cover
Contact Name
Yusep Supriadi
Contact Email
supriadi@iaipibandung.ac.id
Phone
+6288218403604
Journal Mail Official
journalekspektasy@iaipibandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciganitri No.2, Cipagalo, Kec. Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40287
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EKSPEKTASy
ISSN : 29622204     EISSN : 28307216     DOI : https://doi.org/10.54801/ekspektasy
JOURNAL EKSPEKTASy contains research results and thoughts about the economy, especially Islamic economics. The main focuses of include Economic Concepts and Thoughts, Sharia Economic Concepts, Islamic Financial Institutions, Accounting, Finance, Islamic Banking and Management, Public Sector Management, Zakat, Infaq, Sadaqah, Waqf, Inheritance, Corporate Governance, Sustainability Reporting, Ethics and Professionalism, Business, Business Management, Sharia Business Management, e-Commerce, Capital Markets and Investment, Taxation, Financial Management, Sharia Financial Management, Economic Law and Sharia Economic Law.
Articles 23 Documents
MAQASHID BEKERJA MENURUT ISLAM Muhammad Jagat Dermawan; Sudana
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 01 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Pendidikan Agama Islam STAIPI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.216 KB) | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i01.102

Abstract

Bekerja dalam pandangan Islam merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan oleh setiap Muslim. Bahkan bekerja merupakan salah satu aktivitas yang termasuk jihad fisabilillah ketika ditujukan untuk mencukupi keluarga dan menghindari dari meminta-minta. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan secara deskriptif bagaimana bekerja dalam pandangan Islam secara lebih jauh lagi, adakah hubungannya dengan kegiatan-kegiatan lainnya seperti kegiatan dakwah, kegiatan sosial, serta kegiatan lainnya. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif berupa studi pustaka.
EFEKTIVITAS UNIT PENGUMPUL ZAKAT (UPZ) DALAM MENINGKATKAN JUMLAH ZAKAT, INFAQ, DAN SEDEKAH TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MUSTAHIK DESA MARGAHARJA Eris Munandar
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 01 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Pendidikan Agama Islam STAIPI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.468 KB) | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i01.103

Abstract

The Zakat Collecting Unit (UPZ) is in charge of collecting zakat and distributing it to mustahik as determined. This study aims to describe the effectiveness of the Zakat Collecting Unit (UPZ) in increasing the amount of zakat, infaq and alms funds towards increasing the Mustahik Economic Welfare of Margaharja Village. This study uses a qualitative method. Techniques for collecting data using surveys and interviews. The technique for taking samples is random sampling, which gives equal rights to each subject to have the opportunity to be selected as a sample, the sample is taken at random and according to the researcher's considerations. The results showed that the Zakat Collecting Unit (UPZ) Margaharja was successful in increasing the amount of zakat, infaq and alms funds by collecting zakat funds using the pick-up method. in 2019. Through a work program compiled by the Zakat Collecting Unit (UPZ) Margaharja seeks to change the status of mustahik to muzakki or prosper.
BROKER DALAM BISNIS PROPERTI MENURUT FATWA DSN NO 93 Aqly Mubarak
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 01 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Pendidikan Agama Islam STAIPI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.15 KB) | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i01.104

Abstract

Mediator ialah seseorang yang mengiklankan sesuatu benda orang lain apabila berhasil benda tersebut berhasil terjual maka seorang mediator akan diberikan upah dari pemilik objek penjualan dengan cara yang sudah dilakukannya. Ada beberapa nama perantara dalam jual beli yaitu: makelar, broker, agen atau dalam Islam disebut juga dengan samsarah, Penelitian menggunakan prosedur kualitatif. Hasil penelitian ini akan dideskripsikan dan dianalisis dengan pernyataan bukan dengan angka-angka statistik. Bahwa penelitian kualitatif itu merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskripsi berupa pernyataan tertulis atau lisan tentang orang-orang dan perilaku yang dapat diamati, Dalam akad perantara (wasathah) akan menimbulkan suatu hak dan kewajiban dimana salah satunya berhak mendapatkan ujrah atau upah. Upah adalah harga yang dibayarkan kepada pekerja atas jasanya dalam produksi kekayaan seperti faktor produksi lainnya seperti tenaga kerja diberikan imbalan atas jasanya. Upah dalam perantara selalu diberikan janji dari awal dan dituangkan dalam akad jasa perantara pemasaran antara owner dan perantara. Seperti itu pada dunia properti dimana mereka menetapkan komisi bagi setiap properti yang sudah terjual dengan upah yang sesuai dengan jumlah transaksi yang akan dilakukannya.
PENERAPAN MUDHARABAH DI PERBANKAN SYARI’AH Yeni Hendriyani
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 01 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Pendidikan Agama Islam STAIPI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.041 KB) | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i01.105

