cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bestari
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "No 42 (2009)" : 23 Documents clear
MODIFIKASI ALAT PENGEMASAN HASIL PEMINDANGAN BAGI KELOMPOK IKAN PINDANG MINA LASMI DI DESA PERANCAK KABUPATEN JEMBRANA-BALI I Gusti Made Separiyana, Made Mahendra Pipik Sumaryani
Jurnal Bestari No 42 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.04 KB)

Abstract

Indonesia merupakan Negara kepulauan yang setengah lebih wilayahnya merupakan perairan (laut), sehingga memungkinkan penduduk untuk bermata pencaharian sebagai nelayan. Salah satu daerah di Bali yaitu Desa Perancak, kabupaten Jembrana 90% penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan.Hasil tangkapan ikan dijual kepada industri-industri pengolahan ikan didaerah tersebut. Serta dapat dijual langsung kepada konsumen atau masyrakat sekitar, ketika tangkapan ikan berlimpah dilakukan pemindangan sebagai langkah antisipasi. Dalam usaha pemindangan tersebut akhirnya muncul inisiatif untuk membentuk kelompok pindang, yang selanjutnya bernama Kelompok Ikan Pindang Mina Lasmi. Distribusi hasil pemindangan hanya mampu menembus pasar tradisional kabupaten maupun yang ada di desa. Hal ini disebabkan oleh teknik pengemasan yang belum memenuhi standar dan menarik minat konsumen. Beranjak dari permasalahan tersebut maka dikenalkan suatu alat pengemasan hasil pemindangan yang sederhana, agar dapat membantu masyrakat di daerah Desa Perancak dalam upaya menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Metode yang digunakan meliputi observasi, ceramah, dan demonstrasi: sehingga masayarakat mengenal serta akan memanfaatkan desain modifikasi alat pengemasan hasil pemindangan yang belum pernah dilakukan, serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Penulis adalah mahasiswa  PS Pendidikan MIPA, FKIP, Universitas Mahasaraswati, Denpasar
POLA PENERIMAAN TEKS (ESTETIKA RESEPSI) CERPEN INDONESIA MUTAKHIR SISWA DAN SISTEM PEMBELAJARAN APRESIASI CERPEN DI SMU KOTA MALANG Ekarini Saraswati, Joko Widodo
Jurnal Bestari No 42 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.352 KB)

Abstract

It is important to know the connections between student's behaviour and literary learning in Malang City. Literary learning using competence-based curriculum needs accurate information related to student's acquisition on Indonesian short story texts. The picture of students's knowledge and emotion when they are learning contemporary Indonesian short story, influencing factors on students's acceptance pattern, literary learning activities conducting by teachers, school fascilities availability, and policies taken by the senior high school principals in Malang in developing literary learning are significant input to implementation of education. Generally, the students' acceptace on the three short stories which had been given before shown that the students had enough competence in comprehending them. From intellectual aspect, they have succeeded in expressing literary structure from the texts. Moreover, student's ability on their acquisitions toward Indonesian contemporary short stories cannot be separated from their teacher's ability in designing joyful learning eventhough there are insufficient literary books available.        
MODEL REKLAMASI LAHAN KRITIS PADA AREA BEKAS PENGGALIAN BATU BATA Babo Sembodo, Rahmat Hidayat, M Indriastuti F Syafrina, SD Arismawati,
Jurnal Bestari No 42 (2009)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.528 KB)

Abstract

Ketergantungan manusia terhadap sumberdaya tanah terus meningkat. Hal ini menyebabkan tekanan penduduk terhadap lingkungan meningkat tanpa memperhatikan kemampuan tanah itu sendiri. Yang terjadi di Dusun Ngampon, Desa Sitimulyo Kabupaten Bantul DIY, adalah eksploitasi tanah secara terusmenerus dalam jumlah yang sangat besar. Proses penggalian yang dalam guna pembuatan batubata mendorong kemerosotan sumberdaya tanah baik mutu maupun kualitasnya. Gejala fisik yang tampak jelas di tempat kejadian adalah semakin tipisnya lapisan tanah, sehingga kemampuan tanah tidak stabil. Oleh karena itu, kami berusaha melakukan upaya nyata selain ingin menyadarkan masyarakat setempat akan pentingnya pengelolaan lahan secara lestari namun juga mencarikan alternatif solusi. Berdasarkan pada hal tersebut tim mencoba tiga metode sebagai alternatif solusi, yaitu sistem karung, sistem pPot, dan system pembelukaran. Dari ketiga metode tersebut, sistem pembelukaranlah yang cocok diterapkan, karena relatif mudah dan murah dibanding dengan metode pot yang cukup menghabiskan banyak tenaga dan juga sistem karung yang cukup mahal. Walaupun begitu, sistem pembelukaran cukup memakan banyak waktu. Penulis adalah mahasiswa Jurusan Pengelolaan Hutan dan Konservasi Sumberdaya Hutan Fakultas Kehutanan, Universitas Gajah Mada,Yogyakarta

Page 3 of 3 | Total Record : 23