cover
Contact Name
Yenni Fatman
Contact Email
yennifatmandosen@gmail.com
Phone
+6285220699755
Journal Mail Official
sitinur@uninus.ac.id
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta No. 530 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TEKNOLOGI NUSANTARA
ISSN : -     EISSN : 29644577     DOI : -
TEKNOLOGI NUSANTARA (TN) is a journal that discusses and publishes updated, trusted and quality research works in the field of Technology. In this journal, discussions about Engineering include Informatics Engineering, Industrial Engineering and Electrical Engineering as well as reviewing matters relating to Information Systems and Supply Chains. This journal is a medium for technology activists and researchers to report research findings related to technology.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025" : 4 Documents clear
ANALISIS DAYA LISTRIK PENERANGAN JALAN UMUM OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR LDR DAN PIR BERBASIS PLC muhamad toha, agung; Sanhaji, Ganis; Asshidiq, Barkah
TEKNOLOGI NUSANTARA Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerangan jalan umum (PJU) merupakan lampu yang berfungsi untuk menerangi jalan umum atau fasilitas umum pada malam hari atau pada kondisi gelap dimana minim akan pencahayaan. Penggunaan sensor pintar otomatis dalam sistem penerangan jalan umum (PJU) berperan signifikan dalam mempengaruhi intensitas cahaya yang dihasilkan. Teknologi ini memungkinkan lampu jalan untuk beroperasi secara otomatis berdasarkan kehadiran kendaraan dan manusia pada kondisi lingkungan, yang pada gilirannya dapat menghemat energi dan meningkatkan efisiensi.Penelitian ini menganalisis daya listrik yang di hasilkan penerangan jalan umum di area jalan stadion si jalak harupat, kabupaten bandung. Dengan pengukuran langsung, penelitian ini berfokus kepada pengukuran data hubungan antara Tegangan dan arus. Hasilnya menunjukan Penggunaan daya pada PJU selama 5 jam 643,76 Watt dan pengunaan energi listrik pada PJU 3,17 Kwh. Penggunaan daya listrik lebih efisisen 34% di banding dengan menggunakan sistem PJU Konvensional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi penerangan jalan umum otomatis dan modern yang lebih lebih efisien terhadap penggunaan energi listrik.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TERHADAP EFEK HANDFEEL (PEGANGAN) DENGAN PENAMBAHAN SOFTENER PADA PROSES PENYEMPURNAAN KAIN RAYON 100% Mulyana, Yayan; Afriani Kusumadewi, Afriani Kusumadewi
TEKNOLOGI NUSANTARA Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri tekstil di era globalisasi ini sangatlah pesat. Hal ini dapat diketahui dari persaingan antar perusahaan yang semakin meningkat. Bukan hanya perusahaan berskala besar dan internasional, bahkan perusahaan kecil pun juga mengalami persaingan global. Salah satu cara agar perusahaan mampu bertahan yaitu dengan menjaga dan meningkatkan kualitas barang produksinya agar tidak ditinggalkan para konsumen, berbicara soal kualitas, tidak terlepas dari standar operasional prosedur (SOP) yang mencakup segala kegiatan produksi. Proses produksi di dalam industri tekstil salah satu diantaranya adalah proses penyempurnaan. Penyempurnaan adalah proses yang mengubah kain tenun atau rajutan menjadi bahan yang dapat digunakan lebih khusus lagi setelah pencelupan benang atau kain untuk meningkatkan tampilan, kinerja, atau tangan (rasa) hasil akhir. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan proses penyempurnaan, salah satunya adalah parameter temperatur, karena temperatur yang optimal pada proses penyempurnaan diperlukan untuk mendapatkan hasil akhir kain yang diinginkan seperti efek handfeel yang lembut, gramasi serta dimensional stability yang konsisten. Purnama Tirtatex memproduksi berbagai jenis kain yang digunakan untuk bahan pakaian. Jenis produksinya adalah poliester, rayon dan campuran dari keduanya yang digunakan untuk bahan formal yaitu kemeja. Untuk memenuhi keinginan dari konsumen maka pada proses akhir dilakukan proses penyempurnaan. Proses penyempurnaan yang dilakukan adalah dengan menambahkan softener supaya didapatkan efek handfeel yang lembut sesuai dengan standar yang diinginkan konsumen. Ketika menambahkan softener pada proses penyempurnaan, seringkali terjadi masalah seperti efek kekuningan setelah proses penyempurnaan. Hal ini salah satunya disebabkan oleh faktor temperatur yang berbeda-beda pada saat proses penyempurnaan. CV. Purnama Tirtatex seringkali melakukan uji coba temperatur pada saat proses penyempurnaan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan temperature yang optimal pada saat proses penyempurnaan, sehingga hasil akhir tidak hanya memiliki efek handfeel lembut saja akan tetapi juga tidak merubah warna asli menjadi kekuningan karena penerapan temperatur yang terlalu panas. Adapun pada penelitian ini temperatur divariasikan menjadi 3 macam diantaranya adalah 1500C, 1800C dan 1900C.
