cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@umm.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Malang Kampus II Jalan Bendungan Sutami 188A Kota Malang Postal Code: 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 20863071     EISSN : 24430900     DOI : 10.22219/jk
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan is a peer-reviewed journal published by School of Nursing at the Faculty of Health Science, University of Muhammadiyah Malang (UMM), which is focusing on several issues in nursing field. The first volume was published on 2010, and it is published twice a year, issued on January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2011): Januari" : 7 Documents clear
Sampul Jurnal VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2011 Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.342 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.474

Abstract

JURNAL KEPERAWATAN Diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Malang. Pelindung : Tn Lestari Handayani Imam Kurdi Penanggung Jawab : Yoyok Bekti Prasetyo Pemimpin Umum : Kushariyadi Pemimpin Redaksi : Risa Herlianita Wakil Pemimpin Redaksi : Erwanto Anggota Redaksi : Indah Dwi Pratiwi Sri Sunaringsih Ika Wardojo Rudi Handoko Siti Masamah Kumboyono Promosi dan Distribusi : Edi Purwanto Setyo Harsoyo Bagong Priyantono Euis Kumala Sekretariat : Henik Tn Rahayu Alamat Redaksi :Kampus II Ji. Bendungan Sutami 188A Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Jawa Timur Teip. (0341) 552443, 551149 Fax. (0341) 582060 e-mail: jk_umm@yahoo.com Alamat Organisasi Profesi :Ji. Ijen 77C Malang Teip. (0341) 566075 Fax. (0341) 571388 e-mail: contact@poltekkes-malang.ac.id Jadual Penerbitan : Terbit dua kali dalam setahun (Januari-Juni dan Juli-Desember) Penyerahan Naskah : Naskah merupakan hasil penelitian Ilmu Keperawatan yang belum pemah dipublikasikan!diterbitkan paling lama 5 (jima) tahun terakhir. Naskah dapat dikirim melalui e-mail atau diserahkan langsung ke Redaksi dalam bentuk rekaman Compact Disk (CD) dan print-out 2 eksemplar, ditulis dalam MS Word atau dengan program pengolahan data yang kompatibel. Gambar, ilustrasi, dan foto dimasukkan dalam file naskah. Penerbitan Naskah : Naskah yang layak terbit ditentukan oleh Dewan Redaksi setelah mendapat rekomendasi dan Mitra Bestari. Perbaikan naskah menj adi tanggung jawab penulis dan naskah yang tidak layak diterbitkan akan dikembalikan kepada penulis jika disertai perangko secukupnya.
Daftar Isi Jurnal Keperawatan Volume 2 Number 1 Jurnal Keperawatan
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12.346 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.475

Abstract

1. Komponen Sistem Hematopoitik Sebagai Bioindikator Tingkat Keterpaparan Radiasi Pada Pekerja/Operator Radiologi. Terubus........................................................................................................... 1 2. Apendisitis Akut (Bagaimana Seharusnya Dokter Umum Dan Perawat Dapat Mengenali Tanda Dan Gejala Lebih Dini Penyakit ini?). Mochamad Aleq Sander.................................................................................. 15 3. Analisis Hubungan Respons Emosional Dengan Intoleransi Aktivitas Klien Psikogeriatrik Di Ruang Psikogeriatrik RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang. Kushariyadi..................................................................................................... 21 4. Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Gangguan Jiwa Dengan Kepatuhan Pasien Dalam Berobat Di Wilayah Kerja Puskesmas Kauman Kabupaten Ponorogo. Nurul Puji Astuti, Farida Halis, Andi Muhadi.................................................... 30 5. Hubungan Motivasi Perawat Dengan Terlaksananya Standar Operasional Prosedur Pencegahan Dekubitus Di Ruang 25 Instalasi Rawat map I RSU Dr Saiful Anwar Malang. Sarimun .......................................................................................................... 39 6. Hubungan Perkembangan Kecerdasan Emosional Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Program S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan. Henny Dwi Susanti ......................................................................................... 48 7. Dampak Pemberian Susu Kedelai (Glycine spp) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Model Diabetes Melitus Tipe 2. Titin Andri Wihastuti........................................................................................ 58 8. Hubungan Defisiensi Asupan Magnesium Dengan Perkembangan Kumulatif Pada Anak Autism Spectrum Disorder Di Pusat Terapi Anak Dengan Kebutuhan Khusus A Plus Malang. Rona Sari Mahaji Putri, Indrawati, Meirina....................................................... 66 9. Efek Buah Pisang Terhadap Skor Respirasi Tikus Putih Kecanduan Nikotin. Moch. Agus Krisno Budiyanto......................................................................... 84 10. Pengalaman Seksualitas Pada Wanita Menopause (Studi Fenomenologi Di Wilayah Kerja Puskesmas Wuluhan Kabupaten Jember Jawa Timur). Diyan mndriyani, Wahyudi Widada.................................................................. 94 11. Efek Ekstrak Buah Pepaya (Carica papaya 1) Dalam Mempercepat Proses Pengangkatan Jaringan Nekrotik Luka Bakar Derajat III Pada Tikus (Rattus norvegicus). Yulian Wiji Utami, Anna Qona’ah.................................................................... 105 12. Promosi Kesehatan Pencegahan Kebisingan Bagi Keluarga Yang Tinggal Di Tepi Jalan Raya. Moch. Maftuchul Huda.................................................................................... 114
Komponen Sistem Hematopoitik Sebagai Bioindikator Tingkat Keterpaparan Radiasi Pada Pekerja/Operator Radiologi Terubus Terubus
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7224.337 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.478

