cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi - Ters. Buah Batu Bandung 40257 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Engineering
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559365     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18452
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian teknik. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 72 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024" : 72 Documents clear
Impelementasi Deep Learning Pada Purwarupa Pintu Pintar Menggunakan ESP32-CAM Fadhilah, Muhammad Zidan; Munadi, Rendy; Santoso, Iman Hedi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi telah memengaruhi berbagai aspekekonomi, yang mengakibatkan peningkatan tindakankejahatan seperti pencurian, terutama saat pelaku mendapatipeluang menguntungkan. Salah satu metode yang seringdigunakan adalah merusak atau membobol sistem kunci pintuutama rumah. Untuk mencegah hal ini, inovasi dapatditerapkan melalui pemanfaatan deep learning dalamverifikasi wajah untuk mengakses pintu. Penelitian inimemfokuskan pada purwarupa pintu pintar yangmenggabungkan MTCNN untuk deteksi wajah, FaceNet untukembedding landmark wajah, SVM untuk klasifikasi, FirebaseCloud Storage dan Firebase Realtime Database untuk mediakomunikasi antara Deep Learning dan ESP32-CAM. Datapengujian melibatkan 3 skenario, termasuk wajah terdaftar,tidak terdaftar, dan manipulasi foto. Hasil menunjukkanmodel mampu mengenali wajah terdaftar dengan tingkatakurasi di atas 95 persen, yang memungkinkan akses ke pintu.Model ini menunjukkan potensi untuk meningkatkankeamanan melalui teknologi yang memanfaatkan kekuatandeep learning dalam pengenalan wajah. Implementasi padapurwarupa pintar ini memberikan solusi untuk mengatasitindakan kejahatan dan meningkatkan kepercayaan dalamsistem keamanan rumah. Kata kunci — deep learning, verifikasi wajah, Firebase, ESP32-CAM
Implementasi ESP32-CAM sebagai Mikrokontroller pada Purwarupa Pintu Pintar Briantono, Mahardika Hanif; Munadi, Rendy; Santoso, Iman Hedi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan teknologi dan perubahanzaman, tingkat kejahatan termasuk pencurian meningkat,khususnya saat pemilik rumah tidak ada. Denganmemanfaatkan kemajuan teknologi, metode pencegahan yangefektif dengan campur tangan manusia sedikit dapatdiimplementasikan untuk mengatasi risiko pencurian.Penelitian ini berfokus pada pengembangan purwarupa pintupintar yang mengidentifikasi individu tak dikenal secara jarakjauh menggunakan teknologi pengenalan wajah, meningkatkanefisiensi pengawasan rumah dan pengendalian akses.Purwarupa pintu pintar mengintegrasikan mikrokontrolerESP32-CAM, sensor jarak, kunci pintu solenoid, dan komponenlainnya. Melalui IoT, sistem ini mengambil citra, memprosesnyamelalui model deep learning cloud, dan mengirimkan hasilnyake aplikasi Android untuk pengendalian akses danpemberitahuan. Pengujian kualitas layanan mengungkapkanperforma optimal pada Sabtu sore, karena penurunan aktivitasbisnis, peningkatan interaksi jaringan luar, dan penurunan lalulintas. Kesimpulannya, purwarupa pintu pintar inimenunjukkan fungsionalitas efektif. Pengujian kualitaslayanannya efektif terutama Sabtu sore, didorong olehpenurunan kepadatan jaringan dan peningkatan aktivitas luarjaringan. Penelitian ini membuka peluang inovasi pintu pintardi masa depan, tingkatkan keamanan rumah dan pengendalianakses melalui teknologi canggih. Kata kunci— Purwarupa Pintu Pintar, ESP32-CAM, SensorJarak, Solenoid
Implementasi Scheduling Pengiriman Data Detak Jantung Melalui Sensor Pulse Pratama, Muhammad Rifaldi Septa; Wahidah , Ida; Sigit W.P, Vinsensius
