cover
Contact Name
Noerman Adi Prasetya
Contact Email
noerman@borneo.ac.id
Phone
+6281233242398
Journal Mail Official
borneo.cesj@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan Jl. Amal Lama No.1 Kota Tarakan Kalimantan Utara
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Civil Engineering Scientific Journal
ISSN : 29623308     EISSN : 29631335     DOI : https://doi.org/10.35334/cesj.v1i2
Core Subject : Engineering,
Civil Engineering Scientific Journal (CESJ) is a scientific journal published by the Civil Engineering Study Program, University of Borneo Tarakan. CESJ is a forum for civil engineering students to publish scientific works, research results, literature, and analytical studies that focus on the field of civil engineering. CESJ published three times a year (January, May, and September). The focus and scope of this journal are structural engineering, concrete & building material, transportation engineering, geotechnical engineering, water resources engineering & coastal engineering, construction engineering & management
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): Civil Engineering Scientific Journal" : 5 Documents clear
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TARAKAN Sapariansyah, Muhammad Andi; Setiawan, Budi
Civil Engineering Scientific Journal Vol 1, No 2 (2022): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.606 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v1i2.3360

Abstract

ABSTRAK: Menurut JAMSOSTEK pada tahun 2021 di Indonesia tercatat 65.474 kecelakaan yang mengakibatkan 1.451 orang meninggal, 5.326 orang cacat tetap dan 58.697 orang cedera. Dengan demikian angka kecelakaan mencapai 930 kejadian untuk setiap 100.000 pekerja setiap tahun. Oleh karena itu jumlahkecelakaan keseluruhannya diperkirakan jauh lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengidentifikasi tingkat fasilitas pendukung keselamatan dan kesehatan kerja di Proyek pembangunan gedung Labolatorium Sentral Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan. metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey dan pendekatan kuantitatif, dimana peneliti melakukan penyebaran kuisioner untuk menggumpulkan data. Pada penelitian tingkat kinerja SMK3 di terdapat lima aspek yaitu kebijakan K3 dengan presentase 78%, perencanaan K3 75%, penerapan dan operasi kegiatan 79%, evaluasi K3 83% dan tinjauan manajemen 66%. Semuanya termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan kelengkapan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi proyek mencapai nilai persentase sebesar 70% yang termasuk ke dalam kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Lingkungan proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 76% dengan kategori sedang. Ketersediaan dan kelengkapan fasilitas-fasilitas pendukung yang telah disediakan oleh Perusahaan di Proyek Pembangunan Laboratorium Central Ilmu Hayati Universitas Borneo Tarakan sebesar 70% dengan kategori sedang.Kata kunci: Kecelakaan kerja, Proyek konstruksi, Tingkat kinerja SMK3, Tingkat kelengkapan  fasilitas K3
KOMPARASI BAJA KONVENSIONAL DAN BAJA KOMPOSIT SANDWICH PANEL SEBAGAI MATERIAL PELAT LANTAI JEMBATAN PENYEBERANGAN Zulhimantara, Audana; Utomo, Edy
Civil Engineering Scientific Journal Vol 1, No 2 (2022): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.374 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v1i2.3361

