cover
Contact Name
Nurona Azizah
Contact Email
nurona.azizah@ub.ac.id
Phone
+6281216566802
Journal Mail Official
jkn@ub.ac.id
Editorial Address
Gedung Keperawatan, Jl. Puncak Dieng, Kunci, Kalisongo, Kec. Dau, Malang, Jawa Timur 65151
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Nursing Science Update
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 28297075     EISSN : 28290003     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jik
Core Subject : Health,
Journal of Nursing Science Update (JNSU) [formerly known as Jurnal Ilmu Keperawatan: Journal of Nursing Science] is a media to share scientific studies about nursing published by the Department of Nursing, Faculty of Health Science, Universitas Brawijaya. This journal covered basic nursing sciences, pediatric nursing, medical surgical nursing, maternity nursing, emergency nursing, mental health nursing, community nursing, family nursing, gerontic nursing, and nursing, and health policy. This journal is delimited into topics related to original research, reviews, case studies, and letter to the editor, which contribute to the development of the nursing scientific field. We aim to promote the development of nursing research into clinical evidence in practice. Our audience is the national and international nursing community, educators, health professionals, policymakers, and interested public members worldwide.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2016)" : 13 Documents clear
STUDI FENOMENOLOGI : PENGALAMAN PERAWAT TERKAIT KETIDAKBERHASILAN RESUSITASI PADA NEONATAL DENGAN ASFIKSIA DI RUANG NEONATUS RSUD DR. R. SOEDJONO SELONG LOMBOK TIMUR Rita Rinjani Mekka; Retty Ratnawati; Septi Dewi Rachmawati
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.616 KB)

Abstract

Asfiksia masih menempati urutan kedua sebagai penyebab kematian neonatal di RSUD Dr. R Soedjono Selong Lombok Timur. Ketidakberhasilan suatu tindakan resusitasi yang menyebabkan kematian neonatus melibatkan kondisi yang kompleks dan memberikan dampak secara psikologis yang merupakan stressor tersendiri bagi perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman perawat terkait ketidakberhasilan resusitasi pada neonatal dengan asfiksia di ruang neonatus RSUD Dr. R. Soedjono Selong Lombok Timur. Desain penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretif yang melibatkan 7 orang perawat ruang neonatus yang pernah mengalami ketidakberhasilan resusitasi pada neonatal asfiksia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis berdasarkan pendekatan  analisa tematik Braun & Clarke. Penelitian menghasilkan 8 tema yaitu memahami kondisi kegawatanpada neonatus  yang membutuhkan tindakan resusitasi segera, melakukan resusitasi dengan kesadaran akan keterbatasan yang dimiliki, mengalami dilema dengan adanya kehadiran keluarga,  merasakan ketidaktentraman hati karena kegagalan resusitasi, berupaya meringankan beban pikiran, mengembalikan semua permasalahan kepada Tuhan, menerima kegagalan sebagai bagian dari pembelajaran, dan menginginkan peningkatan kualitas pelayanan pada kegawatan neonatus. Dapat disimpulkan bahwa perawat memahami kondisi kegawatan pada neonatus dengan asfiksia dan  melakukan tindakan resusitasi segera walaupun sadar akan keterbatasan kompetensi  dan peralatan yang dimiliki serta hambatan yang timbul dari kehadiran keluarga pasien. Ketidakberhasilan resusitasi menyebabkan stressor dan mepengaruhi psikologis perawat. Strategi perawat untuk mengatasi permasalah tersebut dengan mekanisme koping yang konstruktif  sehingga perawat dapat mengambil hikmah dibalik kegagalan. Dukungan dari manajemen terkait peningkatan sumber daya manusia, dan pemberian dukugan serta penyediaan fasilitas resusitasi yang memadai dibutuhkan guna mengurangi kejadian ketidakberhasilan resusitasi pada neonatal dengan asfiksia di masa yang akan datang.Kata Kunci: Pengalaman perawat, ketidakberhasilan resusitasi neonatal, asfiksia
PENGARUH PERAN PERAWAT SEBAGAI CARE GIVER TERHADAP LENGTH OF STAY (LOS) DI IGD RSUD DR.T.C.HILLERRS MAUMERE DENGAN PELAKSANAAN TRIAGE SEBAGAI VARIABEL MODERASI Yuliani Pitang; Edi Widjajanto; Dewi Kartikawati Ningsih
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.616 KB)