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otak merupakan salah satu organ tubuh manusiayang sangat penting karena merupakan pusat dan tempatkeseimbangan manusia. Pengujian aktivitas otak manusia sangatdianjurkan karena dapat meningkatkan kondisi fisik dan mentalseseorang, seperti pemantauan kesehatan otak dan mental,identifikasi dini penyakit dan screening masalah kognitif sertamental dan emosional. Dengan kemungkinan besar peningkatanjumlah penderita gangguan fungsi otak, dapat disimpulkanbahwa solusi sistematis yang diusulkan untuk masalah ini adalahdesain EEG (electroencephalogram). EEG(electroencephalography) adalah alat yang mengukur aktivitaslistrik otak manusia. Kondisi detak jantung dibutuhkan dalamproses pengujian aktivitas otak ini. Maka dari itu Sensor Pulsemerupakan salah satu perangkat yang digunakan untukmengukur dan mendeteksi detak jantung seseorang. Schedulingadalah proses mengatur urutan eksekusi tugas atau pekerjaandalam suatu sistem atau lingkungan yang memiliki sumber dayaterbatas, seperti waktu, tenaga kerja, mesin, atau ruang.Tujuannya yaitu mengoptimalkan penggunaan sumber dayayang ada, mengurangi waktu tunggu, meningkatkan efisiensi,dan mencapai berbagai tujuan yang relevan sesuai dengankonteksnya. Proses scheduling ini digunakan menggunakanmetode priority scheduling. Di mana pengujian pada schedulingini membandingkan nilai rata – rata perubahan detak jantungyang didapatkan dari Sensor Pulse. Dengan menggunakanmetode priority scheduling maka dapat menilai tingkatkeakurasian dari sebuah sensor. Kata kunci— EEG, Sensor Pulse, Scheduling.
Aplikasi Pemantauan Data Sensor Berbasis Android untuk Pemantauan Aktivitas Otak dan Detak Jantung dengan MIT App Inventor Ramadhani, Qonita Nur; Hamzah, Ida Wahidah; Sigit W.P, Vinsensius
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otak adalah salah satu organ tubuh yangmerupakan pusat dari seluruh kegiatan kognitif, sensorik,sosial-emosional, perilaku dan motorik. Menurut OrganisasiKesehatan Dunia (WHO) salah satu pemicu dari tingginyapenderita gangguan kesehatan otak yaitu meningkatnya jumlahlansia. Indonesia sendiri, berdasarkan Badan Pusat StatistikIndonesia data jumlah lansia berdasarkan hasil SurveiPenduduk Antar Sensus Tahun 2016 diperkirakan jumlahlansia (usia 60 tahun ke atas) di Indonesia sebanyak 22.630.882jiwa. Angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi31.320.066 jiwa pada tahun 2023. Tidak hanya itu, penderitaautis di Indonesia juga diperkirakan meningkat 500 orangsetiap tahunnya. Pembuatan aplikasi bertujuan membantupengguna dalam mengontrol pengujian yang dilakukan dimanapenggunaan aplikasi dapat dilakukan secara jarak jauh. Prosespembuatan aplikasi dilakukan di MIT App inventor denganmengirim dan menerima data dari firebase realtime yangnantinya data tersebut akan ditampilkan pada aplikasi.Pengambilan data dilakukan dalam waktu 2-3 menit dengandata EEG yang ditampilkan di aplikasi berupa data grafik dannumerik dari 32 sampel yang diterima sedangkan data sensordetak jantuk berupa data numerik. Proses yang dilakukan akanyaitu pembuatan cloud server, UI aplikasi, block editor danpengujian aplikasi dengan companion. Hasil dari pengujiankemampuan aplikasi pada 10 perangkat android dengan APIlevel yang berbeda didapatkan nilai rata rata total initial displayyaitu 1s 223ms. Kata kunci— Otak, EEG, MIT App Inventor
Rancang Bangun Prototype Otomasi Posisi Komunikasi Penerbangan Swarm Drone Sitepu, Rio Ananta; Karna, Nyoman Bogi Aditya; Irawan, Arif Indra
