cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsj@unisba.ac.id
Phone
+6281280817880
Journal Mail Official
bcsj@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Journalism
ISSN : -     EISSN : 28282175     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsj.v2i2
Bandung Conference Series: Journalism (BCSJ) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Jurnalistik dan Media Digital dengan ruang lingkup Analisis Framing, Analisis Naratif Resepsi, Analisis Resepsi, Analisis Wacana, Pemberitaan Anarkis, Banalitas Kejahatan, Berita, Dramaturgi, Feature News, Feminisme, Fenomenologi, Film, Independensi Media, Jurnalisme Positif, Jurnalistik Film, kredibilitas berita, Kampanye, Kekerasan Seksual Anak, Komunikasi Feminisme, Komunikasi Interpersonal Bermedia, Komunikasi Islam Konvergensi Media, Makna Diri Jurnalis, Media Independence, Jurnalisme advokasi, Critical Discourse Analysis, Online Mass Media, Online Media, Penyandang disabilitas, Pola Komunikasi, Political Interests Prinsip Kewartawanan, Reportasi Investigatif, Sinematografer, Surat Kabar, Teori Pemaknaan, Teori Uses and Gratification, Terpaan media, Uses and Gratification Theory, Uses and Gratification, Voice of America, Wartawan Jihad. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 119 Documents
Advokasi Media dalam Pemberitaan Kebencanaan Hutan di Kalimantan Barat Fadel Muhammad; Doddy Iskandar
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.096 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v1i1.21

Abstract

Abstract. The role of media to act as a bridge for the fire victims of forests and land areas with various parties who wish to help, both by the government and the community. Help them get media law enforcement corrupt officials the fee to forest, to provide a solution and reduce a forest fire in the future especially in Indonesia. Media through the various parties want to know all the details of the incident happened in the forest fires to the reports on responsible, having vision, and may provide dokumentatif for the forest fires in indonesia. The media can, initialize the act of advocating a forest fireMedia push advocacy extend to the forest fires media, raise awareness understanding, and knowledge society in the state for law enforcement burning across areas of west Kalimantan, not through action and attitude of good and right. On the news of the Tribun pontianak who published his unattractive for examination because it involved with blazes land and forests in west Kalimantan, itself researchers try to obtain information by means of investigation the news that rises in printing media Trubun Pontianak. Because in the Tribun Pontianak a lot of issues concerning forest fire in west Kalimantan especially. Abstrak. Peran media menjebatani para korban kebakaran hutan dan lahan dengan berbagai pihak yang hendak membantu, baik pemerintah maupun masyarakat. Media membantu menjembatani penegakan hukum yang dilakukan aparat kepada oknum yang membakar hutan, agar dapat menghasilkan solusi dan mengurangi kebakaran hutan di masa depan khususnya di Indonesia. Media menjembatani kebutuhan berbagai pihak yang ingin mengetahui segala rincian kejadian yang terjadi dalam peristiwa kebakaran hutan dengan laporan yang bertanggung jawab, memiliki visi, dan bisa dijadikan dokumentatif bagi peristiwa kebakaran hutan di Indonesia. Media dapat menginisiasi tindakan advokasi kebakaran hutan. Media mendorong advokasi yang menyeluruh terhadap peristiwa kebakaran hutan. Media membangun kesadaran, pemahaman, dan pengetahuan masyarakat dalam pemerintah atas penegakan hukum pembakaran hutan yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat, diperhatikan melalui tindakan dan sikap penanganan yang baik dan benar.Mengenai pemberitaan dari media Tribun Pontianak yang menerbitkan tulisan yang begitu menarik untuk diteliti karena menyangkut dengan kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan Barat itu sendiri, peneliti mencoba untuk menggali informasi dengan cara menginvestigasi berita yang terbit di media cetak Tribun Pontianak. Karena dalam terbitan Tribun Pontianak banyak sekali terbitan mengenai kebakaran hutan khususnya di Kalimantan Barat.
Imparsialitas pada Reportase Investigasi Maudy Rizkiana; Kiki Zakiah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.631 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v1i1.22

