cover
Contact Name
Rani Eka Arini
Contact Email
rani.eka@eastasouth-institute.com
Phone
+6282180992100
Journal Mail Official
journalsanskara@gmail.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sanskara Akuntansi dan Keuangan
Published by Eastasouth Institute
ISSN : 29857805     EISSN : 29648815     DOI : https://doi.org/10.58812/sak
Core Subject : Economy,
Fokus: Sanskara Akuntansi dan Keuangan merupakan jurnal yang membahas topik-topik terkait Akuntansi dan Keuangan di Indonesia dan Asia Tenggara. Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel berkualitas yang berisi analisis kritis, pemikiran inovatif, dan hasil penelitian terbaru dalam bidang Akuntansi dan Keuangan. Cakupan: Topik-topik yang dapat dicakup oleh Sanskara Akuntansi dan Keuangan meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Akuntansi keuangan dan manajerial Audit dan pengendalian intern Perpajakan dan peraturan perpajakan Manajemen risiko dan keuangan Pelaporan keuangan dan transparansi Pasar modal dan investasi Akuntansi sektor publik Akuntansi syariah Manajemen keuangan dan perbankan Teknologi informasi dan akuntansi Corporate governance dan etika bisnis dalam akuntansi dan keuangan Studi kasus dalam akuntansi dan keuangan Analisis laporan keuangan dan kinerja perusahaan Pengembangan teori dan metodologi akuntansi dan keuangan
Articles 68 Documents
Eksplorasi Pola Penelitian Remuneration Policy dalam Tata Kelola Perusahaan: Sebuah Analisis Bibliometrik Loso Judijanto
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i02.732

Abstract

Penelitian mengenai remuneration policy dalam tata kelola perusahaan (corporate governance) telah berkembang pesat dan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti akuntansi, manajemen, ekonomi, hukum, dan kebijakan publik. Namun, pesatnya pertumbuhan literatur tersebut juga menimbulkan fragmentasi pengetahuan sehingga menyulitkan pemahaman terhadap pola, struktur, dan arah perkembangan penelitian secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memetakan pola penelitian mengenai kebijakan remunerasi dalam konteks tata kelola perusahaan melalui pendekatan analisis bibliometrik. Data dikumpulkan dari basis data Scopus menggunakan kata kunci yang relevan dengan remunerasi dan tata kelola perusahaan, kemudian dianalisis dengan teknik analisis sitasi, co-authorship, dan co-word menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi merupakan tema sentral yang menghubungkan klaster ekonomi–manajerial, kebijakan publik dan regulasi, serta etika dan perilaku. Analisis temporal mengindikasikan pergeseran fokus penelitian dari pendekatan normatif dan regulatif menuju kajian berbasis dampak, seperti kinerja organisasi, kepuasan kerja, dan pengambilan keputusan. Selain itu, kolaborasi ilmiah didominasi oleh negara dan institusi dengan kapasitas riset tinggi, meskipun keterlibatan negara berkembang menunjukkan tren peningkatan. Studi ini memberikan kontribusi dengan menyajikan pemetaan komprehensif atas evolusi dan struktur intelektual penelitian remuneration policy, serta menawarkan arah penelitian masa depan yang lebih integratif dalam mendukung kebijakan remunerasi yang adil, efektif, dan berkelanjutan.
Kajian Bibliometrik Penelitian Audit Fee Berbasis Data Scopus (2000–2025) Loso Judijanto
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i02.733

