cover
Contact Name
Angga Endre Restianto
Contact Email
jmrk.ub@gmail.com
Phone
+6285645521879
Journal Mail Official
jmrk.ub@gmail.com
Editorial Address
Gedung D, Lantai 1, Ruang Badan Penerbitan Jurnal, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia. Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Management Risiko dan Keuangan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 29640695     EISSN : 29640695     DOI : -
Core Subject : Science,
Publish all forms of quantitative and qualitative research articles and other scientific studies related to the field of Risk Management and Finance.
Articles 132 Documents
Financial Flexibility Analysis on Energy Sector Publicly Listed Firms Tambunan, Mikael Gabe Pahala; Wijayanti, Risna
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.3.07

Abstract

The purpose of this research is to analysis the financial flexibility in companies within the energy sector during the period from 2017 to 2022. This research adopts a descriptive research design. The sampling method employed is purposive sampling, resulting in a sample of 25 companies in the energy sector listed on the Indonesia Stock Exchange before 2014 and classified as mainboard trading. Financial flexibility is measured using the Altman Z-Score first edition (1968), involving ratios such as WCTA, RETA, EBITTA, MVETL, and STA. In the analysis, Altman's cut-off points from 1968 is used to categorize companies as financially flexible or less flexible. A company is considered to have financial flexibility if its Z-Score is above 1.81, while it is considered less flexible if it is below this threshold. The analysis results on the sample companies indicate that the energy sector is experiencing the impact of unexpected conditions, especially for companies listed as mainboard. The findings indicate that companies with financial flexibility demonstrate a better ability to navigate unexpected conditions.   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis fleksibilitas keuangan dalam perusahaan di sektor energi selama periode 2017 hingga 2022. Penelitian ini mengadopsi desain penelitian deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, menghasilkan sampel dari 25 perusahaan di sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum tahun 2014 dan diklasifikasikan sebagai perdagangan pada papan utama. Fleksibilitas keuangan diukur menggunakan Altman Z-Score edisi pertama (1968), melibatkan rasio seperti WCTA, RETA, EBITTA, MVETL, dan STA. Dalam analisis, cut-off point Altman dari tahun 1968 digunakan untuk mengelompokkan perusahaan sebagai fleksibel atau kurang fleksibel secara keuangan. Sebuah perusahaan dianggap memiliki fleksibilitas keuangan jika nilai Z-Score-nya di atas 1,81, sementara dianggap kurang fleksibel jika di bawah angka 1,81. Hasil analisis pada sampel perusahaan menunjukkan bahwa sektor energi sedang mengalami dampak dari kondisi yang tidak terduga, terutama untuk perusahaan yang terdaftar di papan utama. Temuan menunjukkan bahwa perusahaan dengan fleksibilitas keuangan menunjukkan kemampuan yang lebih baik untuk mengatasi keadaan yang tidak terduga.
Pengaruh Likuiditas, Aktivitas, Dan Solvabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Atika, Nurul; Djazuli, Atim
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.4.03

Abstract

The aim of this research is to examine the effect of liquidity, activity and solvency ratios on profit growth in the property and real estate sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange. Using saturated sampling, which uses 12 samples from 12 populations taken according to specified criteria. The analytical tool used is multiple linear regression using SPSS. The independent variables used are liquidity ratio which is measured by current ratio, activity ratio measured by total asset turnover, and solvency ratio measured by debt to equity ratio. Meanwhile, the dependent variable used in this research is profit growth. The results found in this research are that the activity ratio has a positive influence on profit growth, the solvency ratio has a negative influence on profit growth, while the liquidity ratio has no influence on profit growth.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rasio likuiditas, aktivitas, dan solvabilitas terhadap pertumbuhan laba pada sub sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Menggunakan saturated sampling, dimana dari menggunakan 12 sampel dari 12 populasi yang diambil sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS. Variabel bebas yang digunakan adalah rasio likuiditas yang diukur dengan current ratio, rasio aktivitas yang diukur dengan total asset turnover, dan rasio solvabilitas yang diukur dengan debt to equity ratio. Sedangkan, variabel terikat yang digunakan dalam penelitian ini adalah pertumbuhan laba. Hasil yang ditemukan pada penelitian ini adalah rasio aktivitas memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan laba, rasio solvabilitas memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba, sedangkan rasio likuiditas tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan laba.
Reaksi Pasar Modal Indonesia Terhadap Perdagangan Perdana Bursa Karbon Indonesia Najubah, Zian; Djazuli, Atim
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.3.03

