cover
Contact Name
Elismayanti Rambe
Contact Email
elismayantirambe@stain-madina.ac.id
Phone
+6282368122463
Journal Mail Official
jurnalalmanaj@stain-madina.ac.id
Editorial Address
Jl.Prof.Dr. Andi Hakim Nasution, Panyabungan Kab. Mandailing Natal » Tel / fax : (0636) 7006359 /
Location
Kab. mandailing natal,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Manaj
ISSN : 27752062     EISSN : 27758729     DOI : 10.56874
Al-Manaj adalah jurnal Program Studi Manajemen Dakwah yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal. yang menjadi fokus dan cakupan dalam jurnal ini adalah tentang manajaemen dakwah, dakwah islam dan lainnya.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj" : 14 Documents clear
Studi Pemanfaat Media TikTok Sebagai Sarana Dakwah di Era Society 5.0 Angfi, Aqim, Rizki, Zidniyatul
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1178

Abstract

Dakwah, society 5.0, tiktok Penelitian mengenai penggunaan aplikasi TikTok sebagai media dakwah di era Society 5.0 menunjukkan bahwa platform ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat luas. Hal ini didukung oleh fakta bahwa TikTok memiliki pengguna yang sangat banyak, terutama di kalangan generasi muda, sehingga menjadi potensi besar untuk menjangkau audiens yang luas.Dalam penggunaannya sebagai media dakwah, TikTok dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, seperti mengajak orang untuk lebih dekat dengan agama, memberikan informasi dan pemahaman mengenai ajaran agama, dan juga memotivasi orang untuk melakukan amalan baik dalam kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, TikTok dapat membantu mengedukasi masyarakat mengenai ajaran agama secara mudah dan menyenangkan.Namun demikian, penggunaan TikTok sebagai4 media dakwah juga memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah bagaimana menyampaikan pesan dakwah yang efektif dan tepat sasaran agar bisa diterima oleh audiens. Selain itu, terdapat juga risiko terjadinya penyimpangan dalam penyampaian pesan dakwah, sehingga perlu diwaspadai dan dihindari.
Pesan Dakwah yang Terkandung dalam Sebuah Film (Studi Kasus Film Hafalan Shalat Delisa) Erwin
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1220

Abstract

Penelitian ini ditulis bertujuan guna mengetahui pesan-pesan dakwah apa saja yang terkandung di dalam film Hafalan Shalat Delisa sehingga dapat teruraikan mengenai pesan-pesan dakwah yang ada di dalam film Hafalan Shalat Delisa. Pesan dakwah adalah segala sesuatu yang ditransmisikan dari sejarah kepada pemiliknya atau hal dakwah, yaitu segala sesuatu yang ada dalam ajaran yang ada dalam kitab dan sunnah rasul.. Permasalahan dalam penelitian ini ialah apa saja pesan-pesan dakwah yang ada di dalam film Hafalan Shalat Delisa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif, karena metode ini digunakan untuk mengkaji sesuatu yang bersifat deskriptif dalam mencari teori atau pengetahuan dalam suatu penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam film Hafalan Shalat Delisa mengandung beberapa pesan dakwah seperti pesan ibadah, pendidikan,dan akidah.
Pentingnya Keterampilan Retorika Da’i di Era Society 5.0 dalam Efektivitas Keberhasilan Dakwah Kepada Mad’u Umi, Khofifah
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1224

Abstract

The era of society 5.0 is an era where almost all human work is assisted by sophisticated machines or technology that makes it easier for humans to do their jobs. In this era of all-technology, preachers are required to have rhetorical skills and a qualified ability to use technology as a medium in conveying tausyiah or da'wah to mad'u. Skills in using technology will pave the way for preachers to be more flexible in conveying their da'wah without fear of being limited by space and time. Da'wah skills on social media can take the form of interesting writing or videos that make mad'u interested in reading and watching what the preachers convey where this is the key to how effective the da'wah delivered to mad'u is. Keyword :Era of society 5.0, skills, effectiveness
Optimalisasi Fungsi Manajemen Majelis Taklim At-Taufiqy Wonopringgo Pekalongan sebagai Upaya Transmisi Pemahaman Islam Intensif Salsa, Lana Salsabila; Nur Fatin Lu'luatus Solikha; M. Slamet Saerozi; Khoirunnisa; Qomariyah
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1482

