cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Gamma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2006): September" : 6 Documents clear
DAFTAR ISI GAMMA VOL.2 NO.1, SEPTEMBER 2006 Isi, Daftar
Jurnal Gamma Vol 2, No 1 (2006): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.465 KB)

Abstract

uji potensi rhizobakteri perombak pestisida ddt sebagai pupuk hayati (biofertilizer)Ali Ikhwan. 01Pengaruh Pestisida Organik dan Interval Penyemprotan terhadap Hama Plutella xylostella padaBudidaya Tanaman Kubis OrganikHeniik Sukorini. 11Penggunaan Tepung Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia) Untuk Meningkatkan Kualitas Pakan AyamRasAsmah Hidayati. 17Analisa Pengaruh Pemasangan Stabiliser Terhadap Kestabilan Guling Kendaraan Jalan 4 RodaArif Hari Styawan. 25Stabilisasi Sistem Nonlinier Dengan Pengendali SwatalaNur Alif Mardiyah. 35Profil Penderita Endometriosisrs RS Dr. Saiful Anwar Malang 2001 ? 2003Kusuma Andriana. 42Simulasi Perbandingan Algoritma Region Approach, Positional Weight, dan Modie-Young Dalam Efisiensidan Keseimbangan Lini Produksi.Teguh Baroto. 48Daya Hidup Bakteri Selulolitik Asal Probiotik Yoghurt Sapi Pada Media Pembawa Pollard.Listiari Hendraningsih. 55Pengembangan Metode Isolasi DNA Genom Pada Tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas).Maftuchah. 63Penggunaan Elistrak Temulawak dan kunyit Terhadap ResistensiSri Samsundari. 70
SIMULASI PERBANDINGAN ALGORITMA REGION APPROACH, POSITIONAL WEIGHT, DAN MODIE-YOUNG DALAM EFISIENSI DAN KESEIMBANGAN LINI PRODUKSI Baroto, Teguh
Jurnal Gamma Vol 2, No 1 (2006): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.04 KB)

Abstract

Produktifitas merupakan kajian utama yang selalu diupayakan peningkatannya dalam industri apapun. Peningkatan produktifitas ekivalen dengan efisiensi produksi. Pada industri dengan tipe massal, peningkatan produktifitas salah satunya dapat diupayakan lewat aplikasi teori keseimbangan lintasan. Ada banyak algoritma keseimbangan lintasan, diantaranya Algoritma 'Helgeson-Birnie', Algoritma 'Moodie-Young', Algoritma 'Kilbridge-Wester', dan algoritma-algoritma lainnya. Masing-masing algoritma tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan dalam aplikasinya. Pada penelitian ini akan dibandingkan kinerja antara tiga algoritma keseimbangan lintasan yaitu Algoritma 'Helgeson Birnie', Algoritma 'Moodie Young', dan Algoritma 'Kilbridge Wester' dalam kaitannya dengan peningkatan produktifitas.  Penelitian dilakukan secara simulatif numerik dengan memunculkan berbagai kasus lini produksi yang berbeda-beda.             Berdasar kriteria tingkat efisiensi (line efficiency) dan tingkat keseimbangan (smoothing index), dihasilkan empat kesimpulan. Pertama, Algoritma Moodie Young cocok digunakan untuk precedence diagram yang berawal dari 1 atau banyak operasi terpisah namun menyatu dalam suatu elemen operasi dan diakhiri pada satu elemen operasi. Kedua, Algoritma Ranking Positional Weight cocok digunakan untuk precedence diagram yang dimulai dari satu operasi dan selanjutnya bercabang menjadi dua atau lebih dan selanjutnya diakhiri pada lebih dari satu operasi. Ketiga, tidak ada suatu precedence diagram spesifik yang cocok untuk algoritma Region Approach. Keempat, tidak ada algoritma terbaik untuk precedence diagram berbentuk: satu jalur lurus; atau berawal dari satu atau banyak operasi mandiri, bertemu lalu bercabang, dan berakhir pada banyak elemen operasi; atau berawal dari satu operasi bercabang, bertemu lagi disatu elemen operasi, bercabang lagi, dan bersatu lagi serta berakhir pada satu elemen.
PENGGUNAAN TEPUNG BUAH MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PAKAN AYAM RAS Imbang Dwi Rahayu, Asmah Hidayati,
Jurnal Gamma Vol 2, No 1 (2006): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.238 KB)

