cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jiif@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Department of Physics Universitas Padjadjaran Jl Raya Bandung-Sumedang Km 21 Jatinangor
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika
ISSN : 25490516     EISSN : 25497014     DOI : http://dx.doi.org/10.24198/jiif
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) is a scientific journal that contains research results covering theoretical, simulation and modeling studies, experiments, engineering and exploration in the field of Physics and its Applications.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
Analisis Kesuburan Tanah dan Residu Pemupukan pada Tanah dengan Menggunakan Metode Kemagnetan Batuan Restu Almiati; Eleonora Agustin
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.566 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.14414

Abstract

Unsur yang selalu ada dalam tanah adalah unsur besi (Fe) yang merupakan salah satu unsur magnetik. Ukuran tanah tersebut memiliki unsur magnetik ditunjukkan dengan nilai suseptibilitas magnetik. Suseptibilitas magnetik merupakan salah satu parameter yang digunakan dalam metode kemagnetan batuan. Dalam penelitian ini akan dilihat perubahan nilai suseptibilitas magnetik dan variasi sifat mineral magnetik dalam tanah (XRD dan SEM-EDX) serta parameter lainnya meliputi pH, konduktivitas dan struktur tanah. Hal ini dapat memberikan informasi mengenai kesuburan tanah dikhususkan tanah lahan sawah yang dianggap sudah terdegradasi, jika dibandingkan dengan tanah hutan yang dianggap subur dan alami.Dari penelitian ini dapat dikatakan bahwa tanah hutan masih subur dan alami karena didominasi mineral magnetik magnetite (Fe3O4), pH netral, konduktivitas cukup besar dan berstruktur remah. Sedangkan tanah dari sawah dapat dikatakan sudah terdegradasi karena didominasi mineral magnetik pyrhotite (Fe7S8) yang diduga dari pemupukan dan titanohaematite (Fe2O3-FeTiO3) yang diduga menyebabkan tanah menjadi sangat basa. Selain itu pH tanah sawah netral cenderung basa, konduktivitas kecil dan struktur tanahnya remah. Adanya unsur Na dan Ca pada tanah sawah diduga merupakan sisa dari pemupukan.Kata kunci: kemagnetan batuan, suseptibilitas magnetik, mineral magnetik, kesuburan tanah.
Fabrikasi Sel Surya Tersensitisasi Dye dengan ZnO Nanorod sebagai Fotoanoda dan Material Spiro sebagai Hole Transport Material (HTM) Afifah Nurida; Ayunita Chintia; Sheila Sakkyananda; Annisa Aprilia; Tuti Susilawati; Cukup Mulyana; Lusi Safriani
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.937 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.11195

Abstract

Dalam penelitian ini, kombinasi antara oksida logam ZnO nanorod dan TiO2 mesopori telah berhasil digunakan sebagai fotoanoda pada sel surya tersensitisasi warna. Selain itu, untuk meningkatkan difusi muatan di dalam sel, digunakan spiro-TPD (N,N’- Bis-(3-methylphenyl)-N,N’-bis(phenyl)-9,9’-spirobifluorene) sebagai lapisan penghantar hole (HTM-hole transport material). Lapisan tipis ZnO dengan/tanpa aluminium (ZnO:Al seed layer (0 wt%, 0,5 wt% dan 1 wt%)) digunakan sebagai seed layer (lapisan penumbuh) dan dideposisikan di atas substrat FTO menggunakan teknik spin coating. Kemudian, ZnO nanorod ditumbuhkan di atas FTO/ZnO:Al seed layer menggunakan metode self-assembly dengan merendam FTO/ZnO:Al dalam larutan prekursor pada suhu 100°C selama 150 menit menggunakan oven elektrik. ZnO nanorod yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi menggunakan SEM, dan hasil pengukurannya memperlihatkan bahwa  ZnO nanorod yang ditumbuhkan di atas FTO/ZnO:Al (0,5 wt%) memiliki diameter rata – rata yang terkecil sebesar 123 nm dan estimasi panjang sekitar 1,11 μm. Hasil spektrum XRD memperlihatkan bahwa seluruh sampel ZnO nanorod memiliki struktur heksagonal wurtzite dengan orientasi bidang hkl (002), dan memiliki ukuran bulir sekitar 15-25 nm. Kombinasi ZnO nanorod dan TiO2 mesopori digunakan sebagai fotoanoda pada DSSC dengan struktur FTO/ZnO:Al/ZnO nanorod/TiO2/ruthenizer 535-bis TBA-dye/Spiro-TPD/ mosalit/Pt/FTO.  Efisiensi tertinggi yang berhasil dicapai adalah 0,46% di bawah penyinaran 30 mW/cm2 dengan menggunakan ZnO:Al seed layer (0,5 wt%).
Desain Kalorimeter Bomb Biomassa dengan Metode Oksigen Dinamik Otong Nurhilal; Setianto Setianto; Anda Suhanda
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.139 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.15355

