cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19708870     EISSN : 25283243     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan online dan platform peer review, yang memungkinkan penulis melacak kemajuan naskah mereka dan memungkinkan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Hanya pengiriman yang dilakukan melalui platform ini yang diterima, dengan penulis yang diwajibkan untuk membuat akun pada jurnal Komunikologi. Aim and Scope: The Social Media and Subcultures,Media, Popular Culture, and Society,Strategic Communications Management,Public Relation,New Media and Contemparary Issues,Health Communication,Communication and Policies,Politics, Hegemony, and the Media,Media, Democracy and Integration,Youth and Media Globalization,Inter Culture Communication,Information Communication Technology (ICT) and Power Social Marketing,Political Marketing,Political Campaign,Globalization and Social Impact,Media Literacy and Media Education,Media and Identity,Gender and Sexuality in the Media,Youth and Media Globalization,Audience Analysis,
Articles 251 Documents
LOVE SCAMMER : KOMODIFIKASI CINTA DAN KESEPIAN DI DUNIA MAYA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 12, No 2 (2015): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakInteraksi dan komunikasi di era social networking ternyata memicu munculnya love scammer yang menjalin hubungan maya melalui media sosial kemudian melakukan penipuan. Korbannya biasanya mereka yang mendambakan cinta tetapi sibuk bekerja sehingga kurang waktu untuk bergaul yang membuatnya merasa kesepian. Love scammers melihat peluang media baru untuk komodifikasi cinta dan kesepian di dunia maya. Hubungan interpersonal dengan calon korbannya berjalan seperti dalam perspektif teori penetrasi sosial yang diawali dengan kedekatan, keterbukaan diri, penetrasi dan depenetrasi. Menurut teori pertukaran sosial, suatu hubungan akan tetap terbina selama hubungan tersebut mampu menghasilkan kepuasan. Love scammers beraksi melakukan penipuan dengan berbagai cara untuk mendapatkan sejumlah besar uang dari korbannya yang mungkin awalnya tidak menyadarinya karena merasa telah mendapatkan cinta dan perhatiannya . Pertukaran antara uang dengan cinta atau perhatian dianggap cukup setara. Fenomena ini menunjukkan implikasi dari on line relation yang berujung pada cyber crime. Tulisan ini menjelaskan kelemahan interaksi antar manusia dalam jejaring sosial sebagai bentuk communication mediated computer, tahapan hubungan interpersonal dan pertukaran sosial antara love scammers dengan calon korban, serta komodifikasi cinta dan kesepian yang dilakukan love scammers. Para pengguna jejaring sosial diharapkan lebih berhati-hati dalam menjalin pertemanan on line. Setiap orang perlu pengetahuan yang cukup untuk menyadari konsekuensi penggunaan teknologi. Kata kunci: love scammer, communication mediated computer, komodifikasi
HUBUNGAN IKLIM KOMUNIKASI DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN (STUDI SURVEI PADA KARYAWAN PT INDOMOBIL TRADA NASIONAL)
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2008): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIklim komunikasi yang terdapat dalam suatu organisasi berperan cukup penting dalam menciptakan  kepuasan  kerja. Karena  kelancaran  komunikasi  dan informasi  merupakan  hal penting   yang   menjadi   kebutuhan   karyawan   dalam   melaksanakan   pekerjaannya.   Fokus masalahnya adalah apakah terdapat hubungan antara iklim komunikasi dengan kepuasan kerja karyawan  di PT  INTAN.  Tujuan  penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui  hubungan  iklim komunikasi   dengan   kepuasan   kerja  karyawan   PT  INTAN.   Populasi   penelitian   adalah sebanyak 150 orang dan sampel 60 orang dengan menggunakan  metode sampling “stratified random sampling”. Metode penelitian adalah eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data menggunakan korelasi “Product Moment” untuk menentukan hubungan antara iklim komunikasi  dengan  kepuasan  kerja  karyawan  PT  INTAN  dan  pengolahan  data  dengan program SPSS 12.0. Hasil anaisis data didapat rxy  = 0,634 dan r2  = 0,402. Hasil uji hipotesis didapat Zhitung = 4,87 dan Ztabel = 1,96 berarti Zhitung (4,87) > Ztabel (1,96) yang artinya terdapat hubungan  yang  signifikan  antara  iklim  komunikasi  dengan  kepuasan  kerja  karyawan  PT INTAN. Kesimpulan adalah Kontribusi variabel iklim komunikasi dengan kepuasan kerja karyawan adalah sebesar 40,2 % sedangkan sisanya sebesar 59,8% ditentukan oleh faktor lain. Dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan yang signifikan antara iklim komunikasi dengan kepuasan  kerja. Saran adalah agar mempertahankan  kepuasan  kerja karyawan  dengan terus mengembangkan iklim komunikasi yang positif di lingkungan kerja PT INTAN. Kata Kunci: Iklim Komunikasi, Informasi, Kepuasan Kerja