Abstract

Abstract. This study is conducted through the quantitative content analysis by understanding the application of nine journalistic elements in the elements proportional, and comprehensive, based on objectivity model of McQuail and Westershahl. This research is performed in Tempo Media for a specific case of “Ada Apa dengan Pizza?” and “Siasat di Balik Suap Reklamasi”. Based on this method, the problem in this research is formulated as follow, (1) how application of the nine of element of journalist in impartialityaspect.. This study used a coding sheet with three coder, use IRC and interview to developed the result. The result shows that Tempo Media has implement elemen proportional, and comprehensive on category (1) even handed evalution proven that journalist in writing result of investigate should examined by another three editor (Tempo.co, Tempo Newspaper, and Tempo magazine), (2) equal access proven that they insert two witness to comply proporsional element, (3) Non sensational proven by Tempo media put forward magnitude value, not sensational and novelty, (4) and non evalution proven that Tempo probihited any journalist to write investigate reporting by their opinion. Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan menggunakan teori Sembilan elemen jurnalistik, focus pada elemen proporsional dan komprehensif, berdasarkan model McQuail dan Westerstahl. Penelitian ini meneliti media Tempo dengan kasus yang yang spesifik yaitu “Ada Apa dengan Pizza?” dan “Siasat di Balik Suap Reklamasi”, berdasarkan metode, pertanyaan penelitian ini dibuat sebagai berikut: (1) Bagaimana penerapan Sembilan elemen jurnalistik dari aspek impartialitas. penerapan dengan menggunakan lembar koding, menggunakan IRC dan wawancara . Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media Tempo telah mengimplementasi elemen proporsional dan komprehensif dalam kategori (1) even handed evalution dibuktikan dengan wartawan dalam menuliskan laporan investigasi harus diuji kembali oleh tiga redaksi (Tempo.co, majalah Tempo, dan majalah Tempo ), (2) equal access dibuktikan wartawan selalu menuliskan dua saksi untuk memenuhi nilai proporsional, (3) non sensational dibuktikan dengan media Tempo dalam melakukan investigasu mengedepankan nilai magnitude bukan sensational atau pun kebaharuan, dan (4) non evaluative dibuktikan Tempo melarang semua jurnalis yang menuliskan investigasi untuk memasukan opini mereka.
Pengelolaan Kesan Gitaris Black Metal Band Warkvlt Fulky Faza Ramadhan; Dian Widya Putri
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.254 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v1i1.23

