Articles
586 Documents
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PAKAN IKAN LELE MENGGUNAKAN NODEMCU ESP8266 BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)
Afif Afif Dewantoro
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n2.2281
Ikan lele merupakan salah satu sumber makanan yang dibutuhkan manusia. Dalam memberi asupan pakan, juga penting untuk memperoleh ikan segar yang kaya protein. Pada penelitian ini dikembangkan alat yang dapat mengatasi masalah tersebut. Alat ini berguna untuk meminimalisir human error dan meningkatkan efisiensi pembudidayaan ikan lele. Tahapan dalam sistem ini berupa masukan, pemrosesan dan keluaran. Data masukan kondisi dan porsi pakan berupa Gauge pada Aplikasi Blynk, data masukan tersebut terkoneksi dengan jaringan internet yang dapat dikontrol secara jarak jauh. Kemudian, data masukan dapat dikontrol secara jarak jauh menggunakan modul WiFi ESP8266 yang terkoneksi dengan Blynk. Apabila waktu pakan ikan sudah sesuai jadwal maka NodeMCU ESP8266 mengirim sinyal ke relay kondisi on untuk kipas penebar dan relay kondisi off untuk Aerator. Untuk porsi pakan ikan lele dengan sensor Loadcell yang dilengkapi modul HX711 akan membaca berat pakan pelet untuk dikirimkan data ke Blynk. Alat ini menghasilkan sistem yang dapat membaca kondisi pakan dan mengukur berat dengan akurat dan hanya memiliki galat sebesar 1,96 persen dan semua sistem berjalan sesuai alur sistem.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE KANDANG KAMBING SISTEM TERKOLEKSI DAN PEMBERIAN PAKAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO R3
muhammad david
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n2.2282
Peternak kambing saat ini kurang diminati dalam sektor peternakan, dikarenakan kotoran kambing yang berbau dan hanya menghasilan penghasilan tahunan. Oleh karena itu salah satun inovasi untuk mengatasi masalah ini dengan membuat Kandang kambing sistem terkoleksi dan pemberian pakan otomatis berbasis Arduino Uno R3 yang mampu mengumpulkan dan memisahkan feses dengan urine serta memberikan pakan otomatis secara real time sesuai waktu yang ditentukan. Pada pukul 08.00 dan 16.00 WIB pemberian pakan akan diberikan pada ternak dengan menggerakkan motor servo untuk membuka katup penampungan pakan sehingga pakan akan jatuh pada sensor loadcell dan ditimbang dengan berat minimal 1 kg agar konveyor dapat bergerak menghantarkan pakan pada ternak. Bersamaan dengan pemberian pakan, konveyor kotoran juga akan bergerak untuk menghantarkan kotoran menuju penampungan kotoran. Alat penelitian ini dapat menampilkan data nilai waktu pemberian pakan dengan keberhasilan sebesar 99,95 persen, berat pakan dengan tingkat keberhasilan 65,97 persen, waktu hidupnya relay sebagai switching dari motor DC selama 3,6 detik , dan jarak laju konveryer sejauh 60 cm. secera keseluruhan tingkat keberhasilan alat sebesar 91,48 persen dengan nilai rata rata waktu pengoperasian alat sebesar 12,6 detik. Sehingga dapat dikatakan secara fungsional alat telah berfungsi dengan baik.
ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF STAR DELTA SYSTEM IN REDUCE ELECTRIC STARTING SURGE IN 3 PHASE MOTORS
Linkha Hardine;
Dian Budhi Santoso;
Ridwan Satrio Hadikusuma
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n2.2288
Operations in the industry today use induction motors. There are several types of induction motors, one of which is a 3-phase induction motor. In the use of a 3-phase induction motor, there are several problems at the beginning, one of which is that there is a current surge in the starting received by the windings or rotor of a 3-phase induction motor which will cause damage to the motor windings. In previous research, research has been carried out to reduce electric starting spikes in 3 phase motors by lowering the frequency in a study entitled "Adjusting the Speed โโof a 3 Phase Induction Motor by Changing the Frequency Using the ALTIVAR 12P Inverter" it was found that the frequency of the regulated voltage was low and stable to minimize inrush current in 3-phase motor starting. Therefore, research was conducted on a system that can reduce these problems, namely the use of a star-delta system on a 3-phase motor to reduce electrical starting spikes in a 3-phase motor. In this study, the electric current value was 0.59 A, the star-circuit voltage value was 219.65 V, and the short-circuit current value was 1.01 A.
