cover
Contact Name
Daru Estiningsih
Contact Email
daru_estiningsih@almaata.ac.id
Phone
+6281328739496
Journal Mail Official
bangundesa@almaata.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Alma Ata Jl. Brawijaya 99, Yogyakarta 55183 Telp : (0274) 434 2288,(0274) 434 2270 Email: pengabmas@almaata.ac.id
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Bangun Desa : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29884225     DOI : http://dx.doi.org/10.21927/jbd
Bagun Desa adalah Jurnal yang memuat hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Alma Ata. Bangun Desa merupakan jurnal pengabdian yang mencakup kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang terkait dengan kesehatan, ekonomi, pendidikan, agama, informasi dan teknologi serta sosial humaniora dipertimbangkan dan disetujui oleh Tim Editorial. Bangun Desa terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2024)" : 8 Documents clear
Pencegahan Stunting Melalui Edukasi Pentingnya ASI Ekslusif dan Demonstrasi PMT Pada Ibu Hamil dan Menyusui di Desa Bondowoso Kab. Magelang, Jawa Tengah Rabinu, Sapia; Sumarni, Sumarni; Asttuti, Desi Fitri; Amiruddin, Fatach; Ana, Melly; Senorita, Putri; Peuhulu, Rosmawati; Amaliah, Mutiara; Hidayah, Siti Nurul; sa’adah, Nur Salamatus; Darmawan, Yogi Dwiki; Yulanda, Yulanda
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).8-16

Abstract

Stunting dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Salah satu solusi untuk permasalahan stunting di Indonesia adalah pemberian ASI eksklusif. Kandungan dalam ASI dapat berperan sebagai zat pembangun, zat pengatur, dan zat tenaga. Pentingnya edukasi mengenai ASI eksklusif menjadi salah satu cara pencegahan stunting pada anak. Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang paling besar prevalensi pendek (stunting) diatas angka nasional dengan prevalensi stunting pada tahun 2020 sebesar 13,8%. Pelaksanaan edukasi ASI eksklusif pada ibu hamil di Desa Bondowoso Kab. Magelang, Jawa Tengah menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi kepada 10 orang ibu hamil dan menyusui. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya stunting dan manfaat ASI Eksklusif yang kaya gizi dan murah dalam pencegahan stunting. Kegiatan yang dilakukan berupa edukasi manfaat pemberian ASI Eksklusif dan zat gizi yang terkandung dalam ASI dilanjutkan demonstrasi masak PMT untuk Ibu-Ibu di Desa Bondowoso Kab. Magelang, Jawa Tengah. Hasil dari pengabdian ini Ibu-ibu dapat mengetahui pentingnya pemberian ASI Eksklusif untuk mengurangi angka kejadian stunting. Diharapkan setelah dilakukan edukasi masyarakat khususnya ibu yang memiliki bayi dan wanita usia subur, pasangan suami istri dapat menerapkan pemberian ASI Eksklusif guna menekan angka kejadian stunting.Kata Kunci : Edukasi, Stunting, Asi Ekslusif, Ibu Hamil Dan Menyusui
Pemanfaatan Tanaman Toga sebagai Aromaterapi di Dusun Karangber Kabupaten Bantul Bulianto, Gerry Dwi; Putri, Febrianty Ratashya; Kusumah, Dyah Aryanti; Rustandi, Henri; Niswannabila, Himmah; Elfaradita, Lovysna Aulia; Sarfana, Sarfana; Sholikhah, Hidayatus; Nurindah, Santi; Aliza, Fidya Nur; Estiningsih, Daru
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).22-28

Abstract

Aromaterapi adalah terapi yang didasarkan pada penggunaan sistematis minyak nabati esensial (terkonsentrasi) yang disuling. Senyawa aromatik dari bunga, akar, herba, buah-buahan, damar, kulit kayu, dan tumbuhan lain yang merawat dan meningkatkan kesehatan fisik, fisiologis, dan mental. Desa Guwosari merupakan salah satu desa di Kecamatan Pajangan yang memiliki luas wilayah 830,00 Ha dengan jumlah penduduk sebesar 12.745 jiwa. Desa Guwosari secara administratif pemerintahan terbagi dalam 15 (lima belas) Pedukuhan dan 77 RT. Dukuh Karangber tergolong merupakan dukuh yang mayoritasnya banyak membudidayakan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) seperti, jahe, sereh, dan jeruk nipis. Berdasarkan uraian di atas maka kami mahasiswa KKN berinisiatif untuk melakukan pengabdian masyarakat dengan judul “Pemanfaatan Tanaman Toga sebagai Aromaterapi”. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah sosialisasi tentang pemanfaatan minyak atsiri yang diolah dari daun jeruk nipis sebagai bahan baku utama dalam pembuatan lilin aromaterapi, serta menjelaskan mengenai cara pembuatan lilin aromaterapi. Para ibu-ibu PKK sangat antusias dengan program kerja yang kami adakan, terbukti dengan semangat para ibu-ibu PKK yang banyak melontarkan berbagai pertanyaan pada sesi tanya jawab tentang materi pengabdian ini. Sosialisasi aromaterapi kepada ibu-ibu PKK Dusun Karangber berhasil memotivasi para ibu- ibu untuk membuat lilin aromaterapi sendiri dirumah.
Sosialisasi Nilai Kesalehan Sosial dalam Fenomena Mudik bagi Masyarakat di Desa Maguwo Banguntapan Yogyakarta Musyrifah, Farida; Fathurrohman, Rizal; Khanifuddin, Khanifuddin
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).45-51

