cover
Contact Name
Yopie F. M. Buyung
Contact Email
yopiebuyung@gmail.com
Phone
+6285231318367
Journal Mail Official
saintpaulsreview@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Teologi Saint Paul Bandung Kampus Jl. Purbasari No.3, Cimahi Kampus 2: Jl. Baranangsiang, Kompleks ITC Kosambi Blok D3, Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Saint Paul's Review
ISSN : -     EISSN : 27975061     DOI : https://doi.org/10.56194/spr
Saint Pauls Review adalah jurnal ilmiah berkala yang diterbitkan dua kali setahun oleh Bagian Pusat Studi Sekolah Tinggi Teologi Saint Paul Bandung. Jurnal ini mengkaji isu-isu kontemporer yang ada di tengah-tengah masyarakat khususnya kaum milenial yang sedang mengalami perubahan yang begitu cepat demi berkontribusi dalam pelayanan Gereja di negara kesatuan Republik Indonesia. Penulisan dalam jurnal ini lebih berfokus pada bidang Teologi, Konseling, dan beberapa disiplin ilmu terkait seperti Psikologi, Sosial dan Antropologi. Jurnal ini ditulis oleh para teolog Kristen, para dosen dan mahasiswa, para pendeta dan rohaniawan serta orang awam yang menaruh perhatian terhadap pergumulan masyarakat pluralisme dalam gaya penulisan yang dapat dicerna oleh masyarakat Kristen. Saint Pauls Review adalah jurnal open access yang menerbitkan artikel penelitian dalam bidang teologi, misiologi, konseling pastoral, kepemimpinan Kristen, pendidikan Kristen, dan filsafat agama. Kriteria publikasi jurnal ini didasarkan pada standar etika yang tinggi dan kekakuan metodologi dan kesimpulan yang dilaporkan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): June" : 7 Documents clear
Pencerahan Spiritual: Peran Kedewasaan Iman Kristen sebagai Garam dan Terang Dunia Pote, Dominggus; Natanael, Okki; Harijani, Tuty; Sinaga, Eddi Anton
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam artikel ini mengulas mengenai signifikansi orang-orang yang beriman dalam peran sebagai garam dan terang di tengah dunia, sejalan dengan kedewasaan iman mereka. Status individu yang memiliki dampak spiritual dalam ranah Kristen diasosiasikan dengan pematangan rohaniah yang berdampak positif pada sesama melalui prinsip-prinsip teologis yang dipegang teguh. Maksud dari tulisan ini adalah menguraikan bagaimana individu beriman yang telah mencapai kedewasaan rohaniah mampu memberikan pengaruh dan penerangan dalam lingkungan sekitarnya. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah melalui pengumpulan informasi dari kajian literatur. Temuan dari analisis ini menunjukkan bahwa individu yang telah meraih kedewasaan rohani dipanggil untuk menjadi teladan bagi dunia. Transformasi dalam konteks keberimanan memungkinkan mereka menjadi faktor krusial dalam menahan degradasi moral dunia akibat dosa dan kejahatan. Selain itu, kehadiran mereka juga memberikan penerangan bagi mereka yang tenggelam dalam kegelapan dunia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kehendak Tuhan adalah agar individu yang telah mencapai puncak kedewasaan iman dapat menjadi berkat bagi sesama melalui teladan dan tindakan hidup yang memancarkan inspirasi hidupp bagi orang lain.
Pola Mentoring Barnabas kepada Paulus sebagai Upaya Meningkatkan Kecakapan Kepemimpinan GBI se-Malang Raya Turangan, Yohanes
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis kepemimpinan di Gereja saat ini, diduga dapat terjadi oleh karena pola mentoring yang tidak tepat. Penelitian ini fokus untuk membahas teladan Barnabas kepada Paulus dengan menggunakan penelitian kualitatif. Setelah melakukan pembahasan, bersimpulan bahwa keteladanan Barnabas kepada rasul Paulus mempengaruhi kesiapannya menjadi pemimpin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi para pemimpin Gereja Bethel Indonesia GBI Perwil 6 Malang Raya untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan.
The Integrity of a Disciple of Christ in Shepherding the Congregation Poole, Ian; Park, Sarah; Wartika, Eti
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article highlights the importance of the shepherd as a disciple of Christ. Their existence as disciples who depend on and adhere to Christ will radiate integrity and piety that shines brightly for their congregation. The method used in this study is literature study. The results show that a disciple places themselves as a learner who clings to Jesus Christ for their relationship with God. It was also found that there is a significant relationship about the shepherd as a disciple of Christ that impacts their service to the congregation. Congregation members served view the Christ-centered example of the shepherd as encouraging them to imitate their way of life. In conclusion, the shepherd as a disciple of Christ yields the values of piety and holiness that affirm their testimony.
