cover
Contact Name
Ardianus Hulu
Contact Email
ardyhulu86@gmail.com
Phone
+6281318054822
Journal Mail Official
jurnalteologibiblika@gmail.com
Editorial Address
Jl. Yos Sudarso/Remaja No 27, Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara – 14320.
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teologi Biblika
ISSN : 23551704     EISSN : 27468615     DOI : https://doi.org/10.48125/jtb.v5i1
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Teologi Biblika diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi (STT) Biblika Jakarta. Membahas mengenai Teologi, Agama dan Masyarakat untuk menyampaikan pemikiran-pemikiran teologis untuk membangun spiritualitas para hamba-hamba Tuhan, pendidik, mahasiswa, gereja dan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2021): April 2021" : 5 Documents clear
PERCERAIAN DALAM KELUARGA KRISTEN DAN PERKAWINAN LAGI DITINJAU DARI MATIUS 19 DAN PENCEGAHANNYA Johanes Witoro
Jurnal Teologi Biblika Vol 6 No 1 (2021): April 2021
Publisher : STT BIBLIKA JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.328 KB) | DOI: 10.48125/jtb.v6i1.70

Abstract

The number of cases of divorce, causing the image of Christianity cannot show its duty as the light and salt of the world. This research was conducted with qualitative methodology with literature study (literature). In the Bible study of Matthew 19, it is stated that divorce is prohibited, it is permissible to divorce if there is adultery. After a study it is meant that divorce is permitted because of sin in the family, it is necessary to resolve the conflict. Considering the huge impact of divorce, it is necessary to solve and prevent strategies in the Christian family.
PENGHARAPAN DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Adri Onyong Engelberd Matinahoruw
Jurnal Teologi Biblika Vol 6 No 1 (2021): April 2021
Publisher : STT BIBLIKA JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.145 KB) | DOI: 10.48125/jtb.v6i1.71

Abstract

The world is faced with quite a serious problem. This problem is the Corona Virus outbreak or better known as Covid-19. This plague then made many people worry and fear because many had died as a result of the plague, and this then raised many questions both medically, ethically but also rationally, and of course including raising questions to believers, where is Allah in live with the current conditions. In this article, we will discuss how believers can do theology or in other words feel the presence of God in the midst of this Covid-19 situation by using a qualitative approach to literary studies. The data source referred to is all information in the form of real objects, events. What is interesting in this article is what kind of God can be felt in the conditions of the Covid-19 outbreak.
PERAN GEREJA DALAM MENANGGAPI KEMISKINAN Victor Latumahina
Jurnal Teologi Biblika Vol 6 No 1 (2021): April 2021
Publisher : STT BIBLIKA JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.493 KB) | DOI: 10.48125/jtb.v6i1.73

Abstract

Gereja dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja di Tengah Kemiskinan.Permasalahan kemiskinanbukan hanya menjadi masalah lokal, namunmenjadi masalah yang digumulkan oleh dunia. Gereja sebagai mandataris Tuhan di tengah dunia, dituntut untuk dapat berperan dalam membantu masalah kemiskinan. Bagaimanakah sewajarnya gereja berperan di tengah kemiskinan masyarakat? Dengan menggunakan metode deskriptif analisis, serta meminjam pemikiran Karl Marx,untukmenelisik peran gereja dalam membantu mengatasi permasalahan kemiskinan. Panggilan gereja yang seharusnya adalah untuk menyuarakan ketidakadilan dan penindasan hak-hak orang miskin.Gereja hadir untuk berpihak kepada yang lemah, tidak berdaya, miskin, dan yang terpinggirkan. Jika gereja tidak memiliki keperpihakan kepada yang lemah, maka kehadiran gereja tidak memiliki makna.Gereja perlu terus menerus menyuarakankritik profetisnya tanpa pandang bulu terhadap berbagai penyalahgunaan kekuasaan, terjadinya ketidakadilan, terampasnya hak-hak masyarakat, dan terhadap sistim yang menindas serta memiskinkan manusia. Spiritualitas dan religiusitas jemaatjuga harus sampai kepada sebuahkesalehan sosial,dimana energi spiritual yang dimiliki jemaat mampu untuk mendorong kepeduliannya akan berbagai persoalan kehidupan masyarakat. Spiritualitas seperti inilah yang harus menjadi perhatian gereja dalam membangun kehidupan jemaat. Salib harus dipahami sebagai refleksi atas penderitaandan kematian Kristus, namun disaat yang sama pula harus mampu membuka mata dan telinga akan penderitaan, kesengsaraan, dan pengharapan manusia akan harkat dan martabatnya sebagai manusia. Disitulah gereja berperan
KETAATAN ANAK TERHADAP ORANG TUA DITINJAU DARI EFESUS 6:1-4 DALAM MENJAWAB FENOMENA PENINGKATAN KASUS ANAK MELAWAN ORANG TUA Enny Irawati
Jurnal Teologi Biblika Vol 6 No 1 (2021): April 2021
Publisher : STT BIBLIKA JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.373 KB) | DOI: 10.48125/jtb.v6i1.95

Abstract

This study is intended to analyze deeply the understanding of children's obedience to their parents in terms of Ephesians 6: 1-4. This study used a qualitative research method, using literature study and inductive interpretation of the Bible based on analysis with three sub-(1) children's obedience, (2) respecting parents, (3) children willing to receive education. The results showed that children are obliged to respect their parents because it is God's command and there is a promise given to children who respect their parents. Parents have the authority to educate their children, therefore parents also have an obligation to educate their children from an early age in order to respect their parents. It can be concluded that cooperation between parents and children is needed. Between parents and children must be able to carry out their roles in accordance with their respective responsibilities that have been set out in the Word of God.
TINJAUAN BIBLIKA TERHADAP KONTROVERSI HALAL DAN HARAM VAKSIN COVID-19 Adi Asmara
Jurnal Teologi Biblika Vol 6 No 1 (2021): April 2021
Publisher : STT BIBLIKA JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.676 KB) | DOI: 10.48125/jtb.v6i1.96

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban kontroversi tentang halal dan haram vaksin Cov-19 berdasarkan kitab Perjanjian Lama secara Teologis dan sumber-sumber penulis Kristen lainnya. Selain menemukan kebenaran tersebut penulis juga akan memaparkan beberapa dasar dari pemikiran sejarah mengenai munculnya hukum halal dan haram dari beberapa sumber tulisan diluar sejarah Alkitab dan penulis Kristen. Dengan demikian penulis berharap pembaca akan menemukan suatu pemahaman secara komprehensif mengenai kontroversi mengenai hukum halal dan haram masa kini bukan hanya dari sudut pandang kekristenan melainkan dari sudut pandang secara umum terkhusus orang muslim. Hukum Halal dan haram itu sendiri telah menjadi kotroversi hukum agama baik dikalangan Kristen maupun Islam. Dikalangan Kristen, ajaran mengenai Halal dan Haram juga masih terdapat perdebatan. Akan tetapi, telah diketahui pada masa kini sudah tidak terlalu signifikan doctrinal sebagai salah satu pemecah hubungan antar golongan orang Kristen atau antar denominasi gereja. Hal ini hanya menjadi pembeda antar pribadi orang Kristen dalam menjalankan hukum halal dan haram dalam kehidupan sehari-hari. Namun dikalangan Islam hukum halal dan haram ini menjadi hukum yang sangat fundamental bagi keimanan mereka bahkan menjadi salah satu hukum yang diwajibkan untuk dilakukan. Hukum dari Kata wajib bagi pemeluk agama Islam berarti harus dilakukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5