cover
Contact Name
Jonhariono Sihotang
Contact Email
jonharyono25@gmail.com
Phone
+6281322445478
Journal Mail Official
editorjmi@journals.joninstitute.org
Editorial Address
Perumahan Romeby Lestari Blok BB, Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informatika Medicom (JMI)
ISSN : 23378697     EISSN : 29639964     DOI : 10.35335/jmi
The Jurnal Manajemen Informatika Medicom (JMI) is published periodically (twice a year, namely March and September) with the aim of disseminating research results in the field of technology and information to academics, practitioners, students, and others. JMI accepts submissions of research articles in the fields of Computer Science, technology and information written in Indonesian or English. Authors must state that articles submitted to JMI have not been submitted or have been published in other journals.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 2 (2025): september: informatics management" : 1 Documents clear
Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi dan Perbaikan Manajemen Risiko TI Menggunakan Framework Cobit 5 dengan Penentuan Prioritas berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: Politeknik MBP Medan) Jimmy Peranginangin; Anjar Pinem
Jurnal Manajemen Informatika Medicom (JMI) Vol. 12 No. 2 (2025): September: Informatics Management
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmi.v12i2.122

Abstract

Penerapan teknologi informasi (TI) di lingkungan perguruan tinggi menjadi faktor kunci dalam mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Politeknik MBP Medan sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di Sumatera Utara telah mengimplementasikan berbagai sistem TI untuk menunjang kegiatan akademik dan administratif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi tingkat kapabilitas manajemen risiko TI pada proses EDM03 dan APO12 menggunakan framework COBIT 5; (2) mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara kondisi aktual dan target; (3) menentukan urutan prioritas rekomendasi perbaikan menggunakan metode AHP. Metodologi yang digunakan adalah Process Assessment Model (PAM) COBIT 5 melalui wawancara, kuesioner, dan observasi terhadap 15 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kapabilitas EDM03 berada pada Level 1 (Performed Process) dengan skor 1,55, dan APO12 pada Level 1 dengan skor 1,40, masih jauh dari target Level 3. Analisis gap mengidentifikasi 8 risiko utama. Berdasarkan pembobotan AHP terhadap 5 kriteria (dampak risiko, biaya implementasi, kesiapan SDM, urgensi waktu, dan dukungan manajemen), diperoleh urutan prioritas perbaikan: (1) Pembentukan tim manajemen risiko TI, (2) Penyusunan kebijakan dan SOP, (3) Pengembangan Disaster Recovery Plan, (4) Pembuatan risk register, (5) Peningkatan kompetensi SDM. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi perbaikan yang terukur dan terprioritaskan bagi pengelola TI di lingkungan perguruan tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 1