cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19708870     EISSN : 25283243     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang Ilmu Komunikasi. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Jurnal ini tidak dikenakan biaya dalam penerbitannya (free charge). Komunikologi menggunakan pengajuan online dan platform peer review, yang memungkinkan penulis melacak kemajuan naskah mereka dan memungkinkan waktu pemrosesan yang lebih singkat. Hanya pengiriman yang dilakukan melalui platform ini yang diterima, dengan penulis yang diwajibkan untuk membuat akun pada jurnal Komunikologi. Aim and Scope: The Social Media and Subcultures,Media, Popular Culture, and Society,Strategic Communications Management,Public Relation,New Media and Contemparary Issues,Health Communication,Communication and Policies,Politics, Hegemony, and the Media,Media, Democracy and Integration,Youth and Media Globalization,Inter Culture Communication,Information Communication Technology (ICT) and Power Social Marketing,Political Marketing,Political Campaign,Globalization and Social Impact,Media Literacy and Media Education,Media and Identity,Gender and Sexuality in the Media,Youth and Media Globalization,Audience Analysis,
Articles 251 Documents
PRODUCT QUALITY & COMPETITIVE STRATEGY
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2007): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPada masa sulit beberapa perusahaan besar sering kali harus mengalami kegoncangan yang kerap diakhiri dengan kejatuhan ataupun kelum-puhan usaha. Kenyataan ini kerap merupakan kegagalan perusahaan untuk mengantisipasi kekuatan pasar dan tuntutan konsumen. Dengan kata lain, pasar dan tuntutannya berubah namun perencanaan dan pola pemasaran usaha statis alias tidak berubah ataupun berkembang sebagai respon terhadap keadaaan pasar yang ada. Memahami pasar dan peluangnya adalah suatu strategi pemasaran yang perlu dan harus senantiasa diperhatikan dan dikembangkan oleh suatu perusahaan agar dapat tetap bertahan dalam setiap macam perubahan yang ada, baik permintaan pasar, tuntutan konsumen maupun perubahan situasi politik.    Kata Kunci: Pemasaran, penjualan, strategi kompetisi, strategi pasar, mutu barang
NALAR PANCASILADALAM KOMUNIKASI POLITIK
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 13, No 2 (2016): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis paper discusses the philosophical-theoretical three significant issues related to the existence of political communicates, namely the nature of political communication, political communication principles, and reason Pancasila in political communication. Reason is Pancasila is the embodiment of the values of Pancasila as the foundation of ethics in political communication. So that political communication is no longer used only as a tool to achieve political purposes, but should be submissive to the interests and ideals of the nation and the country as stated in the Preamble to the Constitution of 1945. Reasoning first principle of Pancasila politics in the context of political communication is to provide a theological foundation that political communication that is built to be in harmony with the values of divinity. The second reason Pancasila in political communication, namely that political communication should be conducted in a fair and uphold the values kemanusiaam. The third reason Pancasila in political communication is political communication are built and made to be oriented in maintaining the unity and integrity. The fourth reason in political communication contains Pancasila philosophy that any differences in political communication is a natural thing, but it must be remembered that the distinction should be guided by wisdom (wisdom) within the scope of deliberations. Reason fifth of Pancasila in political communication implies that political communication is done must uphold the values of justice regardless of their origins. Keywords: Pancasila values, political communication, the nature and principles of political communication. AbstrakTulisan ini membahas secara filosofis-teoretistiga persoalan penting yang terkait dengan eksistensi komuniksi politik, yaitu hakikat komunikasi politik, prinsip-prinsip komunikasi politik, dan nalar Pancasila dalamkomunikasi politik.Nalar Pancasila yang dimaksud adalah pengejawantahan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan etik dalam melakukan komunikasi politik.Sehingga komunikasi politik tidak lagi dijadikan hanya sebagai alat untuk meraih kepentingan politik, tetapi harus berkhidmat kepada kepentingan dan cita-cita bangsa dan negara sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.Nalar politik sila pertama Pancasila dalam konteks komunikasi politik adalah memberikan landasan teologis bahwa komunikasi politik yang dibangun harus selaras dengan nilai-nilai ketuhanan.Nalar kedua Pancasila dalam komunikasi politik, yaitu bahwa komunikasi politik harus dilakukan secara adil dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaam.Nalar ketiga Pancasila dalam komunikasi politik adalah komunikasi politik yang dibangun dan dilakukan harus diorientasikan dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Nalar keempat Pancasila dalam komunikasi politik mengandung filosofi bahwa setiap perbedaan dalam  komunikasi politik adalah hal yang wajar, namun harus diingat bahwa perbedaan itu harus dilandasi oleh kebijaksanaan (wisdom) dalam lingkup musyawarah. Nalar kelima dari Pancasila dalam komunikasi politik mengandung pengertian bahwa komunikasi politik yang dilakukan harus menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan tanpa membedakan asal-usul mereka. Kata kunci: nalar Pancasila, komunikasi politik,hakikat dan prinsip-prinsip komunikasi politik.
