cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS" : 6 Documents clear
HUBUNGAN GADGET PADA KEBUTUHAN TIDUR REMAJA (LITERATURE REVIEW) Revine Siahaan, Edita; Juniah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.73

Abstract

ABSTRAK Salah satu dari faktor yang menyebabkan remaja mengalami kualitas tidur yang buruk diantaranya adalah perubahan gaya hidup termasuk penggunaan gadget. Tulisan ilmiah ini dilakukan dalam bentuk literature review dengan tujuan untuk menggambarkan pengaruh hubungan gadget dengan pola tidur remaja. Telusur artikel dilakukan melalui google scholar/google cendekia rentang waktu antara tahun 2017-2022 didapatkan 3.294 artikel relevan yang selanjutnya direduksi/terpilih 8 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil dari literature review yaitu hubungan gadget dengan kualitas tidur memiliki hasil yang berhubungan yang ditandai dengan responden yang memiliki kualitas tidur baik sebanyak 267 orang (31,89%), dan responden yang memiliki kualitas tidur buruk sebanyak 388 orang (52,21%). Hubungan gadget dengan gangguan tidur memiliki hasil yang signifikan, ditandai dengan responden yang tidak mengalami gangguan tidur sebanyak: 66 responden (14,1%), gangguan tidur ringan: 17 responden (3,60%), gangguan tidur sedang: 35 responden (7,43%), dan gangguan tidur berat: sebanyak 353 responden (74,94%). Hubungan gadget dengan pola tidur, memiliki hasil sebagai berikut: responden yang memiliki pola tidur baik sebanyak 218 (29,35%), responden yang memiliki pola tidur buruk sebanyak 525 responden (70,65%). Kata kunci : Gawai, Kebutuhan Tidur, Remaja ABSTRACT One of the factors that cause adolescents to experience poor sleep quality is lifestyle changes, including the use of gadgets. This scientific paper was conducted in the form of a literature review with the aim of describing the influence of the relationship between gadgets and adolescent sleep patterns. An article search was carried out through Google Scholar/Google Scholar, between the years 2017-2022, 3,294 relevant articles were obtained, which were then reduced/selected 8 articles that matched the inclusion criteria. The results of the literature review, namely the relationship between gadgets and sleep quality, have related results, which are characterized by 267 respondents (31.89%), who have poor sleep quality and 388 (52.21%) respondents who have poor sleep quality. The relationship between gadgets and sleep disorders has significant results, indicated by respondents who do not experience sleep disorders as many as No sleep disorders: 66 respondents (14.1%), mild sleep disorders: 17 respondents (3.60%), moderate sleep disorders: 35 respondents (7.43%), and severe sleep disorders: as many as 353 respondents (74.94%). The relationship between gadgets and sleep patterns has the following results: respondents who have good sleep patterns are 218 (29.35%), respondents who have bad sleep patterns are 525 respondents (70.65%). Keywords: Devices, Sleep Needs, Adolescents
PENGARUH AROMATERAPI LEMON UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Yanti, Fitri; Arianti, Mery
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.75

Abstract

ABSTRAK Mual dan muntah (Emesis gravidarum) merupakan salah satu tanda dan gejala awal kehamilan yang sering terjadi pada ibu hamil trimester I. Masalah tersebut biasanya terjadi pada pagi hari, tetapi dapat pula timbul setiap saat dan malam hari. Mual dan muntah terjadi di usia kehamilan 5-14 minggu. Dampak yang terjadi jika tidak ditangani, yaitu penurunan nafsu makan yang dapat mengakibatkan ketidak seimbangan elektrolit yakni kalium, kalsium dan natrium sehingga dapat menyebabkan perubahan metabolisme. Selain itu juga dapat menyebabkan kelelahan pada wanita hamil, gangguan nutrisi dehidrasi kelemahan, dan penurunan berat badan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengaruh aromaterapi lemon untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I berdasarkan literature review. Desain yang digunakan dalam penelitian adalah studi literature review dengan kriteria literature, emesis gravidarum, mual muntah, dan aromaterapi lemon. Dari lima jurnal menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian aromaterapi untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I dengan hasil p-value <0,005. Analisis jurnal 1,2,3 menggunakan uji T dependen, jurnal 4 menggunakan uji statistic T-test, jurnal 5 menggunakan uji statistic Paired Sample T. Penatalaksanakan non farmakologi dengan pemberian aromaterapi lemone yang memiliki kandungan limone yang dapat menghambat kerja prostaglandin sehingga dapat mengurangi nyeri, dan mengurangi rasa sakit termasuk mual muntah Kata kunci : Emesis Gravidarum, Mual Muntah, dan Aromaterapi Lemon
PENERAPAN TERAPI NEBULIZER UNTUK MENGATASI POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) Nurani, Rahmawati Dian; Khomsah, Ida Yatun
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.78

