cover
Contact Name
Bimoseno Sepfrian
Contact Email
bimoseno_sepfrian@udb.ac.id
Phone
+6281329027892
Journal Mail Official
udbjurnalsintech@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pinang No.47, Jati, Cemani,Grogol, Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Science Innovation and Technology (SINTECH)
ISSN : -     EISSN : 27457241     DOI : -
Ruang lingkup Journal Science Innovation and Technology(SINTECH) meliputi bidang Teknik Industri dalam lima konsentrasi yaitu Manajemen Industri, Teknik Produksi, Riset Operasi, Sistem Manufaktur dan Ergonomika. Bidang Agribisnis dalam tiga konsentrasi yaitu Manajemen Agribisnis, Ekonomi Pertanian, dan Budidaya Pertanian.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 01 (2020): Journal Science Innovation and Technology" : 5 Documents clear
Risiko Usahatani Kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran Kecamatan Pathuk Kabupaten Gunungkidul Qurotu Ayun; Wahyu Adhi Saputro
Journal Science Innovation and Technology (SINTECH) Vol. 1 No. 01 (2020): Journal Science Innovation and Technology
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.732 KB) | DOI: 10.47701/sintech.v1i01.855

Abstract

Salah satu komoditas subsektor perkebunan yang menjadi unggulan di Indonesia adalah Kakao. Terlepas dari itu ada beberapa daerah yang juga melakukan pengembangan dalam budidaya kakao, salah satunya di Desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Budidaya di Taman Teknologi Pertanian ini diintegrasikan dengan budidaya kambing etawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Usahatani kakao 2) Risiko Usahatani Kakao di Taman Teknologi Pertanian Nglanggeran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitk dengan pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis koefisien variansi. Dari hasil penelitian koefisien variasi yang diperoleh sebesar 0,6083. Artinya untuk setiap 1 Kg kakao yang diperoleh petani, akan menghasilkan risiko produksi sebesar 0,6083 Kg. Nilai tersebut masuk ke dalam katergori risiko produksi tinggi.
Analisis Struktur Pasar Kedelai Di Kabupaten Grobogan Yuli Fidayani; Tri Wisudawati
Journal Science Innovation and Technology (SINTECH) Vol. 1 No. 01 (2020): Journal Science Innovation and Technology
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.952 KB)

Abstract

Struktur pasar dapat mempengaruhi kemampuan produsen atau pedagang dalam pembentukan harga. Semua pelaku pasar bertindak sebagai price taker, dimana produsen/pedagang tidak mempunyai kekuatan untuk membentuk/mempengaruhi harga pada pasar persaingan sempurna, namun kemampuan untuk mempengaruhi harga tersebut muncul ketika struktur pasarnya tidak sempurna. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui struktur pasar (market structure) kedelai, (2) memetakan dan menganalisis konsentrasi ratio pasar kedelai di Kabupaten Grobogan. Penelitian dilakukan dengan metode proporsive sampel untuk penentuan Kecamatan yang didasarkan pada jumlah produksi tahun berjalan di atas rata-rata produksi Kabupaten dan terpilih 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Toroh, Karangrayung, Purwodadi dan Pulokulon. Pengambilan sampel pedagang pada pemasaran kedelai dengan metode snow-ball sampling karena tidak adanya frame sampling yang tersedia di lapangan. Metode analisis digunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Struktur pasar kedelai secara kualitatif mendekati oligopoli dan monopsoni. Struktur pasar kedelai secara kuantitatif ditunjukkan oleh nilai besarnya konsentrasi ratio. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil struktur pasar di tingkat pedagang Desa dan Kecamatan bersifat oligopsoni konsentrasi tinggi yang menunjukkan bahwa pedagang memiliki tingkat kekuasaan yang tinggi dalam mempengaruhi pasar. Struktur pasar di tingkat pedagang besar adalah monopsoni yang menunjukkan adanya kekuasaan yang tinggi dalam mempengaruhi pasar.
Pengaruh Pemberian Lampu di Dalam Ruangan dan Air Kelapa Terhadap Hasil Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) Esti Kholisatun Nisa, Pramono Hadi, Srie Juli Rachmawatie
Journal Science Innovation and Technology (SINTECH) Vol. 1 No. 01 (2020): Journal Science Innovation and Technology
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.346 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian lampu di dalam ruangandan pemberian air kelapa terhadap hasil jamur tiram. Penelitian ini telah dilaksanakan padabulan Okotober 2019 sampai Desember 2019 di Dukuh Ledok RT 20/RW 07, Desa Karang Pelem,Kec. Kedawung, Kab. Sragen. Dengan ketinggian tempat antara 110 – 190 dpl.Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan pola split plot desain, terdiri atas duafaktor perlakuan, adapun kedua faktor perlakuan dengan 12 kombinasi perlakuan, masingmasing perlakuan diulang (3) kali. Perlakuan pertama, pemberian lampu di dalam ruangan (D)yang terdiri atas 3 taraf yaitu (Do = tanpa lampu di dalam ruangan, D1= Pemberian lampu 5watt,D2= Pemberian lampu 15 watt). Perlakuan kedua, pemberian air kelapa (M) yang terdiri atasempat taraf (Mo= tanpa pemberian air kelapa, M1= Pemberian air kelapa 150ml, M2= Pemberianair kelapa 300ml, M3= Pemberian air kelapa 450ml).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian lampu di dalam ruanganterhadap hasil jamur tiram berpengaruh sangat nyata terhadap umur panen, panjang tagkai, luastudung, jumlah tudung per rumpun, dan bobot segar per baglog. Perlakuan pemberian air kelapaberpengaruh sangat nyata terhadap umur panen, panjang tangkai, luas tudung, jumlah tudungper rumpun serta bobot segar per baglog. Umur panen tercepat 10 hari (M2), sedangkan umurpanen terlama 11,6 hari (Mo), panjang tangkai tertinggi 10,7 cm (M2), sedangkan yang terendah6,4 cm (Mo), luas tudung tertinggi 8,4 cm2 (M2), sedangkan yang terendah 4,9 cm2 (Mo), jumlahtudung tertinggi 6,4 (M2), sedangkan jumlah tudung terendah 5,5 (Mo), bobot segar per baglogtertinggi 131,6 gram (M2), sedangkan bobot segar terendah 90,7 gram (Mo). Kombinasi antarapemberian lampu di dalam ruangan dan pemberian air kelapa berpengaruh nyata terhadappanjang tangkai.Kata Kunci : jamur tiram, lampu, air kelapa
Analisis Metode Marketing Mix 7P Sebagai Strategi Pemasaran Produk Daur Ulang Tri Wisudawati, Sigit Rahmat Rizalmi
Journal Science Innovation and Technology (SINTECH) Vol. 1 No. 01 (2020): Journal Science Innovation and Technology
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.298 KB)

