cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2023): BULAN MEI" : 5 Documents clear
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE Teams Games Tournament (TGT) PADA PESERTA DIDIK KELAS XII IPA-1 SMA NEGERI 2 KOTO BARU Zuhriyani Fitri
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2023): BULAN MEI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i2.3039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar biologi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada peserta didik kelas XII IPA 1 SMAN 2 Koto Baru. Penelitian tindakan kelas ini mengangkat pokok masalah yaitu bagaimana meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa dalam proses pembelajaran biologi melalui penerapan model pembelajaran koperatif tipe TGT. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 2 Koto Baru. Adapun metode yang digunakan PTK kolaboratif dan diolah secara deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan lembar observasi sebagai alat pengumpul data yang diisi oleh observer selama pembelajaran berlangsung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam pembelajaran biologi dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah biologi dan hasil belajar siswa.
ANALISIS PROBLEMATIKA KENAKALAN SISWA DI SDN 4 DAWUHAN TAHUN AJARAN 2022/2023 Aenor Rofek; Hevi Anjar Fitri; Aliatuzzahro Aliatuzzahro; Unzilatur Rizki
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2023): BULAN MEI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i2.3040

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis problematika yang dihadapi oleh siswa di SDN 4 Dawuhan Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di sekolah tersebut mempunyai problematika utama, yaitu masalah belajar dan kurangnya komunikasi antara sekolah dan orang tua, lalu solusi guru untuk menghadapi problematika yang ada pada peserta didik. Hasil penelitian yang kami dapatkan mencakup Peserta didik yang tidak mendengarkan guru saat menerangkan materi, kurang fokus terhadap pembelajaran dikelas, dan lebih suka bermain daripada belajar, rendahnya motivasi belajar yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Kurangnya komunikasi antara sekolah dan orang tua membuat orang tua merasa kurang mendapatkan informasi tentang perkembangan anak mereka dan kurang terlibat dalam proses belajar anak. Penelitian ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan kualitas pendidikan yang melibatkan kerjasama semua pihak, termasuk guru, siswa, orang tua, dan pihak sekolah.
ANALISIS KRITIK TEKS ANEKDOT “NYAMUK SINI CUMA TAKUT TIGA RODA” Heni Tri Susanti
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2023): BULAN MEI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i2.3060

Abstract

Anekdot sebuah cerita singkat dan lucu atau menarik, yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya. Anekdot bukanlah lelucon karena tujuan utamanya adalah tidak hanya membangkitkan tawa tetapi mengungkapkan suatu kebenaran yang lebih umum dari pada kisah singkat itu sendiri. kritik dalam anekdot seringkali disampaikan dalam bentuk sindiran, tidak disampaikan secara langsung. Hal itu dilakukan untuk menghindari konflik antara pihak yang menyampaikan sindiran dengan pihak yang disindir. Tujuannya agar pesan yang ingin disampaikan, kritiknya, dapat diterima oleh pihak yang dikritisi tanpa menimbulkan ketersinggungan. Pembelajaran kontekstual (contextual teaching and laerning) atau biasa disebut dengan model pembelajaran CTL merupakan konsep belajar yang dapat membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa untuk mempelajari kasus yang mencakup masalah sosial dalam kontek pembuatan kebijakan publik. Tentunya dengan pendekatan inkuiri untuk mencari dan menemukan jawaban atas kritik yang terdapat pada teks anekdot “Nyamuk Sini Cuma Takut Tiga Roda”. Frasa ‘Roda Tiga’ dan ‘Tiga Roda’ merupakan antitesis semacam gaya bahasa yang mengandung gagasan-gagasan yang saling bertentangan, dengan menggunakan kata-kata atau kelompok kata yang berlawanan. ‘Roda Tiga’ yang mengacu pada kebijakan publik Gubernur Sutiyoso yang melarang beroperasi kendaraan beroda tiga seperti Bemo, Becak dan Bajaj di Kota Jakarta. Tiga Roda’ yang mengacu pada jawaban solusi dari penyebab wabah demam berdarah (salah satu merk obat nyamuk kala itu).
ANALISIS RENDAHNYA KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI SDN 2 BANYUPUTIH TAHUN AJARAN 2022/2023 Aenor Rofek; Nurul Fatimah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2023): BULAN MEI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i2.3061

