cover
Contact Name
Ajeng Titah Normawati
Contact Email
ajengtitahn@gmail.com
Phone
+6282134246369
Journal Mail Official
jsikep@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto No.119, Kajangansawan, Sonorejo, Kec. Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58213
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Studi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27229289     DOI : https://doi.org/10.31983/j-sikep.v1i1.5644
Core Subject : Health,
Jurnal Studi Keperawatan (J-SiKep) covers all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024" : 5 Documents clear
Effectiveness Of Puzzle Game As Distraction Method To Reduce Anxiety Of Hopitalized Children Aged 3-6 Years Old (Case Study At Gondo Suwarno Hospital Semarang) Sutarmi, Sutarmi
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.10318

Abstract

Hospitalization is often interpreted as a punishment for children, then the child will feel embarrassed, afraid, anxious, thus causing the child to act aggressively, angry, rebellious, often ask questions, not want to eat, not cooperate until he loses control and limited activities which makes treatment difficult. hospitals could be hampered. This study is to provide nursing care for children by applying puzzle play therapy to reduce anxiety in preschool aged children (3-6 years) with hospitalization at RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. The design of this scientific work uses a case study approach based on inclusion and exclusion criteria. Observation of anxiety levels using the Preschool Anxiety Scale Revised (PASR) questionnaire.  The results was focused on the nursing problem raised was to reduce anxiety in pre-school children (3-6 years) with hospitalization. The intervention is based on SIKI and SLKI with EBNP intervention in the form of providing puzzle playing therapy. This puzzle playing therapy lasts for 3 days with a duration of 10-15 minutes in one meeting. Giving EBNP shows a decrease in anxiety so that nursing problems can be resolved. There were 3 respondents aged 3-6 years, female and male, hospitalized. 3 clients experience moderate anxiety, appear fussy, quiet, avoid eye contact, appear tense. After the puzzle therapy intervention was carried out, the three clients experienced mild anxiety, appeared calm, and felt less tense. It can be concluded that puzzle game was effective to reduce anxiety of the hospitalized children from moderate to mild anxiety.Keyword:  anxiety, preschool children, puzzle game, hospitalization
Gambaran perilaku tentang penanggulangan kejadian penyakit menular di wilayah yang berpotensi kekeringan. Suhardono, Suhardono
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12157

Abstract

Latar belakang : Salah satu faktor penyebab kejadian kekeringan adalah faktor meteorologi yakni pengaruh dari iklim. Efek tidak langsung yang ditimbulkan akibat perubahan iklim yang  tidak menentu berhubungan dengan penyakit menular seperti diare, demam berdarah (DBD) dan ISPA yang disebabkan transmisi makanan, air dan kebersihan lingkunagn yang erat kaitannya dengan bencana kekeringan. Faktor -faktor yang berkaitan dengan penyakit diare, DBD dan ISPA terdiri dari lingkungan, higiene individu, ketersediaan air bersih, kebersihan makanan, perilaku membuang kotoran atau tinja, dan ketersediaan jamban. Ada beberapa desa di Kecamatan Cepu, Randublatung, Kunduran, Ngawen, Sambong, Jiken, Banjarejo, Jati, Jepon yang rawan kekeringan sehingga penyakit diare, DBD dan ISPA mudah terjadi dimasyarakat. Tujuan Penelitian: Mendeskripsikan perilaku pencegahan penyakit diare, DBD dan ISPA pada waktu musim kering di Kabupaten Blora. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. dan explanatory research yaitu penelitian yang menjelaskan hasil uji korelasi variabel karakteristik, pengetahuan  masyarakat di wilayah  yang berpotensi kekeringan di Kabupaten Blora dengan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit menular dengan pendekatan cross sectional.. Hasil: Dari 4 veriabel bebas yang berhubungan secara signifikan dengan variabel terikat, semua variabel berpengaruh dengan besarnya kemungkinan pengaruh adalah 0,000, P value < 0,05.yang artinya tiap-tiap variable mempunyai pengaruh yang kuat terhadap variable terikat yaitu dengan perilaku tentang penanggulangan kejadian penyakit menular di wilayah yang berpotensi kekeringan. Kata Kunci: penyakit menular, potensi kekeringan, perilaku
Korelasi Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas terhadap Implementasi Ambulasi Dini Siswoko, Siswoko; Cipto, Cipto; Normawati, Ajeng Titah
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12163

