cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS" : 10 Documents clear
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Resiko Depresi Pada Lanjut Usia: The Correlation Between Family Support And Depression Risk For The Elderly Risna; Bashir, Asri; Ikhsan, Muhammad; Fauzia, Neila
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.101

Abstract

Keluarga merupakan support system dalam mempertahankan status kesehatan lansia, menjaga dan merawat lansia, mempertahankan dan meningkatkan status mental, memberikan kedamaian dan kesejahteraan jiwa sehingga dukungan keluarga yang seperti ini dapat mencegah terjadi depresi pada lansia. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan resiko depresi pada lanjut usia. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan pendekatan crossectional, tempat penelitian dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Titeue Kabupaten Pidie pada tanggal 14 – 20 April 2024, populasi adalah semua lansia berjumlah 592 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling g sebanyak 86 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa Resiko depresi pada lanjut usia mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 44 responden (51,2%), Dukungan keluarga pada lanjut usia mayoritas berada pada kategori kurang sebanyak 55 responden (64%), Ada hubungan dukungan keluarga dengan resiko depresi pada lanjut usia. Hasil uji statistik dengan chi- square didapatkan nilai P-value 0,000 ≤ 0,05 (nilai α). Kesimpulan ada hubungan dukungan keluarga dengan resiko depresi pada lanjut usia. Saran diharapkan bagi keluarga dapat memberikan kepedulian terhadap kebutuhan lansia yang diperlukan sehari-hari dan berusaha untuk berperan aktif membantu lansia dalam aktifitas sehari-hari serta memberikan perhatian khusus pada lansia agar lansia tidak mengalami depresi.
Hubungan Lama Waktu dan Frekuensi Bermain Game Online pada Smartphone dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan Universitas Aisyah Pringsewu: The Relationship Between The Time And Frequency Of Playing Online Games On Smartphones With Carpal Tunnel Syndrome (CTS) Complaints In Students Of The Bachelor Of Nursing Study Program Of Aisyah Pringsewu University Wijaksono, Hendi; Eko Wardoyo; Dian Arif Wahyudi
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.103

Abstract

Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan neuropati tekanan terhadap saraf nervus medianus dalam terowongan karpal pada pergelangan tangan tepatnya di fleksor retinakulum dan saraf ulnaris tepatnya di bawah daerah lengan bawah, dekat siku. The National Health Interview Study (NHIS) tahun 2010 memperkirakan bahwa prevalensi Carpal tunnel syndrome yang dilaporkan sendiri diantara populasi dewasa adalah sebesar 1,55% (2,6juta). Kemudian untuk data Carpal tunnel syndrome di Indonesia, belum diketahui secar pasti jumlahnya, akan tetapi resiko yang cukup tinggi pada pekerja penggunaan pergelangan tangan dan jika di prevalensikan maka CTS antara 5,6%-15%. Masih banyak mahasiswa yang bermian Game online pada Smartphone. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan antara lama waktu dan frekuensi bermain Game online pada Smartphone dengan keluhan subjektif Carpal tunnel syndrome dikalangan Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan Universitas Aisyah Pringsewu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Rancangan atau desain pada penelitian ini adalah Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Prodi S1 Keperawatan Universitas Aisyah sebanyak 84 mahasiswa, Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukan terdapat diperoleh nilai p value (0,005<0,005) artinya terdapat Hubungan Lama Waktu Bermain Game online Pada Smartphone Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrom dan diperoleh nilai p value (0,008<0,005) artinya terdapat Hubungan Frekuensi Bermain Game online Pada Smartphone Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrom. Penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi akan pentingnya lama waktu bermian Game online Smartphone dengan keluhan Carpal tunnel syndrome. Memberikan informasi dan pengetahuan tentang pentingnya pengetahuan tentang Carpal tunnel syndrome.
Pengaruh Latihan Range Of Motion (Rom) Aktif Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Lansia Dengan Osteoartritis Di Wilayah Puskesmas Kaliasin Lampung Selatan: The Effect Of Active Range Of Motion (Rom) Training On Reducing Pain Intensity In Elderly With Osteoarthritis In The Kaliasin Public Health Center Of South Lampung rahmani, yusuf safria; Wardoyo, Eko; Sugiarto, Sugiarto; Hardono, Hardono
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.104

