mei) 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v11i1.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi bauran pemasaran kerajinan tenun ikat yang ada di Kelurahan Mauliru Kecamatan Kambera. Informan penelitian ini adalah pemilik usaha tenun ikat di Kelurahan Mauliru sebanyak 12 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Produk berupa kain tenun ikat yang ada di Kelurahan Mauliru dengan indikator produk yaitu keberagaman produk, jaminan dan kualitas. Dari segi keragaman produk bahwa sebagian besar tenun yang dibuat jenis yaitu kain dengan pewarna alam dan kain dengan pewarna wantek, sedangkan jenis kain sebagian besar membuat kain kawuru dan kain kombo, motif yang dibuat diantaranya kuda, ayam, rusa, bunga, naga, dan ana mahang. Dari segi kualitas pewarnanya pakai pewarna alam benang diberi dari toko motifnya berupa gambar ayam dan kuda, sedangkan segi jaminan daya tahannya kuat dan tahan lama. (2) Indikator dari variabel harga adalah penetapan harga yang sesuai dengan kualitas produk dan terjangkau, dimana harga kain tenun ikat pada penenun di Kelurahan Mauliru dalam menentukan harga pertama adalah jenis kain, yang berikutnya pewarnanya alam atau wantek, motifnya yaitu gambar dan tingkat kesulitan dari gambar atau motif tersebut. (3) Indikator tempat yaitu mudah dijangkau, pusat keramaian dan aman, dimana sebagian besar pemilik usaha menjual hasil produknya berupa kain dijual di rumah dan tentu saja di pasar Inpres Matawai sebagai pusat keramaian dan mudah dijangkau sehingga produknya relatif banyak yang laku terjual. (4) Indikator dari promosi yaitu memposting pada media sosial HP, dan dari mulut ke mulut (word of mouth), hal ini sesuai temuan bahwa sebagian besar pemilik usaha dalam menjual hasil produknya selain dijual secara langsung juga dari mulut ke mulut. Selain itu juga melalui media sosial handphone berupa Facebook (Fb) dan WhatsApp (WA).
ANALISIS PERKEMBANGAN KEUNTUNGAN USAHA MEBEL DI KECAMATAN KOTA WAINGAPU Nurti Novita Ariyanti Ina; Alliny Namilana Rambu Hutar
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 11 No 2 (2022): Vol XI No 2 (November) 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v11i2.292

Abstract

Masalah penelitian ini adalah jumlah produksi produk usaha mebel yang dihasilkan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya (2016-2019) sehingga pendapatan yang diperoleh juga ikut meningkat oleh sebab itu peneliti tertarik untuk menganalisis lebih lanjut terkait perkembangan keuntungan yang diperoleh secara jelas dan lebih pasti karena selama ini pelaku usaha mebel tidak memperhatikan biaya tetap dalam menghitung keuntungan yang diperoleh dan hanya memperhatikan biaya variabel yang dikeluarkan sehingga peneliti ingin melakukan analisis keuntungan secara mendalam untuk mengetahui perkembangan keuntungan dari usaha mebel di Kecamatan Kota Waingapu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana perkembangan keuntungan usaha mebel di Kecamatan Kota Waingapu. Teknik analisis data yang digunakan adalah berupa deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keuntungan yang diperoleh dari 4 usaha mebel di Kecamatan Kota Waingapu mengalami perkembangan dari tahun (2017-2019).
PENGARUH PAD DAN BELANJA MODAL TERHADAP PDRB KABUPATEN DI PULAU SUMBA TAHUN 2015 - 2020 Defresto Risman Tamu Ama; Yuniarti Reny Renggo
JURNAL TRANSFORMATIF UNKRISWINA SUMBA Vol 11 No 1 (2022): Vol XI No 1 (Mei) 2022
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/transformatif.v11i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PAD, Belanja Modal terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten di Pulau Sumba Tahun 2020. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder yaitu dari website resmi Badan Pusat Statistik Provinsi NTT. teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik Regresi Data Panel dengan pengujian Uji Statistik yaitu Uji R-Square,Uji Simultan dan Uji Parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan Belanja Modal berpengaruh positif signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto

Page 10 of 13 | Total Record : 130