Abstract

Abstract. The study of impression management is one of the interesting topics of communication studies. This is because impression management is such a dynamic behavior. This is seen from the change in behavior which was initially considered normal to be different in general. This research is a study of impression management with the dramaturgy approach. The use of dramaturgy aims to find out the impression management performed by the black metal band guitarist Warkvlt. This research is a study of impression management with dramaturgy theory. The use of dramaturhi theory aims to find out both sides of life owned by black metal band guitarist Warkvlt (Warkult). This study uses qualitative methods. The subjects of this study were Supriyanto as key informants, and four other people who were close to the life of the front stage and back stage from Supriyanto as supporting informants. Data obtained by observation, documentation and in-depth interviews. The results showed that Supriyanto had a personality that was made different from real life to support his appearance on stage. This shows that the research subjects have the power to make different personifications to show their fans. In this study researchers used data from five informants namely Supriyanto, Susan, Sigit, Glen and Alfi. Researchers obtained data from key informants from Supriyanto and his wife and bandmates which were used as supporting data, as well as from one of his fans to get data from outside the environment of the subject of study. Researchers limit the scope of the front stage of the life of the black metal band guitarist Warkvlt when performing on stage to interact directly with the audience. This refers to the statement of Erving Goffman stated in the book Psychology of Communication by Jalaluddin Rakhmat which states that a person's front stage is where an individual is in a condition or environment where there are other individuals who observe and judge. The backstage of a black metal guitarist is filled with people who have even more emotional closeness like family members. Or in other words the researchers limit it to situations and conditions where the attributes as a black metal guitarist are released or deliberately abandoned by him. There is a clear difference between the front stage and the back stage of the black metal band guitarist Warkvlt, which can be seen in terms of appearance and a more open attitude. Appearance on the back stage as it is like real identity and a more open attitude to the surrounding environment. Abstrak. Studi tentang manajemen kesan adalah salah satu topik yang menarik dari kajian ilmu komunikasi. Hal ini dikarenakan manajemen kesan merupakan perilaku yang begitu dinamis. Hal ini dilihat dari perubahan perilaku yang pada awalnya dipandang normal menjadi berbeda pada umumnya. Penelitian ini merupakan studi tentang manajemen kesan dengan pendekatan dramaturgi. Penggunaan dramaturgi ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kesan yang dilakukan oleh gitaris black metal band Warkvlt. Penelitian ini merupakan studi tentang manajeman kesan dengan teori dramaturgi. Penggunaan teori dramaturhi ini bertujuan untuk mengetahui kedua sisi kehidupan yang dimiliki oleh gitaris band black metal Warkvlt (Warkult).. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif . Subjek penelitian ini adalah Supriyanto sebagai informan kunci, dan empat orang lain yang dekat dengan kehidupan front stage dan back stage dari Supriyanto sebagai informan pendukung. Data diperoleh dengan observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Supriyanto memiliki satu kepribadian yang dibuat berbeda dari kehidupan sebenarnya untuk menunjang penampilannya diatas panggung. Hal ini menunjukkan bahwa subjek penelitian memiliki kekuatan dalam membuat personifikasi yang berbeda untuk ditunjukan kepada penggemarnya. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan data dari lima informan yaitu Supriyanto, Susan, Sigit, Glen dan Alfi. Peneliti mendapatkan data dari informan kunci dari Supriyanto serta istri dan teman band-nya yang dijadikan sebagai data pendukung, juga dari satu penggemarnya untuk mendapatkan data dari sisi luar lingkungan subjek menelitian. Peneliti membatasi lingkup panggung depan kehidupan gitaris black metal band Warkvlt adalah ketika tampil diatas panggung hingga berinteraksi langsung dengan penonton. Hal tersebut mengacu pada pernyataan Erving Goffman yang tertuang dalam buku Psikologi Komunikas karya Jalaluddin Rakhmat yang menyatakan bahwa panggung depan seseorang ialah dimana seorang individu berada pada sebuah kondisi atau lingkungan dimana terdapat individu lainnya yang mengamati dan menilai. Panggung belakang seorang gitaris black metal dipenuhi oleh orang-orang yang memiliki kedekatan lebih bahkan kedekatan emosional seperti anggota keluarga. Atau dengan kata lain peneliti membatasinya dengan situasi dan kondisi dimana atribut sebagai seorang gitaris black metal terlepas ataupun sengaja ditanggalkan olehnya. Terdapat perbedaan yang terlihat jelas antara panggung depan dengan panggung belakang gitaris black metal band Warkvlt, dimana dapat dilihat dari hal penampilan dan sikap yang lebih terbuka. Penampilan pada panggung belakang yang apa adanya seperti jati diri sesungguhnya dan sikap yang lebih terbuka pada lingkungan sekitar.
Hubungan antara “Pemberitaan Pemerintahan” dengan Persepsi Politik Mahasiswa Puspa Elissa Putri; Dedeh Fardiah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.029 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v1i1.25

