cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Bunda Delima
ISSN : 26561166     EISSN : 2829131X     DOI : https://doi.org/10.59030/jkbd.v4i1
Jurnal Keperawatan Bunda Delima adalah jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JKBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. JKBD menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS" : 38 Documents clear
Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif : Improving Muscle Strength in Non-Hemorrhagic Stroke Patients with Passive Range of Motion Exercises Kartikasari, Dian; Syifa, Fadzilatul; Sutanti, Sutanti
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.111

Abstract

Stroke non hemoragik (SNH) adalah kelainan neurologis mendadak disebabkan oleh penyakit serebrovaskular, yaitu terbatasnya atau aliran darah behenti ke sistem suplai arteri di otak. Gangguan gerak yang terjadi pada pasien stroke bisa diatasi dengan melakukan latihan gerak sejak dini. Mobilisasi dini mencakup latihan rentang gerak (ROM) dan posisi sebagai  jenis latihan untuk mencegah kecacatan. Pasien SNH mengalami  kelemahan otot sehingga mempengaruhi kemampuannya dalam melakukan aktivitas. Terapi ROM aktif dan pasif harus digunakan untuk memobilisasi pasien stroke untuk mencegah berkembangnya masalah otot.Penelitian ini merupakan studi kasus pada pasien SNH dengan menilai kekuatan otot  sebelum dan sesudah dilakukan latihan ROM pasif, menggunakan skala kekuatan otot serta skala Morse (risiko jatuh).Hasilnya, ketika dilakukan pengukuran rentang gerak pasif (ROM), ditemukan kekuatan otot meningkat 3/2 pada hari pertama dan 4/3 pada hari ketiga.Terjadi peningkatan kekuatan otot setelah pasien dilakukan rentang gerak (ROM) pasief selama 3 hari. Penelitian ini diharapkan agar bisa lebih ber manfaat untuk  meningkatkan kekuatan otot pasien SNH, dan diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkenalkan latihan gerak ROM spasial di rumah sakit maupun dirumah untuk proses rehabilitasi..
Aplikasi Asuhan Keperawatan pada Ibu Hamil Trimester 1 dengan Nausea: Nursing Care Application for Pregnant Women in Trimester 1 with Nausea Yanti, Fitri; Edita Revine Siahaan
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.144

Abstract

Hiperemesis  gravidarum adalah kondisi mual dan muntah berlebihan selama kehamilan dengan salah satu gejalanya adalah nausea/mual. Kondisi ini merupakan kondisi dapat muncul pada kehamilan, kondisi ini bisa memperburuk keadaan ibu hamil jika tidak ditangani. Efek nausea pada trimester pertama kehamilan dapat menimbulkan masalah defisit nutrisi, hipovolemia, resiko ketidak seimbangan cairan/elektrolit, dan intoleransi aktivitas. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi kasus, lokasi yang digunakan pada penelitian yaitu di Puskesmas Way Kandis, subyek penelitian terdiri dari 2 ibu hamil trimester 1 dengan nausea. Teknik pengumpulan data dengan cara pemeriksaan fisik, wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengkajian pada dua responden menggambarkan terjadinya hiperemesi gravidarum dalam kehamilan. Diagnosa pada kedua klien adalah nausea. Intervensi yang diberikan adalah manajemen mual. Implementasi yang dilakukan mengkonsumsi minuman herbal dari jahe dan membuat lilin aromaterapi. Evaluasi keperawatan berdasarkan analisa pada kedua klien rasa mual berkurang banyak, nausea terkontrol dan masalah teratasi.
Hubungan Self Management Behavior dengan Tingkat Kecemasan Pasien Hipertensi : Relationship between Self Management Behavior and Anxiety Level of Hypertension Patients Lasmawanti, Sri; Siregar, Maya Ardilla; Mhd Adi Setiawan Aritonang; Hanny Ghafira
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.154

