cover
Contact Name
Muhammad Anggie J. Daulay
Contact Email
anggie.fbsunimed@yahoo.com
Phone
+6281370069751
Journal Mail Official
jurnalsasindounimed@unimed.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar Pasar 5 Medan Estate Kode Pos 20221 Provinsi Sumatra Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sastra Indonesia
urnal Sastra Indonesia (Sasindo) merupakan media publikasi hasil penelitian dan kajian konseptual dalam bidang sastra, media pembelajaran sastra, linguistik, seni budaya, multimedia senimatografi, dan kajian media massa. Bidang sastra memuat tentang ilmu sastra, sejarah sastra, kritik sastra, dan apresiasi sastra serta pembelajarannya. Bidang lingustik memuat kajian fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, serta terapannya. Bidang seni budaya berkaitan dengan dunia kesusastraan. Bidang multimedia senimatografi memuat kajian film dan dasar-dasar senimatografi, serta pada bidang media massa meliputi kajian jurnalistik sastrawi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO" : 6 Documents clear
Analisis Kemampuan Berkomunikasi Verbal dan Nonverbal pada Anak Penderita Autis (Tinjauan psikolinguistik) Kartika Panggabean
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v3i4.1548

Abstract

Anak Autisme merupakan salah satu gangguan perkembangan fungsi otakyang bersifat pervasive (inco) yaitu meliputi gangguan kognitif, bahasa,perilaku, komunikasi, dan gangguan interaksi sosial, sehingga iamempunyai dunianya sendiri. Anak autis kurang dalam merespon darilingkungan sebagaimana mestinya dan memperlihatkan kurangnyakemampuan berkomunikasi. Pada penelitian ini akan menganalisiskemampuan berkomunikasi baik secara verbal maupun non verbal padaanak penderita autis, bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuanberkomunikasi verbal dan nonverbal anak penderita autis yang ditinjaudari kajian psikolinguistik. Sumber data dalam penelitian ini ialah anakpenderita autis sebagai sumber utama dan orang tua dari anak penderitaautis. Adapun kajian yang digunakan dalam penelitian ini ialah kajianPsikolinguistik, sebagai teori yang membahas kemampuan berkomunikasidan dihubungkan dengan tiga bidang utama psikolinguistik yaitu umum,perkembangan, dan terapan. Dari hasil perolehan data, ditemukan 4 anakpenderita autis yang terbagi atas 2 anak penderita autis ringan yangmampu berkomunikasi secara verbal nonverbal dan 2 anak penderita autissedang tidak mampu melakukan komunikasi secara verbal melainkanbergantung pada komunikasi nonverbal.Kata Kunci : Komunikasi, Verbal, Nonverbal, Psikolinguistik, Autis
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel “Si Tumoing Manggorga Ari Sogot” Karya Saut Poltak Tambunan Deli Fitri Silaban
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v3i4.1549

Abstract

Analisis nilai dan pendidikan memiliki peran yang penting dalam suatu karya sastra. Novel Si Tumoing Manggorga Ari Sogot merupakan salah satu bentuk karya sastra berbahasa Batak Toba. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam Novel Si Tumoing Manggorga Ari Sogot . Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif kualitatif, mengutamakan makna dan konteks sesuai dengan bidang kajian yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data yaitu teknik catat dan teknik analisis data yaitu meliputi tiga komponen yaitu yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 41 cuplikan yang menggambarkan nilai-nilai pendidikan yang terdiri dari 7 cuplikan menggambarkan nilai religius yang merupakan sudut pandang yang mengikat manusia dengan Tuhan pencipta alam dan seisinya, 25 cuplikan menggambarkan nilai moral yang merupakan suatu nilai yang menjadi ukuran patut tidaknya manusia bergaul dalam kehidupan masyarakat, 5 cuplikan menggambarkan nilai sosial yang merupakan kesadaran terhadap lingkungan sekitar maupun bermasyarakat, dan 4 cuplikan yang menggambarkan nilai budaya yaitu suatu kebiasaan atau adat dalam suatu masyarakat tertentu. Dimana dalam novel “Si Tumoing Manggorga Ari Sogot” Saut Poltak Tambunan ingin menyampaikan nilai-nilai pendidikan yang bermanfaat bagi para pembaca dengan menghidupkan isi cerita di dalamnya.Kata Kunci: Sastra, Novel, Nilai pendidikan
Analisis Tokoh pada Novel “Batas Antara Keinginan dan Kenyataan” Karya Akmal Nasery Basral (Kajian Psikoanalisis Sastra) Kartina Kartina
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v3i4.1550

