Jurnal Teknik Mesin UDA
Jurnal Teknik Mesin UDA (p-ISSN:2776-2068 ) is a peer reviewed journal dedicated to the publication of quality research results in the field of mechanical engineering. The scope of the Mechanical Engineering Journal of the Padang State Polytechnic are: Energy : including: Renewable energy, combustion, carbon dioxide capture and hydrogen research; storage and conversion of electrochemical energy; and energy conservation. Mechanics and Applied Materials: including fluid mechanics, solid mechanics, nonlinear mechanics, computational mechanics, and structural mechanics. Product Design, Manufacturing and Development: including precision and machine design, product design and development, environment and sustainability, information and sensing, manufacturing processes and systems. Control, Instrumentation and Robotics: including actuator and sensor technology, biorobotics and bioinstrumentation, complex systems control, precision instrumentation, autonomous robotic vehicles and optics This journal contains articles related to all forms of research results and ideas from researchers and academicians which is related to the mechanical engineering. This journal is managed by the Engineering Faculty in collaboration with the Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung. It is published twice an year constantly in June and December.
Articles
177 Documents
ANALISIS KINERJA MESIN PENGUPAS BIJI KOPI BASAH DENGAN PENGGERAK PULI DAN V-BELT
Angge Christanti B Sinaga;
T. Hasballah;
Hotmiantua Sitanggang
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 3 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (676.936 KB)
With the existence of a wet coffee bean peeler machine that has been made and the engine performance has been analyzed, the main purpose of making the machine is to simplify and meet the needs of coffee bean peeler machines for farmers throughout Indonesia. With this machine, it is hoped that it can also help the process of stripping coffee beans, making it easier for coffee farmers. The stages in making a coffee bean peeler machine consist of machine design ideas, data collection and then designing a coffee machine product properly so that it can be used as a technical object. Analysis is also needed in terms of machine performance so that the wet coffee bean peeler machine is suitable for use by farmers to facilitate the work of farmers. And the last or final step is to test the feasibility of the tool and after that conclude the results of the wet coffee bean peeler machine. The specifications of this wet coffee bean peeler machine with a capacity of 720 kg/hour, using a 5.5 hp gasoline motor as a driver using a speed of 3600 Rpm, and the frame on the machine using 32 x 32 mm elbows, the type of V belt used is type A 71 and 2 shaft D = 20 mm.
RANCANG BANGUN MESIN PENCACAH SAMPAH ORGANIK KAPASITAS 15 KG/JAM
Sandri C. Hutasoit;
Yoga Silalahi;
Enzo W.B Siahaan;
Kristian Tarigan
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 1 No 1 (2020): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (406.043 KB)
|
DOI: 10.46930/teknologimesin.v1i1.3351
Dewasa ini, sampah telah menjadi masalah yang merajalela yang dapat mengganggu lingkungan. Diharapkan dengan adanya perancangan alat atau mesin penghancur sampah organik ini dapat meringankan permasalahan sampah organik. Perancangan ini bertujuan untuk membuat mesin penghancur sampah organik yang menggunakan mesin bensin sebagai sumber tenaganya. rancangan. Hasil Perancangan Nilai kapasitas efektif rata-rata penghancur sampah organik ini adalah 49,12kg/jam hasil dari tiga kali peremukan sampah organik dengan berat bahan 2kg. Dari hasil agregasi tersebut, rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mencacah 2 kg sampah adalah 2,1 menit. Membandingkan hasil pemotongan dengan massa awal bahan (2 kg) memberikan titik luluh 88,8%. Nilai hasil yang rendah disebabkan kurang dari jumlah maksimum bahan robek yang dikeluarkan dari hopper dan saluran pembuangan harus diubah.
