cover
Contact Name
Martua E. Tambunan
Contact Email
jurnalmanajemenrisiko@gmail.com
Phone
62811992085
Journal Mail Official
jurnalmanajemenrisiko@gmail.com
Editorial Address
Magister Manajemen Universitas Kristen Indonesia Jl. Pangeran Diponegoro No.84-86, RT.2/RW.6, Kenari, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10430
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Risiko
ISSN : -     EISSN : 27463982     DOI : https://doi.org/10.33541/mr
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Risiko merupakan jurnal ilmiah bagi para ahli manajemen  dan akuntansi khususnya berkaitan dengan manajemen risiko. Isi dan konten jurnal ini berdasarkan hasil penelitian, kajian pustaka dan analisa yang menggunakan metode ilmiah yang terukur. Jurnal Manajemen Risiko ini diterbitkan oleh Magister Manajemen Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia dengan jadwal penerbitan: dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023): DESEMBER" : 5 Documents clear
ANALISIS PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA PT. BANK PAPUA Wanane , Yosina Ivon; Sangkek , Dewiyanti; Tewu , Denny
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 4 No. 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v4i1.6151

Abstract

Penerapan good corporate governance (GCG) telah menjadi isu sentral dalam mendukung pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Seiring dengan perkembangan ekonomi global, perusahaan dituntut untuk mengadopsi sistem pengelolaan dan pengendalian manajerial yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip GCG dan manajemen risiko pada PT. Bank Papua serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan GCG di PT. Bank Papua sudah cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala, seperti pengetatan kredit, efisiensi produk yang belum optimal, standar SDM yang tinggi, dan kasus internal fraud. Dengan adanya GCG yang efektif, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif baik bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan.
ANALISIS PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BERBASIS SYARIAH (GOOD GOVERNANCE BUSINESS SYARIAH) DALAM HUBUNGAN PADA INDEKS KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH (Islamicity Financial Performance Index) Periode 2016-2019 Rumere , Clara Debiora Leviana; Tewu, Denny
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 4 No. 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v4i1.6152

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran penerapan Good Governance Business Syariah positif pada Islamicity Financial Performance Index Bank Umum Syariah. Selain itu juga, untuk mendapatkan gambaran penerapan Good Governance Business Syariah pada Islamicity Financial Performance Index Bank Umum Syariah dalam ekonomi Islam. Metode penelitian ini meliputi: a. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif; b. Sifat Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat asosiatif; c. Sumber data yang digunakan pada Penelitian ini adalah Secondary Data; d. Teknik pengumpulan data yang digunakan Library Research dan Internet Research; e. Populasi penelitian ini meliputi sebelas Bank Umum. Sedangkan teknik penarikan sampling pada penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling. Berdasarkan kriteria sampel yang digunakan adalah empat Bank Umum Syariah sebagai berikut: Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Muamalat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan a. Terdapat Pengaruh Pengaruh Good Governance Business Syariah Terhadap Profit Sharing Ratio (PSR) pada Bank Umum Syariah. Karena Nilai Sig 0.036 < Alpha 0.05; b. Terdapat Pengaruh Pengaruh Good Governance Business Syariah Terhadap Zakat Performance Ratio (ZPR) pada Bank Umum Syariah. Karena Nilai Sig 0.021 < Alpha 0.05; dan c. Terdapat Pengaruh Good Governance Business Syariah Terhadap Equitable Distribution Ratio (EDR) pada Bank Umum Syariah. Karena Nilai Sig 0.043 < Alpha 0.05.
MANAJEMEN RISIKO PADA PERUSAHAAN JASA PELAKSANA KONSTRUKSI DI PROPINSI PAPUA BARAT DAYA (Study Kasus di Kabupaten Maybrat) Sangkek, Dewiyanti; Wanane, Yosina Ivon; Tewu, Denny; Gunawan, Indra
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 4 No. 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v4i1.6153

