cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsj@unisba.ac.id
Phone
+6281280817880
Journal Mail Official
bcsj@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Journalism
ISSN : -     EISSN : 28282175     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsj.v2i2
Bandung Conference Series: Journalism (BCSJ) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Jurnalistik dan Media Digital dengan ruang lingkup Analisis Framing, Analisis Naratif Resepsi, Analisis Resepsi, Analisis Wacana, Pemberitaan Anarkis, Banalitas Kejahatan, Berita, Dramaturgi, Feature News, Feminisme, Fenomenologi, Film, Independensi Media, Jurnalisme Positif, Jurnalistik Film, kredibilitas berita, Kampanye, Kekerasan Seksual Anak, Komunikasi Feminisme, Komunikasi Interpersonal Bermedia, Komunikasi Islam Konvergensi Media, Makna Diri Jurnalis, Media Independence, Jurnalisme advokasi, Critical Discourse Analysis, Online Mass Media, Online Media, Penyandang disabilitas, Pola Komunikasi, Political Interests Prinsip Kewartawanan, Reportasi Investigatif, Sinematografer, Surat Kabar, Teori Pemaknaan, Teori Uses and Gratification, Terpaan media, Uses and Gratification Theory, Uses and Gratification, Voice of America, Wartawan Jihad. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "1 - 10" : 1 Documents clear
Tingkat Literasi Digital Mahasiswa dalam Mengkonsumsi Informasi Politik di TikTok Fikri Fauzi Rahman; Dian Widya Putri
Bandung Conference Series: Journalism 1 - 10
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsj.v6i2.24162

Abstract

Abstract. The rapid growth of TikTok as a digital information platform has increased young people's exposure to political content while simultaneously raising the risk of misinformation and information disorder. This study aims to analyze the level of digital media literacy among students of the Faculty of Communication Sciences, Universitas Islam Bandung (Unisba), in consuming political information on TikTok using the New Media Literacy framework developed by Chen et al. (2011). The research employed a quantitative descriptive survey method with a positivist paradigm. Data were collected through an online questionnaire distributed to 76 active students of the Faculty of Communication Sciences Unisba Class of 2022 and analyzed using descriptive statistics. The results indicate that students' digital media literacy is categorized as very high, with a grand mean score of 4.41. Among the five dimensions measured, Evaluation achieved the highest score (4.51), followed by Consuming Skill (4.45), Understanding (4.44), Analysis (4.34), and Synthesis (4.32). These findings demonstrate that students possess strong abilities to access, understand, analyze, synthesize, and evaluate political information critically. However, the relatively lower score in the Synthesis dimension suggests a tendency to verify information within the TikTok ecosystem rather than through cross-platform sources. Therefore, strengthening cross-platform verification habits is necessary to avoid filter bubbles and echo chambers in digital information consumption. Abstrak. Perkembangan TikTok sebagai platform informasi digital telah meningkatkan paparan generasi muda terhadap konten politik sekaligus memperbesar risiko misinformasi dan information disorder. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi media digital mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (UNISBA) dalam mengonsumsi informasi politik di TikTok menggunakan kerangka New Media Literacy dari Chen et al. (2011). Penelitian menggunakan metode survei deskriptif kuantitatif dengan paradigma positivistik. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 76 mahasiswa aktif Fikom Unisba Angkatan 2022 dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi media digital mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai grand mean sebesar 4,41. Dari lima dimensi yang diukur, dimensi Evaluation memperoleh skor tertinggi (4,51), diikuti Consuming Skill (4,45), Understanding (4,44), Analysis (4,34), dan Synthesis (4,32). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan yang baik dalam mengakses, memahami, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi informasi politik secara kritis. Namun, skor yang relatif lebih rendah pada dimensi Synthesis mengindikasikan kecenderungan mahasiswa melakukan verifikasi informasi dalam ekosistem TikTok dibandingkan melalui sumber lintas platform. Oleh karena itu, penguatan kebiasaan verifikasi lintas platform diperlukan untuk menghindari fenomena filter bubble dan echo chamber dalam konsumsi informasi digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 1