Abstract

This research aims to analyze and describe the value of social piety in the homecoming phenomenon for the Maguwo Banguntapan Yogyakarta Community. With this type of field research and phenomenological approach, data collection was carried out through in-depth interviews and observations of several selected communities. Interviews and observations were conducted before and after returning home. The research results show that the homecoming phenomenon is based on the existence of a warm connection. The warm relationship between family members strengthens the spirit of meeting after one year of being overseas/outside the region for several reasons such as continuing studies, working and so on. The tradition of going home on Eid al-Fitr is characterized by several activities that are almost the same in all regions, such as: takbiran for Eid al-Fitr prayers, social gatherings and tours, grave visits, giving gifts and halal bihalal. The value of strengthening social piety from this homecoming phenomenon is in the form of increasing a person's religiosity, hard work, responsibility and social concern. In this way, the phenomenon of going home will always be of interest to the public, even though technology is already sophisticated (facilities of friendly communication) but it cannot yet replace the meaning of going home
Peningkatan Kesehatan Keluarga dan Optimalisasi Potensi Daerah Melalui Literasi Digital Oleh Kelompok 1 KKN-T Universitas Alma Ata Yogyakarta di Padukuhan Gampeng Haq, Muhammad Dhiya'ul; Purnomo, Sopyan Joko; Rosyada, Nadhifa; Faisaroh, Dewi Nistinali; Khasanah, Nabila Nur; Oktafiani, Defisa Nur; Mursyid, M. Riefky Azizandi; Fathin, Nabila Salwa; Maharani, Dinda Ayu; Anggraeni, Latif Fatul; Fauzi, Rizal
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).35-44

Abstract

ABSTRAKKuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Alma Ata di Dusun Gampeng Desa Triwidadi Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul, merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 1 Februari hingga 28 Maret 2024. Tujuan utama kegiatan KKN-T adalah memberikan pengalaman dan pembelajaran kepada mahasiswa untuk dapat menggali potensi-potensi desa yang dimana bisa dikembangkan oleh masyarakat. Metode pelaksanaan KKN-T di lokasi sudah termasuk survei lokasi dan perencanaan kegiatan tambahan selain kegiatan inti yang telah direncanakan. Kegiatan tambahan tersebut mendapat dukungan penu dari pemerintah setempat dan masyarakat desa. Ada juga penjelasan tentang kegiatan dusun seperti membantu karang taruna, sosialisasi terkait pemanfaatan limbah rumah tangga dengan penerapan biopori untuk pemanfaatan pekarangan rumah, sosialisasi tentang gizi seimbang untuk pencegahan stunting pada ibu hamil dan balita, kegiatan posyandu, dan kegiatan di bulan Ramadhan. Selain itu, ada kegiatan lain yang melibatkan remaja serta anak-anak sekolah, seperti pengajaran mengaji di masjid, senam sehat di lingkungan masyarakat, dan kerja bakti untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan KKN-T Universitas Alma Ata bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat desa, terutama dalam menciptakan ketentraman dan meningkatkan Kesehatan Keluarga dan Optimalisasi Potensi Daerah melalui Literasi Digital. Dalam membangun dan mengembangkan potensi yang ada dalam masyarakat desa, Mahasiswa KKN-T Universitas Alma berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan desa dan memberikan kontribusi nyata.Kata kunci: Peranan; KKN; Pengabdian ABSTRACTThematic Real Work Lectures (KKN) at Alma Ata University in Gampeng village, Pajangan subdistrict, Bantul district, is a form of community service activity. This activity takes place from February 1 2024 to March 31 2024. The main aim of KKN-T activities is to provide experience and learning to students to explore village potentials that can be developed by the community. Methods for implementing KKN-T at locations include site surveys and planning additional activities apart from the core activities that have been planned. Additional activities receive support from local government and village communities. There are also explanations about village activities such as helping karang taruna, socialization regarding the use of household waste by applying biopori to use home gardens, socialization about balanced nutrition to prevent stunting in pregnant women and toddlers, posyandu activities, and activities in the month of Ramadhan. Apart from that, there are other activities involving teenagers and school children, such as teaching the Koran at the mosque, healthy exercise in the community, and community service to keep the environment clean. “Alma Ata University’s KKN-T activities aim to provide benefits to village communities, especially in creating peace and improving family health and optimizing regional potential through digital literacy.” Alma University KKN-T students play a role in building and developing the potential that exists in village communities through active participation in various village activities and making real contributions. Keywords: role; kkn; dedication
Pendampingan Kader Posyandu pada Pelaksanaan Program Investigasi Kontak Erat Pasien Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Margahayu Raya Kota Bandung Triyani, Yani; Achmad, Sadiah; Ekowati, RA Retno
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).29-34