Abstract

Kandungan energi biomassa dapat diukur dengan kalorimeter bomb. Efektifitas kerja kalorimeter bomb ditentukan oleh proses terjadinya pembakaran sampel secara sempurna. Untuk menghasilkan pembakaran sempurna dibutuhkan tekanan yang cukup di dalam bomb kalorimeter tersebut. Cara konvensional adalah dengan memberikan oksigen secara statis hingga tercapai kondisi tekanan sekitar 30 atm. Cara non konvensional adalah dengan memberikan oksigen kedalam bomb secara kontinu (dinamis) hingga mencapai debit tertentu yang optimal. Pada penelitian ini telah dirancang kalorimeter bomb dengan sistem input oksigen secara kontinu. Untuk pencatatan perubahan temperatur air pada kalorimeter bomb digunakan sensor temperatur berbasis mikrokontroler arduino uno. Variasi debit oksigen yang diberikan adalah 3 liter/menit, 5 liter/menit dan 7 liter/menit. Sampel biomassa yang digunakan untuk pengujian adalah biobriket kulit kopi, biobriket tempurung kelapa dan biobriket kayu kaliandra. Hasil pengujian ketiga jenis biobriket tersebut diperoleh nilai kalor untuk kulit kopi, tempurung kelapa dan kayu kaliandra masing-masing adalah 3555,1 kal/gram, 3717,4 kal/gram dan 4085,8 kal/gram pada debit oksigen 7 liter/menit. Nilai kalor hasil pengujian ini mendekati nilai kalor ketiga jenis biobriket yang diuji dengan kalorimeter bomb standar.
Sintesis dan Karakterisasi Dye Sinsitized Solar Cell (DSSC) dengan Sensitizer Antosianin dari Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa) Rafika Andari
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.764 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.12334

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kemampuan Dye Sensitized Solar Cell pada kaca konduktif ITO dengan sensitizer dari bunga rosela (Hibiscus sabdariffa). Konstruksi sel surya yang digunakan adalah sistem sandwich. Elektroda lawan-grafit diletakkan di atas lapisan TiO2–pewarna bunga rosela dengan elektrolit terletak di antara kedua elektroda tersebut. Karakterisasi sel surya dilakukan dengan analisis serapan elektronik pada bunga rosella, Scanning Electron Microscopy (SEM), difraksi sinar X, serapan inframerah, dan pengukuran potensial sel surya. Panjang gelombang maksimum pada bunga rosela sebesar 553 nm. Hasil analisis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan morfologi permukaan lapis tipis TiO2 pada perbesaran 20.000x. Pada difraktrogram lapis tipis TiO2 menunjukkan intensitas pola difraksi cukup tinggi dengan puncak utama pada 2θ yaitu 25,2610 (100); 47,820  (200);  37,560  (004); 53,660 (105) dan  54,840 (211) sebagai kristal anatase dengan ukuran kristal sebesar 43,76 nm. Sel-sel ini diuji dengan penyinaran menggunakan cahaya matahari dan lampu halogen 150 Watt pada jarak 30 cm masing-masing menghasilkan harga efisiensi sebesar 0,52% dengan arus 0,28 mA, tegangan 238,2 mV serta 0,49 % dengan 0,09 mA dan tegangan 171,5 mV. Kata kunci : Dye Sensitized Solar Cell (DSSC), TiO2, antosianin, rosella (Hibiscus sabdariffa)
Sifat Optik dan Struktur Kristal Material Perovskite yang Disintesis dari Baterai Bekas Mobil Ayi Bahtiar; Nabila Asy Syifa; Euis Siti Nurazizah; Lusi Safriani
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.989 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.12466

