cover
Contact Name
Eska Stefani
Contact Email
eskafunnisa@gmail.com
Phone
+6285643301033
Journal Mail Official
jurnal.agritas@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jl. Batikan No 6 Tahunan Umbulharjo - Yogyakarta 55167
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agritas
ISSN : 25499378     EISSN : 29873754     DOI : -
"Jurnal Ilmiah Agritas" is a scholarly journal that is published by the Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, Sarjanawiyata Tamansiswa University. The journal has been in publication since 2017 and is dedicated to the dissemination of research findings and advancements in the field of agribusiness. the Journal aims to foster the exchange of knowledge, ideas, and innovative approaches among researchers and professionals in the agribusiness field. It serves as a valuable resource for academics, policymakers, and industry experts who seek to stay updated with the latest research and advancements in agribusiness and related disciplines. This biannual journal publishes two issues per year, which are released in the months of March and October. "Jurnal Ilmiah Agritas" serves as a platform for researchers, academics, and practitioners to share their original research articles, review papers, and critical analyses related to various aspects of agricultural economics, agribusiness management, and related interdisciplinary subjects. Jurnal Ilmiah Agritas is a scientific periodical publication on agribusiness issues as a medium for disseminating research results for lecturers, researchers, and practitioners. The journal publishes several topics: Agricultural Marketing and Trade Agricultural Development Agricultural Economics, Social and Environment Agricultural Business and Entrepreneurship Agricultural Policy
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2017)" : 7 Documents clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TEMBAKAU DI KECAMATAN IMOGIRI KABUPATEN BANTUL Dwi Nur Kholis
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi tembakau di Kecamatan Imogiri. Penelitian dilakukan di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul, lebih tepatnya di Desa Selopamioro. Pelaksanaan penelitian pada bulan Mei hingga Agustus 2015. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah observasi. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dan penentuan petani sampel dilakukan dengan metode random sampling dan kajian penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda. Jenis data yang dianalisis menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari responden dan data skunder. Hasil penelitian menunjukkan variabel variabel luas lahan, pupuk SP36, pupuk ZA, pupuk kandang dan pestisida tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi tembakau,. Variabel bibit dan tenaga kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi tembakau. Hasil uji F menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel bebas secara bersama-sama dapat menunjukkan pengaruh terhadap faktor produksi tembakau. Nilai R2 sebesar 0,99 berarti bahwa sebesar 99 persen variasi produksi tembakau dapat dijelaskan oleh variabel luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk SP36, pupuk ZA, pupuk kandang, dan pestisida, sedangkan sisanya yaitu 1 persen dijelaskan oleh sebab-sebab lain diluar model. Secara individu bibit merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap produksi tembakau. Kata kunci : Tembakau, Faktor-Faktor Produksi, Desa Selopamioro Kab. Bantul.
PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI MENURUT SISTEM MINA PADI DAN NON MINA PADI DI KECAMATAN PAKEM, KABUPATEN SLEMAN, D.I. YOGYAKARTA Adimas Bayu Saputra
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to investigate the comparison of income and cost between minapadi culture system and non-minapadi culture system. The study was conducted in Desa Harjobinangun and Candibinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman on October-November 2015. The data sources were determined by random sampling and census sampling. The samples of this study consisted of 20 minapadi culture system and 30 non-minapadi culture system. Data were analyzed using analysis of cost, analysis of receipt and analysis of income whereas the hypothesis testing used t-Test. The result of the study showed that the revenue of minapadi culture system is (Rp 28 675 781,57)/ha, it is higher than non-minapadi culture system that is (14 790 229,90)/ha, and the t-Test showed that it is significant. Keywords: minapadi culture system, non-minapadi culture system
PENGARUH LUAS LAHAN TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI PADI DI KECAMATAN SRAGEN KABUPATEN SRAGEN Kartika Ardiratna
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to determine the effect of lands size to the welfare of rice farmers in the district of Sragen Sragen. This research was conducted in the District of Sragen, precisely in the Village and Village Tangkil Kedungupit, Sragen, Central Java, which has been implemented from the month of April-May 2016. The samples in this research using stratified random sampling method with a sample size of 40 farmers sample of 22 farmers samples from Tangkil village and 18 farmers samples from Kedungupit village.The analytical method used is descriptive quantitative method that uses a scoring system to calculate each variable to be measured. Meanwhile, for hypothesis testing using T-Tests. The results of this research indicate that amounted to 0.00147 or 0.147% of land area influence on the level of welfare of rice farmers in the district of Sragen, which means there are no significant effects. Similarly, the acreage stratum 2 appeared to have well-being not greater than the acreage stratum 1, which means there is also no significant effect. Key words: Lands Size, Welfare of Rice Farmers
PERBANDINGAN USAHATANI BAWANG MERAH DI TANAH KAPUR DENGAN TANAH SAWAH (STUDI KASUS DI DESA SUKORUKUN KECAMATAN JAKEN KABUPATEN PATI JAWA TENGAH ) Andre Dwi Setyawan
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pendapatan usahatani bawang merah di lahan berkarakteristik tanah kapur dengan di tanah sawah. Penelitian ini sengaja di lakukan di desa Sukorukun kecamatan Jaken kabupaten Pati Jawa Tengah karena hanya di desa Sukorukun yang memiliki lahan berkarakteristik tanah kapur dan tanah sawah yang di gunakan dalam usahatani bawang merah. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan maret – april 2016. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sensus dengan jumlah sampel 10 untuk lahan berkarakteristik tanah kapur dan 24 untuk untuk di tanah sawah. Metode analisis yang di gunakan adalah analisis biaya, analisis penerimaan, dan analisis pendapatan. Sedangkan pengujian hipotesisnya menggunakan Uji-t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendapatan usahatani bawang merah di lahan berkarakterisik tanah kapur dan tanah sawah tidak beda nyata, dan uji-t menunjukan hasil tidak signifikan.Kata kunci :Usahatani,Bawang merah, Tanah kapur, Tanah sawah.