Abstract

Berbagai fenomena tentang ekonomi syari’ah berseliweran dalam pikiran kita. Satu fenomena itu adalah Mudharabah, dimana suatu konsep bagi hasil atau profit sharing yang menjadi ciri dari mudharabah. Banyak perbankan yang mulai mempertimbangkan ditiadakannya konsep mudharabah ini, karena kurangnya peminat atau tidak profitablenya bagi perbankan itu sendiri. Sampai sejauhmana mudharabah ini menjanjikan keuntungan bagi para pelaku, mulai dari definisi, jenis sampai rukun dan syarat serta hal-hal yang membatalkan mudharabah. Inilah yang ingin penulis kaji dalam tulisan kali ini. Metode yang digunakan adalah library research, yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka. Hasil pembahasannya berupa bagaimana penerapan mudharabah ini di perbankan syari’ah.
KAJIAN FILSAFAT HUKUM EKONOMI ISLAM TERHADAP IMPLEMENTASI AKAD BA’I AL-MURABAHAH DAN ISTISHNA DALAM PEMBIAYAAN KPR SYARIAH Irham Syahputra
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 01 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Pendidikan Agama Islam STAIPI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.298 KB) | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i01.106

Abstract

Implementasi akad Murabahah dan Istishna dalam produk KPR Syariah akan menghilangkan unsur Riba (Bunga) dikarenakan transaksi dilakukan langsung kepada kedua belah pihak tanpa ada pihak ketiga yaitu bank (konvensional). Namun dalam pengimplementasian tersebut pihak bank dan pihak yang diberikan pembiayaan haruslah memahami tujuan dari adanya pembiayaan tersebut yaitu untuk memperolah falah sesuai dengan tujuan ekonomi islam. Tujuan penelitian ini untuk memahami prespektif filsafat ekonomi islam terhadap implementasi akad murabahah dan istishna dalam pembiayaan KPR syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Bahwa bank syariah memiliki prinsip yang sama terhadap bank konvensional dalam pengadaan pembiayaan, (2) Pembiayaan KPR Syariah dengan akad murabahah dan Istishna memiliki kelebihannya masing-masing, (3) Pengimplementasian pembiayaan KPR Syariah khususnya di Indonesia haruslah kembali terhadap tujuan ekonomi islam.
ANALISIS PROFITABILITAS PETERNAKAN AYAM DENGAN KONSEP SYIRKAH (Studi Kasus di Kelompok Usaha Tani Muda Mandiri Kec. Panawangan Kab. Ciamis) Dudi Sudirman
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 01 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Pendidikan Agama Islam STAIPI Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.055 KB) | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i01.109

Abstract

Penelitian dilakukan pada beberapa peternak ayam pola kerjasama wilayah Kec. Panawangan yang tergabung dalam Kelompok Tani Muda Mandiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pemilihan lokasi didasarkan pada pertimbangan bahwa berdasarkan data sekunder dari Dinas Pertanian Kab. Ciamis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rata-rata pendapatan dan margin keuntungan yang diperoleh dari pemeliharaan ayam pola kerjasama. Pengumpulan data dilakukan antara Januari 2015 hingga Februari 2018. Analisis kuantitatif dihitung berdasarkan total pendapatan, pendapatan, R/C ratio, BEP, ROI dan Payback Period (PBP). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan usaha pereternakan ayam dengan pola kerjasama sangan menguntungkan dan bisa mejadi solusi untuk mengurangi pengangguran. Nilai hitung rasio R/C, BEP dan ROI meningkat dari tahun ke tahun. Rata-rata nilai R/C ratio > 1 yaitu 1,1%. Rata-rata BEP, ROI dan PBP mengalami peningkatan dari tahun 2016 ke tahun 2017, sehingga usaha ayam pedaging mandiri dapat dinyatakan menguntungkan dan layak.
Analisis Penerapan PSAK No 1 Tentang Penyajian Laporan Keuangan Pada CV. Mekar Jaya Tuntun Ariadi Sukanta
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 02 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i02.138

Abstract

Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses pencatatan, penggabungan, pengikhtisaran semua transaksi yang dilakukan oleh seluruh entitas dengan seluruh pihak yang terkait dengan kegiatan usahanya serta peristiwa penting yang terjadi didalam entitas. PSAK No. 1 adalah Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang menetapkan penyajian laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis penerapan PSAK No.1 dalam penyusunan laporan keuangan sebagai bentuk pelaporan keuangan pada CV. Mekar Jaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, yaitu menggambarkan teori yang terdapat pada PSAK No.1 tentang penyajian laporan keuangan pada CV. Mekar Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Mekar Jaya sudah menerapkan PSAK No.1 mulai dari laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan, namun belum sepenuhnya, hanya laporan perubahan ekuitas yang tidak disajikan dan juga masih terdapat banyak istilah akuntansi yang belum diperbaharui sesuai dengan istilah terbaru. Manajemen CV. Mejar Jaya sebaiknya tetap mempertahankan pembuatan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum di Indonesia, serta membuat laporan perubahan ekuitas, dan selalu memperbaharui setiap istilah lama dan juga memperbaharui peraturan baru yang berlaku khususnya tentang penyajian laporan keuangan.
Mekanisme Pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) Dalam Konsep Ibnu Kholdun Bagus Rohmatulloh
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 02 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i02.151