PENYAJIAN BERITA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 15, No 1 (2018): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractAlready 15 years National Narcotics Agency (BNN) stands, but the duty of prevention of narcotics abuse has not been successful. This condition demands the participation of the community, including journalists to make efforts to prevent against drug abuse. This research tries to analyze how to make news presentation by journalist can serve as an effort to prevent against drug abuse. The authors use case study research designs by observing the news about drugs and interviewing various informants related to the news about drugs. The results show, news about drugs has been loaded by many journalists, but most news about the prosecution, because the facts about the act of having a higher value of news than the facts about prevention. Journalists have no guidance in presenting the news about drugs, so the facts about drugs are treated like other facts. While Indonesia is in a state of "war on drugs, anyone should be actively involved in the war. As a journalist, it should be more creative to explore the facts that have potential as an effort to prevent drug abuse. Even in the news about drug abuser abuse, it should include facts that could serve as prevention. Based on these findings the authors suggest, for the stakeholders in the field of drug prevention more creative designing prevention activities, and always give a statement that is newsworthy. To reporters to position themselves as parties involved in the war on drugs, so more creative dig facts that serve as a preventive measure. Keywords: drugs, news about drugs, prevention of drug abuse AbstrakSudah 15 tahun Badan Narkotika Nasional (BNN) berdiri, namun tugas pencegahan penyalahgunaan narkotika belum berhasil. Kondisi ini menuntut peran serta masyarakat, termasuk wartawan untuk melakukan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini mencoba mengurai bagaimana agar penyajian berita oleh wartawan  bisa berfungsi sebagai upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba. Penulis menggunakan desain penelitian studi kasus dengan  melakukan pengamatan terhadap berita-berita tentang narkoba serta mewancarai berbagai informan yang berhubungan dengan berita tentang narkoba. Hasil penelitian menunjukkan, berita tentang narkoba sudah banyak dimuat oleh wartawan, tapi kebanyakan berita tentang penindakan, karena fakta tentang penindakan memiliki nilai berita lebih tinggi dibanding fakta tentang pencegahan. Kalangan wartawan tidak ada pedoman dalam penyajian berita tentang narkoba, sehingga fakta tentang narkoba diperlakukan seperti fakta lain. Padahal Indonesia dalam kondisi “perang terhadap narkoba, seharusnya siapapun harus aktif terlibat dalam perang tersebut. Sebagai wartawan, seyogyanya  lebih kreatif menggali fakta yang berpotensi sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Bahkan dalam berita tentang penindakan penyalahguna narkoba, seharusnya dimasukkan fakta  yang bisa berfungsi sebagai pencegahan tersebut. Berdasarkan temuan tersebut  penulis menyarankan, agar para pemangku kepentingan di bidang pencegahan narkoba lebih kreatif merancang kegiatan pencegahan, serta selalu memberi pernyataan yang layak diberitakan. Kepada wartawan agar memposisikan diri sebagai pihak yang terlibat dalam perang terhadap narkoba, sehingga lebih kreatif menggali fakta yang berfungsi sebagai upaya pencegahan. Kata kunci: narkoba, berita tentang narkoba, pencegahan penyalahgunaan narkoba
GAIRAH NOLLYWOOD MENYAINGI GEMERLAPNYA HOLLYWOOD DAN BOLLYWOOD