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swarm Drone adalah teknologi kendaraan udara tak berawak yang melibatkan kelompok ataukawanan lebih dari satu drone yang dapat bergerak, berkomunikasi, dan berkoordinasi secarabersamaan. Teknologi ini meniru prinsip kerja kawanan hewan dalam membentuk informasi danpola perilaku tertentu. Swarm drone tidak hanya berfungsi sebagai kendaraan udara, tetapi jugadapat membentuk formasi atau pola tertentu untuk tujuan tertentu. Oleh karena itu pada tugas akhirini, telah dibuat sebuah prototipe swarm drone yang mampu berkomunikasi antar drone danmenjalankan pergerakan sesuai dengan keinginan pengguna. Prototipe ini terdiri dari duaquadcopter, di mana satu quadcopter bertindak sebagai drone leader dan lainnya bertindak sebagaidrone follower.. Hasil dari tugas akhir ini adalah drone leader dan follower dapat mencapai tujuanyang diinginkan dengan kecepatan rata-rata untuk naik adalah 0,3292288 m/s dan kecepatan ratarata untuk turun adalah 0,3886089 m/s m/s sedangkan untuk kecepatan rata-rata maju untuk dronedapat berkoordinasi mencapai suatu titik adalah 0,3032391 m/s dan kecepatan rata-rata munduruntuk drone dapat berkoordinasi mencapai suatu titik adalah 0,3008058 m/s. Kecepatan rata-ratauntuk menuju titik point adalah 0,4169875 m/s Kata kunci - kawanan drone, sistem komunikasi; UAV dan quadcopter
Sub-Sistem Pengendali Aliran Listrik Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Putri , Risma Amalia; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian aliran listrik adalah elemen penting dalam pengembangan stop kontak otomatis, terutamadalam konteks Portable Water Ionizer (PWI). Kemampuanuntuk mengatur dan mengontrol aliran listrik adalah aspekutama dalam memastikan kinerja yang optimal dan efisien.Pengujian dilakukan pada saat kondisi suhu air melebihiambang batas yang telah ditetapkan sebesar 29°C (Nilai 29°Cini ditetapkan sebagai threshold berdasarkan hasil pengujian,dengan suhu awal air sebelum proses elektrolisis merupakansuhu ruangan). Hasil pengujian menunjukkan ketika suhumencapai atau melebihi threshold, relay secara efektif memutusaliran listrik dengan mengaktifkan terminal NO, yang semulamenghubungkan aliran listrik. Pengujian juga melibatkanpengukuran tegangan dengan AVO meter pada batangelektroda, yang mengindikasikan adanya aliran listrik (24,7V)pada batang elektroda saat kondisi normal, dan tidak ada aliranlistrik (0V) ketika relay berfungsi. Hasilnya menunjukkanbahwa relay beroperasi dengan baik dalam mengendalikanaliran listrik sesuai dengan perintah yang diberikan.Pengujiannya menegaskan bahwa relay dapat memutus aliranlistrik ketika kondisi terpenuhi, dan elektroda tidak memilikialiran listrik ketika relay berfungsi dengan benar. sistem inimemberikan solusi yang andal untuk menjaga kondisi air dalamPWI pada tingkat optimal. Kata kunci — Pengendali Arus, Stop Kontak Otomatis, Portabel Water Inoizer
Sub-Sistem Pendeteksian Suhu Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Pramudya, Naufal Handi; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan, Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air akali merupakan air yang bersifat basa danmemiliki pH di atas 7, lebih tinggi dari air biasa. Menurut pakarteknologi Ray Kurzwell, air akali memiliki Potensial OksidasiReduksi yang tinggi, yang memiliki kemampuan menetralisirradikal bebas. Banyak penelitian yang menggunakan PortableWater Ionizer atau PWI untuk menghasilkan air akali melaluiproses elektrolisis air namun metode yang dilakukan masihmanual. PWI ini dirancang sebagai penyempurnaan dari modelPWI sebelumnya yang masih mengandalkan metode danpengukuran yang dilakukan secara manual dengan mengamatitingkat kekeruhan air. Penyempurnaan tersebut dilakukandengan cara merancang stop kontak otomatis pada PWI denganpemanfaatan IoT dan sensor suhu. Sistem yang dipakaimelibatkan penggunaan sensor suhu sebagai threshold