cover
Contact Name
Sri Siti Rochani
Contact Email
srisitirochani@univpancasila.ac.id
Phone
+6281586211762
Journal Mail Official
srisitirochani@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Program Magister Akuntansi Sekolah Pascasarjana Universitas Pancasila Jalan Raya Lenteng Agung No.56-80, RT.1/RW.3, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan)
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 23391545     EISSN : 24602132     DOI : https://doi.org/10.35838/jrap
Core Subject : Economy,
The JRAP (Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan) provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JRAP accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JRAP focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics: Public Economics, International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems. Tax
Articles 286 Documents
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan dengan Kualitas Laba sebagai Moderasi Wasininingsih; JMV Mulyadi
Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP) Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2019.006.02.14

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of profitability, liquidity, leverage, ownership structure on firm value with earnings quality as moderation in Real Estate companies. Object of research of Real Estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2014-2018 period. The samples in this study were 28 Real Estate companies on the Indonesia Stock Exchange. Data used secondary data. The analytical method used in this study is PLS-SEM with WarpPLS 5.0. the results showed profitability, liquidity did not affect the value of the company. Leverage affects the valu e of the company. Earnings quality does not moderate the ownership structure. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan dengan kualitas laba sebagai moderasi pada perusahaan Real Estate. Obyek penelitian perusahaan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Sampel dalam penelitian ini 28 perusahaan Real Estate di Bursa Efek Indonesia. Data digunakan data skunder. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini PLS-SEM dengan WarpPLS 5.0. hasil penelitian menunjukan profitabilitas, likuiditas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Leverage berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Kualitas laba tidak memoderasi struktur kepemilikan. JEL Classification: M41, G32
Partisipasi Anggaran, Komitmen Organisasi dan Kinerja Manajerial dengan Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi sebagai Pemoderasi Pemi Pangestu Andika
Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP) Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2019.006.02.13

Abstract

ABSTRACT The success of an organization in achieving its goals depends largely on managerial performance. This study aims to analyze organizational participation and commitment to managerial performance through leadership styles and organizational culture as moderating variables. This study uses a quantitative approach by testing the hypothesis to see the correlation between budgetary participation and organizational commitment to managerial performance with leadership style and organizational culture as a moderating variable. The leadership style does not moderate budget participation and organizational commitment to managerial performance. Organizational culture moderates budget participation in managerial performance but organizational culture does not moderate the organizational commitment to managerial performance in the scope of the Directorate of Disease Prevention and Control of the Ministry of Health. ABSTRAK Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan sebagian besar tergantung pada kinerja manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi penyusunan dan komitmen organisasi terhadap kinerja manajerial melalui gaya kepemimpinan dan budaya organisasi sebagai variable moderasi. Gaya kepemimpinan tidak memoderasi partisipasi anggaran dan komitmen organisasi terhadap kinerja manajerial. Budaya organisasi memoderasi partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial tetapi budaya organisasi tidak memoderasi antara komitmen organisasi terhadap kinerja manajerial di ruang lingkup Direktorat Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan. JEL Classification: M41, H83
Pasca Kondisi Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Pada Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Keuangan: Studi Etnometodologi Syahril Djaddang; Devi Kusumawardhani
Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP) Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2019.006.02.17