PENGARUH KOMUNIKASI PEMASARAN TERHADAP MINAT PELANGGAN SHOPEE DI KOTA PALEMBANG
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 19, No 02 (2022): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of marketing communication on the interest of Shopee customers in the city of Palembang. The population in this study are all customers who use Shopee's delivery services in Palembang City, where the exact number of customers is unknown. The number of samples taken in this study using the Lemeshow formula, this is because the total population is unknown or infinite. Based on the Lameshow formula, the number of samples was 96 people with the sampling technique used was accidental sampling. The analysis technique uses simple regression with hypothesis testing using t test. The results showed that the t arithmetic value was 4.494 > t table 1.98 and a significance value of 0.000 < = 0.05, which means that there is a significant influence between marketing communication variables and Shopee customer interest.
STRATEGI PERSONAL BRANDING MELALUI KONSEP SEGITIGA POSITIONING, DIFERENSIASI, BRAND (STUDI KASUS : TUKUL ARWANA SEBAGAI PRESENTER TERKENAL DI INDONESIA)
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2008): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  berisi  tentang  strategi  personal  branding  melalui  konsep  segitiga  positionong- difrensiasi-brand.  Penelitian  ini terfokus  pada tukul sebagai  pelawak  dan presenter  terkenal  di Indonesia.  Rumusan  masalah  dalam  skripsi  ini adalah  bagaimana  strategi  personal  branding yang dilakukan oleh tukul untuk menjadi pelawak sekaligus   presenter terkenal di Indonesia. Adapun tujuan skripsi adalah untuk mengetahui strategi  personal branding yang dilakukan oleh tukul  sebagai  pelawak  serta  presenter  yang  terkenal  di Indonesia.  Subyek  penelitian  adalah tukul sebagai pelawak serta presenter karena menurut penelitian nama tukul sangat fenomenal dan menarik untuk dibahas karena dia memiliki karakter yang unik dan memiliki ciri khas yang  menjadi  trade-mark  tukul.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kualitatif  dengan metode   penelitian   studi   kasus.   Sifat   penelitian   yang   dipergunakan   adalah   eksplanasi. Sedangkan yang menjadi unit analisis adalah perseorangan. Sedangkan desain penelitian yang dipergunakan peneliti gunakan tipe 1, satu kasus yang dibahas yaitu strategi personal branding. Sedangkan yang menjadi sumber informasi dan data penelitian, peneliti menganalisa satu unit perseorangan yaitu tukul. Teknik pengumpulan data yang diambil yaitu secara primer dengan cara wawancara  dan observasi,  sekunder  dengan cara studi kepustakaan  dan dokumentasi. Analisis  data  penelitian  akan  menguraikan  data  yang  diperoleh  secara  deduktif.  Dalam penelitian   ini  menggunakan   konsep   segitiga  positionong-difrensiasi-brand   dalam  profesinya sebagai pelawak dan presenter terkenal, dengan demikian strategi  personal branding yang peneliti gunakan  hanya terbatas  3 elemen dari 9 elemen pemasaran  yaitu positionong-difrensiasi-brand. Dari hasil penelitian  ini, penulis  mendapatkan  hasil bahwa   strategi   personal  branding  yang dilakukan melalui konsep positionong yang tepat sebagai orang desa dengan segala kepolosan yang dia miliki. Sehingga dia memiliki difrensiasi dalam cara melawak yang tidak dibuat-buat, gaya bahasa yang “ndeso”  membuat  tukul tetap diingat masyarakat.  