cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 211 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2022)" : 211 Documents clear
Peran Keterlibatan Ayah Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Imro’atus Syafiqoh; Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah keluarga peran seorang ayah dalam pengasuhan merupakan kebutuhan yang dibutuhkan oleh anak. Keterlibatan peran seorang ayah di dalam mengasuh merupakan suatu bentuk partisipasi aktif dimana melibatkan semua bentuk fisik, afektif, dan kognitif. (Allen, Sarah, 2007). Adapun beberapa bentuk keterlibatan yang dapat dilakukan sosok ayah dalam di dalam pengasuhan yaitu melakukan komunikasi, memberikan pengajaran akan pengalaman yang baik, memberikan pengawasan yang terbaik, melakukan proses berpikir yang tenang dan dapat di terima, memberi tugas yang tidak memberatkan, melakukan pengasuhan seperti yang dilakukan ibu, merawat dari sebagian aktivitas anak, menunjukkan rasa minat dan ikhlas terhadap melakukan pengasuhan anak, keberadaan dan kehadiran ayah dalam dilihat secara fisik dan langsung, mengikuti perencanaan dalam pengasuhan, mengikuti aktivitas bersama, siap dibutuhkan dalam sumber daya, memberikan kasih sayang secara penuh, memberikan perlindungan tanpa batas, serta memberikan dukungan emosional. Keadaan yang sering berubah secara tiba-tiba seperti datang dan pergi, dapat menjadikan anak di tengah lingkungan masyarakat menjadi lemah akan kesiapan dalam hal yang akan di hadapi, (Hedo, 2020). Akan ada dampak tersendiri pada perkembangan anak ketika dewasa nanti, dampak tersebut tergantung pengalaman anak yang dilakukan bersama sama bersama ayah. Maka hal ini menunjukan bahwa sosok ayah memberi banyak pengaruh dalam keberlangsungan perjalanan hidup anak. anak akan menjadi lebih semangat dalam belajar dan lebih percaya diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran mengenai sejauh mana keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Metode yang dilakukan menggunakan systematic literature review. Hasil didapatkan 9 artikel yang sesuai kriteria inklusi
Penguatan Karakter Kepercayaan Diri Melalui Layanan Bimbingan Klasikal dengan Experiental Learning Indah Lestari; Santoso Santoso; Any Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mengetahui penerapan bimbingan klasikal melalui Experiental Learning untuk meningkatkan kepercayaan diri kelas VII E di SMP Negeri 1 Jati Kudus, 2. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri kelas VII E di SMP Negeri 1 Jati Kudus. Dalam Experiental Learning terdapat empat tahapan dalam pelaksanaanya diantarannya, tahap pengalaman konkrit, tahap pengalaman aktif dan reflektif, tahap konseptualisasi dan tahap eksperimentasi aktif. Percaya diri yaitu kemampuan individu terhadap potensi yang dimiliki serta mempunyai kemauan dalam belajar sehingga dapat membuat sebuah tujuan yang dapat direncanakan dan dilaksanakan dengan baik. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) dengan subjek penelitian 32 peserta didik. Hasil penelitian pada kepercayaan diri siswa pra siklus mendapatkan skor rata-rata 8 dengan presentase 32% kategori sangat kurang. Pada siklus I mendapatkan skor rata-rata 13 presentase 52% kategori cukup. Sedangkan pada siklus II mendapatkan skor rata-rata 20 presentase 80% kategori baik. Pada pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan Experiental Learning mendapatkan hasil observasi terhadap peneliti yang dilakukan saat bimbingan klasikal berlangsung yang memperoleh hasil, peneliti mendapatkan skor 31 presentase 39% kategori K (kurang). Sedangkan pada siklus II pertemuan III peneliti mendapatkan skor 70 presentase 88% kategori SB (sangat baik). Simpulannya hasil penelitian terjadi peningkatan kepercayaan diri siswa setelah diberikan layanan bimbingan klasikal dengan Experiental Learning kepada siswa kelas VII E SMP N 1 Jati Kudus dapat diterima, hal ini dibuktikan setelah pelaksanaan layanan bimbingan klasikal dengan Experiental Learning terjadi peningkatan sebesar 49% dari siklus I ke siklus II sedangkan pada kepercayaan diri terjadi peningkatan sebesar 48% dari pra siklus ke siklus II.