Abstract

The objective of this research is to assess and analyze the reaction of the capital market to the initial trading of carbon exchange, which is measured using abnormal return, cumulative abnormal return, dan trading volume activity, before and after the event. This event study assesses the impact of an event on stock prices. The research period is fifteen working days, i.e. seven days before, one day during, and seven days after the initial carbon trading. Using purposive sampling, six companies consisting of forestry industry, paper, and renewable energy firms listed on the Indonesia Stock Exchange were selected as the sample. The incorporated methods are Wilcoxon signed-rank test and paired sample t-test before and after the event. This study finds that the average abnormal returns before and after the initial carbon trading are not different, that the cumulative average abnormal returns before and after the event are different, and that the average trading volumes before and after the carbon trading are not different.   Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji dan menganalisis reaksi pasar modal terhadap perdagangan perdana bursa karbon yang diukur melalui variabel indikator abnormal return, cumulative abnormal return, dan trading volume activity pada sebelum dan sesudah peristiwa. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi peristiwa untuk menilai dampak dari suatu peristiwa terhadap harga saham. Periode penelitian yang digunakan adalah 15 hari kerja Bursa Efek Indonesia yang terdiri dari 7 hari sebelum, 1 hari event date, dan 7 hari sesudah perdagangan perdana bursa karbon. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 6 sampel perusahaan industri perhutanan, kertas, dan energi terbarukan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah uji beda wilcoxon signed rank test dan paired sample t-test pada sebelum dan sesudah peristiwa. Hasil dari penelitian ini adalah variabel average abnormal return pada sebelum dan sesudah perdagangan perdana bursa karbon tidak memiliki perbedaan. Sedangkan, variabel cumulative average abnormal return pada sebelum dan sesudah perdagangan perdana bursa karbon memiliki perbedaan. Kemudian, variabel average trading volume activity tidak memiliki perbedaan pada sebelum dan sesudah perdagangan perdana bursa karbon.
Pengaruh Financial Technology Payment, Financial Knowledge Dan Financial Attitude Terhadap Financial Management Behavior Mulya, Avyana Trista; Juwita, Himmiyatul Amanah Jiwa
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.3.06

Abstract

The objective of this research is to identify and analyze the effects of financial technology payment, financial knowledge, and financial attitude on financial management behavior. The objects are students of Faculty of Economics and Business of Universitas Brawijaya. this explanatory research elucidates the causal relationship between its dependent and independent variables using quantitative approach. Using purposive sampling technique, 100 student of Faculty of Economics and Business of Universitas Brawijaya batches of 2020, 2021, and 2022 who have passed financial management course and use financial technology payment service application were selected as the respondents. The data of this study was harvested from 5-point Likert-scaled closed questionnaires and analyzed using multiple linear regression in IBM SPSS Statistics version 25. This study finds that financial technology payment, financial knowledge, and financial attitude significantly influence financial management behavior.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh financial technology payment, financial knowledge, dan financial attitude terhadap financial management behavior. Objek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Penelitian ini merupakan explanatory research yang menjelaskan hubungan kausal antar variabel dependen dan independen dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup menggunakan skala pengukuran likert lima poin. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 100 responden dengan kriteria yaitu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya angkatan 2020-2022, telah menempuh mata kuliah manajemen keuangan dan menggunakan aplikasi layanan financial technology payment. Data diolah menggunakan metode analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS IBM Statistic versi 25. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa financial technology payment, financial knowledge, dan financial attitude berpengaruh secara signifikan terhadap kep financial management behavior.
Perilaku Herding Pada Harga Saham Sektor Energi Rasiv, Achmad Wildan; Juwita, Himmiyatul Amanah Jiwa
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.4.06