Abstract

Sel-surya berbahan aktif material perovskite telah banyak menarik perhatian banyak peneliti, karena mampu menghasilkan efisiensi di atas 20%, mendekati sel-surya komersial Silikon. Namun, material timbal halida (PbI2) sebagai material utama pembentuk material perovskite CH3NH3PbI3,harganya masih cukup mahal, sehingga menjadi kendala untuk dapat digunakan sebagai material aktif sel-surya, jika sel-surya diproduksi secara massal. Diperlukan sumber material lain yang tersedia melimpah, murah dan mudah dalam pemrosesannya untuk membuat material PbI2. Sebagai alternatif, sumber material timbal untuk membuat material timbal iodida (PbI2) yang tersedia melimpah adalah baterai mobil. Material elektroda dari baterai mobil terdiri dari timbal sebagai katoda dan timbal dioksida sebagai anoda. Material-material tersebut berupa bubuk sehingga mudah untuk disintesis menjadi PbI2 melalui reaksi kimia sederhana. Keberhasilan mensintesis material PbI2 dari material bekas elektroda mobil menjadi kunci bagi pengembangan sel-surya perovskite yang berbiaya murah.    Telah dilakukan sintesis PbI2 dari elektroda bekas baterai mobil melalui reaksi kimia. Hasil pengukuran EDS menunjukkan bahwa PbI2 hasil sintesis memiliki kemurnian 95% dan memiliki komposisi atomik yang lebih baik daripada produk komersial. Spektra UV-Vis dan XRD dari film PbI2 hasil sintesis memiliki karakteristik yang sama dengan produk komersial, sehingga hasil sintesis ini dapat dijadikan sebagai material perovskite CH3NH3PbI3 untuk sel-surya. Material perovskite yang dispin-coating di atas lapisan titanium dioksida memperlihatkan struktur kristal perovskite. Hasil riset ini menunjukkan bahwa material elektroda baterai bekas mobil dapat dijadikan sebagai material aktif sel-surya perovskite yang murah, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi limbah baterai bekas melalui pemanfaatan timbal menjadi material perovskite yang bernilai tinggi.
Capacitance-Based Tiren Chicken Meat Detector Glove as Chicken Meat Safety Solution in Indonesia Rhegy Pratidina Iskandar; Muhammad Adam Alfath; Cukup Mulyana
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.636 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.15356

Abstract

Banyak produk pangan Indonesia yang tidak aman untuk dikonsumsi sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan kepada konsumen. Salah satunya adalah daging ayam yang dijual di pasar tradisional. Daging ayam ini biasa tercampur dengan daging ayam tiren. Daging ayam tiren merupakan ayam yang mati tidak melalui proses penyembelihan yang benar sehingga darah mengendap di dalamnya dan mengandung uric acid yang merupakan racun berbahaya bagi kesehatan. Metode yang dilakukan dalam karya tulis ini adalah studi pustaka dan observasi lapangan. Perkembangan teknologi dapat diminimalisasi dengan dibuanya sebuah inovasi yaitu sarung tangan pendeteksi daging ayam tiren. Sarung tangan ini dirancang menggunakan alat sensor guna mendeteksi daging ayam tiren. Sarung ini terdiri dari 2 bagian utama yaitu bagian sensor dan indikator. Bagian sensor yang berupa probe tertanam di sebuah sarung tangan yang akan bersentuhan dengan daging. Nilai kapasitansi daging ayam tiren lebih besar dari daging ayam normal. Nilai kapasitansi daging nantinya akan terbaca oleh mikrokontroler dan dapat dibedakan nilai kapasitasnya. Sarung tangan akan menyentuh daging ayam, sehingga sensor akan memberikan sinyal yang menjadi input kapasitansi. Serta indikator akan memberikan respon warna lampu merah pada daging ayam yang positif tiren dan warna lampu hijau untuk daging ayam segar. Adanya sarung tangan ini maka permasalahan konsumen memperoleh daging ayam tiren dapat diminimalisasi, para pedagang yang menjual daging ayam tiren dapat diatasi, serta mencegah timbulnya masalah penyakit pada konsumen daging ayam di Indonesia
Pengaturan Lampu Lalulintas Berbasis Fuzzy Logic Setianto Setianto; Liu Kin Men; Bambang Mukti Wibawa; Darmawan Hidayat
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.674 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.12795

