cover
Contact Name
Yonatan Widianto
Contact Email
sniter@widyakartika.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sniter@widyakartika.ac.id
Editorial Address
Jalan Sutorejo Prima Utara 2/ 1, Surabaya, Jawa Timur, 60113
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Seminar Nasional Ilmu Terapan
ISSN : 25977067     EISSN : -     DOI : -
Ilmu Terapan pada bidang Ekonomi, Manajemen, Akuntansi,, Sastra Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Mandarin,Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Sipil, dan Aristektur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 514 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN MAGIC COM YONGMA YMC 114 DI SURABAYA Sugiarto, Fransiskus
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.828 KB)

Abstract

Kompetisi pada era globalisasi telah merambah ke segala bidang, termasuk bidang industry baik industry barang maupun jasa. Hal ini juga dialami oleh Indonesia dimana begitu banyak produk-produk baru baik produk impor maupun produk dalam negeri yang membanjiri pasar. Salah satunya yaitu, PT.YONGMA ELEKTROKNIK Perusahaan ini telah menghasilkan berbagai macam produk magic com yang terkenal, dan salah satunya adalah yongma ymc 114 yang memiliki penjualan tertinggi antara produk-produk yang lainnya. Hingga saat ini masih merupakan pemimpin pasar disurabaya. Penulis Tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli magic com yongma disurabaya, jenis penelitian yang digunakan penulis adalah deskriptif, Eksploratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuisoner terhadap 100 orang dengan menggunakan teknik snowball sampling. Pelaksanaan Snowball sampling dalam penelitian ini diberikan kepada responden yang merupakan konsumen yongma sebanyak 100 responden pada tahun 2019, yang diambil dari lokasi kota Surabaya. Metode analysis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analysis faktor dengan menggunakan Program SPSS. Berdasarkan Hasil penelitian ini, Maka dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam membeli magic com yongma disurabaya yaitu faktor Loyalitas Pelanggan dan Kualitas Pelayanan, Kualitas Produk dan Promosi, Kepuasan Konsumen, Merek, Innovasi Produk, Citra Merk, Persepsi Harga, Daya Tarik iklan, Faktor Pribadi.
Analisis Latihan Soal Pada Buku ??????????????? Dengan Kurikulum 2013 dan Teori Revisi Taksonomi Bloom Elora, Anggie
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.233 KB)

Abstract

Dalam belajar bahasa media yang paling umum digunakan di sekolah adalah buku paket. Di dalam buku paket umumnya terdapat latihan soal, dimana latihan soal tersebut ditujukan agar siswa memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang telah diplajari. Tujuan kurikulum 2013 untuk siswa SMA adalah untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Hal tersebut dapat dicapai apabila siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang mereka miliki. Penulis menyusun Skripsp/Tugas Akhir ini untuk mengetahui apakah buku ??????????????? sesuai dengan kurikulum 2013. Dalam penulisan Skripsi/Tugas Akhir ini, penulis menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif non eksperimen. Dimana penulis mengkategorikan seluruh latihan soal pada buku ????????????? ?? dengan aspek kogitif pada teori Revisi Taksonomi Bloom sebagai acuan. Hasil yang didapatkan adalah seluruh soal latihan yang terdapat pada buku tersebut tdak mencangkup seluruh level dari aspek kognitif teori Revisi Taksonomi Bloom, dan jumlah soal dari setiap level tidak seimbang. Kemudian hasil yang didapatkan dapat dicocokkan dengan kompetensi inti pelajaran Bahasa Mandarin. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa buku ??????????????? tidak dapat memenuhi target yang ingin dicapai oleh kompetensi inti Kurikulum 2013.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA "?, ?, “......” , DAN ?......?" OLEH MAHASISWA SEMESTER IV, VI, dan VIII PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS WIDYA KARTIKA SURABAYA Paramita, Evita Tamara
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.891 KB)