Abstract

Studi ini bertujuan untuk memetakan perkembangan, struktur intelektual, dan dinamika tematik penelitian audit fee secara global menggunakan pendekatan bibliometrik berbasis data Scopus periode 2000–2025. Data dianalisis dengan teknik analisis sitasi, co-citation, co-authorship, dan keyword co-occurrence menggunakan perangkat visualisasi bibliometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit fee merupakan tema inti yang berkembang secara kumulatif dan didominasi oleh isu independensi auditor, kualitas audit, corporate governance, serta jasa non-audit. Secara geografis, kontribusi penelitian masih didominasi oleh negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat dan kawasan Eropa, meskipun partisipasi negara Asia menunjukkan tren peningkatan. Analisis temporal mengungkap pergeseran fokus riset dari pendekatan ekonomi dan regulasi menuju perspektif governance, pasar audit, dan manajemen risiko. Studi ini memberikan kontribusi dengan menyajikan peta komprehensif lanskap penelitian audit fee serta mengidentifikasi peluang riset masa depan, khususnya pada konteks lintas negara, sektor publik, dan pendekatan interdisipliner.
Menelusuri Evolusi Riset Auditor Switching: Analisis Bibliometrik Loso Judijanto
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i02.734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri evolusi dan struktur intelektual riset auditor switching melalui pendekatan analisis bibliometrik. Data bibliografis dikumpulkan dari publikasi ilmiah terindeks pada basis data bereputasi dan dianalisis menggunakan teknik bibliometrik untuk memetakan tren publikasi, artikel dan penulis paling berpengaruh, pola kolaborasi antar peneliti, institusi, dan negara, serta perkembangan tema penelitian dari waktu ke waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa auditor switching dan audit quality merupakan tema inti yang mendominasi literatur, dengan keterkaitan kuat terhadap isu audit fees, opinion shopping, earnings management, corporate governance, dan regulasi audit. Secara temporal, riset auditor switching berevolusi dari fokus awal pada tata kelola dan reaksi pasar menuju pendekatan yang lebih kontekstual dan multidimensional, termasuk karakteristik risiko perusahaan dan dinamika opini audit. Jaringan kolaborasi menunjukkan bahwa produksi pengetahuan masih terpusat pada negara dan institusi tertentu, sementara kontribusi dari negara berkembang relatif terbatas. Studi ini memberikan kontribusi dengan menyajikan peta komprehensif perkembangan riset auditor switching serta mengidentifikasi peluang penelitian masa depan yang relevan dengan tantangan praktik audit modern.
Audit Tenure, Ukuran Kantor Akuntan Publik, dan Pengaruhnya terhadap Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Publik di Indonesia Toto Suwarsa
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 02 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i02.752

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh periode audit dan ukuran firma akuntansi publik terhadap opini audit terkait kelangsungan usaha pada perusahaan publik di Indonesia. Kelangsungan usaha merupakan aspek kritis dalam pelaporan keuangan, karena opini audit mengenai kelangsungan usaha memberikan sinyal penting kepada pemangku kepentingan mengenai kemampuan perusahaan untuk mempertahankan operasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 85 perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data diukur menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa periode audit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap opini audit terkait kelangsungan usaha, menunjukkan bahwa hubungan auditor-klien yang lebih lama meningkatkan pemahaman auditor terhadap kondisi dan risiko perusahaan. Selain itu, ukuran firma akuntansi publik juga memiliki pengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa firma yang lebih besar cenderung mengeluarkan opini audit yang mencerminkan pertimbangan kelangsungan usaha. Secara bersamaan, periode audit dan ukuran firma akuntansi publik secara signifikan mempengaruhi opini audit terkait kelangsungan usaha. Temuan ini berkontribusi pada literatur audit dengan menyediakan bukti empiris dari konteks Indonesia dan menawarkan implikasi praktis bagi auditor, regulator, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kualitas audit dan memastikan penilaian kelangsungan usaha yang andal.
Pengaruh Return on Asset (ROA), Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Ukuran Perusahaan (SIZE) terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024 Alicia Zainul; Nova Anggrainie
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 03 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i03.772

Abstract

The purpose of this study is to analyze the simultaneous, partial, andvariable effects of Return on Assets (ROA), Current Ratio (CR), NetProfit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), and Firm Size (SIZE)on Profit Growth in food and beverage companies listed on theIndonesia Stock Exchange for the period 2020-2024. The data used inthis study is secondary data with 208 samples. The analytical tools usedin this study are Descriptive Statistics Test, Classical Assumption Test,Multiple Linear Regression Test, and Hypothesis Test. The results ofthe study indicate that ROA, CR, NPM, DER, and SIZE simultaneouslyaffect Profit Growth. Partially, ROA and DER affect Profit Growth,while CR, NPM, and SIZE do not affect Profit Growth in companies inthe food and beverage sub-sector for the period 2020-2024, and thedominant variable is DER.
Pengaruh Pengungkapan ESG dan Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Melalui Struktur Modal (Sektor Barang Konsumen Primer di BEI, 2022–2024): Primary Consumer Goods Sector on The Indonesia Stock Exchange, 2022-2024 Annisa Ramadhini Salsabila; Ihsan Nasihin; Dhea Imroatul Fatihah
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 03 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i03.803

