cover
Contact Name
Cucu Widaty
Contact Email
jtamps@ulm.ac.id
Phone
+6282316051145
Journal Mail Official
cucu.widaty@ulm.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Ruang Prodi Pendidikan Sosiologi Gedung FKIP ULM Banjarmasin Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Kayu Tangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan Kode Pos: 70123 Telp/Fax. (0511) 330 4914
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa pendidikan Sosiologi
ISSN : -     EISSN : 27762963     DOI : https://doi.org/10.20527/jtamps.v1i1
Core Subject : Education, Social,
JTAMPS merupakan kumpulan artikel/jurnal hasil penelitian skripsi mahasiswa di bidang pendidikan, Sosial, dan budaya yang belum pernah dimuat/diterbitkan di media lain.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2021): April 2021" : 5 Documents clear
Etos Kerja Pengrajin Home Industry Kerajinan Tangan Tanggui Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin Sarjani sarjani
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.713 KB) | DOI: 10.20527/jtamps.v1i1.3252

Abstract

Tujuan penelitian untuk: (1) Mengetahui alasan masyarakat dalam memilih pekerjaan sebagai pengrajin tanggui, (2) Mengetahui bentuk etos kerja pengrajin dalam home industry kerajinan tangan tanggui. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Alasan masyarakat dalam memilih pekerjaan sebagai pengrajin tanggui adalah kebiasaan turun-temurun, mengisi waktu kosong, menambah penghasilan keluarga dan tidak memerlukan modal yang besar. (2) Bentuk-bentuk etos kerja pengrajin dalam home industry kerajinan tangan tanggui adalah sikap kerjasama, pencapaian target produksi dan semangat kerja.Kata kunci: Alasan bekerja, bentuk etos kerja pengrajin tanggui
Fungsi Kafe “Omnivora” Sebagai Ruang Sosial Bagi Mahasiswa Di Banjarmasin Muhlisah Muhlisah
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.157 KB) | DOI: 10.20527/jtamps.v1i1.3253

Abstract

Kafe merupakan tempat yang sangat digemari anak muda terutama mahasiswa. Kegemaran mahasiswa mengunjungi kafe menjadikannya memiliki berbagai fungsi, salah satunya sebagai ruang sosial. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk menjelaskan aktivitas yang dilakukan mahasiswa ketika berada di kafe Omnivora; (2) Untuk mengetahui bentuk komunikasi yang dilakukan oleh mahasiswa ketika berada di kafe Omnivora. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa: (1) aktivitas yang dilakukan mahasiswa ketika berada di kafe ada berbagai macam seperti: berkumpul bersama teman untuk merayakan ulang tahun, berkumpul dengan teman kuliah, berkumpul dengan teman sepergaulan, bermain kartu Uno dan jenga; mahasiswa makan dan minum di kafe Omnivora sambil berkumpul bersama teman dan lokasi dekat kampus; mahasiswa berfoto di kafe Omnivora untuk menyimpan memori kebersamaan dan memasukkan ke sosial media; mahasiswa mengerjakan tugas di kafe Omnivora bersama teman untuk saling membantu satu sama lain; dan rapat organisasi, karena kafe Omnivora memiliki kursi kayu yang mudah di sesuaikan dan ruangan yang luas; menggunakan fasilitas Wi-Fi untuk mencari bahan kuliah, bermain games online dan mengakses sosial media (2) Komunikasi yang terjadi berupa komunikasi antarpribadi dilakukan oleh mahasiswa menceritakan masalah pribadi yang mengharapkan solusi; komunikasi kelompok untuk saling menghibur, bertukar informasi; dan komunikasi organisasi merupakan komunikasi yang dilakukan mahasiswa untuk merencanakan kegiatan organisasi. Kata Kunci: Fungsi, kafe, ruang sosial.
Kegiatan Wirausaha Penjahit Pakaian Di Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong Sri Dewi Hapsari
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.084 KB) | DOI: 10.20527/jtamps.v1i1.3254

