cover
Contact Name
Ilham Ramadan Sirega
Contact Email
ilhamramadan@stain-madina.ac.id
Phone
+6282144210053
Journal Mail Official
ilhamramadan@stain-madina.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.stain-madina.ac.id/index.php/almutabar/Editorial-Team
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Mu'tabar
ISSN : 27749452     EISSN : 27749460     DOI : https://doi.org/10.56874
Core Subject : Religion,
alMutabar is the Jurnal of ilmu Hadith aims to encourage and promote the study of the Hadith from a wide range of scholarly perspectives. The Scope of the Journal is all related issues on the study of the Hadith, including Linguistic, Literary, and Thematic Perspectives of the Hadith Hadith Commentaries The Hadith and Other Traditions Methods and Approaches to Hadith The Societal Hadith Translation of the Hadith Historical of the Hadith, Living Hadith, Takhrij al-Hadis
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Mu'tabar" : 14 Documents clear
Metodologi Al-Jarh wa Ta'dil: Sejarah dan Signifikansinya di Era Kontemporer Rizki Restu Afandi; Sahrul; Aziz Arifin
Al-Mu'tabar Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874//almutabar.2024.v4i2/2100/5

Abstract

Ilmu al-Jar ? wa Ta'd?l semakin penting untuk menjaga keutuhan dan kebenaran sunnah Nabi Muhammad SAW, terlebih dengan maraknya beredarnya hadis-hadis yang dhaif atau palsu melalui berbagai media. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi al-Jar ? wa Ta'd?l dalam konteks modern dan menganalisis metodologinya secara sederhana sebagai alat untuk menilai perawi hadis berdasarkan kelemahan (jar ?) dan keutamaan (ta'd?l). Metode yang digunakan adalah kajian pustaka yang membahas tentang teknik, metode, dan kriteria yang diterapkan para ulama dalam menilai perawi hadis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa ilmu al-Jar ? wa Ta'd?l telah berkembang sejak masa para sahabat dan merupakan suatu seni dalam menentukan diterima atau ditolaknya suatu periwayatan. Meskipun para ulama terdahulu telah melakukan kajian yang luas, namun penyebaran hadis-hadis palsu masih terus terjadi hingga saat ini, termasuk yang belum diteliti. Oleh karena itu, penelitian terhadap al-Jar ? wa Ta'd?l tetap relevan dan diperlukan untuk menjamin keautentikan hadis-hadis yang beredar. Kesimpulannya, kajian alJar ? wa Ta'd?l akan terus dilakukan sebagai upaya melestarikan kebenaran Sunnah Nabi SAW, mengingat pentingnya evaluasi para perawi hadis di era modern.
Studi Pemahaman Masyarakat Dusun Pasir Malang tentang Hadis Etika Memilih Pemimpin Akhsa Alpar Mubarok; Muhammad Faqih Choiruddin; Muhammad Alif
Al-Mu'tabar Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874//almutabar.2024.v4i2/2104/5

Abstract

This study examines the understanding of the people of Dusun Pasir Malang regarding the ethics of selecting a leader from the perspective of Hadith. The ethics of choosing a leader is crucial because it significantly impacts the sustainability of community life. However, in reality, many people still choose leaders based on personal or group interests without considering the ethical values taught by Islam. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including interviews, observation, and documentation study. The findings show that the people of Dusun Pasir Malang have a low level of awareness regarding the application of Hadith in selecting leaders. The understanding of Hadith concerning leader criteria, such as trustworthiness, honesty, and responsibility, has not yet been optimally implemented. This study is expected to serve as a reference to raise public awareness about the importance of selecting leaders based on Islamic ethical values.
Living Hadis Tasyakuran Khatam Al-Qur’an di Yayasan Nuzhatul Muttaqien Tangerang Arbi Nazhief Fauzan; Muhammad Alif; Masrukhin Muhsin
Al-Mu'tabar Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874//almutabar.2024.v4i2/2119/5

Abstract

This study aims to explain how the tradition of Tasyakuran khataman Al-Qur'an in the community, especially in the Nuzhatul Muttaqien foundation. And also analyze what hadiths related to the tasyakuran khataman and the process of implementation, as well as analyzing the values contained therein such as religious values, friendship, charity and so on. This research uses a case study method, such as how the tasyakuran khatmil Qur'an is used in the community, as well as the hadith analysis method to find out the teachings of the Prophet about the appreciation of the Qur'an and its practice. The result is that each region's interpretation of the hadith reading is different, not fixed to just one feast. The most important thing is that the Muslim community can appreciate the Qur'an more because it is a gathering witnessed by thousands of angels and also the descent of Allah's Grace.
Living Qur’an dan Hadis: Tradisi Kenduri Rasulan di Desa Ngampo Gunung Kidul Yogyakarta Anisa Fitriyani; Siti Padlah; Ahmad Habibi Syahid; Muhammad Alif
Al-Mu'tabar Vol. 4 No. 2 (2024): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874//almutabar.2024.v4i2/2131/5

Abstract

Tradisi Kenduri Rasulan di Desa Ngampo merupakan sebuah perayaan budaya yang kaya akan nilai-nilai sosial dan religius, yang menggabungkan unsur-unsur budaya Jawa dengan ajaran Islam. Meskipun berakar pada kebudayaan lokal, fungsi tradisi tidak hanya sebuah acara sosial, namun sebagai sarana memperkuat hubungan sosial antar warga dan meningkatkan pemahaman agama. Masyarakat Desa Ngampo mengamalkan ajaran Islam melalui kegiatan ini, yang tercermin dalam sikap saling membantu, berbagi, serta sebagai rasa ungkapan syukur dari segala nikmat dari Allah Swt. Kenduri Rasulan menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkumpul, mempererat hubungan antar individu, dan memperkuat rasa kebersamaan dalam komunitas. Selain itu, tradisi ini juga menjadi wujud tindakan pengamalan ajaran islam untuk kehidupan sehari hari yang mengajarkan pentingnya hubungan baik antar sesama, serta kesadaran akan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, Kenduri Rasulan di Desa Ngampo bukan hanya sebuah ritual budaya, melainkan juga sebagai sarana untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial. Hal ini menunjukkan bagaimana budaya lokal dapat dipertahankan sekaligus diharmoniskan dengan ajaran agama, berdampak positif dalam kehidupan sosial dan nilai spiritual masyarakat.

Page 2 of 2 | Total Record : 14