cover
Contact Name
Ferawati Suzalin
Contact Email
ferawati@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6281377677902
Journal Mail Official
jpharm@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Palembang Jurusan Farmasi Jl. Sukabangun 1 No.1159, Suka Bangun, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30151
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Farmasi
ISSN : 28293711     EISSN : 28292162     DOI : https://doi.org/10.36086/jpharm.v4i2.1238
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Farmasi JKPharm diterbitkan oleh Jurusan Farmasi Politeknik Kesehatan Kemenkes Palembang
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 5 Documents clear
Mutu Ekstrak Etanol Daun Encok (Plumbago Zeylanica L.) Berdasarkan Perbedaan Waktu Pengambilan Simplisia Ainun Jariah
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1762

Abstract

Daun encok (Plumbago zeylanica L.) memiliki kandungan yang berkhasiat sebagai obat encokatau rematik. Untuk mendapatkan senyawa aktif yang berkhasiat maka perlu dilakukan prosesektraksi. Kemudian ekstrak yang diperoleh agar dapat dibuat menjadi produk obat maka perludilakukan standarisasi mutu ekstrak. Pengujian mutu ekstrak dilakukan untuk mengetahui mutuekstrak etanol daun encok (Plumbago zeylanica L.) yang diambil berdasarkan perbedaan waktuyaitu daun encok yang di ambil pagi (P) atau daun yang di ambil sore (S) yang akan memilikimutu baik untuk dijadikan ekstrak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Daunencok (Plumbago zeylanica L.) diambil pada P dan S. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasimenggunakan pelarut etanol 96% lalu di destilasi vakum sehingga menghasilkan ekstrak P danekstrak S. Masing-masing eksrak kemudian dilakukan pengujian standarisasi mutu ekstrak yangmeliputi pengujian parameter spesifik dan non spesifik ekstrak. Ekstraksi daun encok diperolehrendemen 7,96% untuk P dan 6,90% untuk S. Pada pengujian penapisan fitokimia ekstrak daunencok pagi secara semi kualitatif lebih baik. Kedua ekstrak telah memenuhi syarat untukpenetapan kadar sari larut etanol dan kadar air . Ekstrak P pada penetapan kadar sari larut air tidakmemenuhi syarat. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun encok pagi padapengujian parameter spesifik dan non spesifik lebih baik dalam penetapan rendemen, organoleptisdan kandungan senyawa dibandingkan ekstrak daun sore.
Uji Aktivitas Antibakteri Beberapa Jamu Untuk Pengobatan Karies Gigi Yang Disebabkan Oleh Streptococcus Mutans Danti Kurnia Putri; M Nizar
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1763

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit infeksi pada permukaan gigi yangdisebabkan oleh asam organis yang berasal dari makanan yang mengandung gula.Salah satu bakteri penyebab karies gigi adalah bakteri Streptococcus mutans. Olehsebab itu beberapa jamu sakit gigi memiliki komposisi yang mengandungsenyawa flavonoid yang merupakan zat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untukmenguji aktivitas antibakteri dengan menentukan diameter zona hambat daribeberapa jamu sakit gigi terhadap bakteri Streptococcus mutans. Jenis penelitianini adalah penelitian desktiptif yang dilakukan dengan cara mengukur diameterzona hambat pada aktivitas antibakteri beberapa jamu sakit gigi terhadap bakteripenyebab karies gigi Streptococcus mutans. Pengujian aktivitas antibakteridilakukan dengan metode difusi agar darah yang dibuat dengan berbagaikonsentrasi yaitu 5%, 15%, 25%, dan 50%.Berdasarkan hasil pengukurandiameter zona hambat pada beberapa jamu yang berkhasiat mengatasi sakit gigidengan berbagai konsentrasi, sampel C memiliki diameter rata-rata 19,3 mm dansampel F memiliki diameter rata-rata 10 mm, Kontrol negatif etanol 70%berdiameter 0 mm dan kontrol positif berupa disk tetrasiklin berdiameter 27,7mm. Dari hasil penelitian yang didapat tentang uji aktivitas antibateri jamu sakitgigi terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans dapat disimpulkanbahwa sampel C dan F memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcusmutans.
Gambaran Tekanan Darah Pengguna Kontrasepsi Oral dan Kontrasepsi Suntikan di Puskesmas Sekip Dian Rizki Maharani; Tedi Tedi
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1764