Worldview Hinduisme tentang Konsep Keselamatan Ditinjau dari Perspektif Kristen Letedara, Ruland
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya orang Kristen memahami konsep pemikiran tentang keselamatan dalam Hinduisme karena turut mempengaruhi keyakinan dasar banyak suku bangsa di Indonesia. Salah satu persoalannya terletak pada keyakinan Hinduisme yang berpikir bahwa Yesus termasuk salah satu ilah di antara banyaknya dewa-dewi. Tujuan dari pembahasan ini untuk menjelaskan bahwa Yesus bukan ilah seperti pemahaman Hinduisme, tetapi pribadi yang berinkarnasi menjadi manusia untuk memanggil orang berdosa untuk bertobat. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan literatur sebagai sumber data. Pembahasan dalam penelitian ini mencapai kesimpulan bahwa keselamatan dalam Hinduisme bersifat panteistik yang mempercayai dewa-dewi. Dengan kata lain, konsep keselamatan dalam Hinduisme merupakan upaya manusia menaati hukum-hukum atau tradisi agama demi mencapai kesempurnaan hidup. Konsep pemikiran ini, sangat bertentangan dengan dasar tentang keselamatan dalam keyakinan iman Kristen.
Manajemen Konflik Terhadap Emosional dan Implikasinya: Studi Eksegesis Berdasarkan Mazmur 37:8 Pattinaja, Aska Aprilano; Ziliwu , Alnodus Jamsenjos Indirwan; Kulka , Elister; Soll, Meyut
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab terjadinya konflik adalah ketidaakmampuan untuk menahan amarah dalam situasi konflik. Mazmur 37:8 merupakan bagian Firman Tuhan yang sangat tepat untuk memberikan solusi praktis manajemen konflik bagi orang percaya untuk tidak menjadi marah. Penelitian khusus dan komprehensif tentang konteks manajemen konflik ini khusus terhadap mazmur 37:8 masih sangat jarang untuk dilakukan. Melihat pentingnya manajemen konflik dalam kehidupan orang percaya, maka artikel ini ditulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan sub-genre hermeneutik untuk menemukan prinsip-prinsip kebenaran dalam hubungan dengan manajemen konflik dan implikasinya. Artikel ini menemukan ada tiga prinsip utama yang menjadi solusi praktis manajemen konflik, dalam Mazmur 37:8 yakni: pertama, berusahalah agar jangan marah; kedua, jangan frustrasi; ketiga, jangan terpengaruh dengan kenyataan. Ketiga prinsip ini adalah kunci penting, dan sangat berimplikasi terhadap respon dan keputusan orang percaya dalam menghadapi kemarahan. Hasil penelitian ini sangat berguna bagi rujukan para konselor, pengajar, motivator, pemimpin, hamba Tuhan, dan setiap orang percaya yang ingin menemukan resolusi dalam setiap konflik.
Mengajar Anak Secara Profesional: Suatu Tuntutan bagi Guru Sekolah Minggu di Abad 21 Gea, Leniwan Darmawati
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sunday School service is one of the categorical services in the church which is very important, but is often not handled by teachers or instructors who are well competent compared to services for adults. In fact, they are the next generation who are expected to continue the existence of the church. This is very worrying based on the author's observations in several churches served by STT ATI students. The subjects of this research were STT ATI students. The aim of this research is to investigate the reality of Sunday school services with their various difficulties, as well as to encourage the need for professionally trained teachers in the midst of 21st century developments to play an effective role in serving Sunday School children. The research method used is qualitative research with a phenomenological approach to explore and describe sources of information from informants according to the main problem being studied. The results of this research are that professional Sunday School teacher figures are very much needed in the midst of increasingly advanced developments, especially in the digital era of the 21st century. To achieve this, training for Sunday School teachers is very effective in forming school teachers. A creative and innovative week.
Kajian Teologis Hamba yang Menderita dalam Narasi Kitab Yesaya 52:13-53:12 Anna, Nik
SAINT PAUL'S REVIEW Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : STT Saint Paul Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki identitas sang hamba yang menderita sebagaimana diungkapkan dalam narasi penulis Kitab Yesaya. Dengan demikian, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan study biblika. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan terhadap Yesaya 52:13-52:12, menyungguhkan bahwa identitas hamba yang menderita dalam Kitab ini merujuk kepada pribadi Yesus yang telah menderita hingga mati menanggung dosa manusia.

Page 1 of 1 | Total Record : 7