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan di mana terjadi peningkatan tekanan pembuluh darah secara terus menerus yaitu tekanan darah sistolik (systolic blood pressure) lebih dari 140 mmhg dan tekanan darah diastolik (diastolic blood pressure) lebih dari 90 mmhg setelah mengalami pemeriksaan ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self management behaviour dengan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di rumah sakit mitra medika tanjung mulia tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang berobat di instalasi rawat jalan berada di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan yang berjumlah 80 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara kebetulan tanpa direncanakan. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji Chi-Square memeperlihatkan bahwa nilai signifikan probabilitas (Asymp.Sig) self management behaviour adalah 0,000 atau < nilai sig = 0,05. Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan self management behaviour dengan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di rumah sakit mitra medika tanjung mulia medan tahun 2025. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik ada hubungan self management behaviour dengan tingkat kecemasan pada pasien hipertensi di rumah sakit mitra medika tahun 2025. Kepada penderita hpertensi di harapkan dapat memberikan masukan dan motivasi agar pasien dapat meningkatkan self management behaviour dan dapat mengontrol kecemasan.
Hubungan Status Fungsional dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke: The Relationship between Functional Status and Quality of Life in Post Stroke Patients Rahmadhani Kaban, Ani; Dedi; Agus Surya Bakti; Wiel Seven Waruwu
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.155

Abstract

Stroke adalah penyakit pada otak berupa gangguan fungsi saraf baik lokal maupun global (menyeluruh) oleh karena adanya gangguan suplai darah ke otak, biasanya karena pecahnya pembuluh darah atau diblokir oleh gumpalan darah sehingga menghambat masuknya oksigen dari nutrisi ke otak dan menyebabkan kerusakan pada jaringan otak. Stroke merupakan masalah kesehatan global dan penyebab utama kecacatan yang munculnya mendadak, progresif dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Status Fungsional dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berjumlah 90 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Dengan mengacu pada rumus slovin. Berdasarkan dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square di peroleh nilai p – value = (0,000) (α = < 0,05) maka lebih kecil atau tidak lebih dari α=0,05 yang artinya Ho ditolak Ha diterima hal ini bisa di katakan ada Hubungan Status Fungsional dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik terdapat Hubungan Status Fungsional dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Medan.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Hipertensi Pasien: The Relationship Of Sleep Quality With The Level Of Hypertension Of Patients Mulidan; Hanim Lubis, Hijrah
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.156

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama secara global, di mana sekitar tiga per empat kematian akibat penyakit jantung dan stroke disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh hipertensi adalah gangguan kualitas tidur, sementara tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani diet dan mengonsumsi obat masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSU Mitra Medika. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan potong lintang (cross-sectional), serta pengumpulan data dilakukan melalui angket atau kuesioner. Sampel terdiri dari 81 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pasien hipertensi memiliki kualitas tidur yang buruk, yaitu sebesar 53,08% atau 43 dari 81 pasien, dan mayoritas berada pada kategori tekanan darah tingkat 1 sebesar 57,05%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (α < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan peningkatan tekanan darah pada pasien hipertensi. Temuan ini menyimpulkan bahwa kualitas tidur berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Hubungan Karakteristik Pasien, Kepatuhan Minum Obat dengan Kualitas Hidup Pasien Jantung Koroner : Relationship between Patient Characteristics, Medication Compliance with the Quality of Life of Coronary Heart Disease Patients Surya Bakti, Agus; Putri Purnamasari; Ani Rahmadhani Kaban; Fatimah Sari
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.157

Abstract

Pasien Jantung Koroner (PJK) adalah terganggunya fungsi jantung akibat penyempitan pada arteri koroner atau pembuluh darah koroner yang dapat dicegah dengan perilaku hidup sehat. Penyempitan pada arteri koroner diakibatkan oleh adanya penumpukan lemak di area pembuluh darah arteri koroner sekitar jantung dan dapat disebut arterosclerosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Pasien Dan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Kualitas Hidup Pasien Jantung Koroner Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien di Poli Jantung yang berjumlah 88 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Dengan mengacu pada rumus slovin. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji Chi-Square test memperlihatkan bahwa, terdapat hubungan signifikan antara usia terhadap kualitas hidup PJK (p value=0,054), tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin terhadap kualitas hidup PJK (p value =0,596), terdapat hubungan signifikan antara pendidikan terhadap kualitas hidup PJK (p value=0,001), terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan terhadap kualitas hidup PJK (p value=0,035), terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup PJK (p value=0,004), semua pasien di Poli Jantung RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik ada hubungan karakteristik pasien terhadap kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner di Poli Jantung yang sangat berhubungan adalah Pendidikan. Saran bagi RSU Mitra Medika Tanjung Mulia agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan, promosi kesehatan yang berhubungan dengan karakteristik pasien dan kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien jantung koroner.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Tingkat Kecemasan Pasien Hipertensi : Relationship between Knowledge Level and Anxiety Level of Hypertension Patients Lubis, Hizrah Hanim; Siregar, Maya Ardilla; Nuraisyah; Dinda Permata Sari
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.158