Abstract

Berdasarkan hasil survey tahun 2022 cakupan penemuan pasien baru penderita Tuberkulosis (TB) hanya 52,6%. Pengabdian ini bertujuan melakukan pelatihan kader posyandu tentang investigasi kontak erat dan dampak buruk keluarga sebagai penular atau yang tertular TB dapat segera ditangani dengan baik. Metode pelaksanaan PKM ini terdiri dari 3 tahap, ke-1 dengan metode talk show interaktif tentang program kontak erat pasien TB,  dengan sebelum dan sesudah tahap-1 dilakukan pre dan post tes. Tahap ke-2 dilakukan analisis data hasil pre test dan post test. Tahap ke-3 dilakukan pendampingan langsung di lapangan saat pelaksanaan posyandu. Hasil PKM adalah tersosialisasikannya definisi, alur pelaporan dan tindak lanjutnya kontak erat pasien TB  kepada para kader posyandu. Terjadi peningkatan pengetahuan para kader kesehatan tentang investigasi kontak erat yang terlihat  dari peningkatan skor minimun 10 menjadi 60, dan skor maksimun dari 90 menjadi 100 dari nilai pre test dan post test. Berhasil dilakukan penjaringan terhadap 13 anak dan 22 orang dewasa dari 4 pasien baru TB, dan ditemukan 1 orang anak positif dengan tes Mantoux dan 1 orang dewasa yang positif dengan pemeriksaan dahak menggunakan tes cepat molekuler TB. Kesimpulan kegiatan ini akan dapat membantu dalam penemuan dini pasien baru TB sehingga pengobatan bisa lebih cepat dan mencegah penularan lebih lanjut.
Sosialisasi Pencegahan Stunting Melalui Program Bantar Sejajar dan Peningkatan Kesedaran Masyarakat dengan Pemenuhan Gizi di Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang Maulana, Muhammad Amin; Nurjanah, Raudah; Astutik, Revani Dwi Putri; Permana, Yogi; Susanti, Efri; Qomaruzzaman, Salis Nizar; Alfiani, Vini; Fajrin, Syilvia; Merindyasakly, Ratna; Qutratuaini, Nabila Hasna; Fatika M, Nivia; Sinai, Aldea Mulia
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).1-7

Abstract

Masalah status gizi anak yang dikenal dengan stunting ditandai dengan PB/U atau TB/U, dimana hasil pengukurannya berada dalam ambang batas (Z-Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek/stunted) dan <-3 SD (sangat pendek/sangat kerdil) dalam standar antropometri penilaian status gizi anak. Berdasarkan temuan Kajian Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebanyak 24,4% balita di Indonesia mengalami stunting pada tahun 2021. Pada tahun 2024, Indonesia diharapkan dapat menurunkan angka stunting sebesar 14%. Berdasarkan hasil observasi pada balita di desa Danurejo, Mertoyudan, Magelang  pola makan masih kurang baik dalam pemberian makan sehingga anak beresiko mengalami stunting. Masalah yang dialami di Desa Danurejo ini yaitu balita yang sulit dan tidak mau mengkonsumsi sayuran serta adanya distraksi dalam pemberian makan seperti saat memasuki waktu makan anak diberikan gadget agar anak tidak rewel. serta anak dibiarkan untuk jajan sembarangan tanpa ada pembatasan. Mendidik masyarakat untuk meningkatkan informasi dan kesadaran mengenai pencegahan stunting merupakan salah satu strategi yang digunakan untuk memerangi stunting pada balita. Pendekatannya terdiri dari pengenalan visual, ceramah, dan sesi tanya jawab dengan audiens. Peserta yang berasal dari TK Pratiwi sebanyak 50 orang dan SD Danurejo sebanyak 50 orang, sasaran program ini adalah orang tua, wali kelas, dan siswa.Kata kunci : stunting, upaya pencegahan, Magelang, status gizi
Edukasi Literasi Digital bagi Siswa Sekolah Dasar Negeri 01 Sukamulya di Desa Sukamulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan Kania, Sherlyna Tea; Sari, Kadek Muktiana; Muthia, Kiki; Sakinah, Vanessa Olivia; Alamsyah, Alamsyah
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).52-73