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2009): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMakalah ini menyoroti pertumbuhan industri film yang sangat pesat di Nigeria yang dikenal sebagai Nollywood.  Kemampuan  para praktisi film memanfaatkan  kemajuan  medium film dengan  mengalihkan  orientasi  dari  layar  lebar  yang  ongkos  produksinya  mahal  ke  dalam industri rumahan yang diproduksi massal di seluruh negeri dengan memanfaatkan  kamera- genggam, bahkan kamera digital, mengedit movie di komputer rumah dan menjualnya dalam keping  digitaal  DVD  dan  VCD  melalui  jalur  distribusi  yang  pendek-pendek  dan  efisien. Industri  ini telah  membawa  iklim  perekonomian  maju  secara  signifikan  bagi  Nigeria  dan patut   dijadikan   teladan   bagi   pengembangan   industri   film   Indonesia.   Sudah   saatnya pemerintah dan legislatif memberi perhatian dan program-program strategis dan berorientasi kepada usaha skala kecil-menengah.  Kata kunci: Nollywood, film industry, cultural industry
REPRESENTASI NILAI BULLYING DALAM SERIAL KARTUN DORAEMON
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2019): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis study discusses the representation of bullying built by verbal and nonverbal signs in the Doraemon cartoon series. This research is a qualitative research with a descriptive design. By using Peirce's semiosis analysis, it can be concluded that verbal and nonverbal signs in the Doraemon cartoon series represent bullying in various types such as verbal bullying, physical bullying, imposing will, seizing goods, and physical threats. This study has theoretical implications that dissect film text in sequence into two levels, namely audio and visual, and then analyze the semiosis process one by one, each in several stages then elaborating the two levels of the text into a signification of mutually reinforcing signs. The social implications of this research stimulate viewers to be aware and critical of bullying-laden content. Practical implications, this research can be used as a reference for policy makers to make regulations that can filter out children's impressions whose content contains bullying. This study provides recommendations for academics who are interested in studying the representation of a phenomenon in translated texts to pay attention to the effect of translating a text that comes from one culture to another. In addition, this study also recommends terminating Doraemon cartoon series because the content is full of bullying. This research also recommends mentoring a tighter children's audience in watching televisionKeywords: modern learner,Games instructional video, effective and engaging instructional video. Keywords: Representation, Reality, Cartoons, Television, Doraemon, SemioticsPeirce. AbstrakPenelitian ini membahas representasi bullying yang dibangun oleh tanda verbal dan tanda nonverbal dalam serial kartun Doraemon. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Dengan menggunakan analisis semiosis Peirce, dapat disimpulkan bahwa tanda verbal dan nonverbal dalam serial kartun Doraemon merepresentasikan bullying dalam berbagai jenis seperti bullying verbal, bullying fisik, memaksakan kehendak, merebut barang, dan ancaman fisik. Penelitian ini memiliki implikasi teoritis yang membedah teks film dalam sekuens kedalam dua level, yaitu audio dan visual untuk kemudian dianalisis proses semiosisnya satu per satu, masing-masing dalam beberapa tahap kemudian mengelaborasikan dua level teks tersebut kedalam suatu pemaknaan tanda yang saling menguatkan. Implikasi sosial penelitian ini merangsang pemirsa untuk sadar dan kritis terhadap konten yang saratakan bullying. Implikasipraktisnya, penelitian ini bisa dijadikan acuan pengambil kebijakan untuk membuat regulasi yang dapat menyaring tayangan anak yang kontennya mengandung bullying. Penelitian ini memberi rekomendasi bagi akademisi yang tertarik untuk mengkaji representasi suatu fenomena dalam teks terjemahan untuk memperhatikan pengaruh penerjemahan suatu teks yang berasal dari suatu kultur ke kultur lain. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan penghentian tayangan serial film kartun Doraemon karena kontennya yang saratakan bullying. Penelitian ini juga merekomendasikan pendampingan terhadap pemirsa anak-anak yang lebih ketat dalam menonton televisi. Kata kunci: Representasi, Realitas, Kartun, Televisi, Doraemon, Semiotika Peirce.