Abstract

Abstract. Television has become the most influential mass media in Indonesia because of its ability to reach large numbers of audiences and deliver messages simultaneously. Through the mass media, they persuade through political messages conveyed to the public. For the public the media not only functions as an ordinary source of information, but also in the context of political momentum, both related to practical politics and those that are discourse or enlightenment, can be a reference for information. So researchers are interested in knowing whether the television mass media with the news is still biased to form the perception of the viewer. The research examines the relationship between government reporting on television, the Transmedia CNN Indonesia Bureau of West Java. The method used by researchers is quantitative research methods, with a correlational study approach. The researcher has the aim to find out whether there is a relationship between the reporting of the Transmedia CNN Indonesia Bureau of West Java related to infrastructure on student political perceptions, in the middle of the internet era. From the results of the study, there is a relationship between government reporting with indicators of prominence, and presenting news with political perceptions, with indicators of formation of perception, memory, and knowledge of politics. With agenda setting theory, and cultivation theory for perception, there is a relationship between government reporting on infrastructure, and the political perception of Pasundan University HI Department 2016 students. Abstrak. Televisi telah menjadi media massa yang paling berpengaruh besar di Indonesia karena kemampuannya menjangkau khalayak dalam jumlah yang banyak dan menyampaikan pesan secara serentak. Melalui media massa, mereka melakukan persuasi lewat pesan-pesan politik yang disampaikan kepada publik. Bagi publik media tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi biasa, tetapi juga dalam konteks momentum politik, baik terkait dengan politik praktis maupun yang bersifat wacana atau pencerahan, dapat menjadi rujukan informasi. Maka peneliti tertarik untuk mengetahui apakah media massa televisi dengan pemberitaanya masih bias membentuk persepsi yang menontonnya. Penelitian meneliti mengenai hubungan pemberitaan pemerintahan di dalam televisi yaitu Transmedia CNN Indonesia Biro Jawa Barat. Metode yang digunakan peneliti yaitu metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan studi korelasional. Peneliti memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberitaan Transmedia CNN Indonesia Biro Jawa Barat terkait infrastruktur terhadap persepsi politik mahasiswa, ditengah era internet. Dari hasil penelitian tersebut, terdapat hubungan antara pemeberitaan pemerintahan dengan indikator penonjolan, dan penyajian berita dengan persepsi politi, dengan indikator pembentukan persepsi, daya ingat, dan pengetahuan tentang politik. Dengan teori agenda setting, dan teori kultivasi untuk persepsi, maka terdapat hubungan antara pemberitaan pemerintahan terkait infrastruktur, dengan persepsi politik mahasiswa Universitas Pasundan Jurusan HI angkatan 2016.
Pola Pencarian Data Investigasi di Media Online Tika Rizkina Azizah; Septiawan Santana; Firmansyah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 1 No. 1 (2021): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.415 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v1i1.26

Abstract

Abstract. In investigative journalism work, there are three general forms of investigative methods, namely, related to the work of investigating documents, as well as investigations of individual subjects related to the problem. This general form of investigative reportage is termed a paper trail, people trail, and money trail. Tempo Magazine is a media that is considered to have competence and credibility for investigative coverage. Tempo magazine is a pioneer of investigative journalism in the period after 1990. In addition, the internet media has opened up information expansion based on a multidimensional "network". A number of platforms on the internet have emerged that can attract people's attention. Like it or not, the print media must also adapt their work to the needs of the public. In the end, the print media also experienced convergence. In the world of journalism, online journalism was born. This study aims to determine why and how investigative data search patterns in online media. This study uses a qualitative method with a case study approach. In this case the researcher tried to find out the pattern of investigative data collection in the online media through investigative news entitled "Pesta Terakhir Aktivis Ambon" conducted by Tempo.co and investigative news entitled "Emas Hitam Mahakam dalam Bidikan KPK" conducted by Katadata.co.id . The result of this research is that investigative journalism work in online media is basically the same as investigative journalism work in print media. The only difference is that there are more readers in online media. Especially in reporting done on online media, the writer can add digital content that can help explain this information. Abstrak. Dalam kerja jurnalisme investigasi, terdapat tiga bentuk umum metode investigasi yaitu, terkait dengan pekerjaan menginvestigasi dokumen-dokumen, serta penyelidikan terhadap subjek-subjek individu yang terkait dengan permasalahan. Bentuk bidang umum reportase investigasi ini diistilahkan dengan paper trail, people trail, dan money trail. Majalah Tempo menjadi media yang dinilai memiliki kompetensi dan kredibilitas untuk peliputan investigatif. Majalah Tempo merupakan pelopor jurnalisme investigatif di masa setelah 1990. Disamping itu media internet membuka perluasan informasi berdasarkan “jaringan” yang multidimensi. Sejumlah platform di internet muncul yang dapat menarik perhatian masyarakat. Mau tidak mau media cetak juga harus menyesuaikan pengerjaannya dengan kebutuhan publik. Pada akhirnya media cetak pun mengalami konvergensi. Dalam dunia jurnalistik maka lahirlah Jurnalisme Online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa dan bagaimana pola pencarian data investigasi di Media Online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam hal ini peneliti berusaha mencari tahu pola pengumpulan data investigasi di media online melalui berita investigatif berjudul “Pesta Terakhir Aktivis Ambon” yang dilakukan oleh Tempo.co dan berita investigatif berjudul “Emas Hitam Mahakam Dalam Bidikan KPK” yang dilakukan oleh Katadata.co.id. Hasil dari penelitian ini adalah kerja jurnalisme investigasi di media online pada dasarnya sama dengan kerja jurnalisme investigasi di media cetak. Yang membedakan hanya pada pasar pembaca di media online lebih banyak. Terlebih dalam pelaporan yang dilakukan pada media online penulis dapat menambahkan konten digital yang dapat membantu menjelaskan informasi tersebut.
Resepsi Khalayak Pemberitaan Fasilitas Isolasi Mandiri Mewah Anggota DPR di Merdeka.com Muhamad Farid; Doddy Iskandar
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.702 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i1.1274