Abstract

The need of human to make investments has encouraged them to invest in capital markets through, one of which, stocks. One of the stock sectors in the Indonesia Stock Exchange that has a good performance is energy. The classical financial theory assumes that investors should behave rationally in making decisions. However, this does not necessarily the case since there are chances for the occurrence of market anomaly due to herding behavior, which explains the inefficiency of markets. The objective of this research is to detect herding behavior in the prices of stocks in energy sector during the 2019-2022 period in all market conditions, in favorable market condition, and in unfavorable market condition. The herding behavior in this quantitative study was detected using the Cross-Sectional Absolute Deviation (CSAD) method, in which the non-linear relationship between return and CSAD was observed. The samples are 34 energy sector companies, selected via purposive sampling. The study incorporates secondary data of monthly closing prices of both the stocks and the Indonesia’s Composite Index. The results of the data analysis and hypothesis testing in EViews 12 indicate that herding behaviors were detected in the prices of stocks in the energy sector in the Indonesia Stock Exchange during the 2019-2022 period in all market conditions and in unfavorable market condition. This study also finds that there is no herding behavior in the unfavorable market condition during the 2019-2022 period.   Abstrak Kebutuhan manusia untuk berinvestasi mendorong adanya investasi pada pasar modal, salah satunya adalah saham. Di Bursa Efek Indonesia, salah satu sektor saham yang memiliki performa baik adalah sektor energi. Teori keuangan klasik menyatakan bahwa investor seharusnya bertindak rasional dalam melakukan pengambilan keputusan investasi. Namun, hal ini tidak selalu terjadi dan terdapat peluang adanya anomali pasar yang disebabkan oleh perilaku herding yang menjelaskan bahwa pasar tidak senantiasa efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi perilaku herding pada harga saham sektor industri selama periode 2019-2022 pada keseluruhan kondisi pasar, kondisi pasar naik, dan kondisi pasar turun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam mendeteksi herding adalah Cross Sectional Absolute Deviation (CSAD) dengan melihat hubungan non-linear return pasar dan CSAD. Sampel yang digunakan adalah 34 perusahaan sektor energi dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder harga penutupan bulanan saham tersebut dan IHSG pada periode 2019-2022. Analisis data dilakukan dengan pengujian hipotesis dengan perangkat lunak Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perilaku herding pada harga saham sektor energi di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2022 pada keseluruhan kondisi pasar dan kondisi pasar turun. Namun, tidak ditemukan perilaku herding pada kondisi pasar naik selama periode 2019-2022.
Prediksi Kesulitan Keuangan Dengan Menggunakan Model Altman Modifikasi Z-Score Wahyuni, Sri
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.3.02

Abstract

Textile industry is contracted due to the Covid-19 pandemic, reduction of export, increase of import, and the spread of thrifting trend. This unfavorable condition has put losses to the issuers of textile industry. Here financial distress prediction analysis is crucial since the earlier the financial distress is detected, the more useful information received by internal parties. Such information is used by the stakeholders as a consideration in their decision-making. The objective of this research is to identify and analyze the prediction of financial distress obtained from the use of the modified Altman Z”-Score. Using purposive sampling technique, twelve companies were selected as the sample of this quantitative descriptive study. The financial distress was measured using the modified Altman Z”-Score, which incorporates four financial ratios. This study finds that seven companies (58%) are predicted to have financial distress for three years, that two companies (17%) have fluctuating financial conditions, that two companies (17%) improves their financial performance and tat one company (8%) has good financial condition for three years. The results of this research are useful for investors as a signal for the consideration of investment decision-making and for companies as an early warning and early cues for evaluation to prevent bankruptcy.   Abstrak Industri tekstil terkontraksi akibat pandemi Covid-19, penurunan ekspor tekstil, peningkatan impor produk tekstil serta maraknya trend thrifting yang  mengakibatkan  emiten tekstil mengalami kerugian. Analisis prediksi kesulitan keuangan penting karena semakin dini tanda kesulitan keuangan terdeteksi, maka akan semakin baik bagi pihak internal serta dapat memberikan informasi yang berguna sebagai sinyal bagi pemangku kepentingan untuk bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis prediksi kesulitan keuangan dengan menggunakan model Altman Modifikasi Z”-Score. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan sampel berjumlah 12 perusahaan. Kesulitan keuangan diukur dengan menggunakan model Altman Modifikasi Z"-Score yang memanfaatkan empat rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 58% atau 7 perusahaan diprediksi mengalami kesulitan keuangan selama tiga tahun, 17% atau 2 perusahaan kondisi keuangannya berfluktuasi, dan 17% atau 2 perusahaan mengalami peningkatan kinerja keuangan dan 8% atau 1 perusahaan  memiliki keuangan yang sehat selama 3 tahun. Hasil penelitian ini berguna bagi investor sebagai sinyal untuk bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi serta bagi perusahaan sebagai tanda peringatan dini dan evaluasi untuk mencegah terjadinya kebangkrutan.
Pengaruh Faktor Internal Dan Eksternal Terhadap Harga Saham Sondakh, Michael Krisnaputra; Sumiati, Sumiati
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.3.05