ETIKA PERSAINGAN DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2012): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakEtika persaingan dalam komunikasi pemasaran khususnya kampanye periklanan menjadi perhatian penting dalam upaya menyehatkan perekonomian bangsa. Pasar yang sehat dicerminkan dari terbukanya peluang kepada setiap pelaku untuk bersaing dan memperoleh perlakuan yang adil dalam suatu industri. Perundang-undangan dan kode etik komunikasi merupakan pedoman dalam bersaing secara sehat. Kondisi persaingan ketat kini telah mempengaruhi style komunikasi dan creative strategy pesan dalam berbagai aktivitas kampanye komunikasi pemasaran, terutama periklanan. Kurangnya pemahaman peraturan mengenai persaingan yang sehat dan kode etik periklanan menyebabkan para praktisi komunikasi pemasaran cenderung mengabaikan aspek ini. Akibatnya banyak tayangan komunikasi pemasaran yang cenderung kurang menghargai keberadaan para pesaingnya di pasar secara wajar. Tulisan ini membahas persaingan yang terjadi antar brand pada produk barang konsumsi seperti produk minuman, makanan, toiletris, dan beberapa produk sekunder lainnya seperti otomotif roda dua dan minyak pelumas. Visual iklan sebagai instrumen komunikasi pemasaran diobservasi pemaknaan atas tanda-tanda yang ada melalui sarana lihatan (visual sense) atau semiotika visual.Style komunikasi periklanan pada berbagai kategori produk yang bersaing ketat memiliki kecenderungan untuk menghasilkan tayangan-tayangan iklan yang konten-nya cenderung melanggar etika persaingan dan kode etik periklanan. Sebagian besar pelanggaran etika dalam praktik komunikasi periklanan memperlihatkan upaya merendahkan produk-produk pesaing baik secara visual maupun secara verbal dan berbagai bentuk pelanggaran etika bersaing secara sehat dan kode etik periklanan. Kata kunci: komunikasi pemasaran, etika periklanan, kompetisi
DAMPAK TAYANGAN FILM DI TELEVISI TERHADAP PERILAKU ANAK
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2005): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTulisan ini coba mengulas dampak tayangan film televisi terhadap perilaku anak. Namun tulisan ini pada akhirnya menyimpulkan bahwa banyaknya anggapan bahwa media televisi merupakan penyebab tindak kekerasan dan pemerkosaan adalah kurang tepat. Diakui sisi buruk televisi, namun media ini dapat juga menjadi sahabat yang berguna dalam memberi pengetahuan dan ketrampilan, serta hiburan yang bermanfaat. Kata Kunci: Tayangan Televisi,  Media Massa Elektronik, Perilaku Anak
REPOSITIONING KULTURAL DALAM IKLAN BANK MUAMMALAT VERSI BERSAMA (KAJIAN SEMIOTIK)
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 11, No 2 (2014): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIklan  televisi  telah menjadi komoditas masyarakat, kehadirannya bahkan telah menjelma menjadi kekuatan baru yang mampu menyulap khalayak untuk secara sukarela melakukan apa yang diinginkan para produsen ditengah persaingan bisnis dan semakin cerdasnya konsumen sebuah iklan tidak lagi hanya menjanjikan sesuatu yang bombastis tetapi harus konsisten dan terintegrasi  dengan produk dan corporate .untuk itu para kreator iklan memerlukan kreativitas dan ide-ide inovatif sehingga karyanya dapat diterima dengan baik oleh komunikan yang semakin cerdas tadi. Bank muammalat, lembaga bisnis perbankan dengan berbasis syariah murni ini merupakan bank pertama yang memelopori konsep syariah tentunya iklan yang harus ditampilkan adalah iklan yang bernuansa islami. Mengingat konsep syariah berasal dari konsep dalam agama islam. Awalnya hampir disetiap iklan Bank muammalat, terlihat