cover
Contact Name
Triyanto
Contact Email
triyanto@utu.ac.id
Phone
+6285274735103
Journal Mail Official
rahmahhusnayana@utu.ac.id
Editorial Address
Jl. Alue Peunyareng, Meulaboh Kabupaten Aceh Barat
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Society: Pengamat Perubahan Sosial
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : -     EISSN : 29643309     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial adalah Jurnal Mahasiswa yang diterbitkan oleh Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teuku Umar. Jurnal ini membahas masalah-masalah sosial, politik, dan hukum yang ada di masyarakat, khususnya (diutamakan) masyarakat pedesaan dan pesisir. JSPPS terbit dua kali dalam satu tahun, terbit pada bulan Maret dan September. Para pembaca, penulis, dan pengakses jurnal yang ingin menulis ini, dipersilahkan agar mendaftar sebagai penulis melalui login untuk mengirimkan naskah artikel. Informasi rinci dan diizinkan dapat di akses melalu panduan di dalam halaman panduan penulis.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2023)" : 5 Documents clear
HABITUASI PRAKTIK TAMBANG EMAS ILEGAL MASYARAKAT MUARA PARLAMPUNGAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL Amanda, Dery; Sopar, Sopar
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.8475

Abstract

Penambangan emas ilegal beberapa daerah di Indonesia masih terus dilakukan. Salah satunya adalah yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Muara Parlampungan, Kecamatan Batang Natal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa kegiatan ilegal ini masih terus dilakukan dan bagaimana pandangan masyarakat terhadap kegiatan penambangan emas ilegal ini. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbentuknya habituasi praktik penambangan emas ilegal di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kabupaten Batang Natal disebabkan oleh beberapa hal yaitu; Tuntutan ekonomi, masyarakat tidak memiliki pekerjaan sampingan, tambang yang sudah lama menjadi sumber pendapatan masyarakat sekitar, dan ditambah lagi dengan warga yang tidak pernah menolak keberadaan tambang emas ilegal di daerah tersebut. Dampak yang dirasakan adalah dampak negatif, seperti air sungai menjadi keruh, banjir, dan pengikisan permukaan tanah akibat aktivitas alat berat. Masyarakat berharap agar kegiatan penambangan emas ilegal ini dapat dihentikan. Namun karena memiliki rasa kekhawatiran yang tinggi, masyarakat tidak tega apabila kegiatan ini dihentikan karena akan mempengaruhi pendapatan sehingga sulit memenuhi kebutuhan.
PERILAKU MENYIMPANG MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS KELOMPOK (Studi Kasus Mahasiswa Sosiologi Angkatan 2021) Wasiul, Wasiul; tanjung, natasya; julia, afita; sulisma, sumi; rianti, fia; adami, ridwan
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.9878