Abstract

ABSTRACT This research is qualitative research with etno-methodology approach, whereas researcher seeking the deeper meaning behind the accountancy numerals. The aim of this research is to recite the condition after accountancy accrual basis implementation in finansial record compiling at the finance ministry. Decision of Government Regulation No.71 2010 regarding Government entities to adapt and to face the challenging accountancy accrual basis implementation. Data collection was conducted with interview, filed notes, and documentation. The result of this research financial report compiling at the finance ministry. The result of this research indicated that finance ministry success to defend the unqualified opinion WTP (unqualified opinion) however, still needed stage in implementation fully to obey the government accountancy standard. There are constraint yet in accountancy technical, asset problems, in complexity understanding, human resources coordination, application problems unfully accrual basis, internal control implementation, and increment or the change of accountancy policy to decide accrual point in several the addition of theory namely Theory of Change and the Theory of Role. Theory of Change and the Theory of Role UAPA is relevant to recite the deeper meaning in this research. UAPA (accounting units of budget users) in financial ministry has an important role, as Detailer Government Accountancy Standard, Consultant Accountancy Units, Business Process Catalyst, and Locomotive Accountancy Units. ABSTRAK Penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan etnometodologi, dimana peneliti mencari kedalaman makna dibalik angka-angka akuntansi. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji Pasca Kondisi Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Pada Penyusunan Laporan Keuangan di Kementerian Keuangan. Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah membawa konsekuensi bagi Entitas Pemerintah untuk menyesuaikan tantangan implementasi akuntansi berbasis akrual. Pengumpulan data dengan melakukan interview, membuat field notes, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Kementerian Keuangan berhasil mempertahankan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), namun masih perlu tahapan merealisasikan sepenuhnya kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Pemerintah. Masih ada kendala pada teknis akuntansi, permasalahan asset, pemahaman yang lebih kompleks, koordinasi sumber daya manusia, permasalahan aplikasi yang belum sepenuhnya akrualisasi, penerapan pengendalian intern, dan penambahan ataupun perubahan kebijakan akuntansi unuk menentukan titik akrualisasi beberapa peristiwa akuntansi yang memerlukan perlakuan khusus. Peneliti menemukan tambahan teori yaitu, teori Perubahan Pasca Kondisi Implementasi Basis Akrual dan Teori Peran UAPA yang relevan membantu mengkaji makna lebih dalam penelitian ini. UAPA (Unit Akuntansi Pengguna Anggaran) Kementerian Keuangan mempunyai peranan penting ibarat berperan sebagai Perinci Standar Akuntansi Pemerintah, Konsultan unit–unit Akuntansi, Katalisator Proses Bisnis, dan Lokomotif Unit-Unit Akuntansi. JEL Classificaton : H83, G02
Manajemen Risiko, Internal Kontrol, Tata Kelola Perusahaan dan Kinerja Keuangan BUMN dengan Maturity Level Departemen Audit Internal sebagai Pemoderasi Monang Nixon Haposan Tampubolon
Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP) Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2019.006.02.18

Abstract

ABSTRACT Internal Auditor are considered as significant Management tool in ensuring the proper implementation of company business process to achieve company goals, especially after the financial cases of some big companies. In accordance with stock market regulation and Goverment regulation (GR and BUMN Laws), the State Own Enterprises (BUMN) in Indonesia must have Internal Audit Department. The various size and maturity (organization size and profesionality) of Internal Audit Department raise very basic question about their capability. The certification of Maturity Level of Internal Audit Department considered as the solution to prove the capability of Internal Audit Department in helping Organization to achieve company objectives, e.g., Financial Performance. This article trying to explore and deliver research idea about the relation of Maturity Level of Internal Audit Department with Company’s management tools consist of Internal Control, Risk Management and Governance in relation to the improvement of Financial Performance in State Own Enterprices ABSTRAK Auditor Internal sebagai alat Management dalam mengawasi jalannya proses bisnis perusahaan dalam usaha pencapaian tujuan perusahaan dirasa sangat penting, terutama sejak terjadinya sejumlah kasus keuangan dari beberapa perusahaan besar. Sesuai peraturan Pasar Modal dan Pemerintah (PP dan Undang-undang BUMN), perusahaan BUMN di Indonesia diwajibkan untuk memiliki Departemen Audit Internal. Keberagamanan ukuran dan tingkat kemapanan (besar organisasi dan keahlian) dari Departemen Audit Internal di BUMN menimbulkan pertanyaan mendasar terkait keandalannya. Sertifikasi Maturity Level dari Departemen Audit Internal dipandang sebagai solusi untuk meyakinkan tingkat keandalan Auditor Internal didalam mensuksekan pencapaian tujuan perusahaan yang salah satunya diukur dengan kinerja keuangan. Tulisan ini ingin menguraikan dan memberikan ide penelitian hubungan Maturity Level Departemen Audit Internal dengan alat management perusahaan yang terdiri dari Pengawasan Internal, Manajemen Risiko dan Tata kelola yang ada di Perusahaan dalam rangka peningkatan Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN. JEL Classification : G32, H83
Persistensi Laba Dimediasi Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Insustri Konsumsi Makanan Dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia Afdil Malik Ibrohim; Darmansyah; Muhammad Yusuf
Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP) Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2019.006.02.20