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effects of internal factors consisting of Return on Assets (ROA) and Price-to-Earnings Ratio (PER) and external factors consisting of global coal price and global gas and oil price on the stock price movement of coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2018-2022 period. This quantitative research examines eight coal mining companies listed on the IDX in the 2018- 2022 period, which were selected using simple random sampling technique with several criteria. The results of the data analysis performed in SPSS 22 indicate that Return on Asse (ROA) and Price-to-Earnings Ratio (PER) have positive and significant effects on the stock price movement of the coal mining companies. Further, global coal price has no significant effect, while global oil and gas price has positive and significant effect on the said price movement.   Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal yaitu Return On Asset (ROA) serta Price to Earning Ratio (PER) dan faktor eksternal yaitu Harga batubara global serta harga minyak bumi dan gas global terhadap pergerakan harga saham perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018-2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menguji 8 perusahaan pertambangan batubara dalam BEI periode 2018-2022. Sampel diambil sesuai dengan kriteria yang digunakan dengan metode Simple Random Sampling lalu dianalisis dengan metode analisis regresi berganda menggunakan SPSS 22. Hasil dari penelitian menunjukkan Return On Asset (ROA) serta Price to Earning Ratio (PER) berpengaruh positif dan signifikan, Harga batubara global tidak berpengaruh signifikan serta harga minyak bumi dan gas global berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pergerakan saham perusahaan pertambangan batubara.
Pengaruh Leverage, Board of Directors, Dan Operating Capacity Terhadap Financial Distress Di Masa Pandemi Covid-19 Bani, Amira Yusyah; Hariadi, Bambang
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.3.01

Abstract

The pandemic has changed the world, including Indonesia that suffers from economic contraction through the government new policies in coping to reduce the pandemic outbreak. As such, this study aims to determine the effect of leverage, board of directors and operating capacity on financial distress during the covid-19 pandemic. The samples include 30 transportation and logistics companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2020-2022, and the data are analyzed by structural equation modeling (SEM) utilizing the partial least square (PLS). This study finds that leverage and board of directors are able to affect the potential for financial distress in a company. However, operating capacity in this study has no effect on the potential for financial distress in a company. This study supports agency theory, and applies earnings per share in measuring financial distress proxies.   Abstrak Pandemi mampu mengubah dunia. Dengan adanya pandemi, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan baru sebagai upaya dalam menaggulangi dan mengurangi wabah pandemi. Imbas dari kebijakan tersebut hal ini memberikan kontraksi pertumbuhan terhadap ekonomi Indonesia.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh leverage, board of directors dan operating capacity terhadap financial distress di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan structural equation modelling (SEM) dengan mengunakan jenis partial least square (PLS). Adapun sampel penelitian adalah 30 perusahaan sektor transportasi dan logistik di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Penelitian ini menemukan bahwa leverage dan board of directors mampu mempengaruhi potensi terjadinya financial distress pada suatu perusahaan. Namun, operating capacity dalam penelitian ini tidak berdampak atau tidak berpengaruh pada potensi munculnya financial distress pada suatu perusahaan. Penelitian ini mendukung teori keagenan. Penelitian ini menggunakan earning per share pada pengukuran proksi financial distress.
Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Rafsanjani, Mahdi; Sumiati, Sumiati
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.4.08