jelas  para kreator iklan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk meramu cita rasa  bernuansa islami dengan mengangkat  image dan potensi unsur-unsur islam . Akan tetapi dalam iklan versi bersama ini terlihat kecenderungan adanya proses repositioning, yang terrcermin dari simbol dalam iklan yang tidak saja unsur islam lebih dikedepankan tetapi juga unsur ras atau etnis lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  dan menganalisis iklan Televisi  dari Bank Syariah (Muammalat) dengan menggunakan teori semiotika dan mampu menjelaskan makna dibalik strategi kreatif  yang dipilih pada wujud iklan televisi  tersebut. Kata kunci: iklan, bank muammalat, repositioning
STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMAN 2 BOGOR
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 20, No 01 (2023): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi pembelajaran jarak jauh tidak terlepas dari peranan guru dalam mengatur strategi komunikasi. Batasan penelitian ini adalah ruang lingkup komunikasi interpersonal guru di SMAN 2 Bogor melalui PJJ. Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) berdampak pada kebijakan pemerintah untuk memerangi penyebaran virus seiring pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia dan dunia. Penelitian ini bertujuan bagaimana pelaksanaan strategi komunikasi interpersonal pelaksanaan pembelajaran online dalam pandemi COVID-19 kepada peserta didik SMAN 2 Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teori paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data secara Triangulasi yaitu melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk sumberdata yang sama secara serempak. Hasil studi menunjukkan dalam mengetahui dan menganalisis perencanaan dan pelaksanaan strategi komunikasi interpersonal guru dalam penyampaian pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi COVID-19 kepada peserta didik SMAN 2 Bogor, yakni: a) Guru menata kembali kelas tatap muka menjadi kelas jarak jauh; b) Guru memberikan dukungan mental dan emosional kepada peserta didik untuk memotivasi mereka berpartisipasi dalam pembelajaran dan membantu mereka mengatasi ketakutan dan kecemasan; c) Guru mendidik dan mendorong peserta didik agar merasa nyaman dan dipahami saat belajar online. Kata Kunci : COVID-19, Strategi, Pelaksanaan, Online
STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MEMENUHI EKSPENTASI JURNALISTIK
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2007): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakHampir semua insan pers meyakini akan tanggung jawabnya terhadap masyarakat banyak. Mereka percaya bahwa tanggung jawab mereka itu adalah menyediakan informasi dan menyampaikan umpan balik pada masyarakat (They belief their responsibility: to provide information and to provide feedback). Dalam hal ini, keinginan mereka yang utama adalah untuk men-dapatkan fakta.Their desire: to get facts. Disini, mereka sangat tidak bisa menerima kalau humas dianggap menyembunyikan fakta yang mereka inginkan. Klaim/tuduhan mereka terhadap sumber berita: tertutup, suka merahasiakan sesuatu, dan sensitif  (overly insulated, secretive, dan sensitive. Banyak yang tidak tahan dikritik dan alergi terhadap “public right to know.” Karena  tuntutan untuk mendapatkan fakta, wartawan minta agar dimaklumi bahwa kadang-kadang etiket, sopan satun, bahkan kadang aspek legal terabaikan (in the pursuit of facts, etiquette, civility, and even legality are sometimes forgone). Kata Kunci: Pers Indonesia, esensi tugas PR, beberapa teknik dalam melayani pers

Filter by Year

2004 2026