Abstract

Kontrasepsi adalah cara untuk mencegah terjadinya konsepsi dengan menggunakan alat atauobat-obatan. kontrasepsi dibagi menjadi 2 jenis yaitu kontrasepsi non hormonal dan kontrasepsihormonal. Kontrasepsi hormonal bisa menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi(hipertensi), pada kurang lebih 4–5% perempuan yang tekanan darahnya normalsebelum memakai kontrasepsi contohnya kontrasepsi oral dan suntikan. penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui Gambaran Tekanan Darah Pengguna Kontrasepsi Oral dan Kontrasepsi Suntikan dipuskesmas Sekip. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu-ibu yang mengunakan kontrasepsi oral dan suntikan diPuskesmas Sekip sebanyak 73 orang. Sampel diambil sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dandiambil dengan metode random sampling dari data tahun 2017. Pengguna kontrasepsi yaitu kontrasepsisuntikan 3 bulan yaitu 39 orang (53,42%), kontrasepsi oral yaitu 20 orang (27,40%) dan kontrasepsisuntikan 1 bulan yaitu 14 orang (19,18%). pasien kontraepsi melakukan beberapa kali kunjungan mulaidari 2 - 10 kali kunjungan dalam satu tahun. Pada penguna kontrasepsi oral terdapat 12 orang hipertensi, kontrasepsi suntikan 1 bulan 6 orang dan suntikan 3 bulan 12 orang. Tetapi yang mengalami kenaikantekanan darah yaitu kebanyakan yang hanya melakukan 2 kali kunjungan dalam satu tahun sedangkanyang lama ada yang mengalami ada juga yang tidak. Dari hasil yang didapat bahwa kontrasepsi oraldan suntkan belum tentu menyebabkan hipertensi
Peningkatan Kualitas Informasi Pada Pembeli Obat Maag Secara Bebas Setelah Pemberian Brosur Pada Apotek Kimia Farma Dikota Palembang Sarmalina Simamora; liwista liwista
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1765

Abstract

Obat maag merupakan obat bebas yang dapat diperoleh tanpa menggunakanresep. Namun dalam penggunaan nya obat maag harus di konsumsi dengan benaragar mendapat khasiat yang optimal. Di apotek terkadang informasi tentang obatjarang diberikan oleh pegawai sehingga dapat menyebabkan pasien kurang tepatdalam penggunaan obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitasinformasi pada pembeli obat maag bebas setelah pemberian brosur pada ApotekKimia Farma dikota Palembang. Jenis penelitian adalah quasi experimentaldengan rancangan equivalent pre-test and post-test with control group. Penelitiankuasi eksperimen (Quasi Eksperimental research). Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh Apotek Kimia Farma Palembang. sampel apotek dilakukanmetode probability sampling dengan pengambilan secara acak sederhana (metodesampel random sampling). Cara menentukannya dengan metode lotere. Dari datapenelitian menunjukan bahwa Apotek Kimia Farma cenderung memiliki kualitasinformasi yang kurang baik dapat dilihat kelompok perlakuan (37,5%) apotekyang memberikan informasi obat. Dan kelompok control (11,1%) apotek yangmemberikan informasi obat. Hasil penelitian ini nilai sig. 2-tailed lebih kecil dari0,05%.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Dan Infusa Daun Salam (Eugenia Polyantha Wight. ) Dan Daun Tempuyung (Sonchus Arvensis L.) Dengan Metode DPPH Secara Spektrofotometri UV-Vis Dewi Marlina; Riandini Syafitri
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v1i1.1766

Abstract

Radikal bebas merupakan suatu elektron dalam tubuh yang tidak berpasangan. Radikal bebasakan terus berusaha menyerang dan merusak sel-sel tubuh agar stabil, sehingga dapat menimbulkanpenyakit degeneratif, contohnya Asam Urat. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambatradikal bebas. Senyawa antioksidan alami adalah senyawa fenolik atau polifenol. Berdasarkan penelitiansebelumnya, Tanaman daun Salam dan daun tempuyung memiliki senyawa polifenol berupa flavonoid.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar aktivitas antioksidan yang terdapat pada ekstrak dan infusadaun salam dan daun tempuyung.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Sampel dibagimenjadi dua jenis yaitu daun salam dan daun tempuyung. Yang pertama dilakukan ekstraksi menggunakanmetode maserasi dengan pelarut etanol. Yang kedua, sampel dibuat infusa dengan pelarut aquadest lalukemudian disaring dan dibuat konsentrasi. Kemudian, dibuat larutan uji DPPH untuk mengukur kurvapuncak. Lalu, dibuat larutan vitamin C sebagai Kontrol positif. Selanjutnya dibuat sampel dengan berbagaikonsentrasi untuk mengukur persen peredaman. Setelah didapatkan persen peredaman, maka dihitungIC50untuk menyatakan besar aktivitas antioksidan yang dihasilkan.berdasarkan hasil yang didapat, yaitumenunjukan nilai IC50ekstrak etanol salam yaitu 3,33 ppm dan infusa daun salam yaitu 5,08 ppm.Sedangkan nilai IC50 dari ekstrak etanol daun tempuyung yaitu 2,45 ppm dan infusa daun tempuyung 2,92ppm. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan infusa daun salam maupun daun tempuyungmemiliki aktivitas antioksidan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5