Abstract

ABSTRACT This research is aimed to examine andfind out empirical evidence o f the influence o f Cash Flow Volatility, Sales Volatility, Leverage, Firm size, Corporate Social Responsibility (CSR) on earnings persistence and the influence o f Cash Flow Volatility, Sales Volatility, Leverage, Firm size on earnings persistence when mediated by Corporate Social Responsibility (CSR) in manufacturing companies consumer goods industry sectors food and beverages listed on the Indonesia Stock Exchange period 2011-2015. The sampling method used is purposive sampling, of the population of in manufacturing companies consumer goods industry sectors food and beverages that exist, would have taken some samples were selected based on certain criteria. Data were tested by means of the classic assumption by using multiple regression analysis techniques (multiple regression) using SPSS 22 for windows. The results show that Cash Flow Volatility, Sales Volatility, Firm size, Corporate Social Responsibility (CSR) partially have no influence significant on Earning persistence. Leverage has significant effect to earnings persistence. Cash Flow Volatility on earnings persistence when mediated by Corporate Social Responsibility (CSR) have significant effect. Sales Volatility, Firm size, Leverage on earnings persistence when mediated by Corporate Social Responsibility (CSR) have not significant effect. The tests are based on a confidence level of 95%, and an error rate of 5%. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengisi bukti empiris pengaruh Volatilitas Arus Kas, Volatilitas Penjualan, Leverage, Ukuran Perusahaan, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) terhadap persistensi laba dan pengaruh Volatilitas Arus Kas, Volatilitas Penjualan, Leverage, Perusahaan ukuran pada persistensi pendapatan ketika dimediasi oleh Corporate Social Responsibility (CSR) di perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2015. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dari populasi perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi makanan dan minuman yang ada, pasti diambil beberapa sampel yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Data diuji dengan menggunakan asumsi klasik dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda (multiple regression) menggunakan SPSS 22 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Volatilitas Arus Kas, Volatilitas Penjualan, ukuran Perusahaan, Corporate Social Responsibility (CSR) secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Earning Persistence. Leverage berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba. Volatilitas Arus Kas terhadap persistensi laba ketika dimediasi oleh Corporate Social Responsibility (CSR) memiliki pengaruh yang signifikan. Volatilitas Penjualan, ukuran Perusahaan, Leverage pada persistensi laba ketika dimediasi oleh Corporate Social Responsibility (CSR) tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Tes didasarkan pada tingkat kepercayaan 95%, dan tingkat kesalahan 5%. JEL Classification: Q56, M41
Pengukuran Kinerja Perbankan Syariah Berbasis Maqashid Syariah Index Bank Syariah di Indonesia : Abdul Majid Najjar Versus Abu Zahrah Rudi Setiyobono; Nurmala Ahmar; Darmansyah
Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP) Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2019.006.02.21

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the performance of Islamic Banking (iB) in Indonesia through the maqashid shariah index approach. Performance appraisal on Islamic Banking (iB) is generally done through financial performance measurements without including non-financial performance measurements. This study measures the performance of Islamic Banking (iB) through a broader approach to sharia principles by using the concept of maqashid shariah index proposed by Abu Zahrah and Abdul Majid Najjar. This type of research is quantitative descriptive. The object of the research conducted is Bank Umum Syariah (BUS) that operate nationally in Indonesia and are registered with Otoritas Jasa Keuangan (OJK). The type of data used is secondary data in the form of financial reports and annual reports obtained from the official websites of each bank Period 2014 to 2018. By using the maqashid shariah index and the SAW (Simple Additive Weigting) method, it can be concluded that the performance value of MSI of Bank Muamalat Syariah Indonesia (BSMI) in 2014-2018 approach to the concept of Abu Zahrah on average was 35.64%, while the performance value of MSI of BMSI in the same periode with the AM Najjar concept approach the average is 30.56%. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Perbankan Syariah (iB) di Indonesia melalui pendekatan maqashid shariah index. Penilaian kinerja Perbankan Syariah (iB) umumnya dilakukan melalui pengukuran kinerja secara keuangan tanpa mengikutsertakan pengukuran kinerja non keuangan. Penelitian ini mengukur kinerja Perbankan Syariah (iB) melalui pendekatan prinsip-prinsip syariah secara lebih luas dengan menggunakan konsep maqashid shariah index yang dikemukakan oleh Abu Zahrah dan Abdul Majid Najjar.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Objek dari penelitian yang dilakukan adalah bank umum syariah (BUS) yang beroperasi secara nasional di Indonesia dan terdaftar pada otoritas jasa keuangan (OJK. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan dari situs resmi masing masing bank Periode tahun 2014 sampai 2018. Dengan menggunakan maqashid shariah index dan metode SAW (Simple Additive Weigting), dapat disimpulkan bahwanilai Kinerja MSI Bank Muamalat Syariah Indonesia (BMSI) tahun 2014-2018 pendekatan konsep Abu Zahrah rata-rata adalah sebesar 35.64%. Sedangkan nilai kinerja MSI periode yang sama dengan pendekatan konsep AM Najjar rata-rata adalah sebesar 30.56%. JEL Classification: M41, Z12
Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Tax Amnesty (Psak 70): Cermin Kepatuhan Pajak Nurmala Ahmar
Jurnal Riset Akuntansi & Perpajakan (JRAP) Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2019.006.02.22