Abstract

One of product becoming social needs is LPG, and then LPG distribution should be done well for creating a social prosperity. Same as Ibn Khaldun concept about distribution that is always attachable with the price of the product because the price influences the distribution. Thus, the price of product consists of three elements. They are salary, profit and tax. If the distributor doesn’t run the three elements well, then there will not be smooth social prosperity. This research used library research and documenter study for getting data. It’s being analyzed with descriptive method. From analysis is known that there were problems in LPG distribution impacting to the high price, late delivery, less LPG capacity, and there isn’t prosperity. They need the fast solution for measuring these problems.
Pranata Hukum Perbankan Syari’ah Dalam Sistem Perbankan Nasional di Indonesia Asep Maman
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 02 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i02.152

Abstract

The development of Islamic banks as part of the Islamic economic system in Indonesia can be said to be late compared to other countries where the majority of the population is Muslim. However, the sharia banking legal system is strong and parallel to other conventional banking. If there is a dispute resolution problem for Islamic banks according to the Constitutional Court Decision Number 93/PUU-X/2012, they can use 2 (two) channels, namely litigation and non-litigation. The litigation route for resolving disputes over sharia banks is the absolute authority of the religious courts, while the non-litigation path of the parties can make choices not only as specified in the Elucidation of Article 55 paragraph (2) of Law Number 21 of 2008 concerning Sharia Banking but can also take alternative others in accordance with the agreed contract. Supervision of the implementation of Sharia Banking, apart from being carried out internally, is also carried out by independent supervisory institutions, namely the Sharia Supervisory Board (DPS) and the National Sharia Council (DSN) which have the task of maintaining sharia banking towards an ideal situation and protect the Muslims. In addition, as a form of public participation, all Muslims have an obligation to supervise both directly and indirectly as a vehicle for admonishing ma'ruf nahi munkar to the implementation of sharia banking as the lifeblood of the Islamic economy.
Pengaruh Tarif Pelayanan Rawat Jalan dan Fasilitas Penunjang Terhadap Kepuasan Pasien Di Rumah Bersalin Ibu dan Anak Al-Islam Awi Bitung Bandung Hartman Sundjaya
JOURNAL EKONOMI, KEUANGAN, PERBANKAN DAN AKUNTANSI SYARIAH Vol. 1 No. 02 (2022): JOURNAL EKSPEKTASy
Publisher : Institut Agama Islam Persis Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54801/ekspektasy.v1i02.153

Abstract

Kepuasan pasien merupakan aspek utama yang sangat perlu diperhatikan oleh manajemen rumah sakit karena dapat menentukan maju mundurnya usaha jasa kesehatan yang dijalankan.Berbagai faktor penentu kepuasan pasien perlu dievaluasi agar rumah sakit dapat memprioritaskan peningkatan pada aspek-aspek yang dianggap penting oleh pasien, di antaranya aspek tarif dan fasilitas penunjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tarif rawat jalan, fasilitas penunjang dan kepuasan pasien,juga pengaruh tarif rawat jalan dan fasilitas penunjang terhadap kepuasan pasien (RBIA) Al-Islam Awi Bitung Bandung secara parsial maupun simultan. Responden adalah para pasien rawat jalan dengan populasi 1.250 orang, dan jumlah sampel 93 orang yang dipilih menggunakan teknik sampel acak. Instrumen utama penelitian adalah kuesioner yang diuji validitasnya . Dari hasil analisis jalur diperoleh persamaannya bahwa: Y = 0.42*X1 + 0.50*X2, Errorvar.= 0.42, R² = 0.58, artinya bahwa tarif rawat jalan dan fasilitas penunjang mempunyai pengaruh yang positif terhadap kepuasan pasien pada RBIA Al-Islam Awi Bitung Bandung. Analisis signifikansi dengan uji t diperoleh nilai t-hitung untuk tarif rawat jalan sebesar 3,71 dan untuk fasilitas penunjang sebesar 4,25, masing-masing lebih besar dari t-tabel (1,99) yang berarti secara parsial hipotesis 1 dan 2 diterima atau signifikan, bermakna semakin baik tarif rawat jalan dan fasilitas penunjang, maka semakin tinggi kepuasan pasien, di mana variabel fasilitas penunjang berpengaruh dominan dibanding tarif rawat jalan. Analisis dengan uji F diperoleh F-hitung sebesar 62,14, lebih besar dari nilai F-tabel (3,10), sehingga hipotesis 3 terbukti kebenarannya, bermakna secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan dari tarif rawat jalan dan fasilitas penunjang terhadap kepuasan pasien. Analisis koefisien determinasi diperoleh angka koefisien determinasi atau R2 sebesar 58%,

Page 1 of 3 | Total Record : 23