Abstract

Osteoartritis merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kelainan tulang rawan (kartilago). Menurut Word Healt Organisasion (WHO) pada tahun 2019 perkiraan global 9,6% pria dan 18,0% wanita berusia diatas 60 tahun memiliki gejala osteoartritis. Di Indonesia prevalensi osteoartritis mencapai 11,9% dari total penduduk. Latihan ROM memberikan dampak meringankan nyeri dan meningkatkan fleksibilitas sesuai batas gerak klien. Tujuan penelitian ini Untuk Menganalisis atau mengetahui pengaruh latihan range of metion (ROM) aktif terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia dengan osteoartritis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan atau desain Quasy Eksperimen dengan Pretest-posttest group desain yaitu dimana hanya terdapat dua kelompok penilitian yang diukur sebelum dan sesudah kelompok perlakuan dan kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan lansia 43 lansia yang mengalami osteoatritis Sampel dalam penelitian ini adalah lansia 30 lansia yang mengalami osteoatritis, Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling tipe purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukan terdapat diperoleh nilai p-value = 0,001 artinya ada Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) aktif terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia dengan osteoartritis Di Wilayah Puskesmas Desa Kaliasin Lampung Selatan. Penelitian ini dapat menjadi sumber informasi tentang pengaruh latihan range of motion (ROM) aktif terhadap penuruan intensitas nyeri pada lansia.
Hubungan Masa Dan Beban Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MsDs) Pada Petani Di Wilayah Upt Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung Kabupaten Lampung Selatan : The Correlation between Muscle and Workload with Musculoskeletal Disorder (Msds) Complaints in Farmers at The Banjar Agung Inpatient Public Health Center Area of South Lampung Regency Meliana, Rahma; Wardoyo, Eko; Zumaedza Ulfa, Hana; Arif Wahyudi, Dian; Sugiarto; Susanto, Giri
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.105

Abstract

Muskuloskeletal disorder (MsDs) merupakan keluhan dan gangguan pada bagian otot, ligament dan tendon yang dialami oleh seseorang, keluhan yang dirasakan mulai dari keluhan ringan hingga berat, MsDs ini biasanya disebabkan karena faktor pekerjaan salah satunya adalah masa kerja yang lama yang dilakukan secara terus-menerus dan beban kerja yang tinggi yang melebihi kapasitas dari seseorang tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara masa dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal disorder (MsDs) pada petani di wilayah UPT Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah petani dengan keluhan muskuloskeletal disorder (MsDs) di wilayah UPT Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah 322, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 76 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-squre. Hasil penelitian diperoleh masa kerja dengan nilai sig. 0,000 (sig <0,05) dan beban kerja dengan nilai sig 0,007 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara masa kerja dan beban kerja dengan keluhan muskuloskeletal disorder (MsDs) pada Petani di Wilayah UPT Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pada Balita Kurang Gizi di Posyandu Meulati Desa Geundot Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen: Additional Feeding On Unnutritioned Toddler At Posyandu Meulati Geundot Village Jangka District Bireuen District Halim, Amanda Dwinata; Bukhari, Bukhari; Sri Wahyuni; Mahlia Ulfa, Mahlia Ulfa; Sherina Molec, Sherina Molec; Raudha Azzahra, Raudha Azzahra; Rahmalia
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.106

Abstract

Gizi buruk di anak ialah masalah serius di Indonesia. Anak menggunakan gizi buruk memiliki risiko tumbuh kembang baik secara fisik maupun intelektual. Pemerintah beserta Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan kebijakan buat menurunkan jumlah anak gizi buruk hingga stunting dengan acara anugerah kuliner Tambahan (PMT). Konseling PMT artinya kuliner tambahan yang diberikan kepada anak yang disediakan oleh kader Posyandu. Penelitian ini dilakukan buat mengetahui pemberian makanan tambahan (PMT) terhadap masalah berat badan anak di Posyandu Meulati Desa Geundot Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen selama 14 hari kepada 15 orang anak dengan menyampaikan donasi berupa kuliner Tambahan (PMT) serta pemantauan dengan mengukur berat badan dan tinggi badan anak gizi buruk . Penelitian ini menggunakan metode naratif kualitatif buat menjelaskan rangkaian proses pendampingan dan pemantauan terhadap akibat yang diperoleh. dari penelitian tadi diperoleh akibat bahwa 10 dari 15 anak mengalami penambahan berat badan dan tinggi badan, sedangkan 5 anak lainnya mengalami penurunan berat badan.
Hubungan Posisi Ergonomis dan Aktivitas Fisik dengan Keluhan Nyeri Sendi pada Kelompok Senam Lansia di Aisyah Medical Centre: The Correlation Between Ergonomic Position and Physical Activity with Arthritict Pain Complaints In The Elderly Gymnastics Group at Aisyah Medical Center Dwi aprilia, Ergi; sugiarto, sugiarto; Giri Susanto; Wisnu Probo Wijayanto
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.107