Abstract

Setiap tahun, lebih dari 2 juta orang/tahun datang mengunjungi IGD dan tidak jarang terjadi penumpukan pasien atau overcrowded yang menjadi masalah serius yang terjadi di IGD, dimana hal ini menyebabkan waktu tunggu yang lama dan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan di IGD. LOS merupakan indikator yang efektif untuk menilai kinerja dari IGD dan kualitas dari triage, hal ini menuntut  perawat IGD untuk selalu menjalankan perannya di berbagai situasi dan kondisi yang meliputi tindakan penyelamatan pasien secara profesional. Metode yang digunakan kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan studi penampang analitik (analytic cross sectional study), jumlah sampel yang digunakan 20 responden untuk subjek perawat dan 100 responden untuk subjek pasien dengan quota sampling. Hasil uji chi square (p value <0,05) menunjukan tidak ada pengaruh peran perawat sebagaI care giver terhadap lenght of stay  pasien di IGD dengan nilai signifikansi 0,649 dan penentuan pengaruh triage terhadap LOS pasien dilakukan dengan uji fisher menunjukan bahwa tidak memberikan pengaruh terhadap LOS pasien dengan nilai signifikansi 0,410 (p value <0,05). Kesimpulan adalah tidak ada pengaruh peran perawat sebagai care giver dengan LOS pasien dengan pelaksanaan triage sebagai variabel moderasi. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi LOS diantaranya waktu kedatangan, waktu konsultasi, waktu pemeriksaan lab, waktu pemeriksaan radiologi dan waktu disposisi fisik, dan ketersediaan tempat tidur di unit lain. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diatas maka dianggap perlu untuk menyempurnakan hasil penelitian ini dengan memperbaiki setiap kekurangan yang ada, diantaranya menambah jumlah sampel, menambah waktu penelitian, memperbaiki metode observasi dan melakukan penelitian lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap LOS pasien.Kata Kunci : Peran perawat Care Giver, Triage, Length Of stay pasien
PENGALAMAN ISTRI TENTARA (TNI-AD) YANG TINGGAL DI BATALYON SAAT SUAMI BERTUGAS DI DAERAH RAWAN KONFLIK Fransiska Erna Damayanti; Retty Ratnawati; Fransiska Imavike Fevriasanty
Journal of Nursing Science Update (JNSU) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Health Sciencce, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.02 KB)

Abstract

Peran seorang istri Tentara Nasional Indonesia sangatlah penting dalam menentukan keberhasilan suami dalam menjalankan tugas. Istri selalu siap mendukung suami meraka. Tekanan kehidupan militer secara tidak langsung dapat dapat menyebabkan terjadinya masalah mental atau psikologis pada keluarga tentara. Tujuan Penelitian ini menggali makna dari pengalaman istri tentara (TNI-AD) yang tinggal dibatalyon saat suami bertugas didaerah rawan konflik. Desain Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam pada 6 partisipan yaitu istri  tentara yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan IPA (Interpretive Phenomenological Analysis). Penelitian ini menghasilkan 7 tema yaitu Gundah mendengar suami ditugaskan, memahami Penugasan suami, Merasa bangga namun khawatir saat suami bertugas, Menghadapi duka nestapa sebagai istri tentara, Kesulitan menggantikan peran ayah dalam merawat anak, Mendapat perlindungan keamanan dari Batalyon, dan  Beradaptasi pada kondisi sulit. Menyediakan fasilitas pemenuhan kebutuhan Psikologis atau kejiwaan,  yang dapat meningkatkan kesejahteraan batin dari para istri yang dengan memberikan pembekalan dan motivasi tentang bagaimana mengupayakan sehat jiwa Kata kunci: istri tentara,suami bertugas, daerah rawan konflik, pengorbanan

Page 2 of 2 | Total Record : 13