Abstract

Abstract Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a persistent blockage of the airways caused by emphysema and chronic bronchitis. One of the symptoms that appear in COPD is an ineffective breathing pattern. Ineffective breathing pattern is inspiration and/or expiration that does not provide adequate ventilation in the form of oxygen saturation and respiration. Nebulizer therapy is a tool used to change drugs from liquid form to aerosol particle form, this form of aerosol is very useful when inhaled or collected in the lungs, the nebulizer produces aerosols with a strong gas stream produced by the compressor. This therapy is very effective for dealing with ineffective breathing patterns because this breathing apparatus can turn medicine into vapor. The purpose of this study was to describe the application of nebulizer therapy to overcome ineffective breathing patterns in COPD patients based on a literature review. The type of research used was a literature review study design using pre- and quasy-experimental research with the keywords Nebulizer, Ineffective Breathing Pattern, COPD. The results of the five journals show that after nebulizer therapy to overcome ineffective breathing patterns in COPD patients, there is a decrease in respiratory rate or SpO2 in COPD patients. Keywords: Nebulizer, Ineffective Breathing Pattern, COPD. Abstrak Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan suatu penyumbatan menetap pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh emfisema dan bronkitis kronis. Gejala yang muncul pada penyakit PPOK salah satunya seperti pola napas tidak efektif. Pola nafas tidak efektif adalah inspirasi dan atau ekspirasi yang tidak memberikan ventilasi adekuat berupa saturasi oksigen dan respirasi. Terapi Nebulizer adalah alat yang digunakan untuk merubah obat dari bentuk cair ke bentuk partikel aerosol, bentuk aerosol ini sangat bermanfaat apabila dihirup atau dikumpulkan dalam organ paru, nebulizer menghasilkan aerosol dengan aliran gas kuat yang dihasilkan oleh kompresor. Terapi ini sangat efektif untuk mengatasi pola napas tidak efektif dikarenakan alat bantu pernafasan ini dapat mengubah obat menjadi uap. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerapan terapi nebulizer untuk mengatasi pola nafas tidak efektif pada pasien PPOK berdasarkan literature review. Jenis penelitian yang digunakan yaitu desain studi literature review dengan menggunakan penelitian pra dan quasy eksperiment dengan kata kunci Nebulizer, Pola Nafas Tidak Efektif, PPOK. Hasil kelima jurnal menunjukkan bahwa setelah dilakukannya terapi nebulizer untuk mengatasi pola nafas tidak efektif pada pasien PPOK terdapat penurunan respiratory rate atau SpO2 pada pasien PPOK. Kata Kunci : Nebulizer, Pola Nafas Tidak Efektif, PPOK.
TERAPI PEMBERIAN MADU UNTUK MENURUNKAN FREKUENSI DIARE PADA ANAK BALITA Wulandari, Yanti; Milindasari, Praty
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.80

Abstract

Latar Belakang : Diare adalah suatu keadaan di mana konsistensi feces lembek atau cair bahkan dapat berupa air saja dan frekuensinya lebih dari biasanya, yaitu 3 kali atau lebih dalam sehari, diare biasanya merupakan gejala infeksi di saluran pencernaan, yang dapat disebabkan oleh berbagai bakteri, virus, dan parasite. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatsi diare adalah dengan terapi komplementer berupa terapi madu. Hasil studi laboratorium dan uji klinis menunjukkan bahwa madu murni memiliki aktivitas bakterisidal yang dapat melawan beberapa organisme enteropathogenic, termasuk di antaranya spesies dari E.Coli. Metode: Desain yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literature review, dengan krtiteria madu dapat mempengaruhi penurunan frekuensi diare balita. Hasil : Sebanyak 5 artikel yang terpilih digunakan dalam penulisan literatur. Dan dari kelima jurnal tersebut mendapatkan hasil akhir yang seragam bahwasanya terapi pemberian madu mempengaruhi dalan penurunan frekuensi diare pada balita. Analisis : Jurnal 1,2,3,4 dan 5 menggunakan metode kuantitatif analtik dengan design pra eksperimen dan quasi eksperimen dengan pendekatan pretest dan posttest dengan kelompok kontrol. Diskusi : Pemberian terapi madu dapat mempengaruhi penurunan frekuensi diare pada balita karena madu memiliki aktivitas bakterisidal yang dsapat melawan beberapa orgaganisme enteropathogenic, termasuk di antaranya spesies dari E.Coli. Kata Kunci : madu, balita, diare.
P PENERAPAN PROSES KEPERAWATAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG KENANGA DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Wijonarko; Jaya Putra, Hendra
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.82