Abstract

Penuaan atau proses terjadinya tua adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri dan mempertahankan fungsi normalnya, sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi serta memperbaiki kerusakan yang dideritanya, sehingga seiring dengan proses menua tersebut seseorang akan mudah mengalami nyeri pada sendi.Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi ergonomis dan aktivitas fisik dengan keluhan nyeri sendi pada kelompok senam lansia di Aisyah Medical Centre Desa Tambah Rejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik dan pendekatan cross sectional, dengan Teknik total sampling dengan 35 responden dan dilaksanakan pada tanggal 22 maret 2024. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji gamma, data penelitian berasal dari data primer yang didapatkan langsung melalui pengumpulan menggunakan instrument kuesioner. Hasil Analisa dengan menggunakan uji statistik gamma untuk mengetahui hubungan posisi ergonomis dengan keluhan nyeri sendi didapatkan nilai p value = 0,019 (p<0,05), menunjukan bahwa ada hubungan posisi ergonomis dengan keluhan nyeri sendi dan terdapat hubungan aktivitas fisik dengan keluhan nyeri sendi dengan nilai p value = 0,016 (p<0,05), pada kelompok senam lansia di Aisyah Medical Centre Desa Tambah Rejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.
Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) Dengan Bola Karet Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik: The Effect Of Range Of Motion (Rom) Exercise With Rubber Balls On Muscle Strength In Non-Hemorrhagic Stroke Patients Nurani, Rahmawati Dian; Khomsah, Ida Yatun
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.108

Abstract

Stroke Non Hemoragik merupakan penyakit tidak menular dan dapat menyebabkan kelemahan hingga kelumpuhan pada anggota gerak. Intervensi yang paling sering dilakukan untuk meningkatkan otot yang diakibatkan stroke yaitu Latihan Range Of Motion (ROM). ROM sendiri memiliki bermanfaat meningkatkan kekuatan dan elastisitas otot dan salah satunya gerakan ROM yaitu genggam bola karet. Penelitian ini literature review ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Range Of Motion (ROM) dengan bola karet terhadap kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Desain penelitian yang digunakan adalah studi literature review, dengan kriteria literatur stroke non hemoragik, Range Of Motion, bola karet dan kekuatan otot. Hasil penelitian didapatkan sebanyak lima artikel yang digunakan dalam penulisan literature, dari kelima jurnal tersebut mendapatkan hasil akhir bahwasannya terdapat pengaruh atau peningkatan kekuatan otot setelah diberikan Latihan Range Of Motion (ROM) dengan bola karet yang sangat signifikan yang dibuktikan dengan nilai rata-rata nilai P Value < 0,05. Penggunaan Latihan genggam bola karet menjadi suatu modalitas rangsang sensorik raba halus dan tekanan pada reseptor sehingga dapat melenturkan otot, pembuluh darah menjadi elastis serta meningkatkan kembali nilai kekuatan otot.
Penerapan Terapi Foot Massage Untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Di Ruang Sulaiman 4 RS Roemani Muhammadiyah Semarang : The Application Of Foot Massage Therapy To Reduce Blood Pressure In Hypertensive Patients In Sulaiman Room 4 RS Roemani Muhammadiyah Semarang Kartikasari, Dian; Rohmawati, Rohmawati; Faizah, Noor
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.109

