cover
Contact Name
Grace Son Nassa
Contact Email
graceson.nassa@gmail.com
Phone
+6281293113789
Journal Mail Official
theologiainsani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Tompaso No. 8A-E, Tompaso Barat-Pinaesaan, Minahasa-Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif
ISSN : -     EISSN : 28100778     DOI : https://doi.org/10.58700/theologiainsani.v1i1
Fokus dan skup jurnal ini adalah pada kajian integratif atau penelitian theologia, pendidikan, dan misiologia yang terintegrasi dengan fakta kehidupan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang bermartabat, adil, dan toleran serta menghargai keragaman dalam kehidupan bangsa Indonesia maupun masyarakat global, tanpa menghilangkan identitas Kristiani.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): Juli" : 6 Documents clear
Pelayanan Pelepasan Kuasa Gelap Stefanus Padan
THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : STAK Reformed Remnant Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.41 KB) | DOI: 10.58700/theologiainsani.v1i2.11

Abstract

Pelayanan pelepasan kuasa gelap merupakan tanggung jawab semua orang yang telah percaya, tidak hanya tanggung jawab orang-orang yang telah menempuh pendidikan teologi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai strategi setan, dan menunjukkan teknik-teknik untuk melakukan pelayanan pelepasan kuasa gelap. Metode yang digunakan adalah metode analisis isi yakni penulis mengambil data-data dari buku-buku perpustakaan dan tulisan-tulisan lainnya yang memiliki hubungan dengan karya ilmiah ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak orang percaya yang memiliki anggapan bahwa bentuk pelayanan pelepasan kuasa gelap hanya dilakukan oleh pelayan Tuhan khusus, di antaranya yang telah menempuh pendidikan teologi dan mereka yang menggeluti bidang ini. Sesungguhnya, pelayanan pelepasan kuasa gelap dapat dilakukan oleh setiap orang percaya, sebagaimana yang tertulis dalam Alkitab, bahwa setiap orang percaya diberikan kuasa untuk mengalahkan kuasa kegelapan (Yohanes 1:12).
Memaknai Pengakuan Iman Yesus adalah Kristus bagi Mahasiswa STAK Reformed Remnant Internasional Debbie Yohanna Refialy
THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : STAK Reformed Remnant Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.333 KB) | DOI: 10.58700/theologiainsani.v1i2.13

Abstract

Confession of faith should not only be a confession on the mouth only, but must come to real application in daily life. The purpose of this research was to determine the extend to which the understanding of the confession that Jesus is the Christ and the application in the daily life of STAK-RRI students. This research uses qualitative biblical theology research methods and uses data collection techniques through observation and interviews. From the research, it is concluded that: First, just having knowledge that Jesus is the Christ will not have much impact in daily life.  Second, Confession that Jesus is the Christ only occurs through knowing Jesus according to God's time schedule for each person.  This research is expected to contribute to the real application of the confession of faith in daily life. 
Prinsip Pemuridan Rasul Paulus berdasarkan 2 Timotius 2:2: Suatu Eksposisi Nahor Banfatin; Masye Rompa
THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : STAK Reformed Remnant Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.429 KB) | DOI: 10.58700/theologiainsani.v1i2.14

Abstract

Discipleship is a process that shapes a person to become a disciple. Jesus Christ is the Great Teacher in making sinners as His disciples. People who have been discipled by Jesus Christ automatically have the most important responsibility to make others a disciple. The new believer needs to be accompanied to disciple them to the point where they have maturity in following Christ. The focus of this study emphasizes the content that must be prioritized in making discipleship because it is found that the focus of discipleship today places more emphasis on discipleship strategies than the content in discipleship itself. The author conducted research through literature study. There are several points of research based on the text of 2 Timothy 2:2, First, the essence of the message in discipleship. Second, the personal servant of God. Third, the command to make disciples. Fourth, the criteria of the people who are entrusted to make discipleship. Fifth, the goal of discipleship.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Inklusi Mega Mega; Yonatan Alex Arifianto
THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : STAK Reformed Remnant Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.796 KB) | DOI: 10.58700/theologiainsani.v1i2.16

