cover
Contact Name
Paulus Parnyoto
Contact Email
realpaul@ugm.ac.id
Phone
+628994796772
Journal Mail Official
abis-maksi.feb@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Sosio Humaniora No. 1 Bulaksumur Yogyakarta 55281 ยป Tel / fax : 0274-513109 / 0274-548516
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal
ISSN : 23021500     EISSN : 23021500     DOI : 10.22146/abis
Core Subject : Economy,
ABIS : Accounting and Bussiness Information Systems Journal, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Akuntansi dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara berkala satu tahun 4 kali yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2013): August" : 5 Documents clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN PADA BELANJA ONLINE Yan Mayasari Puspita Ratih
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 1, No 3 (2013): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.428 KB) | DOI: 10.22146/abis.v1i3.59381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan pada belanja online. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model penerimaan teknologi (Davis, 1989) dan model kesuksesan sistem informasi (Delone dan McLean, 2003). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 61 responden. Penyebaran kuesioner dilakukan secara online melalui forum jual beli online. Analisis yang digunakan untuk menguji adalam SEM berbasis varian atau partial least square (PLS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas layanan, kualitas informasi, kegunaan persepsian dan nilai persepsian berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Selanjutnya kegunaan persepsian, nilai persepsian dan kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan. Kepuasan pelanggan merupakan faktor penentu dari terbentuknya loyalitas pelanggan belanja online.
ANALISIS PENERIMAAN E-FILING PADA WAJIB PAJAK Yosef Ervin Riadi Oedi Tjahjadi
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 1, No 3 (2013): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.713 KB) | DOI: 10.22146/abis.v1i3.59382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan sistem e-filing bagi wajib pajak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Theory of Planned Behavior (TPB) dan model penerimaan teknologi (TAM). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 76 responden yang telah menggunakan sistem e-filing dalam melaporkan SPT nya. Metode analisis yang digunakan adalah SEM berbasis varian atau partial least square (PLS). Hasil penelitian menemukan bahwa kemudahan penggunaan persepsian mempunyai pengaruh yang positif terhadap kegunaan persepsian, kemudahanpenggunaan persepsian dan kegunaan persepsian mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dalam menggunakan e-filing. Sama dengan penelitian sebelumnya, bahwa faktor sikap, norma subjektif, dan keyakinan-sendiri mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku untuk menggunakan sistem e-filing. Sedangkan kecemasan komputertidak berpengaruh signifikan terhadap niat perilaku dalam menggunakan e-filing.
MASIHKAH EASE OF USE ITU RELEVAN DALAM PENERIMAAN TEKNOLOGI BAGI PARA PENGGUNA SISTEM INFORMASI (Pengujian ini dengan menggunakan moderasi) Budi Kueniawan
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 1, No 3 (2013): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.522 KB) | DOI: 10.22146/abis.v1i3.59398

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui masihkah ease of use itu relevan dalam penerimaan teknologi bagi para pengguna sistem informasi. Populasi dalam penelitian ini adalah para pengguna sistem informasi di Indonesia. Data diperoleh dengan cara menyebar kuesioner secara online melalui email dan sosial media. Jumlah responden yang mengisi kuesioner adalah 272, dan yang memenuhi kriteria adalah 261 responden. Kemudian responden juga dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu kelompok yahoo, gmail, instansi atau perusahaan, dan lainnya. Kuesioner diuji dengan uji reliabilitas dan uji validitas, selanjutnya dilakukan pengujian asumsi klasik yang meliputi uji normalitas data, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas. Kemudian uji hipotesis dilakukan dengan uji koefisien determinasi, uji signifikansi simultan dan uji signifikansi parameter individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan ease of use atau variabel kemudahan penggunaan tidak memoderasi pengaruh pemanfaatan sistem informasi terhadap kinerja individu, sehingga ease of use bukan variabel moderasi. Dengan demikian ease of use itu tidak relevan dalam penerimaan teknologi bagi para pengguna sistem informasi.
PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP EARNINGS MANAGEMENT (SELAMA DAN SESUDAH KRISIS EKONOMI GLOBAL) Faris Himadri
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 1, No 3 (2013): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.125 KB) | DOI: 10.22146/abis.v1i3.59399

Abstract

This study was aimed to test the influence of managerial ownership, institutional ownership, size of board of commissioners, independent commissioners, and auditor reputation factors on earnings management during global economic crisis and after global economic crisis.The sample was all companies in manufacturing category in Indonesia Stock Exchange (BEI). Observation period was 2007-2008 and 2009-2012 periods. The use of periods was aimed to separate the period during global economic crisis and after global economic crisis or recovery period.The result of this study showed that only independent commissioner variable showed significant negative influence on earnings management, both during global economic crisis and after global economic crisis. Moreover, the result of difference test showed that the influence of corporate governance on earnings management during global economic crisis was relatively similar to the period after global economic crisis.
EVALUASI INDIKATOR KINERJA UTAMA PADA KPP PRATAMA SEMARANG BARAT Wahyu Setyaji Ismaryanto
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 1, No 3 (2013): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.85 KB) | DOI: 10.22146/abis.v1i3.59401

Abstract

Pengukuran kinerja pada sektor publik digunakan untuk menilai pen-capaian kinerja dan memberikan gambaran tentang keberhasilan atau kegagalan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas instansi pemerintah. Indikator kinerja sebagai alat untuk mengidentifikasi dan mengukur capaian kinerjanya harus valid, dalam arti mampu menggambarkan kinerja yang sebenarnya. Indikator kinerja juga harus berorientasi pada hasil karena secara langsung dapat menggambarkan pencapaian tujuan.Penelitian ini bertujuan untuk menilai validitas dan orientasi Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan menggunakan kriteria SMART dan four quadrant analysis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wa-wancara, kuesioner, dan riset pustaka. Penelitian dilakukan di KPP Pratama Sema-rang Barat dengan fokus penelitian pada IKU eselon III dan unit kerja di bawahnya, yaitu unit eselon IV dan Kelompok Jabatan Fungsional. Penelitian ini tidak mencakup IKU pada level individu atau pegawai.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96% IKU eselon III dan 98% IKU eselon IV dan Kelompok Jabatan Fungsional di KPP Pratama Semarang Barat dinyatakan valid. Hasil evaluasi menggunakan four quadrant analysis menunjuk-kan bahwa IKU yang digunakan oleh KPP Pratama Semarang Barat belum berori-entasi pada hasil. Penelitian juga menemukan bahwa kendala dalam penyusunan dan pengimplementasian IKU yaitu pemahaman yang kurang atas proses bisnis DJP, sistem informasi pengelolaan kinerja belum memadai, pemahaman pegawai terhadap pengelolaan kinerja belum merata, dan adanya keterbatasan SDM.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2013 2013