Abstract

ABSTRACT The Financial Services Authority (OJK) stipulates that tax amnesty ends on March 31, 2017. The institution claims the program is able to improve banking liquidity. This study aims to investigate the effectiveness of the implementation of the tax amnesty program which is regulated by the presentation of the report based on PSAK 70. The sample is 93 companies from 5 financial institutions. These financial institutions are banks, insurance, financial institutions, securities, and other investment companies. The observation period was carried out during 2016. The results of the study found that more banking financial institutions did not participate in the tax amnesty program than those who participated. The same thing was found in financial institutions. Securities companies and other financial institutions were found to have greater participation, while insurance companies were found to have balanced participation. The results of these studies can be the basis of policy regarding recurring policies related to tax amnesty in Indonesia because participation from the banking sector in terms of implementation of PSAK 70 is still dominated by non-participation status. ABSTRAK Otoritas Jasa Keuangan menetapkan bahwa pengampunan pajak yang berakhir pada 31 Maret 2017. Institusi tersebut mengklaim program tersebut mampu memperbaiki likuiditas perbankan. Penelitian ini bertujuan menginvestigasi efektifitas implementasi program pengampunan pajak yang diatur penyajian laporannya perdasarkan PSAK 70. Sampel adalah 93 perusahaan dari 5 lembaga keuangan. Lembaga keuangan tersebut adalah bank, asuransi, lembaga pembiayaan, sekuritas, dan perusahaan invstasi lainnya. Masa observasi dilakukan selama tahun 2016. Hasil penelitian menemukan bahwa lembaga keuangan perbankan lebih banyak yang tidak berpartisipasi pada program tax amnesty dibandingkan yang berpartisipasi. Hal yang sama ditemukan pada lembaga pembiayaan. Perusahaan sekuritas dan lembaga keuangan lain ditemukan memiliki partisipasi lebih besar, sedangkan perusahaan asuransi ditemukan memiliki partisipasi yang berimbang. Hasil penelitian tersebut dapat menjadi dasar kebijakan tentang kebijakan berulang terkait tax amnesty di Indonesia karena partisipasi dari sector perbankan ditinjau dari implementasi PSAK 70 masih didominasi status tidak berpartisipasi dan dengan kata lain kepatuhan pajak yang diukur daripartisipasi tax amnesty masih belum optimum. JEL Classification: H21, G32, M41
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Jalur Karir di Bidang Akuntansi Ummi Hanie; Kadir Kadir; Wahyudin Nor
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2021.008.01.07

Abstract

ABSTRACTThis research was aimed at analyzing and examining what factors influenced students in Indonesia in choosing their career field in accounting including intrinsic motivation, extrinsic motivation, influence of third parties, and career exposure. This research was conducted towards S2 students of Accounting at State Universities (PTN) in Indonesia. The study used convenience sampling technique based on which the S2 students of Accounting chosen were from 28 State Universities (PTN) in Indonesia. The data were collected through an online questionnaire; then the data were analyzed thorough SPSS program with the analysis test of multiple linear regression. The results showed that the intrinsic motivation and career exposure influenced career fields in accounting, while the extrinsic and influence of third parties did not influence career fields in accounting ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi mahasiswa di Indonesia untuk memilih jalur karir di bidang akuntansi meliputi faktor motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, pengaruh pihak ketiga, dan eksposur karir. Penelitian ini dilakukan kepada mahasiswa S2 Akuntansi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Penelitian menggunakan convenience sampling, sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa S2 Akuntansi di 28 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner online yang kemudian data dianalisis dengan SPSS dengan uji analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik dan eksposur karir berpengaruh terhadap jalur karir di bidang akuntansi, sedangkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh pihak ketiga tidak berpengaruh terhadap jalur karir di bidang akuntansi.
Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan pada Perusahaan Manufaktur Myra Beatrice Soeltanong; Catur Sasongko
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2021.008.01.02