Rancang Bangun Sistem Keamanan Kendaraan Bermotor Roda Dua Berbasis Internet of Things dengan Modul NodeMCU ESP8266 V3 dan ESP32-CAM
Achmad Rio Maldini Maldini
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n2.2291
Rancang Bangun Sistem Keamanan Kendaraan Bermotor Roda Dua Berbasis Internet of Things dilengkapi dengan fitur keamanan darurat yang dapat memberikan rasa aman terhadap pemilik kendaraan bermotor. Sistem yang terpasang pada kendaraan bermotor menggunakan sebuah mikrokontroller (NodeMCU ESP8266 V3), ESP32-CAM, modul GPS, modul sensor getar, dan modul relay. Modul GPS berfungsi untuk menentukan koordinat posisi kendaraan bermotor yang akan dikirimkan lalu ditampilkan melalui aplikasi Blynk yang terdapat pada smarphone pemilik kendaraan bermotor dan ESP32-CAM berfungsi untuk mengambil gambar wajah pelaku pencurian bila terjadi tindak pencurian kendaraan bermotor. Berdasarkan hasil pengujian, sistem mampu melakukan komunikasi melalui jaringan internet antara kendaraan bermotor dan pemilik kendaraan bermotor dengan menggunakan perangkat lunak blynk dan telegram tanpa ada batasan jarak asalkan perangkat yang terpasang pada kendaraan terkoneksi jaringan internet.
Front Matter Volume 16 No 1 Januari 2022
Yudi Eka Putra
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Analisis Keamanan Jaringan Menggunakan Intrusion Prevention System (Ips) Dengan Metode Traffic Behavior
Lukman Medriavin Silalahi;
Andhika Kurniawan
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 17 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v17n1.2296
Riset ini mengangkat masalah tentang celah keamanan jaringan untuk disusupi oleh peretas jaringan internet, diantaranya yang saat ini diteliti adalah Port Scanning, DDoS (Distribute Denial of Service), Bruteforce. Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi setiap serangan yang terjadi dan melakukan blokir akses masuk ke server. Hipotesis riset ini adalah mendeteksi dan melakukan pencegahan terhadap serangan menggunakan default rules yang dimiliki oleh Suricata 6.0.4. Metode yang diusulkan adalah penelitian eksperimen yang bersifat kuantitatif untuk dapat mengamankan suatu sistem jaringan menggunakan Intrusion Prevention System (IPS) yang dikombinasikan antara fitur blocking dari Firewall dan fitur detection capabilities dari Intrusion Detection System (IDS) berdasarkan traffic behavior atau anomali yang ditemukan selama dalam pengamatan dan pengujian yang telah dilakukan. Perancangan sistem keamanan ini membutuhkan sistem jaringan yang sudah yang terpasang aplikasi pfSense yang memiliki service Suricata sebagai IPS. Hasil riset ini menunjukan bahwa IPS dapat melakukan deteksi dan blokir terhadap serangan Scanning Port, Bruteforce dengan 3 kali pengujian dan DDoS dengan pengujian selama durasi waktu 30 detik, 1 menit dan 3 menit.
Analisis Concentrated Winding Menggunakan Metode Clockwise dan Kombinasi pada PMSG 12S8P
Reza Pahlevi
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n2.2297
Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi, meningkatnya kebutuhan energi listrik harus diiringi dengan meningkatnya teknologi yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder. Salah satu alat yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder listrik adalah generator. Generator merupakan mesin listrik utama yang gunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu, dan Pembangkit Listrik Tenaga Disel. Ada berbagai macam komponen di dalam generator sehingga dapat menghasilkan listrik, salah satu komponen yang sangat penting adalah lilitan tembaga (winding) karena komponen ini akan menerima fluks elektromagnetik yang dihasilkan oleh putaran rotor sehingga menjadi tegangan listrik. Banyak sekali metode winding yang bisa diaplikasikan pada generator salah satunya adalah metode concentrated winding dengan dua variasi arah putar yaitu clockwise dan kombinasi. Untuk pengujian yang dilakukan, digunakan spesifikasi generator berjenis Permanent Magnet Synchronous Generator dengan 18 slot dan 8 pole yang di desain pada software Finite Element Method. Hasil yang didapatkan dari pengujian concentrated winding pada generator permanen magnet 18S8P dengan arah putar clockwise mendapatkan tegangan sebesar 184.80 volt, sedangkan pada arah putar kombinasi mendapatkan tegangan sebesar 206.05 volt. Maka dapat disimpulkan ketika melakukan winding tidak ada metode yang salah karena winding adalah mencari metode terbaik untuk mendapatkan tegangan yang maksimal, pada pengujian generator permanen magnet 18S8P skema terbaiknya adalah menggunakan metode kombinasi.