Abstract

Abstract. The development of information technology and the covid-19 pandemic in Indonesia, the development of online information media during this pandemic made the media share information quickly and informatively with different characteristics from one another. Merdeka.com is an online media which is one of the media that comes from the infotainment media which contains articles, namely Kapanlagi.com, therefore news about reporting on the independent isolation facilities for members of the House of Representatives charged to the State can easily attract readers with very interesting titles. The personality of the Bandung City Journalism Student caused a variety of receptions after reading merdeka.com. The methodology in this study is qualitative with a Stuart Hall reception analysis approach. The theory used is Stuart Hall's theory of meaning. The results of this study indicate that the reception that emerged from the Bandung City Journalism Students after reading about the news about the independent isolation facilities for members of the DPR was charged to the State at merdeka.com, five informants. Agreed that the news on merdeka.com is factual and balanced as a result of the reception of informants on merdeka.com news. five informants. The hypothetical position of the five informants, in reading the news regarding the reporting of luxury independent facilities, is charged by the state, including three informants in a dominant position and two informants in a negotiating position, while no informants are in an opposition position. Abstrak. Perkembangan teknologi informasi dan pandemic covid-19 di Indonesia, perkemanbangan media informasi online saat pandemic ini membuat media berbagi informasi dengan cepat dan informatif dengan ciri khas yang berbeda dengan satu sama lain. Merdeka.com merupaka media online yang merupakan salah satu media yang berasal dari media infotaiment yang berisi artikelyaitu kapanlagi.com maka dari itu pemberitaan mengenai pemberitaan fasilitas isolasi manadiri anggota DPR dibebankan kepada Negara bisa mudah menjaring pembaca dengan judul yang sangat menarik Banyaknya pemikiran, pengetahuan dan kepribadian dari Mahasiswa Jurnalistik Kota Bandung menimbulkan resepsi yang muncul beragam ketika sesudah membaca merdeka.com. Metodelogi pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analasis resepsi Stuart Hall. Teori yang digunakaan adalah teori pemaknaan Stuart Hall. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa resepsi yang muncul dari Mahasiswa Jurnalistik Kota Bandung sesudah membaca mengenai pemberitaan fasilitas isolasi manadiri anggota DPR dibebankan kepada Negara di merdeka.com lima informan. Sepakat bahwa pemberitaan di merdeka.com merupakan pemberitaan yang faktual dan juga berimbang hasil dari resepsi para informan pada pemberitaan merdeka.com. lima informan. Posisi hipotekal lima informan, dalam membaca pemberitaan mengenai pemberitaan fasiltas mandiri mewah dibebankan negara diantaranya tiga informan berada pada posisi dominan dan dua informan pada posisi negosiasi sedangkan tidak ada informan yang berada pada posisi oposisi.
Prinsip Kebenaran dalam Pemberitaan Virus Corona di Media Kompas.com Rakha Fauzan Hawadi; Atie Rachmiatie
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.075 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i1.1368