Abstract

The objective of this research was to know the mengkudu meal as natural feed aditif for quality increase of layer ration especially is dry matter, organic matter and mineral; nitrogen balance and biologis digestibility of ration.             The material was used in this experiment five teen layer hens, in eighteen months old, devide into five groups treatment namely P0 (0%), P1 (0,5%), P2 (1,0%), P3 (1,5%) and P4 (2,0%) of mengkudu meal in ration. Individual cages and force feeding methods for used in this treatment. The quality of ration and nutrient in feces was analyzed by procsimat (AOAC, 1996).             The result of this research: mengkudu meal as natural feed aditif have effect not significan't for quality increase of layer ration. Based on value of each variable on quality ration, mengkudu meal give quality increase up to 1,5% added in ration; and it was decrease total price of ration.
DAYA HIDUP SPESIS BAKTERI SELULOLITIK ASAL YOGHURT SAPI PADA MEDIA PEMBAWA POLLARD Hendraningsih, Listiari
Jurnal Gamma Vol 2, No 1 (2006): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.865 KB)

Abstract

Penelitian untuk mengetahui daya hidup bakteri-bakteri selulolitik asal Yoghurt Sapi pada media pembawa pollard telah dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2004 di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang. Kedalam pollard ditambahkan probiotik sebanyak 20% dari bahan kering pollard untuk kemudian dinkubasi pada suhu 39oC. Pengamatan yang meliputi jumlah koloni bakteri selulolitik, karakterisasi bakteri selulolitik dan perbandingan populasi spesies bakteri dilakukan pada hari ke 0, 30, dan 60. Koloni bakteri selulolitik mengalami penurunan pada pengamatan hari ke 0 (108), ke 30 (104) dan ke 60 (102). Setelah pengamatan bentuk koloni, dilakukan karakterisasi yang menunjukkan terdapat 3 spesies bakteri selulolitik yang hidup yaitu: Fibrobacter succinogenes, Butyrifibrio fibrisolvens, dan Ruminococcus albus. Walaupun ke-3 spesies mengalami penurunan, terdapat perbedaan pola penurunan. R. albus yang dominan pada hari ke 0 turun secara drastis pada pengamatan berikutnya. Pada pengamatan hari ke 30, F. succinogenes merupakan bakteri yang paling dominan, dan B. fibrisolvens dominan pada hari ke 60.
ANALISA PENGARUH PEMASANGAN STABILISER TERHADAP KESTABILAN GULING KENDARAAN JALAN 4 RODA Setiawan, Arif Hari
Jurnal Gamma Vol 2, No 1 (2006): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.695 KB)

Abstract

Critical situation by vehicle of fast moment at turning is vehicle skidding and rolling. Both the things caused by centrifugal force. Vehicle roll to be marked upraisedly its one or two wheel of surface of road.             This research is done by measurement of torsion stiffness from one of  bar model of stabilizer and its influence to stabilizer rolling stiffness after attached at vehicle. Level of this stabilizer rolling stiffness will be seen its influence to level of angle of rolling vehicle.             From result of this research, installation of stabilizer influence at inclination of vehicle body. Angle of rolling vehicle after attached by stabilizer smaller than before attached. This condition caused difference of maximum of turning speed. After attached by stabilizer higger than before attached. Influence of installation of stabilizer to stability of rolling vehicle of this 4 wheel road take its case study at Toyota Kijang LX in road level off with turning radius 50 m. Maximum of turning speed before attached by stabilizer is 64,87 km/hour while after attached  become 69,66 km/hour ( increase 7,4 %)
PENGEMBANGAN METODE ISOLASI DNA GENOM PADA TANAMAN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS) Maftuchah, Agus Zainudin,
Jurnal Gamma Vol 2, No 1 (2006): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.841 KB)

Abstract

Molecular markers have been used extensively to study genetic relationships in number of crops.  One of the techniques that can be used to obtain DNA finger print is RAPD (random amplified polymorphic DNA) technique, a molecular technique based on PCR technology. The quality of amplification products depend on several factors such as MgCl2 concentration, primers, PCR condition and DNA quality. In this study, an experiment  was conducted to find out appropriate DNA isolation technique for three accessions Jatropha curcas (Karangtengah, Lamongan and NTB). Three DNA isolation technique has been tested  and two of them were able to produce good quality of genomic DNA. The results therefore indicate that the technique can be used to genomic DNA isolation of Jatropha curcas on molecular analysis.

Page 1 of 1 | Total Record : 6