Abstract

ABSTRACT: Floor plate is one of the main parts of civil building structures both buildings and bridges. Sandwich panel is a composite materials of synthetic resin and steel plate. Where the density of Sandwich panel is lighter than conventional steel and has greater flexural strength. Yet, it has never been done before in the realm of civil engineering, so further analysis is needed to obtain optimal result. The used of Sandwich panel with dimensions of 4-10-4 mm changes the beam structure on the pedestrian bridge. The horizontal beam profile used was WF450.200.9.14 with a maximum span of 2 meters and the distance between the beams was 2.6 meters. The vertical beam profile used was WF250.250.9.14 with a span of 2.6 meters and the distance between the beams was 2 meters. The column profile used was WF440.300.11.18 with a height of 5.4 meters. The comparison of the maximum stress values that occur in steel floor plates was 5.227 MPa and the one using a Sandwich panel was 32.271 MPa. The deformation values that occur in steel floor plates was 23.048 mm and the one using a Sandwich panel was 26.517 mm. The comparison of the total weight values that occur in steel floor plates was 22.005 tons and the one using Sandwich panel was 20.590 tons.Keywords: sandwich panel, steel plate, n method, pedestrian bridge ABSTRAK: Plat lantai adalah salah satu bagian utama dari struktur bangunan sipil baik gedung maupun jembatan. Plat lantai sendiri mendistribusikan beban ke balok anak dan balok induk. Sandwich panel adalah material komposit antara synthetic resin dengan plat baja. Dimana densitas sandwich panel lebih ringan dari pada baja konvensional serta memiliki kuat lentur yang lebih besar. Penggunaan sandwich panel dengan dimensi 4-10-4 mm memberikan perubahan struktur balok pada jembatan penyeberangan. Profil balok arah horizontal yang digunakan adalah WF450.200.9.14 dengan bentang maksimal 2 meter dan jarak antar balok adalah 2,6 meter. Profil balok arah vertikal yang digunakan adalah WF250.250.9.14 dengan bentang 2,6 meter dan jarak antar balok adalah 2 meter. Profil kolom yang digunakan adalah WF440.300.11.18 dengan tinggi 5,4 meter. Perbandingan nilai tegangan maksimum yang terjadi pada plat lantai baja adalah sebesar 5,227 Mpa, sedangkan sandwich panel sebesar 32,271 MPa. Nilai deformasi yang terjadi pada plat lantai baja adalah sebesar 23,048 mm dan yang menggunakan sandwich panel sebesar 26,517. Perbandingan nilai berat total yang terjadi pada plat lantai baja adalah sebesar 22,005 Ton dan yang menggunakan sandwich panel sebesar 20,590 Ton.Kata kunci: sandwich panel, plat baja, metode n, tegangan
EVALUASI KINERJA TERMINAL PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DI PELABUHAN TENGKAYU I KOTA TARAKAN Soraya, Syarifah; Nawir, Daud
Civil Engineering Scientific Journal Vol 1, No 2 (2022): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.796 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v1i2.3362

Abstract

ABSTRAK: Kota Tarakan memiliki jumlah penumpang berangkat/naik speedboat tertinggi dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini seharusnya juga diimbangi dengan fasilitas pelayanan di terminal penumpang yang memadai, agar tercipta kenyamanan bagi pengguna jasa, yang kemudian akan berdampak positif dalam aspek sosial-ekonomi Kota Tarakan dan Provinsi Kalimantan Utara. Beberapa variabel yang menjadi acuan dalam penilaian tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja terminal penumpang Pelabuhan Tengkayu I adalah reliability, responsiveness, assurance, empathy dan tangibles. Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa, indikator-indikator yang perlu dilakukan pembenahan, serta urutan prioritas penanganannya, maka dilakukan beberapa langkah analisis dengan pengumpulan data berupa survei dengan penyebaran kuesioner dan wawancara. Kemudian analisis data dilakukan dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI), Importance Performance Analysis (IPA) dan Quality Function Deployment (QFD). Berdasarkan analisis CSI diperoleh kesimpulan nilai keseluruhan CSI adalah 70,13% (Puas). Berdasarkan analisis IPA diperoleh kesimpulan tiga indikator yang menjadi prioritas utama untuk dibenahi segera, yaitu kelengkapan alat-alat keselamatan di ruang tunggu, tersedianya papan pengumuman jadwal keberangkatan dan kedatangan speedboat serta tersedianya ruang perawatan untuk orang sakit. Berdasarkan analisis QFD diperoleh urutan prioritas penanganan item “what” secara teknis, pertama merencanakan dan menentukan jalur evakuasi, kedua perencanaan atau penambahan ruang perawatan, ketiga menentukan dan memasang informasi letak titik kumpul, keempat memasang informasi nomor telepon darurat di dalam ruang tunggu, kelima pengadaan dan pemasangan tabung pemadam kebakaran di dalam ruang tunggu, keenam memperbaiki sambungan kabel TV informasi yang terputus, ketujuh merekrut petugas kesehatan dan kedelapan melakukan penyesuaian ulang terhadap jadwal keberangkatan dan kedatangan Speedboat yang terbaru. Kata Kunci: CSI, IPA, Pelabuhan, Terminal Penumpang, QFD
KOMBINASI TANAH LEMPUNG DAN PASIR SUNGAI SEBAGAI BAHAN UNTUK SUBGRADE Lestari, Winda; Hasrullah, Hasrullah
Civil Engineering Scientific Journal Vol 1, No 2 (2022): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.615 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v1i2.3363