Abstract

Konsep marketing mix 7P dapat diterapkan untuk memasarkan produk daur ulang dikalangan anak muda. Konsep marketing mix 7P meliputi product, price, place, promotion, people, process, physical evidence. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan memberikan kuesioner kepada anak muda dan pemilik usaha daur ulang dalam skala likert dan menggunakan teknik insidental sampling. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu anak muda. Sampel yang diambil adalah kaum milenial dengan menggunakan rumus Slovin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah strategi pemasaran produk daur ulang dengan konsep marketing mix 7P dapat membuat penjualan produk daur ulang menjadi lebih dikenal kaum muda dan memberikan income/profit terhadap pemilik usaha produk daur ulang. Hasil dari penelitian ini yaitu analisis mengenai konsep marketing mix dalam produk daur ulang. Didapatkan untuk aspek product didapatkan hasil 3,4, aspek price didapatkan hasil 3,3, aspek place didapatkan hasil 2,97, aspek promotion didapatkan hasil 2,51 aspek people didapatkan hasil 3,32, aspek process didapatkan hasil 2,62 ,dan aspek physical evidence didapatkan hasil 2,63 Sehingga aspek produk dan aspek harga perlu untuk ditingkatkan dan diperbaiki instrumennya supaya penjualan berjalan lebih baik dikarenakan masuk dalam kategori kurang baik.
Analisis Beban Kerja Kognitif Dengan Menggunakan Metode Subjective Workload Assessment Technique (SWAT) Pada Karyawan Departemen Quality Control Di PT. XYZ Sigit Rahmat Rizalmi, Indah Wahyu Utami
Journal Science Innovation and Technology (SINTECH) Vol. 1 No. 01 (2020): Journal Science Innovation and Technology
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.666 KB)

Abstract

Beban kerja merupakan upaya yang dikeluarkan individu dalam memberikan performa untukmelakukan suatu aktivitas. Beban kerja dalam kajian ergonomi terbagi menjadi beban kerja fisikdan beban kerja kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja kognitif karyawandepartemen quality control di PT. XYZ. Subjek penelitian ini berjumlah 17 karyawan departemenquality control dan menggunakan metode Subjective workload assessment technique (SWAT).Metode SWAT menggunakan tiga variabel yaitu Time Load, Mental Effort Load danPsychological Stress Load. Tahapan SWAT terdiri dari 2 tahapan yaitu : Scale Development danEvent Scoring. Hasil penelitian dengan menggunakan metode SWAT menunjukan variabelPsychological Stress Load dominan mempengaruhi beban kerja karyawan (45,40%), artinyafaktor motivasi, kelelahan, rasa takut, dan tingkat keahlian, dan lingkungan mempengaruhi bebankerja kognitif karyawan departemen quality control. Kata Kunci : Beban Kerja Kognitif, Scale Development, Event Scoring, SWAT

Page 1 of 1 | Total Record : 5