Abstract

Tokoh adalah salah satu unsur intrinsik yang dapat menimbulkan kepercayaan kepada pembaca, pembaca dapat merasakan apa yang dirasakan tokoh-tokoh yang terdapat di dalam cerita seperti dalam kehidupan yang sebenarnya. Novel adalah salah satu karya sastra. Sebuah novel memiliki tema, pesan moral dan gaya penulisan tersendiri, sesuai dengan kecenderungan dan kemampuan pengarangnya. Analisis Novel “Batas Antara Keinginan dan Kenyataan” ini dikaji melalui pendekatan tekstual, yang mengkaji aspek psikologi. Teori yang digunakan adalah Pendekatan Psikoanalisis oleh Sigmund Freud yaitu: Id, Ego, dan Superego. Analisis yang digunakan metode deskripsi kualitatif, Menganalisis karaketristik tokoh dan mendeskripsikan kepribadian tokoh, meliputi (1) perilaku tokoh Jaleswari, (2) perilaku tokoh Adeus, (3) perilaku tokoh Ubuh, (4) prilaku rokoh Borneo, (5) prilaku tokoh Panglima Adayak, (6) Nawara, dan (7) perilaku Arifin, serta aspek antarprilaku tokoh-tokoh yang ditemukan. Novel “Batas Antara Keinginan dan Kenyataan” karya Akmal Nasery Basral ini berkisah tentang keegoan manusia, dalam keinginannya untuk membuat mewujudkan Id dan dipertimbangkan oleh Superego. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku tokoh dalam berbagai peristiwa. Penelitian selanjutnya adalah menganalisis kepribadian tokoh-tokoh yang membawa dampak internal dan eksternal. Pengumpulan data dilakukan dengan memakai table cek list, kemudian data dianalisis berdasarkan table pengumpulan data dan dikelompokan dalam jenis konflik batin: Id, Ego, dan Superego.Kata Kunci: Sastra, Novel, Tokoh, Psikoanalisis, Id-Ego-Superego
Penggunaan Bahasa Propaganda dalam Wacana Iklan Politik Pemilihan Caleg 2014 (Kajian Semiotik) Cut Medi Yanti Simamora
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v3i4.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data dalam bentuk verbal berupa kata-kata, kalimat, paragraf dalam bahasa, unsur propaganda, dan makna pesan yang terkandung dalam wacana iklan politik yang digunakan para caleg dalam kampanye melalui baliho dan spanduk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan pengkodean data. Teknik pengkodean data dilakukan untuk mempermudah penganalisisan data. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu data dibaca, dipahami serta diinterpretasikan, kemudian data dicatat pada instrument penelitian, setelah itu data dianalis dengan teori segitiga makna dalam semiotic triangle Ogden dan Richard, dan untuk hasil terakhir dilakukan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan data iklan politik dalam bentuk tanda verbal sebanyak 24 buah data dan unsur propaganda dalam wacana iklan yang dipaparkan pada tabel deskripsi data. Iklan politik yang dianalisis terdiri dari lima partai dan sepuluh caleg, sehingga makna pesan yang ditemukan dalam wacana iklan tersebut sangat bervariasi, tergantung kebijakan ide atau gagasan caleg maupun partai politiknya untuk menarik simpati masyarakat. Penggunaan bahasa propaganda dalam wacana iklan politik tersebut sangat sederhana, mudah dipahami, dan sangat menarik sehingga dapat mempersuasi masyakat untuk menggalang dukungan.Kata Kunci: Bahasa Propaganda, Wacana Iklan, Semiotik
ANALISIS NILAI BUDAYA BATAK TOBA DALAM SASTRA LISAN LEGENDA “NAMARTUA LIMANG” Listra Panjaitan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v3i4.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lima nilai budaya Batak Toba yang terdapat dalam legenda Namartua Limang meliputi nilai kekerabatan, religi, hagabeon, hamoraon dan hasangapon serta menyimpulkan nilai budaya Batak Toba yang paling dominan dalam legenda tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analisis yang bertujuan untuk menggambarkan, menguraikan atau menjelaskan suatu fenomena yang terdapat dalam data. Data dalam penelitian ini adalah sastra lisan legenda Namartua Limang. Legenda Namartua Limang merupakan salah satu bentuk sastra lisan milik masyarakat Batak Toba khususnya bagi keturunan Toga Pandiangan di Desa Suhutnihuta Pardomuan, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir. Narasumber dalam penelitian ini adalah tujuh orang yaitu empat orang dari pengurus Toga Pandiangan, dan tiga orang masyarakat umum. Selain itu, penelitian ini juga disaksikan dan dibenarkan oleh enam orang pomparan/keturunan Toga Pandiangan. Temuan akhir dalam penelitian ini adalah terdapat lima nilai budaya Batak Toba dalam sastra lisan legenda Namartua Limang meliputi nilai kekerabatan, religi, hagabeon, hamoraon, dan hasangapon. Berdasarkan hasil penelitian, dalam legenda tersebut nilai kekerabatan sebanyak empat belas cuplikan kalimat, nilai religi sembilan cuplikan kalimat, nilai hagabeon delapan cuplikan kalimat, nilai hamoraon sebanyak empat cuplikan kalimat dan nilai hasangapon sebanyak empat cuplikan kalimat. Sementara nilai yang paling dominan dalam legenda tersebut adalah nilai kekerabatan.Kata kunci: Nilai budaya, Batak Toba, Sastra lisan, LegendaNamartua Limang
Analisis Ruang Persepsi Masyarakat Nias pada Metafora dalam Amaedola Titian Berkat Gea
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v3i4.1547