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING BIJI PINANG MENGGUNAKAN PENGERING TIPE HOHENHEIM DENGAN KOLEKTOR SURYA BERKAPASITAS 5 KG/JAM
Rizky Ramadhan;
Deby Syahputra;
Enzo W.B Siahaan;
Hodmiantua Sitanggang
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 3 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.009 KB)
Proses pengeringan biji pinang pada umumnya masih dilakukan secara manual atau tradisional yaitu dengan cara menjemurnya langsung dibawah terik matahari. Penanganan pengeringan biji pinang dengan cara tersebut sangat berpengaruh pada kualitas biji pinang dan kurang efektif karena membutuhkan waktu yang cukup lumayan lama. Disamping itu pengeringan tempat terbuka memungkinkan terkena debu dan dihinggapi lalat sehingga kebersihan biji pinang tidak terjamin dengan baik (Hasniah Aliah, 2015). Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, penulis membuat alat berupa “Rancang Bangun Alat Pengering Biji Pinang Menggunakan Alat Pengering Tipe Hohenheim Dengan Kolektor Surya berkapasitas 5 kg/jam” yang akan mempermudah penggunaan dan pengeringan pada biji pinang. Perancangan alat pengering biji pinang menggunakan pengering tipe hohenheim dengan kolektor surya ini dilaksanakan dibengkel las yang terletak dijalan penggalangan, Tebing Tinggi. Perancangan ini dilaksanakan pada bulan Mei 2022 sampai dengan selesai.
RANCANG BANGUN MESIN PENGGILING KULIT BUAH KAKAO MENJADI TEPUNG UNTUK PAKAN TERNAK IKAN KAPASITAS 30 KG/JAM
Gading Stevanus Barus;
Fernando Surbakti;
T. Hasballah;
Kristian Tarigan
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 3 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (514.891 KB)
Mesin penggiling buah kakao dengan kapasitas 30 kg/jam dikembangkan sebagai alternatif untuk meningkatkan produktivitas pakan ternak. Dengan harapan dapat membantu peternak dalam menyediakan pakan ternak ikan. Dimana selama ini pemberian pakan ternak membutuhkan biaya yang cukup besar, sehingga mesin penggiling kulit buah kakao dirancang untuk memperkecil biaya pembelian pakan ternak karena bahan bakunya diperoleh dari limbah kulit buah kakao yang telah dibuang. Mesin penggiling kulit buah kakao dengan motor bakar ini merupakan suatu alat yang dirancang untuk mempercepat dan mempermudah dalam proses penggilingan kulit buah kakao secara efisien dan menghasilkan kapasitas produksi yang besar. Mesin penggiling kulit buah kakao ini dilengkapi dengan motor bakar 5,5 HP, 1800 rpm, puli dan sabuk. Dengan menggunakan mesin ini kapasitas produksi dapat mencapai 30 kg/jam dengan kualitas yang baik.
RANCANG BANGUN LENGAN MEKANIK PADA ALAT SISTEM SORTIR BUAH MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO
Dwiki Prabowo;
Jefri Cornelius Barus;
Sawin Sebayang
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 4 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (450.413 KB)
|
DOI: 10.46930/teknologimesin.v4i1.3338
Dalam kehidupan yang semakin maju, kita sering melihat beberapa kegiatan manusia yang di gantikan dengan lengan mekanik, selain berguna untuk meringankan pekerjaan manusia, lengan mekanik juga di ciptakan untuk mengurangi tingkat kecelakaan kerja, meningkatkan tingkat ketelitian dari suatu benda, serta mempermudah dalam melakukan sesuatu. Lengan mekanik sendiri merupakan produk dari teknologi yang semakin maju. Banyak hal yang bisa di lakukan lengan mekanik itu sendiri, salah satu contoh nya adalah lengan mekanik pemilah buah. Buah yang sering kita konsumsi memiliki berbagai jenis dan bentuk nya baik dari warna bentuk serta rupanya. Dengan meletakkan beberapa logika pada lengan mekanik, beberapa buah dapat di sortir menggunakan lengan mekanik, sehingga proses pemilihannya lebih mudah serta lebih efisien.
KAJIAN OPTIMASI METODE SPSS KEAUSAN PAHAT PERIPHERAL MILLING KERING PADA BAJA AISI 4140
Jonggi Raja Girsang;
Ridwan S. Hutajulu;
T. Hasballah;
Saut Parsaoran
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 4 No 1 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (134.702 KB)
|
DOI: 10.46930/teknologimesin.v4i1.3327
Keausan pahat adalah suatu masalah yang tidak bisa dihindari dalam suatu proses manufaktur. keausan pahat terjadi karena naikknya temperatur kontak antara pahat dengan benda kerja. Proses pemotongan logam merupakan salah satu proses penting dalam industri manufaktur, bahkan proses pemesinan telah menjadi inti dari industri manufaktur sejak revolusi industri. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui optimasi keausan pahat milling kering menggunakan metode spss pada penggunaan pahat milling end mill Karbida Tungsten pada penerapan milling. Penelitian dilaksanakan pada Bengkel SMK DWIWARNA Medan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data tentang kajian optimasi keausan pahat peripheral milling pada Baja AISI 4140 Kecepatan potong ,Temperatur,Waktu Pemotongan dan Tebal Serpihan berpengaruh signifikan terhadap keausan pahat Karbida Tungsten. Hal ini di indikasikasikan oleh hasil analisis data yang dilakukan nilai sigKecepatan potong ,Temperatur,Waktu Pemotongan dan Tebal Serpihan< 0.05. Parameter Yang Paling Signifikan Mempengaruhi Keausan Permukaan dan Keausan sisi yaitu parameter temperatur. Hal ini diindikasikan oleh nilai sig paling kecil yakni nilai temperatur0,468, dan 0,534.