Abstract

Majelis taklim secara hakikatnya menjadi tempat sandaran Masyarakat muslim reformis dalam Upaya menempuh kaffahnya paham agama Islam yang intensif. Bahkan, dimengerti bersama bahwa historisme eksistensi majelis taklim sudah muncul pada era sang Rasul revolusioner yang menuai esensi dakwah Islam merupakan kemuliaan atas kemerdekaan intelektual manusia menuju kehidupan kekal yang aman. Kehadiran majelis taklim khususnya majelis taklim at-taufiqy demikian menjadi salah satu kegembiraan umat muslim atas kesadaran manusia untuk sama-sama menghantarkan manusia lain pada kematangan beragama. Tujuan penelitian atas peran Lembaga Pendidikan non-formal ditinjau dari fungsi manajemen pelaksanaan majelis taklim. Kelangsungan daya kualitas majelis taklim pun sesekali perlu dianalisa mendalam untuk sekaligus menuai solusi melalu metode field research. Sehingga, kejanggalan yang ditemukan dalam beberapa praduga dapat diresolusikan melalui strategi manejemen majelis taklim atas tinjauan dua kekritisan fondasional dan operasional majelis taklim.
Efektivitas Majelis Taklim Al-Istiqomah untuk Mempererat Ukhwah Masyarakat Desa Wangandowo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan Fa'izah, Anisatul; Eliana, Dita; Auliya, Rizka
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1483

Abstract

Dalam kehidupan sosial, masyarakat memiliki peran penting dalam kehidupannya. Sebagai makhluk sosial, masyarakat tentu memerlukan interaksi dengan masyarakat lainnya dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya. Kehidupan sosial biasa kita temui dalam lingkungan masyarakat agar kehidupan sosial dalam lingkungan masyarakat tidak terjadi pertikaian yang tidak diinginkan, kita sebagai masyarakat mempunyai hak dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang tentram, menjaga kedamaian dan kekompakan, salah satunya dengan mengikuti kegiatan majelis taklim yang ada hadir ditengah masyarakat. Majelis taklim hadir ditengah masyarakat salah satu upaya dalam meminimalisir perselisihan antar masyarakatnya. Dalam penelitian kali ini, kami ikut serta hadir mengikuti pengajian ibu-ibu majelis taklim Al-Istiqomah Di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.Metode penelitian yang kami lakukan adalah metode kualitatif deskriptif yaitu dengan prosedur mengumpulkan data melalui pengamatan langsung dilapangan,dokumentasi,dan interview. Dan berdasarkan hasil dari penelitian kami, diperoleh bahwa jamaah pengajian ibu-ibu Al Istiqomah mempunyai agenda kegiatan tahunan bahkan kegiatan yang akan diselenggarakan. Kegiatan majelis taklim Al-Istiqomah ini diharapkan bisa menjadi wadah masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menjalin ukhuwah islamiyyah yang lebih erat. Isi dari pembahasan ini tentang kegiatan yang ada didalam majelis taklim dan permasalahan pada tingkat partisipasi dari jamaah dalam mengunjungi pengajian rutinan majelis taklim al – istiqomah desa wangandowo.
Menganalisis Literasi Media di Era Digital pada Mahasiswa IAIN Takengon Nurliana; Nurul Aini
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi media mahasiswa KPI di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon dalam menghadapi era digital yang didominasi oleh media sosial. Literasi media menjadi aspek kritis dalam memahami, mengevaluasi, dan mengelola informasi yang tersebar di lingkungan digital. Dalam konteks ini, fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman mahasiswa terhadap media sosial, kemampuan mereka dalam menilai kebenaran informasi, serta dampak literasi media terhadap partisipasi mereka dalam proses akademik dan sosial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat literasi media yang cukup baik, tetapi masih terdapat beberapa area di mana mereka memerlukan peningkatan, seperti kemampuan verifikasi informasi dan kritisisme terhadap sumber. Faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman terhadap risiko dan manfaat media sosial, serta keterbatasan sumber daya untuk literasi media, menjadi tantangan utama yang dihadapi mahasiswa.
Dakwah Kontemporer dan Media: Spirit Religius Jamaah Sabilu Taubah Ike Widiya Ulfah
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1582