Abstract

As one of the provincial governments in Indonesia, DKI Jakarta provides financial reports on their official website as a form of government’s accountability. We, as a society, can respond by analyzing the financial performance of DKI Jakarta provincial government. Through this research, We can see how to analyze the financial performance of DKI Jakarta provincial government from 2012 to 2022. DKI Jakarta was led by five different governors during that period. It is interesting to see the difference between the financial performance of DKI Jakarta on each governor. Financial performance can be measured using fiscal decentralization ratio, independence ratio, regional financial efficiency ratio, local income (PAD) effectiveness ratio, growth ratio, and harmony ratio. The result of the research showed that Basuki Tjahaja Purnama has recorded his name on top of every ratio tested. Followed by Anies Rasyid Baswedan with four times on the top three of every ratio tested. On the other hand, Anies also recorded his name four times in the worst of every ratio tested.   Abstrak DKI Jakarta sebagai salah satu provinsi di Indonesia tentunya memberikan laporan keuangan yang disebarkan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerahnya. Masyarakat daerah dapat memberikan respon dengan menganalisis kinerja keuangan dari pemerintah daerahnya. Melalui penelitian ini, dapat terlihat gambaran bagaimana cara menganalisis kinerja keuangan pemerintah provinsi DKI Jakarta tahun 2012 hingga 2022. Dalam kurung waktu 11 tahun tersebut, DKI Jakarta dipimpin oleh 5 Gubernur berbeda sehingga menarik untuk melihat kinerja keuangan DKI jakarta. Kinerja keuangan dapat diukur menggunakkan rasio desentralisasi fiskal, rasio kemandirian, rasio efisiensi keuangan daerah, rasio efektivitas PAD, rasio pertumbuhan, serta rasio keserasian. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah Bapak Basuki Tjahaja Purnama berhasil mencatatkan namanya dalam pencapaian tertinggi di setiap rasio keuangan daerah yang diujikan. Disusul oleh Bapak Anies Rasyid Baswedan yang mencatatkan 4 kali namanya dalam pencapaian tertinggi di rasio keuangan daerah. Meskipun di sisi lain, Bapak Anies Baswedan juga mencatatkan 4 kali namanya dalam hal terburuk dari segi rasio keuangan daerah yang diujikan.
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Niat Dalam Menggunakan Pinjaman Dana Berbasis Internet Silalahi, Jonathan Martin; Nurmasari, Nuraini Desty
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.4.02

Abstract

The objective of this research is to identify and analyze the effects of perceived ease of use, perceived usefulness, trust, and user innovativeness on attitude and intention to use internet-based fund loans. The sample of this study is people in the Special Capital Region of Jakarta, selected through non-probability sampling. The data was harvested via online questionnaires and was analyzed using Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) in SmartPLS 4. This study finds that perceived ease of use does not significantly influence attitude, that perceived usefulness significantly affects attitude, that trust does not have any significant impact on attitude, that user innovativeness significantly influences attitude, and that attitude significantly impacts the intention to use internet-based fund loans.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perceived ease of use, perceived usefulness, trust, user innovativeness terhadap attitude dan niat dalam menggunakan pinjaman dana berbasis internet. Penelitian ini dilakukan pada lingkup sampel penduduk di wilayah DKI Jakarta dengan mendistribusikan kuesioner secara online. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel non-probability sampling dan teknik analisis data menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4. Hasil dari penelitian ini yaitu perceived ease of use tidak berpengaruh signifikan terhadap attitude. Sedangkan perceived usefulness berpengaruh signifikan terhadap attitude. Selanjutnya trust tidak berpengaruh signifikan terhadap attitude dan user innovativeness berpengaruh signifikan terhadap attitude. Terakhir, attitude berpengaruh signifikan terhadap niat dalam menggunakan pinjaman dana berbasis internet.

Page 9 of 14 | Total Record : 132