Abstract

ABSTRAK: Tanah merupakan dasar dari suatu struktur atau konstruksi, baik itu konstruksi gedung maupun konstruksi jalan, sehingga diharapkan tanah mampu mendukung beban yang ada di atasnya. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dilakukan perbaikan tanah dasar yaitu dengan cara stabilisasi dengan menggunakan pasir sungai yang ditujukan untuk memperbaiki gradasi tanah dengan cara mencampur tanah dengan bahan stabilisasi yang memiliki gradasi lebih besar. Pengujian dilakukan dengan cara mencampurkan beberapa variasi persentase pasir sungai terhadap berat tanah, dengan persentase penambahan pasir sungai 10%, 20%, 30%, 40%, 50%. Sampel tanah yang digunakan berasal dari Gunung Selatan Kampung Satu Kota Tarakan. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian sifat fisik dan mekanis tanah. Berdasarkan pemeriksaan sifat fisik tanah asli didapatkan nilai, specific gravity sebesar 2,59, Liquid Limit (LL) 53,2%, Indeks Plastis (IP) 16,50%, analisa ukuran butiran sebesar 57,8%. Pada pengujian sifat mekanis tanah, hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan pasir sungai 50% pada pengujian pemadatan berat isi kering mengalami peningkatan dari 1,400 gr/cm³ menjadi 1,557 gr/cm³. Pada pengujian CBR juga mengalami peningkatan, CBR unsoaked dari 6,63% menjadi 13,68% dan CBR soaked dari 3,04 menjadi 8,16% dengan melewati masa perendaman selama 4 hari dan swelling pengalami penurunan dari 19,2% menjadi 12,5%.Kata kunci: tanah lempung, stabilisasi pasir sungai, sifat fisik dan mekanis tanah
PASIR LAUT KOTA TARAKAN SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LUNAK Santoso, Wahyu; Hasrullah, Hasrullah
Civil Engineering Scientific Journal Vol 1, No 2 (2022): Civil Engineering Scientific Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.79 KB) | DOI: 10.35334/cesj.v1i2.3359

Abstract

ABSTRAK: Tanah merupakan bagian terpenting dari suatu konstruksi, sehingga diharapkan tanah harus mampu mendukung bangunan konstruksi diatasnya, tetapi dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi seringkali menghadapi beberapa kendala yanag sering terjadi adalah kondisi tanah lunak, Tanah lunak memiliki sifat fisik dan mekanis yang khusus, diantaranya bersifat sangat kohesif, kadar kembang susut yang tinggi, sehingga ini semua mengakibatkan daya dukung yang dihasilkan sangat rendah. Pencampuran bahan stabilisasi mengunakan beberapa variasi persentase, yaitu penambahan pasir laut 50%, 60% 70%. Pengujian sifat fisik dan mekanis dilakukan pada tanah lempung lunak asli dan tanah lempung lunak yang sudah distabilisasi dengan pasir laut. Dari hasil yang dilakukan ternyata percampuran dengan pasir laut 70% pada tanah lempung lunak memberikan hasil yang optimum pada penelitian ini, dengan beberapa indikator diantaranya adalah : indeks plastis (PI) dari 32.56% menjadi 8,05 %, spesific gravity (Gs) dari 2,55 menjadi 2.79, dalam pengujian CBR campuran 70%, menalami peningkatan harga CBR 6.87% menjadi 31,68%, untuk CBR Unsoaked, untuk CBR soaked harga CBR sebesar 4.90% menjadi 18.24%. Dalam pengujian swelling pontential mengalami penurunan dari semula 17.7% menjadi 5,27%.Kata kunci: Tanah  lunak, stabilisasi pasir laut, sifat fisik dan mekanis CBR, swelling

Page 1 of 1 | Total Record : 5