Abstract

Tugas akhir ini diajukan untuk memenuhi persyaratan penyelesaian program S-1 Bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Mandarin Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra di Universitas Widya Kartika. Penulis melakukan penelitian pada mahasiswa semester IV, VI, dan VIII program studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika Surabaya. Tugas akhir ini penulis susun untuk mengetahui kesalahan penggunaan tanda baca "?, ?, “......” dan ?......?" pada mahasiswa semester IV, VI, dan VIII program studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika Surabaya. Dengan dibuatnya tugas akhir ini, diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mempelajari tanda baca dalam bahasa Mandarin.
CODE SWITCHING USED BY TRAVEL VLOGGER ARIEF MUHAMMAD IN TRAVEL VIDEOS Fransisca, Gabrielle
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.735 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki jenis, fungsi, dan sikap pemirsa terhadap penggunaan code switching oleh Travel Vlogger Arief Muhammad. Penelitian ini menggunakan metode narrative qualitative serta menggunakan kuisioner dengan metode open- ended question. Beberapa teori utama digunakan untuk menganalisis data, yaitu teori Poplack (1980) untuk menganalisis jenis-jenis code switching, teori Holmes (2004) untuk menganalisis fungsi code switching dan teori Garret (2010) untuk menyelidiki sikap pemirsa terhadap code switching yang digunakan oleh Arief Muhammad. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa semua jenis code switching ditemukan dalam ujaran Arief Muhamamad yaitu, Intra-sentential switching, Tagswitching, dan Inter-sentential switching. Di sisi lain, hasil analisis ini menunjukkan bahwa hanya dua fungsi yang dapat ditemukan dalam ujaran Arief Muhamamad, yaitu affective function dan topic switch. Dalam affective function, penelitian ini menemukan 3 tujuan yang meliputi covering difficulties in speaking in certain language, increasing prestige to be viewed as an educated person dan expressing disapproval and anger. Selain itu, hasilnya juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pemirsa 'menunjukkan sikap positif terhadap code switching yang digunakan oleh Arief Muhammad.
ERROR TRANSLATION BY GOOGLE TRANSLATE IN THESIS ABSTRACT BY WIDYA KARTIKA UNIVERSITY STUDENTS ISSUED IN 2018 Handoyo, Justian
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.707 KB)

Abstract

Di Indonesia, salah satu syarat untuk lulus dari kuliah adalah menulis abstrak dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Beberapa siswa yang memiliki kemampuan kurang dalam bahasa Inggris akan mengalami kesulitan dalam membuat abstrak berbahasa Inggris. Beberapa murid akan memilih untuk menggunakan Google Translate, sebuah mesin penerjemah, untuk membantu mereka dalam membuat abstrak. Sayangnya, tetap ada beberapa kesalahan dalam abstrak. Agar mengurangi penggunaan Google Translate untuk tujuan akademis, penelitian ini menganalisis tentang kesalahan terjemahan menggunakan teori meaning-oriented assessment oleh Kim. Kim mengklasifikasikan kesalahan menjadi dua tipe, yaitu major dan minor. Data penelitian ini dikumpulkan dari Universitas Widya Kartika yang berjumlah 18 abstrak. Peneliti menemukan sebanyak 65 kesalahan (66%) termasuk major dan minor. 43 kesalahan adalah kesalahan major yang terdiri dari experiential, logical, interpersonal, dan textual. Sementara 22 kesalahan adalah kesalahan minor (34%) termasuk punctuation, capitalization, dan minor grammar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Google Translate tidak cocok untuk digunakan untuk kepentingan akademis, hal ini terbukti dari kesalahan yang paling banyak ditemukan adalah kesalahan major.
PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK PADA MAHASISWA SEMESTER IV PRODI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN DI UNIVERSITAS X SURABAYA Ho, Lee Jun
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.42 KB)

Abstract

Keterampilan menulis cerita pendek merupakan salah satu bentuk keterampilan yang penting dikuasai mahasiswa jurusan Mandarin. Menulis cerita pendek membutuhkan penalaran yang kritis, logis, sistematis serta cara mengungkapkan gagasan yang memerlukan paparan, alasan, fakta, dan pembuktian yang objektif untuk meyakinkan pembaca. Tujuan yang dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi pembelajaran menulis cerita pendek pada mahasiswa yang berjurusan Mandarin, untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pembelajaran menulis cerita pendek pada mahasiswa yang berjurusan Mandarin, dan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pembelajaran menulis cerita pendek pada mahasiswa yang berjurusan Mandarin. Penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini data yang diperoleh peneliti dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 100% dari 15 responden pernah belajar mata kuliah mengarang, kendala dalam mengarang cerita pendek yang paling banyak dialami oleh mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin di universitas X Surabaya adalah karena merasa mata kuliah mengarang tida ada manfaatnya yaitu sebesar 47%, cara mengatasi masalah saat mengarang cerita pendek yang paling sering dilakukan oleh mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin di universitas X Surabaya adalah dengan adanya evaluasi yaitu sebesar 33%, dan mahasiswa semester 4 Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin di universitas X Surabaya paling banyak merasa penjelasan dosen dalam mengajar mengarang sangat jelas yaitu sebesar 47%.
Analisa Kesalahan dalam Penggunaan Kata Kerja “??” (li?oji?) dan “??” (l?ji?) pada Mahasiswa Semester 6 dan Semester 8 Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika Surabaya Samsuar, Lincoln
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1169.111 KB)