Abstract

Risiko usaha perusahaan kontraktor telah banyak teridentifikasi, dan bahkan ada risiko yangdialami juga telah banyak yang diatasi. Namun belum pernah dilakukan suatu penelitian yang mendalamtentang segala jenis risiko usaha yang mungkin terjadi, dan bagaimana merespons yang paling tepat terhadap risiko-risiko tersebut. Risiko usaha konstruksi yang dihadapi kontraktor yang ada di kabupaten Maybrat, Propinsi Papua Barat Daya sangat besar. Hal ini disebabkan karena kondisi alam yang bergunung-gunung, rawa, hutan lebat dan sungai besar sehingga membuat kontraktor susah untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi. oleh karena itu, perlu adanya kajian khusus untuk menilai setiap risiko yang dihadapi perusahaan jasa pelaksana konstruksi yang ada di kabupaten Maybrat, propinsi PapuaBarat Daya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi setiap risiko yang dihadapi oleh kontraktor. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan data yang diperoleh dengan cara penyebaran kuesioner kepada 30 kontraktor yang melaksanakan pekerjaan konstruksi di Kabuapten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya. Hasil akhir analisis faktor-faktor risiko dengan menggunakan Analisis Komponen Utama (Principal Component Analysis) berdasarkan kejadian didapatkan aspek-aspek risiko, yaitu; aspek manajemen pengendalian dan produksi, aspek manajemen sumber daya manusia dan sosial budaya, aspek material dan peralatan, aspek pendidikan dan keuangan, aspek perencanaan, aspek cuaca dan pengawasan, aspek harga dan anggaran biaya, dan aspek Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3). Berdasarkan konsekuensi diperoleh aspek risiko, yaitu; aspek material, peralatan dan waktu, aspek lokasi, sumber daya manusia dan mutu, aspek sosial budaya, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), aspek pengawasan, aspek anggaran biaya, aspek perencanaan, aspek cuaca, dan aspek harga. Tingkatanrisiko yang paling berpengaruh berdasarkan kejadian, yaitu; High Risk, terdiri dari aspek harga dan anggaran biaya. Significant Risk, yang terdiri dari aspek material dan peralatan, aspek pendidikan dan keuangan, aspek perencanaan, aspek cuaca dan pengawasan. Medium Risk, teridiri dari aspek manajemen pengendalian dan produksi, aspek manajemen sumber daya manusia dan sosial budaya, aspek Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3). Tingkatan risiko berdasarkan konsekuensi, yaitu; High Risk, aspek pengawasan. Significant Risk, aspek lokasi, sumber daya manusia dan mutu, aspek sosial budaya dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), aspek perencanaan, aspek cuaca, dan aspek harga. Medium Risk, aspek material, peralatan dan waktu, aspek anggaran biaya. Kata kunci: kontraktor, konstruksi, high risk, significant risk, medium risk
SUSTAINABLE REPORT DAN ENVIRONMENTAL AUDIT SERTA RESIKONYA PADA PT TELKOM INDONESIA Tbk Pransha, Nikolaus; Duha, Lely; Tewu, Denny; Gunawan, Indra
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 4 No. 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v4i1.6154

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mempercepat adopsi digital, namun juga menyoroti ketidakmerataan akses, khususnya bagi kelompok rentan. PT Telkom Indonesia Tbk, sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, telah berkomitmen untuk meningkatkan inovasi dan keberlanjutan dalam operasionalnya. Melalui pelaporan keberlanjutan (sustainability report), Telkom secara konsisten menunjukkan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Telkom telah mengintegrasikan isu-isu lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam strategi bisnisnya untuk memastikan keberlanjutan yang lebih luas. Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) Telkom, seperti Innovillage dan Digitalisasi Pendidikan, mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang diakui secara internasional. Dalam aspek finansial, Telkom mencatat peningkatan signifikan dalam pendapatan dan profitabilitas, menunjukkan bahwa keberlanjutan tidak hanya merupakan tanggung jawab sosial tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis. Penghargaan internasional yang diterima oleh Telkom mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan inovasi digital. Meskipun begitu, risiko seperti pengangguran akibat otomatisasi tetap menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kesimpulannya, Telkom telah menunjukkan bahwa perusahaan yang bertanggung jawab sosial dan berkelanjutan tidak hanya memenuhi kewajiban moral tetapi juga menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.
Sustainable Report dan Environmental Audit Beserta Risikonya Pada Perusahaan Terbuka (PT. KAI Indonesia) Eliezer, Chrisera Milleni; Arendila, Jenita Perda; Tewu, Denny; Gunawan, Indra
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 4 No. 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v4i1.6155

Abstract

Laporan keberlanjutan dan audit lingkungan menjadi komponen penting bagi perusahaan terbuka dalam menjaga keseimbangan antara kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) sebagai perusahaan BUMN di sektor transportasi, berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan melalui penyusunan Laporan Keberlanjutan. Laporan ini disusun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan POJK No. 51/POJK.03/2017. Studi ini mengevaluasi kinerja keberlanjutan PT KAI dari tahun 2019 hingga 2021, dengan fokus pada kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa PT KAI mengalami penurunan kinerja ekonomi, terutama dalam angkutan penumpang yang terpengaruh oleh pandemi COVID-19. Di sisi lingkungan, perusahaan terus berupaya dalam efisiensi energi dan pengurangan emisi, meskipun tantangan masih ada dalam penggunaan bahan bakar biosolar. Kinerja sosial menunjukkan peningkatan dalam kepuasan karyawan dan pelanggan, serta perhatian khusus terhadap pelanggan dengan kebutuhan khusus. Kesimpulannya, PT KAI berhasil mempertahankan komitmennya terhadap keberlanjutan meskipun menghadapi berbagai tantangan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5