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca di sekolah dasar khusunya di kelas rendah memang kerap kita temui yang mana dalam observasi yang kelompok kita lakukan yaitu di SDN 2 Banyuputih yang terletak di Jalan Raya Pantura Banyuwangi Situbondo, Kecamatan Banyuputih. Dengan jumlah keseluruhan siswanya sebanyak 156 siswa dan untuk siswa kelas 2 sebanyak 21 siswa. Terkait observasi yang kita amati khususnya dari keseluruhan jumlah siswa kelas 2 masih terdapat 10 siswa yang belum bisa membaca hal tersebut menjadi problematika beberapa siswa yang masih memiliki keterlambatan pengetahuan dalam membaca.Proses wawancara di lakukukan sesuai dengan prosedur sekolah guna mendapatkan informasi data yang berdasarkan fakta akurat terkait permasalahan yang ada. Menurut Kepala Sekolah SDN 2 Banyuputih (Cicik Kurnianingsih, S.Pd) Guru Pengajar kelas 2 (Dwi Erniwati, S.Pd) Guru Pengajar kelas tinggi (Zainap, S.Pd) dan Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (Ariyanto, S.Pd Gr). Rendahnya kemampuan membaca memang di sebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal berupa kemampuan dan minat siswa itu sendiri dan faktor eksternal berupa faktor keluarga atau orang tua, faktor lingkungan dan faktor ekonomi yang mana fakta yang kita peroleh dari hasil observasi tersebut sesuai dengan fakta dan teori yang ada. Dari ke-3 faktor tersebutlah yang menjadi tolak ukur dan memiliki pengaruh terhadap menentukan keberhasilan siswa salam proses pembekalan khususnya pengembangan dan kemampuan pengetahuan membaca yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik.
PROBLEMATIKA PESERTA DIDIK PADA JENJANG SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH SDN 4 CURAH JERU Aenor Rofek; Surya Ika Wati; Nur Aida Fajri; Sintawati Sintawati
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2023): BULAN MEI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i2.3066

Abstract

Problematika siswa juga terdapat di lingkungan SDN 4 Curah Jeru. Beberapa siswa mempunyai kebiasaan melakukan kenakalan dan menjadi keluhan guru juga orang tua. Kondisi lingkungan rumah yang sebagian besar mungkin orang tuanya banyak kesibukan diluar rumah atau kurang memberikan perhatian kepada anak, tidak heran jika anak-anak secara tidak sengaja sering melakukan kenakalan-kenakalan yang berasal dari sebagian orang tuanya sendiri. Kenakalan siswa perlu dikaji lebih lanjut guna menemukan solusi untuk memperbaiki perilaku siswa di sekolah. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mendapatkan gambaran lebih mendalam tentang kenakalan siswa sekolah dasar di SDN 4 Curah Jeru dengan model studi kasus. Adapun jenis analisis penelitian ini adalah (1) bentuk kenakalan siswa, (2) faktor yang mempengaruhi kenakalan siswa (3) faktor kemalasan pada diri siswa di SDN 4 Curah Jeru. Kenakalan siswa adalah perilaku menyimpang dan melanggar peraturan sekolah yang dilakukan oleh siswa. Kenakalan siswa yang terjadi disebabkan oleh diri siswa sendiri, juga disebabkan oleh faktor keluarga dan lingkungan sekitar. Pengaruh keluarga yang memicu adanya kenakalan siswa disebabkan kurangnya perhatian dari orang tua, ketidak harmonisan keluarga. Pengaruh lingkungan yang kurang baik juga dapat memicu timbulnya kenakalan siswa. Kenakalan yang dilakukan oleh siswa yaitu mengganggu temannya saat pembelajaran berlangsung, berkelahi, tidak mematuhi peraturan sekolah. Dari kenakalan yang terjadi, pendidik memberikan hukuman agar siswa mendapat efek jera dari kenakalan tersebut. Mencegah perilaku siswa berupa kenakalan ini memerlukan adanya evaluasi pada program sekolah serta upaya kolaboratif antara pihak sekolah dan keluarga. Kenakalan siswa pada jenjang sekolah dasar sangat perlu mendapat perhatian besar karena jika tidak mendapat penanganan yang serius maka bisa jadi kenakalan tersebut akan berkembang dan menjadi masalah besar saat menuju jenjang pendidikan berikutnya. Bagi Orang Tua Siswa, hendaknya menjalin kerjasama yang baik melalui komunikasi yang intensif kepada pihak sekolah dan guru.

Page 1 of 1 | Total Record : 5