Abstract

Abstract. This research is motivated by the massive coverage of the corona virus in online media, almost all online mass media make health issues related to the corona virus the prima donna of news. However, in practice many mass media are the principles of truth in journalism and prioritize speed in delivering news. Kompas.com is one of the online media that intensively spreads information related to the corona virus. From some of the news that he published, it was necessary to question his responsibility and the principles of truth he applied. According to Bill Kovach truth in journalism is absolute truth, but functional truth. Therefore, the purpose of this study is to find out about the principle of truth in the corona virus news text in the online media Kompas.com. Also to find out the principle of truth in the practice of discourse in reporting the corona virus in the online media Kompas.com. Finally, to find out socio-cultural practices in reporting the corona virus on Kompas.com online media. The methodology used is qualitative with Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis approach. The results of this study show; (1) Kompas Online presents the truth that is not deep enough and positions itself as a transmitter and receiver of information. (2) The discourse of truth that is displayed does not represent the vision of Kompas Online with the lack of balance in the news and the tendency for speed. (3) The factors of the pandemic situation and the information needs that pushed Kompas Online to become one of the factors in the news about the current corona virus, on the other hand the culture of conformity of the Indonesian people also influenced Kompas Online in its reporting so that the discourse presented to the public seemed short and lacked depth. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masifnya pemberitaan virus corona di media online, hampir seluruh media massa online menjadikan isu kesehatan terkait virus corona menjadi primadona pemberitaannya. Namun dalam pelaksanaannya banyak media massa yang kerap mengabaikan prinsip kebenaran dalam jurnalisme dan mengutamakan kecepatan dalam menyampaikan berita. Kompas.com merupakan salah satu media online yang secara intens mengbarkan informasi terkait virus corona. Dari beberapa pemberitaan yang dimuatnya, perlu dipertanyakan kredibilitas serta prinsip kebenaran yang diterapkannya. Menurut Bill Kovach kebenaran dalam jurnalisme bukanlah kebenaran yang mutlak, melainkan kebenaran yang fungsional. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang prinsip kebenaran pada teks pemberitaan virus corona di media online Kompas.com. Juga untuk mengetahui prinsip kebenaran pada praktik wacana dalam pemberitaan virus corona di media online Kompas.com. Terakhir untuk mengetahui praktik sosial budaya dalam pemberitaan virus corona di media online Kompas.com. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Hasil dari penelitian ini menunjukan; (1) Kompas Online menampilkan wacana kebenaran yang kurang mendalam serta memposisikan dirinya sebatas penyampai dan penerima informasi. (2) Wacana kebenaran yang ditampilkan tidak merepresentasikan visi dari Kompas Online dengan kurang berimbangnye berita dan kecenderungan pada kecepatan. (3) Faktor situasi pandemi dan kebutuhan informasi mendorong Kompas Online menjadi salah satu faktor dari pemberitaan mengenai virus corona saat ini, di sisi lain budaya komformitas masyarakat Indonesia turut memengaruhi Kompas Online dalam pemberitaannya sehingga wacana yang ditampilkan kepada masyarakat terkesan singkat dan kurang mendalam.
Strategi Komunitas JES dalam Peliputan Berita Eksistensi Bank Syariah di Kota Bandung Fauzy Adha Maulana; Dian Widya Putri
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.616 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i1.1654