Abstract

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki karakteristik yang unik dari anak-anak pada umumnya. Mereka harus ditangani secara khusus oleh orang-orang yang sudah berpengalaman di bidangnya agar pelayanan yang dilakukan dapat memenuhi kebutuhan mereka. Semua anak berhak untuk memperoleh pendidikan, terutama anak berkebutuhan khusus. Sebab itu pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengadakan pendidikan inklusi yang menggabungkan anak berkebutuhan khusus dan anak normal pada umumnya. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengajar Pendidikan Agama Kristen bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa strategi seorang guru dalam mengajar memberikan pengaruh cukup besar bagi anak, terutama anak berkebutuhan khusus dalam menyerap pembelajaran yang disampaikan. Juga mengajar anak berkebutuhan khusus merupakan hal yang cukup sulit, oleh karena itu guru harus memiliki kreativitas dalam membuat strategi pembelajaran khususnya Pendidikan Agama Kristen pada anak berkebutuhan khusus. Bagi guru Pendidikan Agama Kristen strategi pembelajaran yang kreatif sangat penting agar tujuan pembelajaran dapat digapai dengan baik oleh siswa, terutama siswa berkebutuhan khusus. Tidak sekadar strategi saja yang dipersiapkan tetapi juga harus memiliki prinsip kasih sayang dan melayani.
Kisah Hidup dan Pengabdian Yohannes Leimena: Berpusat pada Kristus, Berdampak bagi Bangsa Yulianus Latuihamallo
THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : STAK Reformed Remnant Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.724 KB) | DOI: 10.58700/theologiainsani.v1i2.18

Abstract

Menyikapi realita kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah keragaman agama yang menyolok di Indonesia, maka pluralisme agama-agama oleh banyak kalangan dari berbagai agama telah dilihat dan diterima sebagai suatu keniscayaan, sebagai hal yang sangat mendasar, penting dan mendesak demi membangun kerukunan antar umat beragama. Setelah meneliti dan mengkaji kisah hidup dan pengabdian Yohannes Leimena, dengan metode content analysis, ternyata pandangan di atas (pluralisme agama-agama) tidak dapat dipertahankan karena tidak terbukti. Hal ini disebabkan dengan tetap berfokus pada Kristus Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadinya dan dengan tegas menolak sinkretisme agama, ternyata Leimena telah menjadi pribadi yang sangat berdampak dalam membangun bangsanya di tengah keragaman suku, agama dan ras, bahkan berdampak dalam masa yang panjang, seumur hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara pasti kehidupan beriman Leimena yang berpusat pada Kristus yang pada akhirnya berdampak besar di seluruh jalan hidup dan pengabdiannya terhadap bangsa dan negaranya.
Strategi Berapologetika Kristen untuk Menjaga Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Esra Zos Samosir; Yunardi Kristian Zega; Talizaro Tafonao
THEOLOGIA INSANI: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : STAK Reformed Remnant Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.025 KB) | DOI: 10.58700/theologiainsani.v1i2.21

Abstract

The rigidity of apologists in defending the Christian faith within the scope of religious pluralism has become a discourse. Pluralism of theology of religions creates a feeling of reluctance for apologists in defending the Christian faith so that not a few believers neglect their responsibilities in defending the Christian faith. The author tries to describe how important it is to equip and empower the laity as a strategy that can be applied in Christian apologetics to deal with pluralism of theology of religions. The purpose of writing this article is to provide awareness to community leaders and academic theologians to empower the laity in apologizing, as a strategy in dealing with attacks on Christian faith in the sphere of religious pluralism. This research was written using content analysis method. In making the laity become apologists, it is necessary to equip the congregation to have spiritual maturity, form the right motivation in conveying God's word contextually, and make disciples to the congregation.

Page 1 of 1 | Total Record : 6