Abstract

Pemantauan dosis radiasi secara biologi memberikan kontribusi penting terhadap perkiraan dosis kumulatif paparan radiasi dalam studi epidemiologi khususnya dalam kasus tanpa keberadaan dosimeter fisika. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat paparan radiasi pada operator radiologi dengan menganalisis kompartemen darah, yang meliputi jumlah total sel darah putih, limfosit, monosit, neutrofil, eosinofil, basofil, total sel darah merah, PCV, hemoglobin, dan trombosit. Secara statistik tidak ada perbedaan bermakna antara variabel kompartemen darah dengan umur, jenis kelamin, masa kerja, frekuensi paparan. Sample pada penelitian adalah semua operator (radiographer) di Instalasi radiodiagnostik RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto. Hasil analisis sistem hematologi dibandingkan dengan petugas adsminitrasi (non paparan). Dan ada perbedaan bermakna antara variabel frekuensi paparan dengan diagnostik colon in 1oop, di mana jumlah analisis leukosit p = 0,041 < alfa = 0,05 dan hemoglobin p = 0,044 < alfa = 0,05. Dan hasil pemantauan paparan radiasi lingkungan kerja = 0,37 miuSv miuSv/jam, sudah memenuhi standar yang berlaku. Hal ini telah sesuai dengan surat keputusan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir nomor: O1/KA-BAPETEN/ V-99. Di mana dosis lingkungan kerja adalah < 25 miuSv miuSv/jam (2,5 mRem/Jam). Dari hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa dosis paparan pada operator radiologi berupa penurunan jumlah kompartemen leukosit, eritrosit, PCV dan hemoglobin. Sistem proteksi radiasi harus ditunjang dengan sistem manajemen proteksi radiasi dan perbaikan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan yang ada.
APENDISITIS AKUT: BAGAIMANA SEHARUSNYA DOKTER UMUM DAN PERAWAT DAPAT MENGENALI TANDA DAN GEJALA LEBIH DINI PENYAKIT INI ? Mochamad Aleq Sander
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3157.419 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.479

Abstract

Apendisitis akut adalah salah satu kasus kegawatdaruratan di bidang abdomen dengan keluhan utama nyeri perut kanan bawah yang menetap dan sernakin bertambah nyeri. Keluhan awal penyakit ini hampir rnenyerupai keluhan gastritis yaitu nyeri di ulu hati yang kemudian berpindah dan menetap di perut kanan bawah. Diagnosis ditegakkan dengan mengenal tanda dan gejala penyakit ini sejak dini untuk menghindari perburukan dan apendisitis akut menjadi apendisitis perforasi yang menimbulkan peritonitis. Metode penghitungan skor dengan melihat tanda dan gejala berdasarkan Alvarado score sangat membantu para dokter umum dan perawat yang bertugas dibaris terdepan dan pelayanan kesehatan masyarakat untuk menegakkan diagnosis apendisitis akut dan segera melakukan rujukan ke rumah sakit yang terdapat spesialis bedah untuk dilakukan pengangkatan apendiks. Penatalaksanaan apendisitis akut sampai sekarang adalah berupa appendectomy yang dapat dilakukan dengan teknik minimal invasive yaitu laparoskopi ataupun bedah terbuka. Kata kunci : apendisitis akut
ANALISIS HUBUNGAN RESPONS EMOSIONAL DENGAN INTOLERANSI AKTIVITAS KLIEN PSIKOGERIATRIK DI RUANG PSIKOGERIATRIK RSJ Dr RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG MALANG Kushariyadi Kushariyadi
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4487.209 KB) | DOI: 10.22219/jk.v2i1.480