Abstract

Tensi darah ialah suatu kondisi tekanan darah menjadi tinggi, dengan tekanan kontraksi melebihi 140 mmHg dan tekanan relaksasi  lebih dari 90 mmHg. Foot massage ialah  penbobatan alternatif tanpa obat yang digunakan untuk menstabilkan tekanan darah. Pemijatan ialah suatu pengobatan yang ampuh dalam menstabilkan tensi darah tinggi sebab mampu memberikan efek yang menengkan pada jaringan otot  yang tegang, mengarah pada pelebaran pembuluh darah sehingga tensi dapat turun secara stabil. Studi ini memiliki tujuan untuk memahami mengenai hasil dari pengaplikasian pengobatan  foot massage  tuntuk menstabilkan tensi darah pasien hipertensi berdasarkan hasil evidence based practice di Ruang Sulaiman 4 RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Studi ini menggunakan database Pubmed Google Garuda serta eksplorasi ekstensif Google Scholar untuk artikel yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Eksplorasi dikerjkan menggunakan kombinasi kata kunci: “hipertensi”, “pijat kaki”, “tekanan darah”. Pasien hipertensi berpartisipasi dalam studi ini.Output dari studi ini  memperlihatkan jika pijat kaki (foot massage) memperlihatkan pencapaian yang baik dalam menurunkan tensi darah. Tekanan darah awal 190/90mmHg menjadi 135/75mmHg setelah dilakukan foot massage selama tiga hari secara konstans.Harapannya penelitian ini bisa menjadi sumber rujukan bagi rumah sakit dalam mengoptimalkan keperawatan berupa pengobatan pijat kaki. Studi  lebih lanjut memerlukan pendekatan dan teori yang lebih baik untuk  intervensi terapeutik yang lebih tepat.  
Efektivitas Pemberian Ankle Pump Exercise Dan Elevasi Kaki Pada Pasien CKD Untuk Menurunkan Derajat Edema Di Ruang Nusa Indah RSUD Kraton: The Effectiveness of Providing Ankle Pump Exercise and Leg Elevation in CKD Patients to Reduce the Degree of Edema in the Nusa Indah Room at Kraton Hospital Kartikasari, Dian; Nur Annisa, Mukharoma; Sutanti, Sutanti
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.110

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD), dikenal sebagai penyakit ginjal adalah suatu kondisi yang mempengaruhi ginjal yang telah mengalami kerusakan, gangguan fungsional, atau bahkan masalah struktural. Masalah umum pada pasien CKD stadium V adalah volume cairan yang tinggi dan menyebabkan edema baik di ekstremitas atas maupun ekstremitas bawah. Perawat dapat melakukan upaya untuk menurunkan edema, terutama odema ekstremitas bawah atau odema perifer adalah dengan melakukan terapi Latihan pompa pergelangan kaki (ankle pump exercise) dan elevasi kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian ankle pump exercise dan elevasi kaki untuk mengurangi edema.Penelitian ini menerapkan dari metode evidence based in nursing (EBN) yaitu terapi ankle pump exercise dan elevasi kaki pada 1 pasien CKD dengan edema yang diukur sebelum dan setelah dilakukan terapi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terapi ankle pump exercise dan elevasi kaki mempunyai hasil yang positif terhadap derajat edema dengan hasil edema derajat 3 dengan kedalaman 6 mm dan Kembali <60 detik dari yang awalnya edema derajat 4 dengan kedalaman 8 mm dan Kembali 3 menit.Penelitian ini menunjukan adanya penurunan derajat edema oleh karena itu diharapkan penerapan ini dapat menjadi referensi pihak rumah sakit untuk menggunakan terapi pada penderita edema.
Pengaruh Latihan Napas Dalam dan Dzikir pada PenurunannTekananaDarah PasiennHipertensi: Effect of Deep Breath Exercise and Dzikir on Lowering Blood Pressure of Hypertensive Patient. wijonarko; Jaya Putra, Hendra; Mery
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 6 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v6i1.113

Abstract

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah meningkat melampaui batas normal. Penanganannya bisa dilakukan secara farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu metode non-farmakologis yang masih jarang diketahui adalah terapi Slow Deep Breathing yang dikombinasikan dengan dzikir Asmaul Husna. Metode: Penelitian ini mengkaji bukti kuantitatif yang diterbitkan dalam database elektronik, seperti Google Scholar dan Pubmed. Setelah melakukan strategi pencarian di kedua database tersebut, ditemukan 378 artikel yang relevan dan berpotensi untuk tujuan penelitian, dan akhirnya 5 artikel dipilih untuk ditinjau. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan antara hasil pretest dan post-test pada responden yang diberikan terapi Slow Deep Breathing dengan kombinasi dzikir Asmaul Husna, yang menunjukkan penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan: Terapi Slow Deep Breathing dengan kombinasi dzikir Asmaul Husna terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah.

Page 1 of 1 | Total Record : 10