Pembelajaran Bahasa Berbasis Proyek Berbantuan Teknologi Ira Mutiaraningrum; Sri Wuli Fitriati; Issy Yuliasri; Mursid Saleh
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris berbasis proyek telah banyak diterapkan oleh pendidik. Studi kepustakaan ini menunjukkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris berbasis proyek. Penelurusan artikel dilakukan dengan menggunakan database seperti google scholar, Elsevier, sciencedirect, maupun tandfonline dalam 10 tahun terakhir. Padanan kata technology-enhanced project-based language learning (TPBLL) digunakan untuk mengerucutkan hasil pencarian..Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran berbasis proyek merupakan alternatif yang menjanjikan dan memberikan peluang untuk peserta didik belajar di lingkungan autentik yang dapat menunjang kemampuan komunikasi maupun keterampilan hidup seperti kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, kepercayaan diri, motivasi, maupun kemampuan.Sebagai ulasan penelitian yang masih mencakuo teknologi secara luas, penelitian ini berimplikasi pada penelitian-penelitian yang akan datang mengenai Pembelajaran Bahasa Inggris berbasis proyek menggunakan teknologi yang lebih spesifik.
Kemampuan Pemahaman Matematis Ditinjau dari Motivasi Belajar Irmawati Liliana Kusuma Dewi; Zaenuri Zaenuri; Dwijanto Dwijanto; Mulyono Mulyono; Tuti Asharianti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memecahkan permasalahan matematis diperlukan pemahaman konsep materi yang mendalam. Pemahaman akan konsep tersebut dapat dikatakan sebagai kemampuan pemahaman matematis, dimana kemampuan ini merupakan bagian dari lima kemampuan dasar matematika. Namun dalam proses pembelajaran, pemahaman matematis dalam mempelajari suatu materi dapat dipengaruhi oleh motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar. Tiga siswa kelas X MIPA 1 sebagai subjek penelitian dengan tingkat motivasi belajar tinggi, tingkat motivasi sedang, dan tingkat motivasi rendah. Penelitian menggunakan instrumen tes pemahaman matematis dengan indikator 1) merepresentasikan ulang sebuah konsep, 2) mengenali contoh dan bukan contoh, 3) merepresentasikan suatu bentuk ke bentuk lain, 4) menerapkan algoritma pada pemecahan masalah, selanjutnya dilakukan wawancara tak terstruktur namun pertanyaan wawancara mengarah kepada tujuan penelitian. analisis hasil penelitian, siswa dengan motivasi belajar tinggi (ST) sudah mampu memahami dan menyelesaikan permasalahan matematis SPLTV dengan baik. Siswa dengan motivasi belajar sedang (SS) masih ada kebingungan memahami konsep PLTV dan SPLTV, namun dalam menyelesaikan permasalahan matematis SPLTV sudah tepat. Siswa dengan motivasi belajar rendah masih ada kebingungan memahami konsep PLTV dan SPLTV, dan dalam menyelesaikan permasalahan matematis SPLTV juga masih memiliki hambatan dalam operasi aljabar.. Berdasarkan hasil penelitian perlu kiranya guru memberikan apersepsi di awal pembelajaran, sehingga siswa mengetahui manfaat dari materi yang akan dipelajari sehingga tumbuh motivasi untuk dapat memahami materi.