ANALISA KEKERASAN DUDUKAN KATUP DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN LOGAM ALBRONZE AB2 PADA SEPEDA MOTOR
Herbet Darusman Sihite;
Valenrio Tarigan;
T. Hasballah;
S. Sebayang
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 3 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (625.968 KB)
Dalam menciptakan sepeda motor dengan unjuk kerja tinggi yang sangat penting ialah memodifikasi bagian kepala silinder dengan memanfaatkan teknologi serta inovasi yang terkini. Sebagai contoh pengaplikasian dalam sepeda motor ialah dengan memanfaatkan bahan logam Albronze AB2 pada dudukan katup (valve seat). Keuntungan dalam memanfaatkan bahan logam Albronze AB2 adalah mempunyai sifat yang sangat baik Disbanding degan materialyang lain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekerasan dudukan katup menggunakan bahan logam Albronze AB2 tanpa perlakuan panas (heat treatment) dan untuk mengetahui kekerasan dudukan katup menggunakan bahan logam Albronze AB2 dengan perlakuan panas (heat treatment) melalui media pendingin oli dan udara. Hasil pengujian kekerasan Brinell diperoleh untuk spesimen 1 normal tanpa perlakuan panas sebesar 212,26 HB sedangkan spesimen uji logam Albronze AB2 yang sudah melalui proses perlakuan panas nilai kekerasannya berubah pada spesimen 2 pada temperatur 500˚C melalui media pendingin udara nilai kekerasannya sebesar 234,33 HB, spesimen 3 dengan temperatur 500˚C melalui media pendingin oli nilai kekerasannya 238,96 HB. Hasil pengujian kekerasan Vickers diperoleh untuk spesimen 1 normal tanpa perlakuan panas sebesar 211,8 HV sedangkan spesimen uji logam Albronze AB2 yang sudah melalui proses perlakuan panas nilai kekerasannya berubah pada spesimen 2 pada temperatur 500˚C melalui media pendingin udara nilai kekerasannya sebesar 215,87 HV, spesimen 3 dengan temperatur 500˚C melalui media pendingin oli nilai kekerasannya 211,74 HV. Hasil pengujian kekerasan Rockwell diperoleh untuk spesimen 1 normal tanpa perlakuan panas sebesar 54,5 HRC sedangkan spesimen uji logam Albronze AB2 yang sudah melalui proses perlakuan panas nilai kekerasannya berubah pada spesimen 2 pada temperatur 500˚C melalui media pendingin udara nilai kekerasannya sebesar 57,83 HRC, spesimen 3 dengan temperatur 500˚C melalui media pendingin oli nilai kekerasannya 56,16 HRC.
RANCANG BANGUN MESIN PEMIPIL JAGUNG DIAGONAL DENGAN MATA PISAU BADSAW KAPASITAS OLAH 80 KG/JAM
Erwin Agustinus Siregar;
Jiswil Bastian Naibaho;
T. Hasballah;
Saut P Pardede
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 1 No 1 (2020): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (584.207 KB)
|
DOI: 10.46930/teknologimesin.v1i1.3357
Mesin pemipil jagung metode mata pisau badsaw dengan sistem mata pisau pemipil adalah model mesin yang menggunakan mata pemipil yang bertujuan untuk mengurangi kerugian energi pada mesin. Sistem langsung digunakan untuk melepaskan biji jagung dari tungkulnya dan juga dilengkapi dengan mata pisau pemipil berbentuk badsaw dan kontruksi mesin pemipil jagung yang menggunakan mata pisau pemipil sekaligus sebagai poros penggerak yang dapat mengatur kecepatan produksi mencapai kapasitas 80 kg/jam. Ukuran mata pisau pemipil direncanakan menggunakan mata pisau jenis baru yang didesain dan dibuat berdasarkan pengujian di bengkel yg diharapkan pemipilan berjalan sempurna dan mendapatkan hasil kapasitas produk. Untuk sistem mata pisau badsaw menggunakan pipa besi yang telah direncanakan atau di perhitungkan berdasarkan analisa tungkul. Putaran kerja mata pisau badsaw pemipil dan puli sebagai pemutar yang langsung menepel di poros mata pisau dianalisa dan direncanakan sesuai kapasitas produksi.