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah kerusakan pada ginjal yang terus menerus dan tidak dapat diperbaiki, yang akan menyebabkan gangguan multisistem. Pada kondisi ini terjadi penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan laju filtrasi glomerulus (LFG) <60 ml/menit/1,73 m2 yang terjadi lebih dari 3 bulan atau penanda kerusakan ginjal yang dapat dilihat melalui albuminuria, deteksi kelainan sedimen urin, kelainan elektrolit, kelainan histologi dan pencitraan yang terdeteksi pada ginjal, serta riwayat transplantasi ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan partisipan 2 pasien Gagal Ginjal Kronik, data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, serta dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Hasil evaluasi terkait pencapaian tujuan keperawatan, yaitu Pada kedua klien telah dilakukan intervensi yang sama dan didapatkan penurunan RR 25x/menit, tampak membran mukosa klien sudah lembab, klien tampak lebih rileks, Klien tampak lebih nyaman. Peneliti melakukan asuhan keperawatan pada Ny. A. dan Ny. N. Di Ruang Kenangai Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, keduanya memiliki diagnosa medis Gagal Ginjal Kronik dengan masalah Ny. A. yaitu Hipervolemia, Bersihan jalan nafas tidak efektif, Pola nafas tidak efektif, Perfusi perifer tidak efektif, dan Intoleransi aktivitas dan pada Ny.N yaitu Hipervolemia, Perfusi perifer tidak efektif, Defisit nutrisi berhubungan, dan Ansietas. Kata Kunci : Proses Keperawatan, Gagal Ginjal Kronik
PENGARUH TERAPI MUSIK MOZART PADA PASIEN YANG MENGALAMI NYERI AKUT PASCA-OPERASI FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH Ferry; Nuriman, Arif
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 5 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v5i2.83

Abstract

Fraktur telah menjadi masalah yang paling sering dijumpai di pusat-pusat pelayanan kesehatan diseluruh dunia. Menurut WHO 2010 Penyebab dari fraktur yang paling banyak yaitu karena kecelakaan lalu lintas. Fraktur adalah kondisi dimana terjadi patahan pada tulang yang bisa menimbulkan nyeri, nyeri merupakan masalah yang paling sering dijumpai pada penderita fraktur. Musik mozart adalah musik klasik yang paling banyak digunakan untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh terapi musik mozart untuk mengatasi masalah nyeri akut pada pasien dengan post op fraktur ekstermitas bawah berdasarkan literature review. Jenis penelitian ini adalah studi literature review dengan cara mengumpulkan hasil penelusuran jurnal secara online. Desain penelitian menggunakan pre eksperimen dan quasi eksperimen dengan rancangan pre and post test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien post op yang mengalami fraktur. Jumlah respondan yang dijadikan sampel sebanyak 98 responden. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data paired sample t- test dan uji wilcoxon. Hasil: Literatur review yang dilakukan pada 5 artikel didapatkan hasil yaitu bahwa uji statistik menyeluruh nilai p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil besarnya nilai p yang diperolah maka disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi musik mozart terhadap intensitas nyeri pada pasien post op yang mengalami fraktur. Setelah penelitian ini di harapkan pasien mampu menerapkan terapi musik mozart sehingga dapat mengurangi nyeri. Kesimpulan: Terapi mozart efektif dalam penurunan intensitas nyeri pasien post operasi fraktur. Disarankan kepada responden untuk dapat menerapkan terapi mozart sebagai alternatif untuk meminimalkan nyeri pada pasien post operasi fraktur.

Page 1 of 1 | Total Record : 6