cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspia@umsu.ac.id
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspia@umsu.ac.id
Editorial Address
Jalan Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam
ISSN : 28080149     EISSN : 28080149     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam [JIMPAI] adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dengan melibatkan seluruh komponen akademisi yang ada di Fakultas Agama Islam. JIMPAI adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, studi mendalam, pemikiran kreatif, inovatif atau karya-karya dalam Pendidikan, Pendidikan Agama, Bahasa Arab, Pendidikan Anak Usia Dini, dan Manajemen Pendidikan Islam. Jurnal ini akan terbit setiap 2 kali dalam sebulan, dimulai dari bulan Januari tahun 2023. JIMPAI telah memiliki ISSN Online (2808-0149) dan diterbitkan 6 kali dalam setahun pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2025)" : 5 Documents clear
Meningkatkan Kreativitas Menggambar Anak Usia 5-6 Tahun dengan Menggunakan Metode Peer Teaching di Kelompok B RA Rabbani Kec. Salapian Febiyanti, Dwi Nindi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam [JIMPAI] Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas merupakan bakat yang secara potensial dimiliki setiap orang yang dapat dibangun dan dikembangkan melalui pendidikan yang tepat. Hakekat pendidikan adalah mengusahakan suatu lingkungan yang memungkinkan pertumbuhan bakat, minat, dan kemampuan anak secara optimal. Salah satu kegiatan yang dapat membangun dan mengembangkan kreativitas anak usia dini diantaranya adalah dengan menggambar. Menggambar merupakan wahana yang tepat untuk membangun kreativitas sejak dini, khususnya di tingkat Anak Usia Dini. Subjek penelitian ini adalah anak didik di kelompok B RA Rabbani Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Tahun Ajaran 2017-2018. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara peneliti, guru, dan kepala sekolah. Prosedur penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan data dan analisis melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui tiga siklus yang dirancang secara sistematis dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi Hasil penelitian menyimpulkan bahwa adanya peningkatan kemampuan menggambar anak melalui metode peer teaching yaitu pada siklus 1 kemampuan menggambar anak meningkat menjadi 20,00%, pada siklus 2 kemampuan menggambar anak meningkat sampai 68,88%, pada siklus 3 kemampuan menggambar anak meningkat sampai 86,88%. Dari hasil pelaksanaan PTK siklus 1 sampai siklus 3 maka metode peer teaching dapat meningkatkan kemampuan kreativitas menggambar anak.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalis dengan Menggunakan Metode Demonstrasi pada Anak RA Nurul Iman Kota Tebing Tinggi Wulandari, Arry
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam [JIMPAI] Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang masalah kecerdasan naturalis anak yang masih rendah, sehingga tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kecerdasan naturalis dengan menggunakan metode demonstrasi pada anak RA Nurul Iman Kota Tebing Tinggi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas pada 16 anak sebagai objek penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa Upaya Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Anak RA Nurul Iman Kota Tebing Tinggi berhasil ditingkatkan. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata dalam bentuk persen dari tahap pra siklus dan setelah dilakukan tindakan kelas. Berdasarkan ketentuan keberhasilan minimal anak adalah BSH maka dapat dirata-ratakan peningkatan keberhasilan pada anak yaitu pada pra siklus 21,9%, selanjutnya siklus I rata-ratanya adalah 42,2%, pada siklus II terjadi peningkkatan dengan rata-rata, 85,9%, selanjutnya pada siklus III rata-rata yang diperoleh anak adalah 93,75%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penelitian yang telah dilakukan dapat meningkatkan kecerdasan naturalis dengan menggunakan metode demonstrasi pada anak RA Nurul Iman Kota Tebing Tinggi.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Budaya Melalui Kegiatan Bermain Kreatif pada Anak Kelompok B di RA Al-Islam Chairani, Chairani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam [JIMPAI] Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mengenal budaya pada anak RA Al-Islam, kegiatan bermain kreatif yang diterapkan pada anak RA Al-Islam, dan peningkatan kemampuan anak mengenal budaya melalui kegiatan bermain kreatif pada anak RA Al-Islam. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan PTK yang dilaksanakan dalam dua siklus yang dirancang secara sistematis dengan beberapa tahapan yaitu perencaanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di RA Al-Islam yang berjumlah sebanyak 17 anak. Untuk mendapatkan data penelitian maka digunakan teknik observasi, dokumentasi dan tanya jawab. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan mengenal budaya pada anak RA Al-Islam sebelum dilakukan tindakan masih sangat rendah sebab anak masih belum mampu menyebutkan nama permainan budaya atau tradisional, anak juga belum mampu membedakan antara permainan budaya dengan permainan modern, bahkan anak cenderung lebih paham dengan permainan modern disbanding dengan permainan budaya. Kegiatan bermain kreatif yang diterapkan pada anak RA Al-Islam dikhususkan pada kegiatan bermain permaian engklek dan ular naga karena dua permainan budaya ini melibatkan semua anak yang dibagi dalam kelompok. Disamping itu, kedua permainan ini merupakan permaian budaya yang mudah diajarkan pada anak sehingga anak paham karena dapat dimainkan dimana saja. Terjadi peningkatan kemampuan anak dalam mengenal budaya melalui kegiatan bermain kreatif pada anak RA Al-Islam. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan anak secara klasikal yang meningkat pada tiap siklusnya dimana pada kondisi sebelum dilakukan tindakan atau prasiklus kemampuan anak mengenal budaya hanya sebesar 27,45 % dengan kriteria “kurang”. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I maka kemampuan mengenal budaya pada anak meningkat menjadi 62,74 % dengan kriteria “baik”, dan pada tindakan siklus II meningkat lebih baik sebesar 84,31 % dengan kriteria “baik sekali”.
Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Kelompok B Melalui Kegiatan Menggambar Bebas di RA Nurul Ikhlas Medan Darwafrah, Darwafrah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam [JIMPAI] Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menggambar bebas dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini kelompok B di RA Nurul Ikhlas Medan sebagaimana yang telah dilakukan peneliti. Hal ini ditunjukkan mulai dari hasil rata-rata pra tindakan, bahwa secara rata-rata kelas peningkatan hasil penelitian ini dalam bentuk persen diawali dari pra siklus yang belum melalui kegiatan menggambar bebas. Rata-rata hasil belajar kreativitas anak pada pra siklus sebesar 36,15%. Selanjutnya pada siklus I terjadi peningkatan yang signifikan, dimana anak masih merasa kegiatan yang dilakukan belum pernah digunakan selama proses belajar, anak merasa tertarik untuk melakukannya setelah dilakukan demonstrasi oleh guru. Hasil peningkatan tersebut diukur dengan hasil rata-rata yaitu 68,05%, dan pada siklus II terjadi peningkatan dengan rata-rata keberhasilan mencapai 70,8%, selanjutnya pada siklus III terjadi peningkatan dan hasil pembelajaran mencapai rata-rata 83,4%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil dilakukan sebagaimana standart keberhasilan minimal pada penelitian ini adalah 80%, sementara keberhasilan pada penelitian ini mencapai 83,4% yang menunjukkan terjadi peningkatan kreativitas anak usia melalui kegiatan menggambar bebas pada anak RA Nurul Ikhlas Medan.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Anak Menyiapkan Ide atau Gagasan Melalui Penerapan Pembelajaran Dialog Interpersonal pada Anak Kelompok B di RA Al-Muttaqin Rantauwati, Deli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Agama Islam [JIMPAI] Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak menyampaikan ide atau gagasan melalui penerapan pembelajaran dialog interpersonal di RA Al Muttaqin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan-tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Alat pengumpulan data penelitian berupa observasi, dokumentasi dan tanya jawab. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di RA Al-Muttaqin Sunggal yang berjumlah 15 orang anak. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa kegiatan peningkatan kemampuan mengemukakan ide atau gagasan melalui kegiatan pembelajaran dialog interpersonal pada anak kelompok B di RA Al-Muttaqin Sunggal telah berjalan dengan baik. Dari hasil observasi pada setiap akhir kegiatan sejak prasiklus hingga siklus II telah terjadi peningkatan secara bertahap. Pada kondisi awal kemampuan mengemukakan ide atau gagasan anak tergolong rendah yaitu sebesar 35,56 % dengan kategori kurang. Pada tindakan siklus I persentase kemampuan meningkat menjadi 62,22 % dengan kategori baik, dan pada akhir siklus yaitu siklus II peningkatan kemampuan mengemukakan ide atau gagasan anak menjadi semakin baik dengan persentase sebesar 91,11 % dengan kategori baik sekali sehingga penelitian telah berhasil.

Page 1 of 1 | Total Record : 5