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, salah satu upaya untuk mengurangi angka kematian ibu adalah dengan perawatan masa nifas. Perawatan ibu nifas dalam 6 – 8 jam pertama bertujuan untuk mencegah perdarahan nifas karena atonia uteri. Berdasarkan pra survey di Puskesmas Kunduran Kabupaten Blora diketahui hasil wawancara kepada 10 ibu post partum didapatkan hanya 4 ibu yang melaksanakan ambulasi dini yaitu mobilisasi dini post partum.Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu nifas tentang ambulasi dini dengan pelaksanaan ambulasi dini di Puskesmas Kunduran.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan melakukan pendekatan secara cross sectional.  Populasi penelitian ini adalah semua ibu nifas normal 6-8 jam post partum dengan teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh sebanyak 58 orang. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square dan Koreksi Yates.Hasil Penelitian: Berdasarkan penelitian diperoleh hasil tingkat pengetahuan ibu nifas tentang ambulasi dini dalam kategori cukup yaitu sebanyak 31 orang (53,5%). Sikap ibu nifas adalah negatif yaitu sebanyak 30 orang (51,72%). Pelaksanaan ambulasi dini kategori kurang yaitu sebanyak 33 orang (56,9%).Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dan sikap pada ibu nifas tentang ambulasi dini dengan pelaksanaan ambulasi dini di Puskesmas Kunduran Keyword :  Pengetahuan, Perilaku Kesehatan, Masa Nifas, Ambulasi Dini Post Partum
Pengaruh Anemia terhadap Kesehatan Mental pada Remaja Gen Z Poltekkes Kemenkes Malang Yuliawati, Dwi; Putri, Valin Novita; Salsabila, Sabrina Choirunisya
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12176

Abstract

Anemia merupakan kondisi medis yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin atau jumlah sel darah merah, yang berdampak pada berkurangnya suplai oksigen ke jaringan tubuh. Remaja generasi Z, yang berada pada fase penting perkembangan fisik dan emosional, sangat rentan terhadap dampak negatif dari anemia, baik secara fisik maupun mental. Penelitian menunjukkan bahwa anemia dapat memengaruhi kesehatan mental remaja, termasuk munculnya gejala seperti kelelahan kronis, penurunan konsentrasi, hingga gangguan suasana hati seperti kecemasan dan depresi. Faktor-faktor seperti pola makan yang buruk, tuntutan akademis, serta penggunaan teknologi yang tinggi dapat memperburuk kondisi ini pada remaja Gen Z. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara anemia dan kesehatan mental pada remaja Gen Z, serta menawarkan wawasan mengenai pentingnya intervensi medis dan pendidikan kesehatan yang lebih baik untuk mengurangi dampak negatifnya. Diharapkan, penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini anemia serta pengelolaan kesehatan mental pada remaja.Kata kunci: anemia, kesehatan mental, remaja Gen Z, kecemasan, depresi, pola makan.
Hubungan Indeks Masa Tubuh dengan Perubahan Suhu Pasca Operasi Megasari, Anis Laela; Cahyani, Nurfadila; Ashani, Nayla Asri Yusviputri
Jurnal Studi Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v5i2.12178

Abstract

Latar belakang: Pembedahan merupakan tindakan medis invasif yang dilakukan untuk mendiagnosis atau mengobati penyakit, cedera, atau deformitas tubuh. Anestesi diperlukan untuk menghilangkan kesadaran dan nyeri selama pembedahan. Sayangnya, tindakan pembedahan dan anestesi sering menyebabkan perubahan suhu tubuh terutama pada pasca operasi. Tujuan: mengetahui hubungan indeks masa tubuh dengan suhu pada pasien pasca operasi. Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu pasien yang akan menjalani operasi dengan general anestesi dengan penilaian di rumah sakit area Boyolali. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2024. Teknik pengambilan sampling menggunakan purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Total responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan nilai p value .000. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan IMT dengan perubahan suhu tubuh. Uji perason menunjukkan nilai 0.49, yang artinya ada hubungan positif dengan kekuatan korelasi moderat. Kesimpulan: Berdasarkan hal tersebut maka terbukti ada hubungan positif antara IMT dengan perubahan suhu pasien pasca operasi.Kata kunci: indeks masa tubuh, pasa operasi, pembedahan, suhu

Page 1 of 1 | Total Record : 5