Abstract

Amaedola merupakan salah satu sastra lisan Nias yang terdiri dari kalimat metaforis. Penelitian ini menganalisis tentang metafora yang terdapat dalam amaedola Nias yang dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan hierarki ruang persepsi manusia menurut Michael Haley. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitiannya adalah buku “Kumpulan Peribahasa Nias” yang disusun oleh B. Laija, S.Th dan buku “Amaedola Nono Niha”, disusun oleh Pdt. Dal. Zendratӧ, S.Th serta hasil wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, teknik catat, dan wawancara. Adapun kajian yang digunakan adalah kajian semantik untuk menerjemahkan lambang metafora yang terdapat dalam amaedola. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terdapat 186 satuan metafora dari 100 amaedola Nias, dan telah memenuhi semua kategori yang ada dalam hierarki ruang persepsi manusia model Michael Haley dan menempatkan kategori Object sebagai kategori ruang persepsi manusia dengan persentase tertinggi yakni 29,03%(54 satuan). Selanjutnya adalah kategori human dengan persentasi 15,59%(29 satuan). Urutan ketiga adalah kategori animate dengan persentase 12,90%(24 satuan), kategori being dengan persentase 11,82 %(22 satuan), kategori terrestrial sebanyak 8,60%(16 satuan), kategori living dengan persentase 8,06%(15 satuan). Sementara tiga kategori selanjutnya memiliki jumlah persentase terendah yaitu kategori cosmos sebanyak 4,83%(9 satuan), kategori substance sebanyak 4,83% (9 satuan)dan kategori energy sebanyak 4,30%(8 satuan).Kata Kunci : Amaedola, Metafora, Ruang Persepsi Manusia, Semantik

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol. 14 No. 1` (2025): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 13, No 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 12, No 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 3 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI DESEMBER Vol. 12 No. 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 2 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS Vol 12, No 1 (2023): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SASINDO Vol 11, No 1 (2022): JURNAL SASINDO Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SASINDO Vol 10, No 1 (2021): JURNAL SASINDO Vol 9, No 2 (2020): JURNAL SASINDO Vol 9, No 1 (2020): JURNAL SASINDO Vol 8, No 2 (2019): JURNAL SASINDO Vol 8, No 1 (2019): JURNAL SASINDO Vol 7, No 2 (2018): JURNAL SASINDO Vol 7, No 1 (2018): JURNAL SASINDO Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Sasindo Vol 5, No 2 (2016): JURNAL SASINDO Vol 5, No 1 (2016): JURNAL SASINDO Vol 4, No 3 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 2 (2015): JURNAL SASINDO Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SASINDO Vol 3, No 4 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 3 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 2 (2014): JURNAL SASINDO Vol 3, No 1 (2014): JURNAL SASINDO Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Sasindo Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Sasindo Vol 1, No 01 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Sasindo Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Sasindo More Issue