Pemanfaatan Aplikasi Synchronous dan Asynchronous Pada Pembelajaran Bahasa Inggris: Perspektif dan Urgensi Mahasiswa Pada Fenomena Pendidikan Abad 21 Isnaini Eddy Saputro; Abdurrachman Faridi; Mursid Saleh; Frimadhona Syafri
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Synchronous dan Asynchronous adalah alat atau fitur yang digunakan untuk mengakses sumber pembelajaran oleh mahasiswa dan pengajar di abad 21. Beberapa fitur synchronous dan asynchronous yang digunakan dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris di pendidikan abad 21. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk menjelaskan persepektif dan urgensi mahasiswa dari pemanfaatan teknologi pada pembelajaran Bahasa Inggris di abad 21. Penelitian ini menggunakan deskripsi kualitatif untuk menjelaskan persepsi dan urgensi 26 mahasiswa di Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kota Sorong. Pendistribusian angket berupa kuisioner yang berjumlah 20 pernyataan melalui Google Form untuk mendapatkan respon mahasiswa terkait tujuan penelitian ini. Hasil penelitian menyebutkan bahwa adanya pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan aplikasi synchronous dan Asynchronous sangat menyenangkan dan menimbulkan rasa percaya diri. Mahasiswa sangat terbantu untuk belajar Bahasa Inggris. Mahasiswa dengan mudah mengakses banyak materi dan informasi saat menggunakan Google, YouTube, E-Mail, dan grup WhatsApp. Penggunaan Zoom, dan Google Meet sangat menyenangkan dan mendukung mahasiswa secara keseluruhan bisa menyampaikan opini, ide, serta pembelajaran bahasa Inggris mampu menumbuhkan berpikir kritis dan kreativitas mahsiswa dalam membuat video pembelajaran Bahasa Inggris untuk keterampilan berbicara.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Mahasiswa Berbasis Teori APOS Pada Pembelajaran Matematika Isnani Isnani; S.B. Waluya; Dwijanto Dwijanto; T.S.N. Asih
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematematika diperlukan juga adanya pemahaman konsep matematis. Pemahaman tersebut merupakan menangkap pengertian-pengertian yang terdalam dalam matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis berbasis teori APOS pada pembelajaran matematik yaitu pada matakuliah Kalkulus Diffrensial. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subyek sembilan mahasiswa yang mengambil mata kuliah Kalkulus Differensial. Sembilan mahasiswa tersebut memiliki 3 kategori yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Masing masing kategori diambil 3 orang mahasiswa. Subyek berkemampuan tinggi memiliki pemahaman pada semua tahap yaitu aksi, proses, objek, dan skema. Subyek berkemampuan sedang memiliki 3 kemampuan yaitu selain pada tahap proses. Subyek berkemampuan rendah hanya memiliki kemampuan pada tahap aksi. Ketiga subyek pada perkuliahan Kalkulus Differensial memiliki pemahaman pada tahap aksi.
Mengatasi Anxiety dalam Berbicara Bahasa Inggris Melalui Pembelajaran Berbasis Web Iwan Fauzi; Rudi Hartono; Widhiyanto Widhiyanto; Hendi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anxiety atau kecemasan merupakan salah satu faktor afektif dari enam aspek kepribadian yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran bahasa Inggris. Kecemasan adalah sebuah fenomena yang berkenaan dengan perasaan frustasi, keraguan, pesimisme dan kekhawatiran dalam berbicara bahasa Inggris tetapi tidak bersifat permanen. Namun hal tersebut dapat menyebabkan kegagalan seorang pembelajar dalam usahanya untuk menguasai kecakapan berbicara bahasa Inggris. Untuk mengatasi kecemasan pada diri pembelajar bahasa, pengajar bahasa harus mampu menggunakan strategi pengajaran bahasa dengan tepat. Memilih model pembelajaran bahasa yang sesuai merupakan bagian dari kemampuan menggunakan strategi pengajaran bahasa tersebut. Melalui metode studi kepustakaan, tim penulis menganalisis hasil telaahnya terhadap penggunaan pembelajaran bahasa Inggris berbasis web untuk mengatasi faktor kecemasan tersebut. Hasil telaah dalam studi kepustakaan ini menyimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris berbasis web dapat dijadikan sebagai media literasi teknologi informasi guna mendukung penguatan sumber daya manusia unggul berpendidikan era digital di bidang pembelajaran bahasa Inggris.