Dari sisi   brand tukul arwana  melakukan  strategi  untuk  menambahkan  nama  arwana  dibelakang  nama  Tukul, sebagai Brand dia sudah memiliki  brand charisma. Dapat disimpulkan  bahwa sebagai personal brand  tukul  berusaha  menyajikan  yang  terbaik  sesuai  dengan  kemampuan  yan  dia  miliki dengan  didukung   bakat  dan  pengalaman   selama  ini.  Dari  kesimpulan   tersebut   maka disarankan  agar tukul melakukan  inovasi  terbaru  dan melakukan  repositioning  dengan  terus belajar  menggali  potensi  yang  ada  di  dalam  dirinya  agar  tukul  tetap  eksis  di  panggung hiburan. Kata Kunci: Strategi Personal Branding, Positioning, Difrensiasi
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MULTIBUDAYA MAHASISWA DI UNIVERSITAS PERSADA INDONESIA – YAI JAKARTA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 15, No 2 (2018): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The focus of this research is to know the effectivity of integrated thematic learning model application for increasing students’ multicultural knowledge and attitude.  The sample of the research are students’ of Philosophy and Ethical Communication in Faculty of Communication Science Persada Indonesia University – YAI Jakarta. The method of research used an action research, this method uses for increasing students’ multicultural knowledge and attitude. Data of research are taken by using test and non-test. Technique of data analysis is to know the difference of research result by using test. The research begins by doing pre-test of students’ multicultural knowledge and attitude. Result of the research indicates; 1) There is an increase of students’ multicultural knowledge and attitude between the first stage post-test and pre-test; 2) There is an increase of students’ multicultural knowledge and attitude between the second stage post-test and first stage post-test; 3) The increase of students’ multicultural knowledge and attitude means that integrated thematic learning model used effectively; 4) There is an increase of teacher college competence. This research recommends to civitas academica of Persada Indonesia University – YAI Jakarta to use integrated thematic learning model to all subject learning. Keywords: multicultural, integrated thematic learning model.  Abstrak Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model Pembelajaran Tematik Terpadu untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap multikultural siswa. Sampel penelitian adalah mahasiswa Fisika Filsafat dan Etika di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia - YAI Jakarta. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan, metode ini digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap multikultural siswa. Data penelitian diambil dengan menggunakan tes dan non-tes. Teknik analisis data adalah untuk mengetahui perbedaan hasil penelitian dengan menggunakan tes. Penelitian dimulai dengan melakukan pra-tes pengetahuan dan sikap multikultural siswa. Hasil penelitian menunjukkan; 1) Ada peningkatan pengetahuan dan sikap multibudaya siswa antara tahap pertama post-test dan pre-test; 2) Ada peningkatan pengetahuan dan sikap multibudaya siswa antara tahap kedua post-test dan tahap pertama post-test; 3) Peningkatan pengetahuan dan sikap multikultural siswa berarti bahwa Pembelajaran Tematik Terpadu yang digunakan secara efektif; 4) Ada peningkatan kompetensi guru perguruan tinggi. Penelitian ini merekomendasikan kepada civitas akademika Universitas Persada Indonesia - YAI Jakarta untuk menggunakan model Pembelajaran Tematik Terpadu untuk semua mata pelajaran. Kata kunci: multibudaya, model pembelajaran tematik terpadu.