untukmenyalakan dan mematikan relay sebagai pemutus arus padaPWI tersebut. Pengujian dilakukan dengan cara melakukanpengujian terhadap sensor suhu dan mikrokontroler secaramanual untuk melakukan uji fungsi. Pengujian tersebutdilakukan dengan cara melakukan pengukuran suhu air padaproses elektrolisis air. Hasil pengujian terlihat bahwa sensordapat membaca nilai suhu dengan baik dan secara periodik.Sistem telah berhasil diuji dan mampu mendeteksi suhu denganbaik. Pendeteksian suhu ini digunakan sebagai ambang batasyang akan memicu pengaktifan atau pemutusan aliran listriksecara otomatis ketika suhu mencapai atau melampaui nilaiyang telah ditentukan sebelumnya Kata kunci— Pendeteksian Suhu, Sensor Suhu, PWI, Threshold.
Sub-Sistem Pengendali Aliran Listrik Untuk Stop Kontak Otomatis Pada Portable Water Ionizer Rusman, Muhamad Fauzi; Usman, Uke Kurniawan; Kurniawan , Ekki
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era perkembangan teknologi yang pesat, konsep Internet of Things (IoT) telah mengubah cara kitaberinteraksi dengan lingkungan sekitar. Artikel ini membahasimplementasi sistem yang menggunakan platform bot Telegramuntuk pendeteksian suhu, pengendalian stop kontak, dan pengiriman notifikasi ke ponsel, dengan fokus pada aplikasi Portable Water Ionizer (PWI). Sistem ini mengintegrasikankomponen-komponen seperti sensor suhu DS18B20, mikrokontroler ESP32, relay, dan bot Telegram, untukmemberikan pengendalian yang efisien dan notifikasi kepadapengguna. Konsep dasar sistem diuraikan yaitu sensor suhuDS18B20 terhubung ke mikrokontroler ESP32 untuk pendeteksian suhu air. Pengendalian stop kontak dilakukanmelalui relay untuk mengatur aliran listrik berdasarkan nilai suhu. Sistem notifikasi menggunakan bot Telegram untukmengirim pesan kepada pengguna ketika air alkali PWI telah siap untuk dikonsumsi. Kata kunci— Internet of Things (IoT), Portable Water Ionizer (PWI), Platform bot Telegram, Notifikasi ke ponsel
Distance Monitoring System Design To Reduce The Risk Of Losing Children Using Received Strengh Signal Indicator Ruslan, Dimas Anugrah; Muayyadi, A. Ali; Armi, Nasrullah
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada jaman teknologi saat ini berpengaruh besarterhadap aspek-aspek kehidupan pada masyarakat saat ini.Monitoring (pemantauan) merupakan proses mengamatiperkembangan dan jarak anak. Hilangnya anak sering terjadiakibat terpisah pada keluarganya. Tujuan penggunaan sistemmonitoring adalah untuk mengontrol, mengawasi, danmengecek sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan. Padapenelitian ini digunakan alat Esp8266 dengan memanfaatkannilai Received Strength Signal Indicator (RSSI). Denganmenggunakan nilai RSSI pada Esp8266 maka jauh dandekatnya anak terhadap Access Point dapat diperkirakan padaEsp8266. Penulis membuat web berbasis firebase dengan sistemnotifikasi yang dapat memberikan peringatan ketika anakmulai menjauh dari jarak yang aman terhadap orang tua.Dengan menggunakan nilai Received Strength Signal Indicator(RSSI) pada Esp8266 maka jauh dan dekatnya anak terhadapAccess Point dapat diperkirakan pada Esp8266. Esp8266membuat sistem ini dapat digunakan di mana saja tanpajaringan internet. Jarak estimasi antara Access Point denganEsp8266 dapat ditentukan setelah mendapatkan nilai RSSI danmenentukan index pathloss (n) dengan hasil perhitungan jarakestimasi yang mendekati jarak sebenarnya. Sistem notifikasiyang bekerja pada web ini akan aktif dalam bentuk getaranpada jarak estimasi 5 meter hingga10 meter dan jika jarakestimasi anak telah melebihi batas jarak 10 meter, maka akanaktif dalam bentuk getaran beserta suara alarm. Kata Kunci — Anak, Orang tua, RSSI, Monitoring Jarak, antiloss, Esp8266.
