Bandung Conference Series: Law Studies
Bandung Conference Series: Law Studies (BCSLS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Hukum dengan ruang lingkup diantaranya: Akibat Hukum, Alih Teknologi, Analisis Yuridis Putusan Hakim, Angkutan Jalan, Aparatur Sipil Negara, Fungsi Lingkungan Hidup, Hak Reproduksi, Hak Servituut, Hoax, Hukum Ketenagakerjaan, Illegal Mining, Intervensi, Jual Beli Dalam Islam, Juvenile Delinquency, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Kerugian, Kewajiban Negara, Makanan Kedaluwarsa, Nafkah Anak, Pangan Asal Hewan, Pekerja Rumah Tangga, Pencucian Uang, Penegakan Hukum pidana, Penegakan Hukum, Pengawasan, Penyelundupan Sediaan, Farmasi, Penyidik KPK, Perlindungan Hukum, Perlindungan Konsumen dan Tenaga Kerja, Pungutan Liar, Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner, Tanda Tera, Tanggung Jawab Hukum, Tenaga Kerja Asing, Tim Saber Pungli, Tanah, Tindak Pidana, Tindak Perdata, Transportasi Online, UU ITE. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari yang ahli dalam bidangnya.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"1009 - 1018"
:
1 Documents
clear
Pertanggungjawaban Hukum Atas Wanprestasi Promotor Dalam Pengembalian Dana Pembelian Tiket Konser Day 6 Jakarta Ditinjau Dari Hukum Perdata Positif Di Indonesia
Kautsar Ibrahim;
Dian Alan Setiawan
Bandung Conference Series: Law Studies 1009 - 1018
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcsls.v6i2.23845
Abstract. Concert organization creates a contractual relationship between promoters and consumers. The DAY6 Jakarta case, promoted by Mecimapro, clearly shows default due to unilateral venue change from JIS to Stadion Madya GBK and significant refund delays. This study analyzes promoter liability under the Indonesian Civil Code and consumer remedies under Law No. 8/1999. This is normative juridical research using a qualitative approach and library research. The findings confirm the ticket purchase agreement satisfies Article 1320 of the Civil Code. The promoter committed default through non-conforming performance and delays, thus Articles 1238, 1243, and 1267 impose liability to provide full compensation. Available consumer remedies include formal warnings, BPSK dispute settlement, and court lawsuits based on Articles 7(g) and 19 of the Consumer Protection Law. This study concludes that consumer protection against promoter default demands timely and complete fulfillment of refund rights in accordance with prevailing laws. Abstrak. Penyelenggaraan konser musik merupakan peristiwa hukum yang melahirkan hubungan kontraktual antara promotor dan konsumen. Kasus konser DAY6 Jakarta yang dipromotori Mecimapro menunjukkan wanprestasi akibat perubahan venue secara sepihak dari JIS ke Stadion Madya GBK dan keterlambatan pengembalian dana. Penelitian ini menganalisis pertanggungjawaban hukum promotor berdasarkan KUHPerdata serta upaya hukum konsumen berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian jual beli tiket telah memenuhi syarat sah Pasal 1320 KUHPerdata. Promotor terbukti melakukan wanprestasi berupa pelaksanaan prestasi tidak sesuai perjanjian dan keterlambatan, sehingga berdasarkan Pasal 1238, 1243, dan 1267 KUHPerdata wajib memberikan ganti rugi. Upaya hukum konsumen meliputi somasi, penyelesaian melalui BPSK, dan gugatan ke Pengadilan Negeri sesuai Pasal 7 huruf g dan Pasal 19 UUPK. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap konsumen harus diwujudkan melalui pemenuhan hak refund secara tepat waktu dan penuh.