Abstract

Mengikuti pesatnya perkembangan negara Tiongkok saat ini yang membuat bahasa Mandarin menjadi bahasa yang banyak dipelajari di dunia. Hal ini memicu banyak institusi dan sekolah di Indonesia mulai memasukan bahasa Mandarin sebagai salah satu mata pelajaran. Kini salah satu institusi pendidikan di indonesia yang mengadakan pembelajaran bahasa Mandarin adalah Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika Surabaya. Namun sering ditemui kesalahan dalam penggunaan kata “??” (li?oji?) dan “??” (l?ji?) di Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika Surabaya yang sampai saat ini ada banyak mahasiswa mereka yang kesulitan untuk mempelajari dan memahami. Penggunaan kata “??” (li?oji?) dan “??” (l?ji?), keduanya mengandung arti “mengerti”. Hal inilah salah satu yang membuat pelajar Indonesia sering melakukan kesalahan dalam penggunaan kata “??” (li?oji?) dan “??” (l?ji?). Karena kesamaan ini menyebabkan kesulitan bagi para pengajar di Indonesia untuk mengajarkan hal ini. Bedasarkan latar belakang di atas, Peneliti menganalisa kesalahan penggunaan kata “??” (li?oji?) dan “??” (l?ji?) di Program Studi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Widya Kartika Surabaya.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA SAMBUNG “?? zh?y?u……? cái……” dan “?? zh?yào……? jìu……” PADA MAHASISWA SEMESTER VI DAN VIII PRODI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN DAN SASTRA MANDARIN DI SURABAYA Setiawan, Meliana
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.571 KB)

Abstract

Penulis melakukan penelitian pada mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin semester VI dan VIII Universitas Pendidikan dan Sastra Mandarin di di Surabaya. Penelitian ini membahas tentang kesalahan penggunaan kata sambung “??…?… dan ??…?…” dalam kalimat Mandarin yang dilakukan mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin semester VI dan VIII Universitas Pendidikan dan Sastra Mandarin di Surabaya. Dengan membagikan kuesioner, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar prosentase kesalahan dan faktor penyebab kesalahan pada penggunaan kata sambung dalam kalimat Mandarin.
COOPERATIVE PRINCIPLE USED BY PATRICK STARRR AND THE GUEST STARS IN BEAUTY VLOGS Ayuningsih, Katerina
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.179 KB)

Abstract

Beauty vlogs in YouTube have the most viewers which are 125 billion in 2016 (Pixability, 2016). Among beauty vloggers, Patrick Starrr is quite well-known. He produces quite interesting vlogs by inviting celebrities as his guest stars, such as Kim Kardashian, Katy Perry, and Kris Jenner. During the conversation, Patrick takes the leading role by asking questions and also cracks some jokes which were sometimes responded by the guest stars accordingly. Thus, the main objectives of this research were (i) to find out the cooperative principle applied by Patrick Starrr and the guest stars in beauty vlogs and (ii) to find out the maxim which flouted by Patrick Starrr and the guest star in beauty vlogs. This research is used qualitative case study research. It is found that there were four maxims of cooperative principle applied by Patrick Starrr and the guest stars. From those maxims, the maxim of relation was the mostly applied maxim in beauty vlogs. It is also found that there were four maxims of cooperative principle flouted by Patrick Starrr and the guest stars. From those flouting maxims, the maxim of quantity was the mostly flouted maxim in beauty vlogs.
ANALISA KESALAHAN PENGGUNAAN NADA TIGA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN DAN SASTRA MANDARIN SEMESTER DUA DAN EMPAT DI SURABAYA Hariyanto, Antonius
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 3 No 1 (2019): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2019
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.906 KB)

Abstract

Dalam bahasa Mandarin terdapat empat buah nada, dalam pelafalannya juga terdapat perubahan nada bila ada dalam kondisi tertentu. Pada kebanyakan orang yang belajar bahasa Mandarin, sering terjadi kesalahan pada penggunaan nada tiga dalam melafalkan bahasa Mandarin. Maka penelitian ini berfokus pada kesalahan penggunaan nada tiga pada mahasiswa pendidikan bahasa Mandarin atau sastra Mandarin semester II, dan semester IV di Surabaya dengan tujuan untuk mengetahui persentase kesalahan pada penggunaan nada tiga dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kesalahan penggunaan nada tiga yang pelaksanaannya dilakukan di Universitas Widya Kartika, Universitas Negeri Surabaya dan di Univesitas Kristen Petra. Proses pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan perekam suara dan proses pengolahan datanya menggunakan aplikasi Praat. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kesalahan rata-rata sebesar 76,4% mahasiswa semester 2 dan 62% mahasiswa semester 4 yang melakukan kesalahan pada penggunaan nada tiga yang diikuti nada satu. Ditemukan kesalahan rata-rata sebesar 59,2% mahasiswa semester 2 dan 58,6% mahasiswa semester 4 yang melakukan kesalahan pada penggunaan nada tiga yang diikuti nada dua. Ditemukan kesalahan rata-rata sebesar 68% mahasiswa semester 2 dan 67,4% mahasiswa semester 4 yang melakukan kesalahan pada penggunaan nada tiga yang diikuti nada tiga. Ditemukan kesalahan rata-rata sebesar 49,4% mahasiswa semester 2 dan 32,6% mahasiswa semester 4 yang melakukan kesalahan pada penggunaan nada tiga yang diikuti nada empat dengan faktor penyebabnya adalah kekurang pahaman pemakai bahasa terhadap bahasa target atau bahasa yang dipelajari, karena terpengaruh bahasa yang lebih dahulu dikuasainya, dan Masa belajar.