Analisa Pengaruh Sistem Pembumian Pada Generator Menggunakan Metode NGR Untuk Mereduksi Arus Gangguan Satu Fasa Ke Tanah Pada PLTU PT SUGAR LABINTA
Novia Utami Putri
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n3.2308
Generator merupakan salah satu komponen penting pada proses pembakitan energy listrik karena fungsi utamanya sebagai pengubah energi mekanik menjadi energy listrik. Gangguan satu fasa ketanah merupakan gangguan hubung singkat yang terjadi karena flashover antara penghantar fasa dan tanah. Pemasangan system pentanahan NGR atau Neutral Grounding Resistor pada generator digunakan untuk mengurangi gangguan arus satu fasa ke tanah akibat berbagai macam gangguan. Mengalirnya arus satu fasa ketanah juga dapat menimbulkan arus transient yang mengurangi kinerja generator itu sendiri. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisa kinerja sistem pembumian NGR pada generator dari arus gangguan satu fasa ke tanah pada PLTU PT Sugar Labinta Lampug Selatan. Dengan melakukan analisa menggunakan simulasi ETAP 12.6 untuk melihat kualitas system pembumian apabila terjadi gangguan satu fasa ke tanah dan juga pada kondisi yang normal. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu, pada sistem pembumian solid diketahui hasil arus gangguan hubung singkat sebesar 3.600 A, kemudian system pembumian dilakukan reduksi dengan menggunakan NGR sehingga nilai arus hubung singkatnya menjadi kisaran 847 A. Sehingga generator dapat tetap dalam kondisi yang aman dan stabil ketika menghadapi arus gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah. Kata kunci Listrik, Pembumian, Gangguan, NGR, Simulasi ETAP.
Optimasi Pembebanan Pada Sistem Penerangan DC Pembangkit Listrik Tenaga Akumulator Gandeng Sebagai Sumber Energi Cadangan
Cekmas Cekdin
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n3.2309
โ frequent power outages from PLN will have an impact on activities in household or offices for lighting. The utilization of accumulators is worth considering, because the use of accumulators as an energy source has not been utilized optimally, especially for the fulfillment of energy needs on site and for certain uses, such as utilization in isolated locations. In order for the DC lighting system of the accumulator power plant that is arranged parallel as a backup energy source to work continuously or for a long time, it must be loaded with optimal load. Research is done by increasing the load gradually, which is useful to find out at what load so that there is a critical voltage in one of the accumulators. Research was also conducted without using additional photovoltaic chargers or using additional photovoltaic chargers. From the results of research when the DC lighting system of the accumulator power plant is arranged parallel as a backup energy source without using an additional photovoltaic charger at a maximum load of 160 Watts there is a critical voltage in one of the accumulators. And when the DC lighting system of the Accumulator Power Plant is paralleled as a backup energy source using an additional photovoltaic charger at a maximum load of 160 Watts or more, there is no critical voltage of 11.5 Volts in one of the accumulators, meaning that the DC lighting system of the Accumulator Power Plant which is parallel stacked as a backup energy source works continuously. Keywords : Accumulator, maximum load, critical voltage, optimal.
Pemanfaatan SIG untuk Mengurangi Risiko Bencana Banjir di Kota Bandar Lampung
Trisya Septiana;
Mona arif Muda;
Meizano Ardhi Muhammad;
Deny budiyanto
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 3 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/elc.v16n3.2310
Kemajuan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi dapat digunakan untuk mengoptimalkan penanggulangan dan mitigasi bencana, Salah satunya adalah pengembangan sistem informasi geografis. Sistem ini memberikan kemudahan dalam menyampaikan informasi dan memecahkan persoalan yang berkaitan dengan permukaan bumi terutama data mitigasi bencana mengenai daerah yang rawan banjir sehingga dapat tertangani lebih dini. Bencana banjir merupakan suatu bencana alam yang selaluterjadi di banyak kota dalam skala yang berbeda dimana air dengan jumlah debit yang berlebih berada di daratan rendah yang kering. dimana menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terdapat beberapa daerah yang merupakan titik rawan bencana terutama di kota Bandar Lampung yang diambil dari data bencana alam yang sering terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir diantaranya Teluk Betung Selatan, Teluk Betung Timur, Kedamaian, Rajabasa, Sukarame, Sukabumi dan Bumiwaras. Untuk meminimalkan dampak bencana banjir ini dengan tersedianya pemetaan daerah rawan banjir yang dapat digunakan untuk perencanaan, pengendalian dan penanggulangan dini. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan salah satu alternatif dalam pemetaan daerah rawan banjir untuk cakupan daerah yang luas dengan waktu yang relatif singkat. Pemetaan risiko banjir terdiri dari komponen data spasial dan atribut yang kemudian divisualisasikan menggunakan WebGIS