Abstract

Abstract. The role of community economic journalist syariah (JES) Bandung for the purpose of giving information and education through literasi economic news surrounding syariah to the community so that the more advanced economic syariah and grow at a fast pace. It is clear that the lack of information economy banks and syariah made people were still a little trust and lack of understanding about syariah concept , compared with conventional banks. Looking at the case above, so this research about how community strategy JES in news was the existence of syariah banks in the city of bandung. The purpose of research to know and then to analyze JES community Bandung created the communications strategy in covering news the existence of syariah banks in the city of Bandung. To review and means covering news the existence of syariah banks in the city of Bandung. To know and then to analyze why jes cover community news the existence of syariah banks in the city of Bandung. Qualitative research was conducted with the perspective of a case study Robert K.Yin are obedient to research design type 1, there is one case where only and one unit of analysis with research using interviews with the speakers. The subject of study that is, three key informan such as Bandung editor JES community leaders. Markom JES community, community editor JES Bandung. Test data is not tampered with by means of triangulation of a source by the speakers from the academics, triangulation of the form of data, and triangulation of data collection techniques. Drawing conclusions: JES community Bandung created the strategy in covering news the existence of syariah banks in the city of Bandung for want of creates understanding by the people the reader of syariah banks and economic information about setting up a shariah in canning with the text news easily understandable and understood the community members who lacking information or literasi on the bank syariah syariah and economic. Abstrak. Peran komunitas jurnalis ekonomi syariah (JES) Bandung bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi melalui literasi informasi berita seputar ekonomi syariah pada masyarakat supaya ekonomi syariah semakin maju dan tumbuh dengan cepat. Kurangnya informasi yang jelas tentang bank dan ekonomi syariah membuat masyarakat masih sedikit percaya dan kurangnya pemahaman tentang konsep syariah, dibandingkan dengan bank konvensional. Mencermati kasus di atas, maka penelitian ini tentang bagaimana strategi komunitas JES dalam peliputan berita eksistensi bank Syariah di Kota Bandung. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisa komunitas JES Bandung menciptakan strategi dalam meliput berita eksistensi bank syariah di Kota Bandung. Untuk mengetahui dan menganalis cara meliput berita eksistensi bank syariah di Kota Bandung. Untuk mengetahui dan menganalisa mengapa komunitas JES meliput berita eksistensi bank syariah di Kota Bandung. Metode penelitian kualitatif dengan perspektif studi kasus Robert K. Yin yang lebih ditekankan kepada desain penelitian tipe 1, dimana hanya ada satu kasus dan satu unit analisis dengan menggunakan wawancara dengan narasumber penelitian. Subjek penelitian yaitu tiga orang narasumber diantaranya pimpinan redaksi komunitas JES Bandung. Markom komunitas JES, redaksi komunitas JES Bandung. Uji keabsahan data dengan cara triangulasi sumber dengan narasumber dari pihak akademisi, triangulasi bentuk data, dan triangulasi teknik pengumpulan data. Simpulan: komunitas JES Bandung menciptakan strategi dalam meliput berita eksistensi bank syariah di Kota Bandung karena ingin menciptakan pemahaman khalayak pembaca mengenai informasi bank syariah dan ekonomi syariah yang di kemas dengan teks berita mudah dimengerti dan dipahami oleh masyarakat yang kurang informasi atau literasi tentang bank syariah dan ekonomi syariah
Resepsi Pembaca Mengenai Omnibus Law di Media Online Agung Setiadi; Yadi Supriadi
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.197 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i1.1928

