cover
Contact Name
Dwi Wahyuni
Contact Email
dwiwahyuniunej@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
saintifika.fkipunejnew@gmail.com
Editorial Address
https://saintifika.or.id/index.php/saintifika/editorial-board
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
SAINTIFIKA
Published by Universitas Jember
SAINTIFIKA: Jurnal Ilmu Pendidikan MIPA dan MIPA publishes a scientific paper on the results of the study and review of the literature in the sphere of natural science education in primary education, secondary education and higher education. Additionally, this journal also covers the issues on environmental education. SAINTIFIKA: Jurnal Ilmu Pendidikan MIPA dan MIPA is issued two times annually, i.e. Juny and December. The number of articles is 7 articles per year. Every article that is sent to the Editor, will be reviewed and scrutinized by the editorial board for eligibility or publication without diminishing the substance of the article.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 1 (2016)" : 5 Documents clear
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Mahasiswa pada Matakuliah Pengembangan Bahan Ajar Diyah Ayu Widyaningrum
saintifika Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.194 KB)

Abstract

Berdasarkan observasi pembelajaran pada matakuliah pengembangan bahan ajar di IKIP Budi Utomo Malang Jurusan Pendidikan Biologi, secara garis besar kegiatan pembelajaran menggunakan model diskusi presentasi. Kegiatan diskusi presentasi yang dilakukan belum mampu mengakomodasi keaktifan mahasiswa. Sehingga diperlukan proses pembelajaran yang menarik dan menyenangkan melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan penerapan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar mahasiswa pada matakuliah pengembangan bahan ajar melalui pembelajaran berbasis proyek. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Langkah PTK meliputi perencanaan, implementasi tindakan, pengamatan, dan evaluasi/Refleksi. Langkah tersebut dilakukan pada setiap siklus. Data yang didapatkan berupa data lembar observasi serta aktivitas kelompok dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, aktivitas belajar mahasiswa mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 69,03% menjadi sebesar 86,03% pada siklus II. Mahasiswa mampu melaksanakan seluruh tahapan proyek dengan baik pada siklus II. Produk yang dihasilkan sesuai dengan tuntutan kurikulum.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA - Sukma; Laili Komariyah; Muliati Syam
saintifika Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.319 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) dan motivasi terhadap hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 11 Samarinda tahun ajaran 2014/2015. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dengan sampel kelas X-A sebanyak 36 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Rancangan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan metode one-group pretest-postest design. Data dianalisis dengan analisis regresi ganda dan pengujian signifikansi dengan menggunakan uji F. Hasil penelitian diperoleh bahwa besarnya pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap hasil belajar siswa sebesar 20 % dengan Fhitung = 8.56 dan rata-rata hasil belajar siswa adalah 85,05. Besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa sebesar 23, 48 % dengan Fhitung = 10, 39 dan rata-rata motivasi belajar siswa sebesar 81,69. Sedangkan untuk pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa adalah 37, 21 % dengan Fhitung = 9,75. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel maka Hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) dan motivasi secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 11 Samarinda tahun ajaran 2014/2015.
Pengujian Tingkat Kelembaban Lembaran Kertas Setelah Melalui Tahap Pengeringan Era Budi Prayekti; Anggun Amalia; Iin Afriyanti; Tresno Santoso
saintifika Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.701 KB)

Abstract

Proses pembuatan kertas terbagi menjadi dua bagian utama yaitu Stock Preparation dan Paper Machine. Pada bagian Paper Machine terjadi berbagai proses fisika yang akan mempengaruhi kualitas kertas hasil produksi. Salah satu proses pada paper machine yang berkaitan dengan temperatur adalah tahap pengeringan (dryer section). Pada tahap pengering lembaran kertas akan mendapatkan perlakuan perbedaan temperatur. Proses pengeringan terjadi dengan cara menaikkan temperatur secara bertahap sampai mencapai temperatur maksimal kemudian diikuti kembali dengan penurunan temperatur. Temperatur awal pada tahap pengering sebesar 73oC, selanjutnya dinaikkan sampai 109oC, kemudian diturunkan lagi menjadi 82oC. Temperatur tahap pengeringan dapat mempengaruhi kualitas kertas. Proses pada tahap pengeringan dapat mempengaruhi ikatan antar serat, yakni ikatan hidrogen yang menyebabkan kekuatan jaringan meningkat. Parameter pengujian kualitas kertas yang berkaitan dengan temperatur pada tahap pengeringan adalah kelembaban kertas. Lembaran kertas yang melewati bagian pengering akan memiliki kelembaban antara 5% - 6%.
Pengaruh Pola Kontur Hasil Kontinuasi Atas pada Data Geomagnetik Intepretasi Reduksi Kutub Puguh Hiskiawan
saintifika Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.628 KB)

Abstract

Metode geomagnetik adalah salah satu metode geofisika yang digunakan untuk memeriksa struktur batuan di bawah permukaan bumi . Penelitian ini dipelajari dengan menggunakan pengaruh kontur kelanjutan atas didasarkan pada pengurangan data kutub . Penelitian ini menjelaskan untuk membandingkan pada pengukuran dan interpretasi data dengan beragam hasil kontur. Metode penelitian dilakukan studi lintasan-lintasan di daerah penelitian yang muncul geologi karakteristik fisik dalam pemantauan secara langsung dan pemantauan tidak langsung . Hasil penelitian ini disebut keuntungan dari nilai tertinggi yang masalah respon dari geomagnetik dan potensi konduktivitas contouring pada daerah diteliti paling tajam.
MODEL EVALUASI COUNTENANCE STAKE MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALISIS RASCH TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH KOLABORATIF rayendra wahyu bachtiar
saintifika Vol 18 No 1 (2016)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.708 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji keterampilan mahasiswa secara kolaboratif menyelesaikan saat diberikan permasalahan pembelajaran dan disebut Collaborative Problem Solving (CPS). Metode yang digunakan untuk mengkaji keterampilan CPS mahasiswa menggunakan evaluasi countenance stake. Analisis skema observation dan judgement menggunakan pendekatan Model Rasch. Metode pengumpulan data secara observasi untuk keterampilan CPS meliputi Cognitive Skills dan Social Skills, data lembar hasil penyelesaian masalah (LO), dan Kuesioner pengalaman belajar mahasiswa (CEQ). Hasil analisis congruence dan contigency dengan Model Rasch menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki cognitive skills yang cukup baik, namun social skills mahasiswa tidak dimiliki secara maksimal. Sehingga tingkat keberhasilan penyelesaian masalah masih kurang dari standar karena berbagai potensi ide solusi seluruh anggota tidak terakomodir secara baik. Selain itu, temuan penelitian memberikan rekomendaasi perlunya kajian lebih lanjut terkait keterempilan bernalar dan berpikir kreatif mahasiswa dalam menyelesaikan masalah agar diketahui kreativitas berpikir dan cara bernalar seperti apa yang digunakan mahasiswa untuk mengambil keputusan atau solusi permasalahan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5