Abstract

Lampu lalulintas memegang peranan penting dalam pengaturan kelancaran lalulintas. Sistem pengendalian lampu lalulintas yang baik akan secara otomatis menyesuaikan diri dengan kepadatan arus lalulintas pada jalur yang diatur. Dengan penerapan logika fuzzy, hal ini sangat memungkinkan untuk dilakukan. Permasalahan utama dalam perancangan dan pembuatan modul sistem peralatan pengaturan lampu lalulintas berbasis fuzzy logic ini, adalah perangkat keras tambahan yang terdiri dari : sensor, OpAmp, ADC 0809, Interfacing PPI 8255, Driver, Relay dan Lampu lalulintas (LL). Sedangkan sebagai dasar pengendalian dari sistem yang dijalankan, digunakan algoritma logika fuzzy. Hasilnya, dengan pengendali berbasis fuzzy waktu tunggu rata-rata lebih pendek sebesar 5% dibandingkan menggunakan pengendali konvensional. Kinerja sistem juga mencapai 72% lebih tinggi.Kata Kunci : Lalulintas, Pengaturan, Fuzzy Logic
Changes in The Statistical Properties of The Indonesian Stock Exchange Index Trough Five Different Time Periods Since 1998 Until 2016 Nowo Riveli
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.594 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.13370

Abstract

A simple method based on Kolmogorov-Smirnov Test were applied to the Indonesian Stock Exchange Index (IHSG) daily log return distribution to identify it’s time segmentation . Five separated periods were found from the overall data since July 1997 until May 2016. Distribution of the daily log return price from each time periods are characterized by two shape parameters of the fitted Levy-stable function, where the parameters are directly related to the variance and skewness of the distribution. The resulting time segmentations does indeed show systematic differences on the evolution of the daily index price, and the varying two fit parameters of the daily return distribution can be used to explain such diverse behavior.
Energi Total Keadaan Dasar Atom Berilium dengan Teori Gangguan Liu Kin Men; Setianto Setianto; Bambang Mukti Wibawa
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.424 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.12858

Abstract

 Atom Berilium adalah suatu atom yang mempunyai 4 buah elektron pada kulitnya. Pada keadaan dasar, dua elektron menduduki orbital 1s dan dua  elektron lainnya menduduki orbital 2s. Fungsi gelombang total keadaan dasar ditentukan berdasarkan determinan Slater. Hamiltonian total merupakan gabungan dari Hamiltonian masing-masing elektron dan suku interaksi di antara keempat elektron bersangkutan. Dengan diperolehnya fungsi gelombang total dan Hamiltonian total, maka energi total keadaan dasar atom Berilium dapat ditentukan.  Perhitungan dilakukan dengan teori gangguan dan diperoleh  .
Pengaruh Nilai Wettability terhadap Bubble Departure Diameter dan Bubble Departure Frequency Bambang Joko Suroto
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.47 KB) | DOI: 10.24198/jiif.v1i02.15358

Abstract

Studi tentang efek dari nilai wettability dari permukaan pada bubble departure diameter dan bubble departure frequency telah dilakukan dengan menggunakan air murni sebagai fluida kerja dan defaat subcooling 0K. Heat transfer block yang digunakan adalah dipoles tembaga/hidrofilik, dan superhydrophilic /TiO2. Hasil penelitian menunjukkan bubble departure diameter lienar dengan nilai besaran contact angle dan nilai bubble departure frequency semakin meningkat dengan menurunnya nilai contact angle hal ini sensuai dengan Model Frist dan bertentangan dengan Zubers model.

Page 1 of 1 | Total Record : 10