HUBUNGAN MANFAAT KEGIATAN COMMUNITY RELATIONS DENGAN CITRA PERUSAHAAN PT. INDAH KIAT PULP & PAPER Tbk. PADA MASYARAKAT KRAGILAN SERANG BANTEN
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2010): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hubungan manfaat kegiatan community relations dengan citra perusahaan PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Pada masyarakat Kragilan Serang Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Metode survei ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang merupakan penelitian asosiatif atau korelasional. Karena untuk melihat atau mengetahui sejauh mana satu variabel atau lebih berperan dalam mempengaruhi variabel lain. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, teknik sampling yang digunakan stratfied random sampling (sampling acak stratifikasi). Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan : 1). Koofesien korelasi, digunakan untuk menjelaskan tingkat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat yang dinyatakan dengan berbagai tingkat hubungan. 2). Koofesien Determinasi, digunakan untuk menunjukkan seberapa besar kontribusi dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil dari penelitian adalah manfaat kegiatan community relations yang dilakukan Pt. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Serang Banten mempunyai nilai positif. Tingkat hubungan yang terjadi antara kegiatan tersebut dengan citra perusahaan berada pada kategori sangat kuat dengan besarnya kontribusi sebesar 99%.  Berdasarkan hasil penelitian, kegiatan community relations yang ada telah membawa hasil yang sangat berarti terhadap ciitra perusahaan. Aspirasi masyarakat mengenai kegiatan community relations telah membawa hasil yang berarti dan sesuai dengan harapan. Yang perlu ditingkatkan adalah walaupun kegiatan community relations ini sudah berjalan dengan baik, namun pihak perusahaan harus tetap mengakampanyekan terhadap publik mengenai kegiatan ini, sehingga citra yang positif pun akan terus didapatkan Kata kunci: community relations, citra perusahaan, harapan
KOMUNIKASI MELALUI APLIKASI WHATSAPP DALAM RANGKA PEMBELAJARAN ANAK SEKOLAH DASAR MASA PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN MEDAN DENAI
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 18, No 01 (2021): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu corona virus disease (Covid-19) telah memberikan dampak terhadap banyak aspek kehidupan di Indonesia, salah satunya pada bidang pendidikan. Berdasarkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Corona Virus Disease (Covid-19), yang salah satunya menghimbau segala aktivitas pembelajaran sekolah dilakukan melalui dalam jaringan atau online di rumah masing-masing. Pembelajaran daring ini banyak dilakukan melalui media komunikasi aplikasi whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi yang terlajin antara guru dengan siswa Sekolah Dasar Swasta Nurul Hidayah dan Sekolah Dasar Negeri 12 Medan Denai dalam rangka pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi. Informannya adalah guru, siswa serta orang tua siswa selaku pendamping anaknya dalam pembelajaran daring. Teknik analisis menggunakan model interaktif yang dikemukakan oleh Miles, Hubberman dan Saldana dimana ada 4 tahapan yaitu pertama pengumpulan data, kedua adalah pemilahan data, ketiga adalah penyajian data, dan keempat adalah penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa whatsapp merupakan media komunikasi yang sangat membantu karena dianggap mudah serta murah. Meskipun beberapa orang tua siswa masih kekurangan dalam pembelian kuota internet dan ada juga yang belum memiliki smartphone namun secara keseluruhan oang tua siswa lainnya menganggap whatsapp adalah media yang tepat. Kemudian, komunikasi yang terjalin antara guru dengan siswa masih kurang efektif. Banyak keluhan orang tua yang bingung dalam mendampingi anaknya belajar bahkan pengakuan orang tua bahwa mendampingi proses pembelajaran anaknya dapat menimbulkan stress tersendiri akibat kesulitan dalam komunikasinya dengan anak. Sistem pembelajaran yang diberikan guru dirasa kurang efektif karena pada akhirnya yang berkomunikasi dalam pembelajaran adalah orang tua dengan anaknya. Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator dalam memberikan materi dalam bentuk dokumen untuk dipelajari sendiri serta memberikan tugas. Selebihnya bagaimana anaknya mengerjakan tugas hingga mengumpulkannya kembali adalah pekerjaan orang tuanya.