Abstract

Abstract. This research is motivated by the phenomenon of changing the law which is currently known as the Omnibus Law. The plan drawn up by the President of Indonesia has drawn many differences of opinion in various levels of society. The law, which is widely known as the universal sweeping law, was successfully ratified through the work copyright law, this was also widely reported by one of the mass media which became a means for the public to consume information, namely, published in the 7th edition of Kompas.com news. October 2020 which explains the series of processes for the ratification of the Omnibus Law. The news describes that the government is still designing and continuing to the stage of ratification regardless of the demands for rejection of articles from the workers who are felt to be able to cut workers' rights. So that this impact gave birth to a public response, especially among students who closely became representatives of the wider community of intellectuals in voicing policies that they felt were not in accordance with the needs of the community. This study aims to determine the reception and hypothetical position of readers regarding Omnibus Law news in online media. The methodology used in this study is qualitative with a Stuart Hall reception analysis approach. The results of this study indicate that news about omnibus law in the online media Kompas.com contains news elements that are informative and provide education according to all informants. Their positions in receiving messages were also different, the eight informants received the message in full, and only one person received the message based on the results of their thinking. Abstrak. Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya fenomena perubahan undang – undang yang saat ini dikenal dengan Omnibus Law. Rencana yang disusun oleh Presiden Indonesia tersebut banyak menuai perbedaan pendapat di berbagai lapisan masyarakat. Undang – undang yang banyak dikenal dengan sebutan undang – undang sapu jagat itu berhasil disahkan melalui undang – undang cipta kerja, hal ini juga banyak diberitakan oleh salah satu media massa yang menjadi sarana masyarakat untuk mengkonsumsi informasi yakni, dimuat dalam berita Kompas.com edisi 7 oktober 2020 yang menjelaskan rentetan proses disahkannya Omnibus Law tersebut. Berita tersebut menjabarkan pihak pemeirntah yang tetap merancang dan meneruskan hingga tahap pengesahan tanpa menghiraukan tuntutan penolakan pasal dari kaum buruh yang dirasa bisa memangkas hak pekerja. Sehingga dampak tersebut melahirkan respon masyarakat khususnya dikalangan mahasiswa yang erat menjadi perwakilan masyarakat luas dari kaum intelektual dalam menyuarakan kebijakan yang dirasa tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi dan posisi hipotekal pembaca mengenai berita Omnibus Law di media online. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi Stuart Hall. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa berita mengenai omnibus law dalam media online Kompas.com mengandung unsur berita yang informatif dan memberikan edukasi menurut semua informan. Posisi mereka dalam menerima pesan pun berbeda, kedelapan informan menerima pesan dengan penuh, dan hanya satu orang yang menerima pesan berdasarkan pada hasil pemikirnnya.
Hubungan antara Pemberitaan Vaksin COVID-19 dengan Minat Vaksinasi pada Mahasiswa Gebriel Rahma Putri; Firmansyah
Bandung Conference Series: Journalism Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Journalism
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.726 KB) | DOI: 10.29313/bcsj.v2i1.1951

Abstract

Abstract. The Indonesian government announced that the Covid-19 disease was present in the midst of people's lives on March 2, 2020. Starting from this case, the number of people exposed to the Covid-19 disease continued to increase, the government took a policy to organize mass vaccinations. Vaccination activities are carried out as one of the efforts made by the government to create immunity formation specifically for Covid-19 disease and also as an effort to avoid transmission. This study aims to find out the relationship between the news of the Covid-19 vaccine on Kompas.com and the interest in vaccination of Fikom Unisba students. The method used in this study is a quantitative method using correlational analysis techniques. This study uses the Uses and Effect theory proposed by Sven Wandahl which has the aim of knowing the relationship between variables. In this study, using purposive sampling data collection techniques and using the Slovin formula to determine the number of respondents. The results of the hypothesis test are that there is a very strong and unidirectional relationship between the news of the Covid-19 vaccine and the interest in vaccination of students. With a significance of 0.000 <0.05 and a coefficient of 0.712. Abstrak. Pemerintah indonesia mengumumkan bahwa penyakit Covid-19 hadir di tengah kehidupan masyarakat pada 2 Maret 2020. Dimulai dari kasus tersebut, jumlah orang yang terpapar penyakit Covid-19 terus meningkat, pemerintah mengambil kebijakan untuk menyelenggarakan vaksinasi masal. Kegiatan vaksinasi dilaksanakan sebagai salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah guna untuk menciptakan pembentukan kekebalan tubuh dengan spesifik pada penyakit Covid-19 dan juga sebagai suatu upaya untuk menghindari penularan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu hubungan antara pemberitaan vaksin Covid-19 pada Kompas.com dengan minat vaksinasi mahasiswa Fikom Unisba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis korelasional. Penelitian ini menggunakan teori Uses and Effect yang dikemukakan oleh Sven Wandahl yang memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan anatar variabel. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data purposive sampling dan menggunakan rumus Slovin untuk menentukan jumlah responden. Hasil dari uji hipotesisnya ialah terdapat hubungan yang sangat kuat dan searah antara pemeberitaan vaksin Covid-19 dengan Minat vaksinasi mahasiswa. Dengan signifikansi 0,000<0,05 dan koefisien sebesar 0,712.

Page 1 of 12 | Total Record : 119