Pengaruh Model Guide Discovery Learning Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Materi Bangun Ruang Sisi Datar Jaka Wijaya Kusuma; Maulida Nur; Anggun Tri Prabawati; Zaenuri Zaenuri; Rochmad Rochmad; Emi Pujiastuti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan koneksi matematis siswa di Indonesia masih tergolong rendah, baik ditingkat nasional maupun internasional. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan koneksi matematis siswa adalah model Guided Discovery Learning. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan koneksi matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar yang diberikan model pembelajaran Guide Discovery Learning lebih baik dari siswa yang diberikan pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain One Groups Pretest-Posttest Design. Populasinya siswa kelas VIII SMP PGRI 1 Pulomerak dan sampel diambil secara purposive sampling yaitu kelas VIII B dan VIII C. Pengumpulan data menggunakan tes dan angket sikap siswa. Analisis data menggunakan uji t dan kriteria skor rerata. Kesimpulannya yaitu kemampuan koneksi matematis siswa yang diberikan model pembelajaran Guided Discovery Learning lebih baik dari siswa yang diberikan pembelajaran konvensional.
Kekuatan Mindfulness dalam Pembelajaran Bahasa Asing Kadek Sonia Piscayanti; Januarius Mujiyanto; Issy Yuliasri; Puji Astuti
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mindfulness adalah sebuah pendekatan dalam pembelajaran bahasa asing yang menstimulasi kreativitas dan produktivitas berbahasa. Penelitian menunjukkan mindfulness meningkatkan fokus belajar, memperluas perspektif, menciptakan ketenangan, dan kedamaian belajar. Mindfulness memiliki empat aspek yaitu menemukan pengetahuan baru, menemukan konteks, menemukan perspektif baru, dan menciptakan hal baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mindfulness membantu pembelajar bahasa asing untuk menemukan kebaruan, menemukan konteks, menemukan perspektif baru, dan menciptakan hal baru. Penelitian ini menggunakan mindfulness sebagai sebuah pendekatan pembelajaran dengan media poetry. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah narrative inquiry. Metode ini digunakan untuk menemukan proses di balik penulisan poetry. Melalui metode ini, pembelajar menceritakan pengalamannya menulis poetry. Narrative inquiry memberikan konteks bagaimana pembelajar menciptakan poetry sebagai hasil belajarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mindfulness mampu menstimulasi pembelajar untuk mengembangkan pengetahuan baru, menemukan konteks, menemukan perspektif, dan menciptakan hal baru. Implikasinya bagi pembelajaran bahasa adalah mindfulness dapat mengembangkan potensi pembelajar bahasa untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya.
Proses Kognitif Siswa dalam Mencari Luas Segitiga melalui Media Sederhana Ditinjau dari Teori APOS Khathibul Umam Zaid Nugroho; YL Sukestiyarno; Sugiman Sugiman; Mohammad Asikin
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segitiga adalah salah satu konsep yang wajib dipelajari oleh siswa SD. Siswa sering mengalami kesalahan dalam menentukan luas daerah segitiga. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam menemukan luas daerah segitiga. Subjek penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di Kota Bengkulu, Indonesia. Kami melakukan interview berbasis tugas kepada dua puluh satu orang. Data hasil penyelesaian tugas dianalisis awal untuk menentukan level berpikir mereka. Itu adalah menggunakan dekomposisi genetiknya. Kami mengklasifikasikan merekan ke dalam lima level perkembangan skema. Kami memilih siswa yang berada pada level trans untuk diwawancari lanjutan secara mendalam. Kami menggunakan audio-visual recorder untuk mendapatkan data yang lengkap dan akurat. Data dianalisis dengan menerapkan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini adalah ada 19% subjek penelitian yang berada pada level intra, 33% berada pada level semi-inter, 33% berada pada level inter, dan 10% (= 2 orang) subjek berada pada level inter, serta hanya satu orang yang berada pada level trans (= 5%). Simpulan penelitian ini adalah bahwa siswa yang berada pada level tertinggi mampu membangun keterkaitan antara aksi-aksi, proses-proses, objek-objek, dan previous schema sehingga terbentuk suatu skema yang matang tentang luas daerah segitiga.

Page 10 of 22 | Total Record : 211