cover
Contact Name
Yuniardi Fadilah
Contact Email
fajrulfalah.fib@live.undip.ac.id
Phone
+6285259699793
Journal Mail Official
jurnalwicara@gmail.com
Editorial Address
Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jalan Prof. Soedarto SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Wicara
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 28300904     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya berfokus pada publikasi artikel penelitian sastra, bahasa, dan budaya. Fokus dan tujuan jurnal ini adalah menerbitkan tulisan analisis kritis dan teoritis terhadap segala objek penelitian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kami akan menerbitkan artikel orisinil yang berisi pemikiran kritis dalam ruang lingkup sastra, bahasa, dan budaya kontemporer. Adapun cakupan Jurnal Wicara meliputi: studi sastra interdisipliner; sastra kontemporer; studi sastra teoretik; sastra anak; linguistik; linguistik terapan; studi linguistik interdisipliner; filologi; sastra dan tradisi lisan; dan kebudayaan
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1: April 2023" : 12 Documents clear
Indikator Bullying atas Tokoh Angel dalam Film Ayah, Mengapa Aku Berbeda? Karya Findo Purwono Hw (Kajian Struktural) Aini, Azizah Nur; Thohir, Mudjahirin
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.17843

Abstract

Bullying adalah sebuah realitas sosial yang sering terjadi di masyarakat Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji unsur naratif film dan indikator bullying pada tokoh Angel dalam film Ayah, Mengapa Aku Berbeda?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan struktural yaitu teori unsur naratif film Himawan Pratista. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan simak catat dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Ayah, Mengapa Aku Berbeda? menggunakan plot lurus dengan peristiwa yang kronologis dan berurutan. Kedua tokoh utama dalam film ini memiliki perbedaan dalam hal fisik dan juga sifat atau karakternya. Urutan waktu dalam film menggunakan pola linier di mana setiap loncatan waktu yang ada dalam film berurutan dan tidak memiliki interupsi waktu yang signifikan di antara loncatan waktu yang ada. Elemen ruang yang sering muncul dalam film ini yaitu pada latar sekolah SMP dan SMA. Konflik yang ada dalam film ini adalah konflik internal atau konflik batin tokoh Angel. Bullying yang dialami Angel yaitu dalam bentuk verbal, fisik, dan relasional. Bullying verbal ditunjukkan dengan merendahkan, mengejek, menghina, mengancam, dan menyumpahi. Bullying fisik ditunjukkan dengan memuntahkan makanan di badan, mendorong, menjambak rambut, meremas wajah, menjepitkan tangan, membenturkan kepala, dan mencoret-coret wajah. Bullying relasional ditunjukkan dengan memelototi.
Variasi Bahasa dalam Instagram pada Akun Arief Muhammad (@armuh) Kajian Sosiolinguistik Ningtyas, Ajeng Setia; Suharyo, Suharyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.17817

Abstract

Language variations have many types and variations, one of which is the Martin Joos model of formality. The formal variety of the Martin Joos model discusses the five formal levels of a language, namely frozen variety, formal variety, consultative variety, casual variety, and intimate variety. The purpose of this study is to describe Arief Muhammad's use of various languages with his followers which are reviewed through sociolinguistic studies using Martin Joos' theory. This study used a purposive sampling technique to collect data and used non-participant observation and documentation (screenshots). Then the data were analyzed using a qualitative descriptive method with the Martin Joos model of formality theory. From the research data obtained from Arief Muhammad's caption, there are three kinds of languages, namely consultative languages, casual languages and intimate languages. The same thing can be seen from the research data obtained from the comments column, there are three kinds of language, namely the variety of consultative language, the variety of casual language and the variety of intimate languages.

Page 2 of 2 | Total Record : 12