cover
Contact Name
Dewi Sri Surya Wuisan
Contact Email
dewi.wuisan@uph.edu
Phone
+6221-5460901
Journal Mail Official
ncbma@uph.edu
Editorial Address
Kampus Universitas Pelita Harapan Gedung F lantai 12 Jl. M.H. Thamrin Boulevard 1100, Tangerang, Banten 15811
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA)
ISSN : -     EISSN : 29624479     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Prosiding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) berisi artikel-artikel ilmiah dari para peneliti secara nasional yang mengikuti konferensi NCBMA yang diadakan rutin setiap tahun oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pelita Harapan. Prosiding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) terbagi atas beberapa lingkup bidang keilmuan, meliputi manajemen strategis, manajemen SDM, manajemen keuangan, manajemen kewirausahaan, manajemen pemasaran, dan akuntansi.
Articles 419 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DESA Erfiansyah, Erfan; Landarica, Bingky Aresia; Sa'adah, Fitriyani Nur
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengeksplorasi variabel-variabel yang berdampak pada Kualitas Laporan Keuangan Desa di Desa Padalarang, yang berlokasi di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Dalam riset ini, metode deskriptif kualitatif digunakan, dengan metode pengambilan data yang mencakup observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa anggota perangkat desa yang secara langsung terlibat dalam pengelolaan Laporan Keuangan Desa menjadi partisipan kunci. Penelitian ini mengungkap bahwa beberapa faktor, termasuk Teknologi Informasi, Sumber Daya Manusia, dan Pengendalian Internal, berperan krusial dalam mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Desa. Selain itu, penelitian ini menggarisbawahi signifikansi dari Faktor Pendidikan dan Pelatihan, terutama setelah aplikasi membantu penerapan Sistem Keuangan Desa oleh Perangkat Desa Padalarang. Ditemukan pula adanya diskrepansi dalam proses akuntabilitas yang diatur oleh PERMENDAGRI No. 113 Tahun 2014, dimana tidak semua warga Desa Padalarang menerima Laporan Realisasi Pertanggungjawaban.
TEKANAN KEUANGAN, RISIKO KEBANGKUTAN, DAN MANAJEMEN LABA REAL: BUKTI EMPIRIS PADA NEGARA ASEAN- SEBELUM DAN PADA SAAT KRISIS KEUANGAN 2020 Tantomi, Gabriella; Herusetya, Antonius
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menguji pengaruh tekanan keuangan/financial distress dan risiko kebangkrutan/bankruptcy risk terhadap manajemen laba real sebelum dan pada saat krisis keuangan 2020 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Dengan menggunakan metode purposive sampling kami memperoleh 1326 perusahaan terbuka atau 5304 observasi final dalam firm-years dari lima negara ASEAN, yaitu Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand untuk periode pengamatan 2017 - 2020. Manajemen laba real pada level agregat diukur menggunakan jumlah  dari abnormal CFO (cash flows from operating activities), abnormal production cost, dan abnormal discretionary expenditure. Financial distress diukur menggunakan dua pengukuran, yaitu loss dan/atau CFO negatif, dan retained earnings negatif dua tahun berturut - turut. Sedangkan bankruptcy risk diukur dengan model Zmijewski. Hasil studi menemukan hubungan positif antara  financial distress dan bankruptcy risk dengan manajemen laba real pada level agregat untuk seluruh periode pengamatan. Pada periode krisis keuangan tahun 2020, tidak ditemukan bukti bahwa financial distress dan bankruptcy risk semakin berpengaruh terhadap manajemen laba real pada tingkat agregat dibandingkan periode non-krisis keuangan 2020. Pengujian tambahan menemukan bukti bahwa pada periode krisis 2020, perusahaan yang mengalami financial distress dan bankruptcy risk memiliki kecenderungan yang lebih rendah dalam melakukan manajemen laba real pada level abnormal CFO, tetapi cenderung meningkatkan discretionary expense. Studi kami memberikan implikasi bahwa pada periode krisis keuangan 2020, manajer melakukan kombinasi aktivitas transaksi real pada level individual karena biaya manajemen laba real yang terlalu mahal.
