cover
Contact Name
Rofiatun Nisa
Contact Email
p3m.stitaf.1@gmail.com
Phone
+6285764147330
Journal Mail Official
p3m.stitaf.1@gmail.com
Editorial Address
Komplek Pondok Pesantren Al-Fattah Siman Sekaran Lamongan Jawa Timur 62261
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam
ISSN : 20860641     EISSN : 2685046X     DOI : https://doi.org/10.37850/cendekia.v12i1.86
Core Subject : Religion, Education,
The Focus in Jurnal Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam is on publishing articles that contain ideas, ideas, research results, and literature reviews in the field of Islamic Education Scope of the Jurnal Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam includes: 1. Islamic education based on Al-Quran and Hadith 2. Media and Learning Resources in Islamic Education 3. Study of Islamic Education Figures 4. Islamic Education Curriculum 5. History of Islamic Education 6. Philosophy of Islamic Education 7. Research on Islamic Education 8. Issues on Islamic Education 9. Psychology of Islamic Education 10. Management of Islamic Religious Education 11. Islamic Religious Education Guidance and Counseling
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017" : 7 Documents clear
Posisi Penghormatan kepada Ibu dan Bapak: Penjelasan secara Aqli berdasar Kajian Biokimia: Rekombinasi DNA Mitokondria Manusia Mawaddatur Rohmah
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.822 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.20

Abstract

Ada kecenderungan bapak berperan dalam penurunan DNA mitokondria anak. Peran bapak dalam penurunan DNA mitokondria tersebut memang kalah jauh dibandingkan peranan ibu. Oleh karena itulah dapat dikatakan bahwasanya sangatlah wajar ibu menduduki posisi tertinggi dalam hal penghormatan, yakni tiga kali dibandingkan bapak. Seandainya DNA Mitokondria tidak terbentuk dengan baik, maka dapat dipastikan bahwa proses respirasi sel untuk menghasilkan energi bagi aktivitas kehidupan akan terhambat atau bahkan berhenti sepenuhnya. Ibulah yang berperan pokok dalam menjamin keberlangsungan DNA Mitokondria dengan mendapatkan sedikit bantuan dari pihak bapak. Maka sesungguhnya benarlah Rosul, Ibumu..ibumu..ibumu...bapakmu.
Tipologi Kepemimpinan Madrasah dan Implikasinya terhadap Iklim Kerja Malik Zuhri
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.06 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.28

Abstract

Madrasah merupakan suatu organisasi yang memiliki sistem yang terdiri dari berbagai unsur yang membentuk satu kesatuan yang utuh. Di dalam madrasah terdapat berbagai macam sistem yang berkembang dari sekelompok manusia yang saling berinteraksi menurut pola dan tujuan tertentu yang saling mempengaruhi dan dipengaruhi yang salah satunya adalah Kepala Madrasah. Setiap Kepala Madrasah memiliki tipologi kepemimpinan masing–masing. Apabila tipologi kepemimponan kepa madrasah tidak sesuai dengan unsur yuang lain maka dapat dipastikan bahwa untuk mencapai iklim kerja yang posistif sangatlah sulit
Representasi Latar Sosial dalam Citraan dan Majas Puisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Malang: Kajian Sosiologi Sastra Khumaidi Abdillah
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.379 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) representasi latar sosial dalam citraan puisi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Malang, (2) representasi latar sosial dalam majas puisi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari antologi puisi siswa yang merepresentasikan latar sosial terhadap penggunaan citraan dan majas. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) representasi latar sosial memengaruhi penggunaan citraan dalam puisi siswa; (2) representasi latar sosial memengaruhi penggunaan majas dalam puisi siswa.
Rekonstruksi Paradigma Integrasi Ilmu Pengetahuan: Sebuah Tinjauan Tafsir Al-Qur’an dan al-Hadits Muhammad Sya’roni
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1223.575 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.48

Abstract

Islam sama sekali tidak mengenal dikotomi ilmu pengetahuan. Semua Ilmu bersumber dari Allah swt. Yang terjadi hanyalah penamaan atau pengelompokkan saja berdasarkan objek kajian ilmu tersebut (ontologi). Berdasrakan kajian tafsir al-Qur’an dan Hadits, Justeru Islam memerintahkan umat manusia untuk menguasi semua ilmu sesuai dengan kebutuhan dan semua ilmu menduduki status yang sama
Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Krayahan Bayi: Studi Kasus: Dusun Bendungan Desa. Banjarejo, Kec. Kedungpring, Kab. Lamongan Nur Zaini
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1496.011 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.49