Abstract

Mahasiswa sangat erat kaitannya dengan tugas perkuliahan. Dimana tugas merupakan suatu bentuk tanggungjawab yang harus di selesaikan atau dikerjakan oleh seorang mahasiswa selama masa perkuliahannya. Tugas itu sendiri terdapat dua jenis sistem pengerjaanya, ada yang secara individu serta secara berkelompok. Yang mana tugas kelompok merupakan kegiatan beberapa orang mahasiswa yang biasanya berjumlah kecil, dimana nantinya bertujuan untuk mendapatkan hasil akhir yang sesuai dengan tugas tersebut. Namun tugas dalam bentuk kelompok hanya di kerjakaan sebaian anggota saja selebihnya tidak ikut berpartisipasi dalam penyelesaian nya. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu melihat apa penyebab minimnya tanggung jawab mahasiswa dalam menyelesaikan tugas kelompok dan dampaknya. Metode penelitian yang di gunakan merupakan metode dekskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan tehnik purposive sampling dengan jumlah10 informan. Teori yang di gunakan adalah teori tindakan sosial. Hasil penelitian menunjukan adanya beberapa hal yang menyebabkan mahasiswa minim tanggujawab dalam menyelesaikan tugas kelompok adalah rasa malas, bergantung pada orang lain, pesimis, sibuk dengan kegiatan yang lain atau tidak punya waktu. Sedangkan untuk dampaknya sendiri, mahasiswa tidak mendapatkan ilmu, tugas tidak selesai dengan maksimal, timbulnya konflik antar anggota kelompok. 
AKUNTABILITAS APARATUR GAMPONG UJONG DRIEN DALAM PENGELOLAAN ANGGARAN DANA DESA PADA TAHUN 2023 Angriani, Dessy; ramadani, Novita; Afrizal, Rahmat; Marta, Irfan
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.9690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa akuntabel aparatur Gampong Ujong Drien dalam mengelola anggaran dana desa tahun 2023. Kami menentukan informan dengan menggunakan penentuan informan yang disebut dengan Porposive Sampling. Penentuan informan seperti ini adalah cara penentuan informan dengan cara menentukan informan berdasarkan karakter atau keahliannya. Dalam mendeskripsikan penelitian ini kami menggunakan mode penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. alasan kami menggunakan metode ini karena memudahkan kami dalam menganalisis dan memberikan penjelasan yang lebih mendalam dan menyeluruh mengenai masalah penelitian yang kami teliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja dana desa tidak disajikan kepada publik, dengan kata lain alokasi dana desa tidak dipublikasikan, hanya pembangunan-pembangunan besar saja yang anggarannya diberikan kepada publik. Hal ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan bagi masyarakat Gampong Ujung Drien, sehingga tidak heran jika mereka kerap melakukan protes dengan mendatangi kantor keuchik dan meminta transparansi terkait alokasi dana desa dan pembangunan lainnya.
SOLIDARITAS SOSIAL MASYARAKAT DALAM TRADISI TULAK BALA DI DESA MESJID TUHA KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT yana, rahmah husna
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.13702

Abstract

Tulak bala is a traditional practice in Mesjid Tuha Village, Meureubo Sub-district, West Aceh, aimed at averting disasters and seeking protection. This research explores the transformation of social solidarity within the tulak bala tradition, using Emile Durkheim’s perspective. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving key informants. The findings reveal a shift in the form of solidarity from mechanical to a more organic type. Previously, the tradition emphasized strong kinship bonds, shared beliefs, and mutual cooperation. However, with ongoing social changes, solidarity has weakened. Ritual aspects have also changed, including modifications in the types and quantities of offerings and reduced community involvement. Participation has shifted from active and collective to more passive and individual. The tradition, once a symbol of communal unity, now reflects broader societal transformations, where rituals have become more complex but less inclusive. This study highlights how modernization and shifting social structures influence local cultural practices and community solidarity.
KONSTRUKSI KETIDAKSETARAAN GENDER PADA REMAJA PEREMPUAN DI SMA NEGERI I KAWAY XVI (Studi Pasca Menonton Film Kartini 2017) yana, rahmah husna
Jurnal Society : Pengamat Perubahan Sosial Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jspps.v3i2.13711

Abstract

This study aims to analyze how adolescent girls form an understanding of gender inequality after watching the film Kartini (2017). This film is positioned as an educational medium that can trigger critical reflection on the social constructs that limit the role of women. The research uses a descriptive qualitative approach with the social construction theories of Peter L. Berger and Thomas Luckmann, which includes three main stages: externalization, objectification, and internalization.The subjects of the study were students in class XII of Social Studies 1 and Social Studies 2 of SMA Negeri 1 Kaway XVI, who were selected purposively. Data collection techniques are carried out through observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study show that Kartini's film  is able to increase gender awareness in adolescent girls. At the externalization stage, female students began to voice their views on the gender role inequality that they experience on a daily basis. The objectification stage showed that their thinking was tested in social interactions, where some received support and some faced resistance from patriarchal culture. Meanwhile, at the internalization stage, social support has proven to be very influential on whether the values of equality can be truly accepted and appreciated. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5