Abstract

This study aims to analyze the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosure and financial reporting timeliness on firm value, with capital structure as a mediating variable in primary consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022-2024 period. This research employs a quantitative approach with an explanatory method. The sample consists of 33 companies with a total of 99 observations, analyzed using multiple linear regression and Baron and Kenny mediation tests through SPSS. The results indicate that ESG disclosure has a significant negative effect on firm value, while financial reporting timeliness has no significant effect on firm value. ESG disclosure does not affect capital structure, whereas financial reporting timeliness has a significant effect on capital structure. Capital structure significantly affects firm value and only mediates the relationship between financial reporting timeliness and firm value, but does not mediate the relationship between ESG disclosure and firm value. The study concludes that the role of ESG in enhancing firm value is has not yet optimal, while reporting timeliness plays a more significant role through financing mechanisms. The implication of this study suggests that companies need to improve the quality of ESG disclosure substantively and maintain timely financial reporting to enhance investor confidence 
The Effect of Sustainable Development Goals Implementation and Corporate Governance on Sustainability Report Transparency with Firm Size as a Moderating Variable: Analysis of the consumer goods sector Listed on the Indonesia Stock Exchange, 2022-2024 Winda Rahmawati; Ihsan Nasihin; Dhea Imroatul Fatihah
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 03 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i03.806

Abstract

In this study, we will look at consumer goods companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2022 to 2024 to see how corporate governance and the SDGs affect the transparency of sustainability reports. We will use company size as a moderating variable to determine the exact impact. This research used quantitative methods to go through secondary data such as annual reports and company sustainability reports. With a total of 99 participants, the study employed purposive sampling. The statistical procedures employed included MRA and multiple linear regression. Transparency in sustainability reporting is positively and significantly impacted by SDG implementation, but by corporate governance, no such effect was observed. When it comes to the impact of SDG implementation and corporate governance on sustainability reporting transparency, organizational size might not be a determining factor. In general, the implementation of the SDGs has a greater influence on the openness of sustainability reporting than corporate governance and firm size. These results show that a key element in raising the transparency of sustainability report is a company's dedication to sharing sustainability-related information.
Analysis of Government Policy on MSME Development and Resilience Siskawaty Yahya; Fatmah Ma’ruf
Sanskara Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 03 (2026): Sanskara Akuntansi dan Keuangan (SAK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sak.v4i03.819

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in improving regional economic growth, creating employment opportunities, and strengthening community economic resilience. However, MSME development in Gorontalo Province still faces various challenges, including limited access to capital, low human resource capacity, taxation complexity, and weak adaptation to digital transformation and economic crises. This study aims to analyze the influence of government policy on MSME development and resilience in Gorontalo Province through five main variables, namely tax policy, financing and access to capital, training and capacity development, crisis response policy, and sectoral/specific policy. This study applies a quantitative approach using explanatory research. Research data were collected by distributing questionnaires to 150 MSME actors in Gorontalo Province using purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression. The results show that financing and access to capital have a positive and significant effect on MSME development and resilience, with a significance value of 0.003 (<0.05). Training and capacity development also have a positive and significant effect, with a significance value of 0.011 (<0.05). Furthermore, crisis response policy and sectoral/specific policy show significant effects, with significance values of 0.018 and 0.027, respectively. Meanwhile, tax policy has a positive but insignificant effect on MSME development and resilience, with a significance value of 0.086 (>0.05). The coefficient of determination shows an R Square value of 0.709, indicating that the research variables explain 70.9% of MSME development and resilience, while the remaining 29.1% is influenced by factors outside this study. This study concludes that adaptive, inclusive, and integrated government policies are essential for improving the competitiveness and sustainability of MSMEs in Gorontalo Province.