PERAN IMPLEMENTASI CORPORATE GOVERNANCE DALAM PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORTING Immanuel, Gilbert; Sambuaga, Elfina Astrella
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to provide empirical evidence on the influence of the implementation of corporate governance on sustainability reporting disclosure. The governance components in this study focus on the presence, educational background, and frequency of board of commissioners, board of directors, and audit committee meetings that contribute to the establishment, implementation, and oversight of sustainability-related company policies. The research sample consists of 78 non-financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the period 2020-2022, selected using a purposive sampling method. This research utilizes secondary data sources obtained from the official BEI website, the respective company websites, and S&P Capital IQ to fulfill the data completeness tested with a multiple linear regression model using SPSS application. The research results indicate that the size of the commissioners and the frequency of audit committee meetings have a positive impact on sustainability reporting disclosure. Meanwhile, the research proves that the size of independent commissioners, the size of the board of directors, the size of the audit committee, the educational background of commissioners, the educational background of independent commissioners, the educational background of directors, the frequency of board of commissioners’ meetings, and the frequency of board of directors meeting do not have a significant impact on sustainability reporting disclosure. The implications of this research can raise awareness among business stakeholders and regulators about the importance of the role of commissioners and the frequency of audit committee meetings in enhancing sustainability reporting practices.
GREEN GAS EMISSIONS AND CORPORATE GOVERNANCE: FINANCIAL INDUSTRY IN INDONESIA AND MALAYSIA Risty, Ilyona
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The accelerating threat of climate change increases the importance of corporate commitment to the climate transition, including the important role of the financial industry in aligning with net zero emissions goals. The International Sustainability Standards Board has issued the latest standards in 2023 related to general requirements and a climate that encourages every organization to report a sustainability report. This research was conducted to determine the relationship between organizational governance and the emissions produced (green gas emissions) which will indirectly affect climate change. This research took samples from the financial industry and public companies contained in the S&P database. This research uses a quantitative approach to find out the relationship of organizational governance and emissions. The research will provide benefits to the literature related to the role of governance in the management of emissions produced by organization.
IMPLEMENTASI SUSTAINABILITY CONTROL SYSTEMS: STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA Ellenasari, Jesica; Pratiwi, Nisa; Fadilah, Yukeu
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin banyak perusahaan yang mengangkat wacana keberlanjutan, tetapi hanya sedikit yang memahami bagaimana Sustainability Control Systems (SCS) mendukung keberlanjutan dalam perusahaan. Faktanya, peran SCS sangat penting dalam membantu perusahaan menghadapi tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejauh mana implementasi faktor penentu dan hambatan dalam mengintegrasikan keberlanjutan melalui Sistem Pengendalian Keberlanjutan pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi integrasi keberlanjutan, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana perusahaan dapat mengadopsi praktik berkelanjutan dalam operasional mereka. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data dianalisis menggunakan analisis konten kualitatif terhadap annual report dan sustainability report, dengan fokus pada indikator implementasi Sustainability Control Systems secara intensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan yang telah mengimplementasikan indikator Sustainability Control Systems (SCS) jika dilihat dari Annual Report yaitu sebesar 1,23%, dan dari Sustainability Report sebesar 14,81%. Data ini mengindikasikan bahwa perusahaan manufaktur di Indonesia masih memiliki kesadaran yang kurang terhadap isu keberlanjutan. Dalam hal ini, peran pemerintah dan partisipasi masyarakat sangat penting untuk memperkuat pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan kemampuan perusahaan dalam mencapai tujuan keberlanjutan. Temuan ini memberikan bukti empiris baru bahwa dalam penelitian ini fokus peneliti bukan hanya pada kerangka atau indikator SCS, melainkan lebih mengeksplorasi sejauh mana implementasi indikator SCS pada perusahaan manufaktur di Indonesia.
Critical Analysis in Developing System Application And Product (SAP) and Internal Control Rehuel, Kevin
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a critical analysis of the Accounting Information System (AIS) and its impact on internal control weaknesses. Although computer-based AIS offers significant advantages in speed, accuracy, and data processing efficiency, implementation can be complex and incur high costs for procurement of hardware, software, and ongoing maintenance. This research uses a case study from PT. BGA, where the subsidiary experienced inventory theft. During the centralized inventory process, significant discrepancies were discovered in the subsidiary's warehouse, resulting in huge losses for the parent company. Critical analysis reveals the weaknesses that exist in PT. BGA. The company uses a fragmented system, with SAP applications not yet fully implemented across all departments. Accounting data is still managed through additional applications such as MS Excel and transferred via email, creating potential gaps in data retrieval and consolidation in the SAP system. This fragmented approach increases the risk of incomplete or inaccurate data reaching headquarters for processing, ultimately contributing to undetected theft. This case study emphasizes the importance of comprehensive and integrated AIS. Implementing SAP across an organization will likely facilitate real-time data visibility and improve internal controls, thereby preventing inventory theft.
ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI DIMENSI SUSTAINABILITY REPORT: BUKTI EMPIRIS DARI BURSA EFEK INDONESIA Lina, Lina; Ilcham, Alda
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris anteseden dan konsekuensi dimensi sustainability report. Anteseden yang diuji adalah tingkat profitabilitas perusahaan. Sementara, konsekuensi yang diinvestigasi adalah nilai perusahaan. Dimensi sustainability report mencakup dimensi ekonomi, dimensi lingkungan, dan dimensi sosial. Indeks yang digunakan sebagai pedoman pengungkapan sustainability report dalam penelitian ini didasarkan pada Global Reporting Initiative Standard. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang tercakup dalam sektor energy, industrials, materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS) dengan perangkat lunak WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas perusahaan terbukti secara empiris merupakan anteseden dimensi sustainability report. Selain itu, hasil penelitian juga membuktikan bahwa nilai perusahaan merupakan konsekuensi dari sustainability report dimensi ekonomi.
APAKAH ENVIRONMENTAL PERFORMANCE DAPAT DIPENGARUHI BIOLOGICAL ASSET INTENSITY DAN GREEN ACCOUNTING? Rhamadan, M. Taufik; Rifainy, Amnila Hanisah; Wahyuni, Citra Tri
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisa pengaruh biological asset intensity dan green accounting terhadap environmental performance. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan model Regresi Berganda menggunakan alat analisis eviews. Sampel penelitian berjumlah 100 data observasi dari perusahaan agrikultur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2022-2023. Hasil penelitian membuktikan bahwa biological asset intensity dan green accounting berpengaruh signifikan positif terhadap environmental performance. Sementara itu, berdasarkan hasil uji simultan didapatkan hasil bahwa biological asset intensity dan green accounting secara bersama-sama berpengaruh signifikan positif terhadap environmental performance.
THE INFLUENCE OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, PROFITABILITY, AND LIQUIDITY TOWARD TAX AGGRESSIVENESS IN FOOD AND BEVERAGES COMPANIES LISTED ON THE INDONESIA STOCK EXCHANGE Meilani, Meilani; Angel, Angel
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of Corporate Social Responsibility, Profitability, and Liquidity toward Tax Aggressiveness in food and beverages companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2021 to 2022. The independent variables used in this study are Corporate Social Responsibility measured by Corporate Social Responsibility Disclosure Index (CSRI), Profitability measured by Return on Assets (ROA), and Liquidity measured by Current Ratio (CR). Tax Aggressiveness as the dependent variable is measured by Effective Tax Rate (ETR). This study employs quantitative research design and use the secondary data, which is published financial statement and sustainability report in Indonesia Stock Exchange and company’s official website. From the total population of 43 companies, 27 food and beverages companies are chosen as samples by using purposive sampling method, resulting in total of 54 observations. The data analysis method used is multiple linear regressions, processed through Statistical Product and Service Solutions 26 (SPSS 26). The result of this study reveals that corporate social responsibility (CSRI) and liquidity (CR) have no significant influences toward tax aggressiveness partially. Meanwhile, profitability (ROA) has significant influence towards tax aggressiveness. Simultaneously, these three independent variables have significant influence toward tax aggressiveness.
PENGARUH BEBAN PAJAK, MEKANISME BONUS DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP KEPUTUSAN TRANSFER PRICING Fitriyani, Melinda; Soetardjo, Mulyadi Noto
Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) 7th National Conference Business, Management, and Accounting
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh beban pajak, mekanisme bonus, dan kualitas audit terhadap keputusan transfer pricing. Penelitian ini memiliki periode pengamatan dari tahun 2015 hingga 2021. Sampel penelitian yang digunakan adalah perusahaan yang bergerak di sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah observasi penelitian sebanyak 203 firm-year. Pengolahan data dilakukan dengan analisis regresi berganda. Penelitian ini memberikan hasil bahwa beban pajak berpengaruh negatif terhadap keputusan transfer pricing. Hal ini menunjukkan bahwa adanya beban pajak yang semakin kecil mengindikasikan semakin tingginya keputusan transfer pricing yang dibuat. Selain itu, penelitian ini juga mendapatkan hasil bahwa kualitas audit berpengaruh secara negatif terhadap keputusan transfer pricing, yang mana menunjukkan bahwa adanya kualitas audit yang baik memiliki tingkat keputusan transfer pricing yang lebih rendah. Namun, penelitian ini menemukan bahwa mekanisme bonus tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan transfer pricing perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa besaran bonus tidak menjadi motif yang cukup untuk dipertimbangkan dalam perusahaan melakukan keputusan transfer pricing.