PERANCANGAN MESIN PEMOTONG TUTUP KEMASAN BOTOL PLASTIK DENGAN KAPASITAS 40 KG/JAM
Candra Andreas Situmorang;
Tulus Mangembang Pasaribu;
Enzo W B Siahaan;
Rasta Purba
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 3 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (493.524 KB)
Saat ini plastik banyak digunakan sebagai kemasan produk, baik kemasan produk mineral maupun kemasan botol minum plastik. Sehingga kemasan air mineral jika dikelola dalam jumlah besar dan digunakan secara tidak benar akan menyebabkan masalah yang serius terhadap lingkungan hidup dan kesehatan manusia seperti pecemaran air, penyebaran penyakit dan mengganggu pemandangan, untuk itu masyarakat harus dapat mengelola limbah plastik tersebut dengan tepat. Para penggiling plastik memiliki peran penting dalam sistem daur ulang pastik, namun kendala yang dihadapi para penggiling adalah pemisahan antara tutup kemasan botol plastik dan badan kemasan botol plastik. Dengan adanya Mesin Pemotong tutup kemasan botol plastik ini akan memperkecil masalah yang dihadapi oleh para penggiling plastik. Adapun yang menjadi tujuan dan manfaat mesin pemotong tutup kemasan botol plastik adalah mengoptimalkan pemisahan tutup kemasan botol plastik dengan badannya, sehingga memiliki harga jual yang tinggi, proses pemisahan semakin efektif dan efisien, dan memudahkan diproses berikutnya yaitu proses pencacahan. Pada mesin ini proses kerjanya dimulai dari sebuah motor listrik yang menghasilkan putaran dengan daya yang ditranmisikan ke poros. Botol Plastik yang telah dimasukkan akan didorong hingga bergerak menuju mata pisau, dalam proses pemotongan terdapat dua mata pisau yang berputar dan berfungsi untuk memisahkan tutupbotol dan badan kemasan botol plastik. Hasil yang didapat dari tiga kali perobaan pada mesin ini, maka rata- rata kapasitas yang diolah adalah 40kg/jam. Dengan jenis motor yang digunakan adalah motor listrik dengan daya 1,5 Hp. Hasil dari mesin ini adalah botol plastik yang terpisah dari tutup kemasanya.
KAJIAN PENGARUH SUDUT PATAH SERPIHAN TERHADAP KEGAGALAN PAHAT PADA PEMOTONGAN BAJA AISI 4340
Fiqri Al Huda;
Fahcrul Razi;
Enzo W B Siahaan
Jurnal Teknologi Mesin UDA Vol 3 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.345 KB)
Pada pemotongan logam belum adanya kajian sudut patah serpihan terhadap kegagalan pahat pada baja AISI 4340 dengan metode kuantitatif mengunakan pahat karbda tin dari pengukuran kegagalan pahatnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji sudut patah serpihan pada pahat karbida demi mengurangi biaya produksi yang digunakan pada baja AISI4340 dengan pembubutan laju rendah dan kering dengan memvariasikan kecepatan potong (v), gerak makan (f), dan kedalaman (a). Manfaat dari penelitian ini aadalah untuk mengetahui sudut patah serpihan terbaik dari kegagalan pahat yang terjadi serta mengetahui terbentuknya morfologi geram dari setiap kondisi pemotongan diamati serta diukur terutama pada tebal geram guna untuk perhitungan rasio serpihan (o). Hasil dari penelitian menujukan bahwa morfolgi geram terbentuk tipe infinite helix pita kasar terputus dan dari penelitian ini, kondisi pemotongan (v) = 26m/min, (f)= 0,1mm/min dan (a) = 1mm terjadi keausan pahat terendah dengan (vb) = 0,50mm terletak pada sudut patah serpihan 39,317o Mekanisme morfolgi geram yang terjadi diakibakan pada rasio bidang geram terhadap sudut patah serpihan.