Abstract

Banyak yang berwirausaha telah membangun usaha yang sama dengan usaha orang lain yang tidak jauh di sekitarnya, yaitu usaha menjahit pakaian. Ketatnya persaingan usaha menjahit pakaian yang terjadi tetap membuat mereka masih mampu mempertahankan usaha penjahit pakaian. Hal ini terjadi di Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran menyeluruh mengenai gambaran kehidupan kewirausahaan penjahit pakaian pada masyarakat Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hal yang melatar belakangi dipilihnya usaha penjahit pakaian di Desa Bungin Kecamatan Banua Lawas. Pertama, Coba-coba untuk berwirausaha. Kedua, sengaja ingin berwirausaha. Ketiga, keluarga pengusaha. Keempat, lingkungan sosial, (2) Strategi saat memulai usaha yaitu melihat keadaan pasar atau analisis pasar. Penjahit pakaian pada awal berwirausaha akan memberikan harga yang lebih murah. Strategi lain saat memulai usaha yaitu dengan mencari kerjasama. Strategi bertahannya usaha, strategi yang dilakukan ialah memberikan harga yang lebih murah daripada harga penjahit yang sudah lama dan memberikan kualitas jahitan yang baik. Mendengarkan apa kehendak pelanggan mereka dan memyediakan referensi gambar model pakaian. Berbicara jujur yaitu tidak pernah memberikan harapan-harapan kepada pelanggan. Memberikan potongan harga dan garansi. Mengunggah hasil jahitan ke media sosial dan memasang target penyelesaian jahitan pelanggan. Terakhir adalah menyediakan berbagai variasi aksesoris.  Kata kunci: Wirausaha, Penjahit Pakaian dan Strategi Mempertahankan Usaha.
Komodifikasi Pada Upacara Simah Laut Di Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Yeni Rahmawati
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.432 KB) | DOI: 10.20527/jtamps.v1i1.3255

Abstract

Upacara simah laut adalah salah satu kebudayaan masyarakat pesisiryang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.Upacara ini sekitar tahun 2007 dijadikan pemerintah setempat sebagai salah satu program kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat.Upaya pemerintah untuk mempromosikan daerah dengan menggunakan upacara simah laut membuat upacara ini menjadi terkomodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk:(I) mengetahui bagaimana prosesi upacara simah laut. (II)mengetahuibagaimana makna simah laut bagi pelaksana upacara, pengunjung, pedagang, dan pemerintah. (III) mengetahui bagaimana upaya pemerintah dalam mengembangkan upacara simah laut sebagai sebuah komoditas. Penelitan ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah purposive sampling. Instrument penelitian adalah peneliti sendiri. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam prosesi upacara simah laut terdapat unsur upacara tradidisional yaitu berkorban, bersaji, berdoa, dan makan bersama. Makna upacara simah laut bagipelaksanaupacara dapat memberi kesejahteraan, ketentram, juga keselamatan, sebagai identitas masyarakat,serta keuntungan ekonomi. Bagi pengunjung sebagai hiburan dan pengetahuan. Bagi pedagang adalah kesempatan mendapat keuntungan ekonomi.Bagi pemerintah sebagai aset budaya serta keuntungan materil dan moril. Upaya pemerintah dalam mengembangkan upacara simah laut sebagai suatu komoditasyaitu dengan mempromosikan upacara ini melalui media elektronik, media cetak, dan media online.Dalam pengembangannya ternyata upacara simah laut mengalami komodifikasi dalam bentuk produksi, distribusi, dan konsumsi. Kata Kunci: Komodifikasi, Upacara, dan Simah Laut
Penyalahgunaan Jembatan Takisung Oleh Para Remaja Di Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Nor Qori Wiliyanti
Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.699 KB) | DOI: 10.20527/jtamps.v1i1.3256

Abstract

Jembatan merupakan suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan, namun apabila jembatan disalahgunakan maka akan terjadi permasalahan. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pandangan remaja terhadap jembatan Takisung. (2) penggunaan jembatan Takisung bagi remaja. (3) untuk menganalisis faktor pendorong kalangan remaja menyalahgunakan jembatan Takisung. Hasill penelitian menunjukan bahwa: (1) Pandangan remaja terhadap jembatan Takisung, dimana para remaja beranggapan jembatan boleh digunakan sebagai tempat untuk berkumpul dengan teman-teman. (2) Para remaja menggunakan jembatan tidak hanya sebagai penghubung jalan, namun juga digunakan sebagai tempat berkumpul. (3) Para remaja menyalahgunakan jembatan Takisung sebagai tempat untuk berkumpul karena jembatan Takisung berada di pesisir pantai sehingga ketika mereka berkumpul suasananya santai selain itu ramai dikunjungi para remaja ketika sore hari membuat para remaja yang lain ikut berkumpul di tempat itu.  Kata Kunci: Remaja, Jembatan, berkumpul 

Page 1 of 1 | Total Record : 5