PROSPEK USAHATANI PEPAYA (Carica papaya L.) DILAHAN PASIR KABUPATEN KULON PROGO Stakis Wahyudi
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prospek usahatani pepaya lahan pasir di kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Panjatan pada bulan April – Mei 2016. Metode yang digunakan untuk pemilihan lokasi penelitian adalah random sampling, sedangkan metode pemilihan sampel digunakan  metode snowball dengan jumlah petani sampel 40 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis pendapatan dan analisis kelayakan R/C ratio. Dari hasil analisis menunjukan bahwa jumlah rata-rata pendapatan usahatani pepaya lahan pasir di kecamatan Panjatan  per usahatani Rp 29.970.686,07 dan per hektar Rp 282.843.909,6. Hasil analisis kelayakan di peroleh hasil R/C sama dengan 7,1, sehingga usahatani pepaya lahan pasir di kecamatan Panjatan layak diusahakan dan memiliki prospek yang bagus. Untuk  menguji hipotesis digunakan uji T-test. Dari hasil uji T-test diketahui bahwa t hitung lebih besar t tabel, dengan tingkat kepercayaan 95% usahatani lahan pasir di kecamatan Panjatan menguntungkan dan layak diusahakan sehingga memiliki prospek yang bagus. Prospek usahatani dilahan pasir kabupaten Kulon Progo ada beberapa hal yang mendukung yaitu mudah dalam pemasaran, ketersedian input, dan teknik budidaya yang sederhana. Kata Kunci : Prospek, Lahan Pasir, Pepaya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH PADA LAHAN SAWAH BUKAAN BARU (Oryza sativa L. ) (Studi Kasus Desa Sindangasih Kec. Cikatomas Kab. Tasikmalaya - Jawa Barat) Ucu Rohimah
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui perbedaan usahatani padi sawah dilahan bukaan baru dan dilahan lama, mengetahui perbandingan produkstivitas usahatani padi sawah dilahan bukaan baru dan dilahan lama,  mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah dilahan bukaan baru, mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi dilahan bukaan baru. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik penelitian survey. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive  dan penentuan petani sampel dilakukan dengan metode simple random dan kajian ini uji T-test, menngunakan analisis regresi linier berganda  dan analisis efisiensi. Hasil penelitian menunjukan perbedaan usahatani padi sawah dilahan bukaan baru dan sawah lama hanya pada pengelolaan air, penggunaan benih serta produksi yang dihasilkan, perbandingan produksitivitas menunjukan padi sawah dilahan bukaan baru (17,21 kw/ha) lebih rendah daripada dilahan lama (29,17 kw/ha), faktor-faktor produksi seperti luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk SP-36, pestisida, tenaga kerja serta lama alih fungsi lahan secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah dilahan bukaan baru, tetapi secara parsial hanya luas lahan, pupuk SP-36 dan lama alih fungsi lahan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi padi sawah dilahan bukaan baru dan benih berpengaruh negatif, pupuk urea berpengaruh positif, pestisida berpengaruh positif serta tenaga kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap produksi padi sawah dilahan bukaan baru. Tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk SP-36, pestisida, tenaga kerja dan lama alih fungsi lahan belum efisien. Kata kunci : lahan sawah bukaan baru, faktor produksi, efisiensi produksi
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROWISATA KEBUN BUAH (Studi Kasus di Agrowisata Kebun Buah Mangunan, Bantul, Yogyakarta) Anisa Tri Sofiana
JURNAL ILMIAH AGRITAS Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Pertanian UST

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the advantages of Mangunan orchard, to determine the financial feasibility which is based on the investment criteria, and to determine the time period of investment return of Mangunan orchard agro-tourism based on the costs incurred and benefits. The data of this research are analyzed by using the investment analysis through NPV, BCR, IRR, and Payback Period analysis. The NPC, BCR, and IRR analysis refer to the financial viability and profitability while the Payback Period emphasizes the time period of investment return. The result of this research shows that Mangunan orchard agro-tourism is feasible because it can benefit. From the financial analysis on the interest rate of 12%, it gets the NPV in the amount of Rp. 50.707.576.366 which indicates the profit in amount of Rp. 50.707.576.366 during the life of the project. The BCR analysis obtains a value of 3,68 which indicates that for every Rp. 1 costs incurred will give benefit in amount of 3,68. In addition, the IRR analysis obtains a value in amount of 18,92 % which shows that there will be a payback when the interest rate reaches 18,92 %. Based on the criteria of return on investment (payback period) from the calculations, it obtains that the payback period around 14 years and 9 moths, which means in the time period, the investment costs incurred can be returned. Key words: Mangunan Orchard Agro-tourism, Feasibility.

Page 1 of 1 | Total Record : 7