Abstract

AbstrakData BPS 2022 menunjukkan bahwa hampir sebagian anak usia dini di Indonesia dapat menggunakan ponsel (33,44%) dan mengakses internet (24,96%). Kondisi ini menyebabkan anak usia dini rentan terhadap gadget, termasuk populasi anak usia dini di Desa Sukamulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan, yang mulai mengenal beragam gadget meski belum merata. Situasi ini mendorong penulis menginisiasi edukasi literasi digital di Desa Sukamulya yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua murid di Sekolah Dasar Negeri 01 Sukamulya. Materi edukasi literasi digital (misalnya, bullying, phishing, dan lain-lain) disampaikan kepada peserta melalui teknik ceramah, presentasi, tanya-jawab, dan diskusi. Kegiatan yang berlangsung selama dua tahap ini (sosialisasi dan evaluasi) berhasil meningkatkan pengetahuan para peserta tentang penggunaan gadget secara pintar dan sehat. Penulis memberi izin agar pemerintah dapat mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum serta meningkatkan fasilitas dan akses yang diperlukan untuk pembelajaran. Pelatihan guru untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam dunia teknologi, serta pelibatan orang tua untuk membimbing dan membimbing anak-anak dalam penggunaan gadget, juga menjadi hal yang perlu direalisasikan untuk menghadapi tantangan di era digital. Dukungan dari pemerintah dan kolaborasi multipihak akan mewujudkan keinginan dan tercapainya program ini.Kata kunci : edukasi, literasi digital, teknologi, gadget AbstrakData BPS tahun 2022 menunjukkan hampir separuh anak usia dini di Indonesia sudah bisa menggunakan handphone (33,44%) dan mengakses internet (24,96%). Kondisi tersebut membuat anak usia dini rentan mengalami kecanduan gadget, tak terkecuali anak usia dini di Desa Sukamulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan yang mulai mengenal berbagai macam gadget meski belum merata. Inilah yang mendorong penulis untuk menginisiasi Pendidikan literasi digital di Desa Sukamulya dengan melibatkan siswa, guru dan orang tua di Sekolah Dasar Negeri 01 Sukamulya. Materi edukasi literasi digital (misalnya bullying, phising, dan lain-lain) disampaikan kepada peserta dengan menggunakan teknik ceramah, presentasi, tanya jawab, dan diskusi. Kegiatan dua tahap (sosialisasi dan evaluasi) ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang penggunaan gadget yang cerdas dan sehat. Penulis merekomendasikan agar pemerintah dapat mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum dan meningkatkan fasilitas serta akses yang diperlukan untuk pembelajaran. Melatih guru untuk meningkatkan keterampilannya dalam dunia teknologi, serta melibatkan orang tua untuk membimbing dan membimbing anak dalam penggunaan gadget, juga menjadi hal yang perlu diwujudkan untuk menghadapi tantangan di era digital. Dukungan pemerintah dan kolaborasi multipihak akan menjamin keinginan dan keberhasilan program ini.Kata Kunci : pendidikan, literasi digital, teknologi, gadget
Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Sosialiasi Bersama Pemuda IPNU DAN IPPNU Desa Tengki Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes Solihah, Siti Warkhatun; Krisdiyanto, Ahmad; Dwi Rahayu Lestari, Lia Kholifah; Hasbi, M.Zidny Nafi'
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2024.3(1).17-21

Abstract

Abstract Stunting is a condition where growth failure in children occurs due to chronic malnutrition over a long period of time, thus hampering growth and development. In this research we used an observation method where we went directly into the field with health workers to see what conditions were in the community of Tengki Village, Brebes. . The population and sample in this research were all Tengki residents. Efforts to prevent stunting that can be made are by providing adequate nutritional intake from the fertilization of the egg until the child is 2 years old,providing exclusive breast milk until the baby is 6 months old, and ensuring that the child receives complete immunization. The conclusion of this research is the prevention of stunting in the Tengki Village area, Kab. Brebes can be done through the observation and socialization stages. This activity started with observations carried out by all members of KKNT group 6 of Tengki Village, Brebes Regency, counseling activities regarding stunting prevention were attended by 50% of Tengki Village teenagers and education on the provision of additional food was provided by 80% of the Tengki Village community.Key words: stunting, KKN-T, prevention.

Page 1 of 1 | Total Record : 8