Abstract

Dakwah kontemporer merupakan dakwah mengikuti perkembangan teknologi melalui metode-metode tertentu, serta menyesuaikan dengan kondisi dan situasi masyarakat, dalam penelitian ini penulis mengkaji tekait metode dakwah kontemporer yang di lakukan oleh Gus Iqdam dalam memberikan spirit religiusitas bagi jamaahnya, di mana peneliti menggunakan teori dakwah secara metodis yang di dalamnya terdapat modele dialogis, partisipatif, eksplorasi, dan dekorasi sebagai model dakwah yang digunakan, serta dalam penelitian ini Penulis menggunakan metode deskripstif dalam menganalisis pembahasan, serta dalam penelitian ini menghasil melali metode-metode dakwah yang disajikan oleh Gus Iqdam melalui 4 model di atas sangat relevansi sesuai dengan karakteristik pada jamaah gus Iqdam, dimana dakwah yang dibawakan dapat diterima semua kalangan, serta penyampaian dakwah yang ringan memberikan spirit religius bagi jamaah baik dengan hadir secara langsung maupun melalui virtual. Kata Kunci : Dakwah, Religiusitas, Dialogis, Partisipatif, Eksplorasi, Dekorasi
Studi Pemanfaat Media TikTok Sebagai Sarana Dakwah di Era Society 5.0 Angfi, Aqim, Rizki, Zidniyatul
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1178

Abstract

Dakwah, society 5.0, tiktok Penelitian mengenai penggunaan aplikasi TikTok sebagai media dakwah di era Society 5.0 menunjukkan bahwa platform ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan pesan-pesan dakwah kepada masyarakat luas. Hal ini didukung oleh fakta bahwa TikTok memiliki pengguna yang sangat banyak, terutama di kalangan generasi muda, sehingga menjadi potensi besar untuk menjangkau audiens yang luas.Dalam penggunaannya sebagai media dakwah, TikTok dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, seperti mengajak orang untuk lebih dekat dengan agama, memberikan informasi dan pemahaman mengenai ajaran agama, dan juga memotivasi orang untuk melakukan amalan baik dalam kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, TikTok dapat membantu mengedukasi masyarakat mengenai ajaran agama secara mudah dan menyenangkan.Namun demikian, penggunaan TikTok sebagai4 media dakwah juga memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah bagaimana menyampaikan pesan dakwah yang efektif dan tepat sasaran agar bisa diterima oleh audiens. Selain itu, terdapat juga risiko terjadinya penyimpangan dalam penyampaian pesan dakwah, sehingga perlu diwaspadai dan dihindari.
Pesan Dakwah yang Terkandung dalam Sebuah Film (Studi Kasus Film Hafalan Shalat Delisa) Erwin
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1220

Abstract

Penelitian ini ditulis bertujuan guna mengetahui pesan-pesan dakwah apa saja yang terkandung di dalam film Hafalan Shalat Delisa sehingga dapat teruraikan mengenai pesan-pesan dakwah yang ada di dalam film Hafalan Shalat Delisa. Pesan dakwah adalah segala sesuatu yang ditransmisikan dari sejarah kepada pemiliknya atau hal dakwah, yaitu segala sesuatu yang ada dalam ajaran yang ada dalam kitab dan sunnah rasul.. Permasalahan dalam penelitian ini ialah apa saja pesan-pesan dakwah yang ada di dalam film Hafalan Shalat Delisa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif, karena metode ini digunakan untuk mengkaji sesuatu yang bersifat deskriptif dalam mencari teori atau pengetahuan dalam suatu penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam film Hafalan Shalat Delisa mengandung beberapa pesan dakwah seperti pesan ibadah, pendidikan,dan akidah.
Pentingnya Keterampilan Retorika Da’i di Era Society 5.0 dalam Efektivitas Keberhasilan Dakwah Kepada Mad’u Umi, Khofifah
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 3 No. 02 (2023): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v3i02.1224

Abstract

The era of society 5.0 is an era where almost all human work is assisted by sophisticated machines or technology that makes it easier for humans to do their jobs. In this era of all-technology, preachers are required to have rhetorical skills and a qualified ability to use technology as a medium in conveying tausyiah or da'wah to mad'u. Skills in using technology will pave the way for preachers to be more flexible in conveying their da'wah without fear of being limited by space and time. Da'wah skills on social media can take the form of interesting writing or videos that make mad'u interested in reading and watching what the preachers convey where this is the key to how effective the da'wah delivered to mad'u is. Keyword :Era of society 5.0, skills, effectiveness

Page 1 of 2 | Total Record : 14