ANALISIS DAYA LISTRIK PENERANGAN JALAN UMUM OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR LDR DAN PIR BERBASIS PLC muhamad toha, agung; Sanhaji, Ganis; Asshidiq, Barkah
Teknologi Nusantara Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerangan jalan umum (PJU) merupakan lampu yang berfungsi untuk menerangi jalan umum atau fasilitas umum pada malam hari atau pada kondisi gelap dimana minim akan pencahayaan. Penggunaan sensor pintar otomatis dalam sistem penerangan jalan umum (PJU) berperan signifikan dalam mempengaruhi intensitas cahaya yang dihasilkan. Teknologi ini memungkinkan lampu jalan untuk beroperasi secara otomatis berdasarkan kehadiran kendaraan dan manusia pada kondisi lingkungan, yang pada gilirannya dapat menghemat energi dan meningkatkan efisiensi.Penelitian ini menganalisis daya listrik yang di hasilkan penerangan jalan umum di area jalan stadion si jalak harupat, kabupaten bandung. Dengan pengukuran langsung, penelitian ini berfokus kepada pengukuran data hubungan antara Tegangan dan arus. Hasilnya menunjukan Penggunaan daya pada PJU selama 5 jam 643,76 Watt dan pengunaan energi listrik pada PJU 3,17 Kwh. Penggunaan daya listrik lebih efisisen 34% di banding dengan menggunakan sistem PJU Konvensional. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi penerangan jalan umum otomatis dan modern yang lebih lebih efisien terhadap penggunaan energi listrik.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR TERHADAP EFEK HANDFEEL (PEGANGAN) DENGAN PENAMBAHAN SOFTENER PADA PROSES PENYEMPURNAAN KAIN RAYON 100% Mulyana, Yayan; Afriani Kusumadewi, Afriani Kusumadewi
Teknologi Nusantara Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri tekstil di era globalisasi ini sangatlah pesat. Hal ini dapat diketahui dari persaingan antar perusahaan yang semakin meningkat. Bukan hanya perusahaan berskala besar dan internasional, bahkan perusahaan kecil pun juga mengalami persaingan global. Salah satu cara agar perusahaan mampu bertahan yaitu dengan menjaga dan meningkatkan kualitas barang produksinya agar tidak ditinggalkan para konsumen, berbicara soal kualitas, tidak terlepas dari standar operasional prosedur (SOP) yang mencakup segala kegiatan produksi. Proses produksi di dalam industri tekstil salah satu diantaranya adalah proses penyempurnaan. Penyempurnaan adalah proses yang mengubah kain tenun atau rajutan menjadi bahan yang dapat digunakan lebih khusus lagi setelah pencelupan benang atau kain untuk meningkatkan tampilan, kinerja, atau tangan (rasa) hasil akhir. Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam melakukan proses penyempurnaan, salah satunya adalah parameter temperatur, karena temperatur yang optimal pada proses penyempurnaan diperlukan untuk mendapatkan hasil akhir kain yang diinginkan seperti efek handfeel yang lembut, gramasi serta dimensional stability yang konsisten. Purnama Tirtatex memproduksi berbagai jenis kain yang digunakan untuk bahan pakaian. Jenis produksinya adalah poliester, rayon dan campuran dari keduanya yang digunakan untuk bahan formal yaitu kemeja. Untuk memenuhi keinginan dari konsumen maka pada proses akhir dilakukan proses penyempurnaan. Proses penyempurnaan yang dilakukan adalah dengan menambahkan softener supaya didapatkan efek handfeel yang lembut sesuai dengan standar yang diinginkan konsumen. Ketika menambahkan softener pada proses penyempurnaan, seringkali terjadi masalah seperti efek kekuningan setelah proses penyempurnaan. Hal ini salah satunya disebabkan oleh faktor temperatur yang berbeda-beda pada saat proses penyempurnaan. CV. Purnama Tirtatex seringkali melakukan uji coba temperatur pada saat proses penyempurnaan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan temperature yang optimal pada saat proses penyempurnaan, sehingga hasil akhir tidak hanya memiliki efek handfeel lembut saja akan tetapi juga tidak merubah warna asli menjadi kekuningan karena penerapan temperatur yang terlalu panas. Adapun pada penelitian ini temperatur divariasikan menjadi 3 macam diantaranya adalah 1500C, 1800C dan 1900C.

Page 1 of 1 | Total Record : 4