TERPAAN DRAMA KOREA DAN PERILAKU FASHION DI KALANGAN MAHASISWI FIKOM UBHARA JAYA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2013): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakDrama korea sat ini banyak ditayangkan oleh stasiun televisi. Hampir setiap hari dan hampir di stasiun televisi menayangkan acara yang bertemakan korea. Oleh kaena itu peneliti tertarik ingin melihat berapa sering terpaan tersebut dan bagaimana dampaknya pada perilaku fashion. Penelitian ini dilakukan pada kalangan mahasiswi FIKOM Ubhara Jaya dengan melakukan survey seluruh mahasiswi FIKOM Ubhara Jaya. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan data yang terkumpul akan dianalisis dengan mengunakan statistik SPSS. Hasil penelitian di ketahui bahwa variabel terpaan tayangan drama Korea di televisis swasta tidak mempengaruhi atas perubahan atau peniruan atas perilaku fashion (kekoreaan) pada mahasiswi. Nilai Kofisien Determinasi yang diperoleh adalah 0.047 yang dapat ditafsirkan bahwa terpaan tayangan drama Korea di televisi memiliki pengaruh kontribusi sebesar 0.047% terhadap perilaku fashion (keKoreaan) dan 99,9% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar terpaan tayangan drama Korea. Kata kunci: fashion, acara korea, perilaku
JURNALISTIK INVESTIGASI DAN MENGUNGKAP KORUPSI MELALUI MEDIA
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2006): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBerbagai cara dapat digunakan untuk mengungkap kasus-kasus besar yang terjadi di tengah-tengah sebuah bangsa, khususnya kasus korupsi yang akhir-akhir ini sudah menggejala di tengah-tengah bangsa Indonesia. Salah satu cara tersebut adalah melalui teknik jurnalistik investigasi dengan menggunakan media massa. Artinya, hasil dari proses jurnaslistik investigasi dipublikasikan kepada pembaca, pendengar dan pemirsa media massa dengan sebuah tujuan agar yang melakukan perbuatan (perilaku) menyimpang tersebut – deviant behavior – menjadi jera dan tidak akan mengulanginya lagi pada kesempatan dan waktu yang lain. Kata Kunci: Jurnalistik, Investigasi, Korupsi, Media, Deviant Behavior
TELAAH PENULISAN BERITA DI TV
KOMUNIKOLOGI : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 12, No 2 (2015): Komunikologi
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractScriptwriting news on TV was like in the newspaper. Whereas screenwriting tv news be as simple as possible given the nature of fleeting. When the sentence was read announcer or narrator elusive , there is no chance for viewers requesting re-read news. In the newspaper story, the reader still has a chance to reread if they do not understand . Therefore , tv news should be written in short, dense, clear and accurate so easily digested viewers. Keywords:TV, newspaper, screenwriting Abstrak(Penulisan naskah berita di TV masih seperti di suratkabar. Padahal penulisan naskah berita tv haruslah sesederhana mungkin mengingat sifatnya yang selintas. Bila kalimat yang dibacakan penyiar atau narator sulit dipahami,  tak ada ada kesempatan bagi pemirsa meminta berita itu dibaca ulang.  Pada berita suratkabar, pembaca masih punya kesempatan membaca ulang bila tidak paham. Karena itu, berita tv harus ditulis singkat, padat, jernih dan akurat supaya mudah dicerna pemirsa). Kata Kunci:TV, berita, penulisan

Page 5 of 26 | Total Record : 251


Filter by Year

2004 2026