Abstract

ABSTRACT This research was conducted with the aim of observing the production planning process applied by PT X then designing a comprehensive production planning and inventory control so that it can overcome the occurrence of shortages and excess of inventory in the company. The research was conducted by observing a springbed manufacturing company PT X in Makassar. The data used are primary and secondary data, using instruments such as interviews, conducted on staffs and management of PT X, site visits, as well as company historical data. The results of the research were in the form of production planning, through demand forecasting, master production schedule, and planning for resource requirements. In addition, the researcher also established an inventory control system that could support the company's production process using the EOQ method, safety stock, and reorder points. The results of the research are not necessarily applicable to other companies with different demand patterns or to companies with different industries. In addition, the methods used in production planning and inventory control are limited in this study. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengamati proses perencanaan produksi yang diterapkan perusahaan manufaktur PT X, merancang perencanaan produksi dan pengendalian persediaan yang komprehensif sehingga dapat mengatasi terjadinya kekurangan maupun kelebihan persediaan pada perusahaan. Penelitian dilakukan dengan melakukan observasi pada perusahaan manufaktur PT X, perusahaan manufaktur yang memproduksi kasur per di kota Makassar. Data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder, berupa wawancara yang dilakukan pada jajaran staf dan manajemen PT X, serta data historis perusahaan. Hasil penelitian berupa perencanaan produksi yang melewati tahap peramalan permintaan, pembentukan jadwal induk produksi, serta perencanaan kebutuhan sumber daya. Selain itu, peneliti juga membentuk sistem pengendalian persediaan yang dapat mendukung kelancaran proses produksi perusahaan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ), persediaan pengaman, dan titik pemesanan kembali. Hasil penelitian belum tentu dapat diterapkan pada perusahaan lain dengan pola permintaan maupun pada perusahaan dengan industri yang berbeda. Selain itu, metode yang digunakan dalam pembentukan perencanaan produksi dan pengendalian persediaan pun menjadi keterbatasan dalam penelitian ini.
Menelisik Penerimaan e-faktur versi 3.0 Melalui Pendekatan Technology Acceptance Model Ni Putu Ariasih; Luh Putu Mahyuni; Anak Agung Made Sastrawan Putra
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2021.008.01.04

Abstract

ABSTRACT The e-invoice 3.0 application was just introduced on October 1, 2020. Taxable employer (PKP) acceptance of e-invoice 3.0 is very important for the effectiveness of tax reporting and revenue. The Technology Acceptance Model (TAM) is employed as a theoretical framework that guides the process of data collection and analysis. A qualitative approach through in-depth interviews was carried out to PKP which is e-invoice 3.0 pilot project at the North Badung Primary Tax Office, Bali. Data were analyzed using coding and themeing technique. This study indicates that PKP has a good acceptance of the e-invoice 3.0 application. The perceptions of usefulness identified are: accelerating work, increasing performance, increasing productivity, effectiveness, making work easier, useful in monitoring data. Meanwhile, the perceptions ease of use identified are: easy to learn, controllable, clear and understandable, flexible, easy to master, easy to use, constraints quickly resolved, and intensity of use. Perceptions of usefulness and perceived ease of use can explain user attitudes and interest in using the e-invoice 3.0 application. A model that explains the acceptance of a new technology, particularly e-invoicing 3.0, is offered in this study. Some suggestions for policy makers are also provided to further improve the e-invoicing 3.0 application. ABSTRAK Aplikasi e-faktur versi 3.0 baru saja diperkenalkan pada 1 Oktober 2020. Penerimaan pengusaha kena pajak (PKP) atas e-faktur versi 3.0 sangatlah penting untuk efektivitas pelaporan dan penerimaan pajak. Technology Acceptance Model (TAM) digunakan sebagai kerangka teori yang memandu proses pengumpulan dan analisis data. Pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dilakukan terhadap PKP pilot projecting aplikasi e-faktur versi 3.0 di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Badung Utara, Bali. Data dianalisis dengan teknik coding dan themeing. Penelitian ini mengindikasikan bahwa PKP memiliki penerimaan yang baik atas aplikasi e-faktur versi 3.0. Persepsi kegunaan yang dijelaskan adalah: mempercepat pekerjaan, meningkatkan performa, meningkatkan produktifitas, efektifitas, mempermudah pekerjaan, bermanfaat dan monitoring data. Sementara persepsi kemudahan yang diidentifikasi adalah: mudah dipelajari, dapat dikontrol, jelas dan dapat dipahami, fleksibel, mudah mahir, mudah digunakan, kendala cepat teratasi, dan intensitas pemakaian. Persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan dapat menjelaskan sikap pengguna dan minat penggunaan aplikasi e-faktur versi 3.0. Sebuah model yang menjelaskan penerimaan akan teknologi baru, khususnya e-faktur versi 3.0, ditawarkan penelitian ini. Beberapa saran bagi pengambil kebijakan juga diberikan untuk dapat lebih jauh menyempurnakan aplikasi e-faktur versi 3.0.