Abstract

Tradisi Jawa akan selalu berhubungan dengan ritual. Namun ritual yang dilaksanakan secara Islami akan bermanfaat sebagai penyebaran Islam, dan dapat menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam masyarakat. Begitu pula dengan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi Krayahan di dusun Bandungan Desa Banjarjo Kec. Kedungpring Kab. Lamongan. Sebuah tardisi jawa ditengah masyarakat muslim, yang masih dipertahankan. Tradisi krayahan di dusun Bandungan tetap dipertahankan karena tidak bertentangan dengan ajaran Islam dan bahkan diyakini memiliki nilai-nilai luhur, termasuk nilai pendidikan Islam. Tradisi Krayahan merupakan tradisi yang dilakukan untuk menyambut kelahiran seorang bayi dan dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala rizki yang diberikan kepada manusia. Dalam tradisi ini terdapat sejumlah ritual antara lain: mendhem (mengubur) ari-ari, dan ritual slametan, perlengkapan yang digunakan untuk mendhem (mengubur) ari-ari adalah kendhil, jarum, benang, kertas, pensil, uyah grasak (garam laut), bunga tujuh rupa dan lampu. Sedangkang dalam ritual slametan yang harus disiapkan adalah nasi buceng (tumpeng), nasi golong atau bongkor, bubur abang, bubur putih, dan jajan pasar. Adapun nilai-nilai Pendidikan Islam dalam tradisi Krayahan bayi adalah: Pertama, Nilai Aqidah. Yakni keyakinan bahwa setiap kelahiran seorang bayi adalah anugrah dari Allah SWT. Kedua, Nilai Ibadah, yakni dilantunkannya ayat-ayat Al-Qur’an dan sholawat nabi sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT. Dalam prosesi tradisi krayahan tersebut. Ketiga, Nilai Amaliah, yakni Tradisi krayahan merupakan sarana untuk meningkatkan amal kebaikan melalui sedekah kepada sesama manusia. Sebagai wujud rasa syukur yang tak terhingga dari kedua orang tua yang baru memiliki seorang anak kemudian mereka menyediakan makanan yang digunakan untuk slametan. Keempat, Nilai Ukhuwah Islamiyah, yaitu dalam pelaksanaan tradisi krayahan dapat mewujudkan rasa kebersamaan dan memperkuat tali silaturrahim antar tetangga. Kelima, Nilai Dakwah, yaitu dalam pelaksanaan tradisi krayahan melibatkan banyak orang sehingga secara tidak langsung dapat menyampaikan ajaran islam kepada generasi penerusnya dalam bentuk pelestarian budaya jawa yang di kemas secara islami.
Menimbang Kembali Hakikat Tujuan Pendidikan Islam Saifuddin
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.038 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.50

Abstract

Manusia adalah aspek terpenting dalam proses pendidikan karena ia adalah subjek sekaligus objek dalam proses ini. Dalam perspektif Islam, manusia ada dalam tiga dimensi, yaitu jiwa, pikiran, dan tubuh. Itulah sebabnya, inilah saatnya untuk mempertimbangkan kembali esensi pendidikan Islam sedemikian rupa sehingga sesuai dengan substansi dimensi yang tersedia pada manusia. Berurusan dengan jiwa, itu tentang bagaimana jiwa yang merupakan ukuran keberadaan manusia selalu diberikan energi ilahi sehingga manusia dapat melakukan pilihan dalam hidupnya. Manusia, oleh karena itu, tidak akan jauh dari esensi kemanusiaannya. Mengenai pikiran, ini tentang bagaimana pikiran dapat berkembang secara dinamis sesuai dengan permintaan zaman dan kondisi. Berurusan dengan tubuh, adalah tentang bagaimana aspek yang terlihat dari manusia ini selalu bertahan sesuai dengan kebutuhan hidup dan urusan duniawi pada umumnya, tanpa meninggalkan untuk mempertimbangkan pikiran dan jiwa.
Penerapan Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Integrated pada Tema Mata Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Babat Lamongan terhadap Peningkatkan Prestasi Belajar Siswa Eli Mufidah
CENDEKIA Vol. 9 No. 01 (2017): Cendekia March 2017
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1700.183 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v9i01.51

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan pengaruh penerapan pembelajaran IPA terpadu tipe integrated pada tema mata terhadap peningkatan prestasi belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Babat Lamongan serta respon siswa terhadap pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan desain rancangan penelitian “One group pre-test and post-test design”, yang melibatkan hanya satu kelas sebagai sasaran penelitian. Tema mata ini menggabungkan beberapa kompetensi dasar dari tiga mata pelajaran IPA yaitu fisika, biologi, dan kimia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh dari pembelajaran IPA terpadu tipe integrated terhadap prestasi belajar siswa yang dibuktikan melalui uji korelasi dalam regresi linier dengan diperolehnya nilai r = 0,3 yang bernilai positif sehingga menunjukkan hubungan linier sempurna langsung dengan kata lain menunjukkan korelasi positif. Pada pengujian regresi diperoleh nilai Fhitung (4,82) ≥ dari F tabel (4,22), nilai Fhitung yang lebih besar dari F tabel ini menunjukkan pengaruh yang signifikan antara pre-test dan post-test. Hal ini dapat diartikan bahwa pembelajaran IPA terpadu tipe integrated berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa (ranah kognitif) yang ditunjukkan dari hasil post-test. Respon siswa terhadap penerapan pembelajaan IPA terpadu tipe integrated pada tema mata diperoleh persentase ≥ 96,4%. Persentase tersebut menunjukkan kategori respon sangat kuat yang berarti adanya respon positif dari siswa terhadap pelaksaan pembelajaran IPA terpadu tipe integrated yang telah diterapkan

Page 1 of 1 | Total Record : 7