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi disebut sebagai “The silent killer” yaitu suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan tekanan diastolik > 90 mmHg setelah dilakukan pemeriksaan berulang. Hipertensi disebut sebagai penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya suatu tekanan darah pada dinding pembuluh darah arteri. Dalam keadaan tersebut dapat mengakibatkan jantung bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah keseluruh tubuh melalui pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kecemasan Pada Pasien Hipertensi di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian adalah semua pasien hipertensi yang berobat di Instalasi Rawat Jalan (IRJ) di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia, dengan jumlah populasi 356 orang sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling dengan rumus Slovin yaitu sebanyak 78 responden. Berdasarkan hasil Analisa uji statistik dengan menggunakan uji chi-square di peroleh nilai p-value = (0,003) yang artinya (H0) di tolak dan (Ha) diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kecemasan Pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2025. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kecemasan Pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2025.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita untuk Pencegahan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dengan Edukasi Self Management: Improving the Knowledge of Mothers of Toddlers for the Prevention of Acute Respiratory Tract Infection with Self Management Education Sutopo, Prajna Talia; Antoro, Budi; Stiexs, Anggie
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.159

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di dunia, termasuk di Indonesia. Kurangnya pengetahuan ibu dalam pencegahan ISPA menjadi faktor risiko signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi self-management terhadap peningkatan pengetahuan ibu dalam pencegahan ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kedaton, Kota Bandar Lampung. Desain penelitian menggunakan quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 40 ibu yang memiliki balita usia 1–4 tahun dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur pengetahuan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan ibu setelah edukasi, dari 44,25 menjadi 82,50 (p = 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi self-management berpengaruh positif terhadap pengetahuan ibu dalam pencegahan ISPA. Kesimpulannya, edukasi berbasis self-management efektif sebagai intervensi untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu dalam upaya pencegahan ISPA pada balita.
Penerapan Latihan Relaksasi Otot Progresif untuk Mengurangi Frekuensi Kekambuhan Serangan Asma: Application of Progressive Muscle Relaxation Exercise to Reduce Asthma Attack Recurrence Frequency Zanita, Vinazah Adha; Antoro, Budi; Agata, Annisa
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.162

Abstract

Asma merupakan salah satu penyakit pernapasan kronis yang ditandai oleh kekambuhan gejala seperti sesak napas, batuk, dan mengi, yang dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti progressive muscle relaxation dapat menjadi alternatif penatalaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh progressive muscle relaxation terhadap frekuensi kekambuhan serangan asma. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment jenis one group pre-test post-test design. Sampel penelitian berjumlah 69 orang penderita asma yang dipilih melalui teknik purposive sampling di Rumah Sakit Daerah A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan terdapat penurunan signifikan frekuensi kekambuhan setelah diberikan intervensi progressive muscle relaxation (nilai p = 0,000). Hasil ini menunjukkan bahwa relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan frekuensi kekambuhan serangan asma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah teknik progressive muscle relaxation dapat menjadi intervensi keperawatan yang aplikatif dan berkontribusi dalam manajemen asma secara holistik. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan keperawatan untuk meningkatkan kontrol gejala dan kualitas hidup penderita asma.
Kemampuan Pasien Mengelola Cemas dan Dukungan Keluarga sebagai Faktor Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung: Patient's Ability to Manage Anxiety and Family Support as Factors in Improving the Quality of Life of Heart Failure Patients Syaiful, Dedi; Putri Purnamasari; Anggi Hanafiah Syanif
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 7 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v7i2.164

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan suatu kondisi abnormalitas dari fungsi structural jantung atau sebagai kegagalan jantung dalam mendistribusikan oksigen sesuai dengan yang dibutuhkan untuk proses metabolisme jaringan, meskipun tekanan pengisian normal atau adanya peningkatan tekanan pengisian. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan uji chi-square dengan jumlah 97 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga dengan kualitas hidup Congestive Heart Failure Terlihat 0,038,Tingkat kecemasan dengan kualitas hidup Congestive Heart Failure Terlihat 0,023, maka dukungan keluarga,tingkat kecemasan, merupakan faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pada pasien Congestive Heart Failure. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara statistik terdapat faktor faktor yang signifikan antara dukungan keluarga,tingkat kecemasan, dengan kejadian Congestive Heart Failure. Disarankan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dukungan keluarga, tingkat kecemasan, pada pasien Congestive Heart Failure dengan menggunakan metode penelitian yang berbeda dan lokasi penelitian yang berbeda

Page 1 of 4 | Total Record : 38