Abstract

Fakta yang ada menunjukkan bahwa keadaan emosional klien psikogeriatrik dapat mempengaruhi seluruh kepribadian dan fungsi kehidupan, terutama yang berhubungan dengan masalah intoleransi aktivitas. Sehingga dapat mengalami kesedihan atau perasaan berduka yang berkepanjangan. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan respons emosional (afektif, kognitif, dan psikomotor) dengan intoleransi aktivitas klien psikogeriatrik. Metode penelitian dengan menggunakan uji analisis statistik spearman rank correlation dengan taraf signifikansi rho = 0,05. Hasil analisa statistik didapatkan respons emosional (afektif&rsquo;, kognitif, dan psikomotor) dengan intoleransi aktivitas klien psikogeriatrik dengan taraf signifikansi berturut-turut adalah (rho) 0,006, (rho) = 0,020, dan (rho) = 0,020. Kesimpulan dari penelitian bahwa klien psikogeriatrik di ruang psikogeriatrik RSJ Dr Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang terdapat hubungan yang signifikan antara respons emosional (afektif, kognitif, dan psikomotor) dengan intoleransi aktivitas klien psikogeriatrik, yang berarti ada hubungan secara statistik.Kata kunci : respons emosional, afektif, kognitif, psikomotor, intoleransi aktivitas, psikogeriatrik
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG GANGGUAN JIWA DENGAN KEPATUHAN PASIEN DALAM BEROBAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAUMAN KABUPATEN PONOROGO Nurul Pujiastuti; Farida Halis; Andi Muhadi
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v2i1.491

Abstract

Pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa yang tidak adekuat dapat memperlambat proses penyembuhan dan kekambuhan yang lebib parah. Salah satu penyebab utaMa kegagalan pengobatan dan seringnya kekambuhan adalah pasien tidak disiplin Mengkonsumsi obat dengan teratur, mengeluh bosan, jenuh dan merasa tidak sembuh-seMbuh. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa dengan kepatuhan pasien dalam berobat dan menggunakan desain korelasi dengan jumlah responden 51 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuisioner. Pengumpulan data untuk pernyataan yang berbentuk positif Menggunakan jawaban &ldquo;ya&rdquo; dengan nilai 1, &ldquo;tidak dengan nilai 0, sedangkan pernyataan yang berbentuk negatif menggunakan jawaban &ldquo;tidak&rdquo; dengan nilai 1, &ldquo;ya&rdquo; dengan nilai 0. Analisis data Menggunakan uji statistik korelasi spearman&rsquo;s rho dengan derajat kemaknaan alfa < 0,05. Hasil penelitian didapatkan 65% responden pengetahuannya baik tentang gangguan jiwa. Berdasarkan kepatuhan pasien dalam berobat, 33% kepatuhan pasien tidak baik dalam berobat. Dan hasil uji analisis statistik diketahui p = 0,000 (alfa < 0,05), artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa dengan kepatuhan pasien dalam berobat dengan hubungan yang sedang (r = 0,490) berpola positif. Disarankan untuk membuat program penyuluhan pada keluarga mengenai gangguan jiwa dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan kontrol bagi keluarga yang menderita gangguan jiwa
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN TERLAKSANANYA STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENCEGAHAN DEKUBITUS DI RUANG 25 INSTALASI RAWAT INAP I RSU Dr SA1FUL ANWAR MALANG Sarimun Sarimun
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2011): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v2i1.492

Abstract

Pencegahan dekubitus merupakan tindakan mandiri keperawatan yang harus dilakukan oleh perawat. Perawat diharapkan melakukan tindakan tersebut sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan agar dalam pelaksanaannya didapatkan hasil yang optimal. Salah satu faktor yang mempengaruhi terlaksananya standar operasional prosedur (SOP) tersebut adalah motivasi dan perawat. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan motivasi perawat dengan terlaksananya SOP pencegahan dekubitus di ruang 25 IRNA I. Uji analisis statistik menggunakan spearman rho, dengan penilaian 110 ditolak jika r-hitung> r-tabel atau nilai p-value pada kolom sig. (2 tailed) < level of sign (Jicant. Berdasarkan basil penelitian disimpulkan bahwa: 1) motivasi perawat di ruang 25 IRNA I RSU Dr Saiful Anwar Malang adalah cukup 2) terlaksananya SOP pencegahan dekubitus di ruang 25 IRNA I RSU Dr Saiful Anwar Malang adalah cukup; 3) Ada hubungan positif yang kuat antara motivasi perawat dengan terlaksananya SOP pencegahan dekubitus. Dan kesimpulan disarankan kepada bidang keperawatan perlu menata ulang kelengkapan sarana prasarana dalam menunjang terlaksananya SOP, melakukan sosialisasi SOP secara komprehensif dan berkala pada setiap tenaga keperawatan, mendata ulang kebutuhan tenaga keperawatan sesuai standar tenaga ruang rawat inap diharapkan masing-masing kepala ruang di unit kerja rnelakukan supervisi terhadap pelaksanaan SOP, diharapkan rumah sakit menetapkan insentif khusus untuk tindakan keperawatan mandiri yang selama ini belum pernah ada.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2011 2011