Realisasi Antena Mikrostrip Untuk Mendeteksi Tumor Payudara Ikbar, Naufal; Wijanto, Heroe; Nur , Levy Olivia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tumor terjadi karena sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi ganas dan berkembang lebih cepat dibandingkan sel-sel normal lainnya. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi tumor, seperti MRI, USG, dan Mammograph. Antena wearable memiliki desain yang simpel, ringan, dan relatif lebih murah. Pada Jurnal ini, antena mikrostrip berbahan FR-4 dibuat untuk mendeteksi tumor payudara pada frekuensi 5,8 GHz. Antena ini menggunakan pencatuan mikrostrip feedline dengan inset feed, -ted patch dan penambahan Defected Ground Structure (DGS) pada groundplane untuk mendapatkan bandwidth yang lebih luas. Deteksi tumor payudara dilakukan dengan menggunakan pemodelan payudara atau breast phantom. Antena pendeteksi akan digunakan pada breast phantom yang telah dibuat dan mengamati perubahan S11 Parameter yang terjadi seiring semakin besarnya tumor yang dideteksi. Antena yang dirancang memiliki dimensi 21,5 mm x 40,5 mm dan menggunakan perangkat lunak simulasi 3D elektromagnetik. Antena ini direalisasikan menggunakan bahan FR-4 berdasarkan hasil simulasi, antena memiliki nilai S11 Parameter sebesar -40,16 dB dan nilai VSWR sebesar 1.1 pada frekuensi 5800 MHz, S11 Parameter -11,59 dB pada frekuensi 5725 MHz dan S11 Parameter -15,25 dB pada frekuensi 5875 MHz, sedangkan hasil pada realisasi antena memiliki nilai S11 Parameter -25,19 dB pada frekuensi 5850 MHz dan nilai VSWR 1.12, S11 Parameter -6,88 dB pada frekuensi 5725 MHz dan -21,05 dB pada frekuensi 5875 MHz. Antena dapat mendeteksi tumor melalui berbedaan bahan tumor terdapat pada breast phantom yang memengaruhi perubahan nilai S11 Parameter. Berdasarkan pengukuran, jika ukuran tumor semakin besar, maka nilai S11 Parameter yang didapat semakin kecil diakibatkan semakin banyak gelombang elegtromagnetik yang kembali ke antena. Kata kunci— Breast phantom, Inset Feed, -ted Patch, Defected Ground Structure.

Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025 Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025 Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025 Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025 Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025 Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024 Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024 Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024 Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024 Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024 Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024 Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023 Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023 Vol 10, No 5 (2023): Oktober 2023 Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023 Vol 10, No 3 (2023): Juni 2023 Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023 Vol 10, No 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023 Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023 Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022 Vol. 9 No. 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 5 (2022): Oktober 2022 Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022 Vol. 9 No. 4 (2022): Agustus 2022 Vol 9, No 3 (2022): Juni 2022 Vol 9, No 2 (2022): April 2022 Vol 9, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021 Vol. 8 No. 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 4 (2021): Agustus 2021 Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021 Vol. 8 No. 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 2 (2021): April 2021 Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017 Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017 Vol 4, No 1 (2017): April, 2017 Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016 Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016 Vol 3, No 1 (2016): April, 2016 Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015 Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015 Vol 2, No 1 (2015): April, 2015 Vol 1, No 1 (2014): Desember, 2014 More Issue